Ketika Istriku Tak Lagi Manja

Ketika Istriku Tak Lagi Manja
Ekstra Part [Gerak Cepat ya, Mas]


__ADS_3

Pagi hari telah tiba, seorang wanita cantik baru saja menyelesaikan tugas memasaknya. Dia melangkah untuk masuk ke dalam kamar anak-anaknya. Dia membangunkan si kembar, meski hari Minggu, keduanya telah berjanji akan bangun pagi untuk liburan ke kebun binatang bersama-sama.


"Abang, Adek … bangun, Nak. Bunda udah siap masak nasi goreng kesukaan kalian! Katanya mau ke kebun binatang. Tapi, udah lagi kenapa masih tidur hemm?" tanya Laila lembut.


Si kembar yang tadinya ingin berlama-lama tidur pun langsung membuka mata mereka lebar, ketika mendengar kebun binatang. Mereka mengucek mata, kalau bangkit duduk.


"Ayo bunda kita pergi ke kebun binatang!" anak Risky membuat Laila tersenyum geli.


Anaknya ini masih belum sadar, dia sedang mengumpulkan nyawanya.


"Kalian mandi dulu sana, gih. Nanti setelah selesai mandi, sarapan dulu. Baru kita pergi ke kebun binatang!" ujar Laila membuat keduanya mengangguk kepalanya mereka semangat.


"Baik, Bunda!"


Keduanya turun dari ranjang mereka. Kalau segera masuk ke dalam kamar mandi. Sedangkan, Laila beranjak ke dalam kamar. Dia melihat sang suami masih terlelap.


Raja berjanji akan meminta jatah tiga kali seminggu. Nyatanya janji hanya di bibir, tiap malam Laila di gempur oleh pria itu. Umur boleh hampir setengah abad. Tetapi, tenaga Raja di atas ranjang.


Beuhhh … bisa di coba. Pantang di pancing, gampang terpancing.

__ADS_1


"Mas, ayo bangun! Aku sudah masak nasi goreng!" Laila membangunkan suaminya. Pria itu pun membuka matanya perlahan. Bukannya bangun, Raja malah menarik tangan sang istri. Wanita itu jatuh ke atas ranjang, dengan gerak cepat, Raja memeluk Laila.


"Hemm … sebentar lagi, La. Aku masih ngantuk! Semalam benar-benar panas .. hampir oecha telor ku kamu r*mas!" balas Raja membuat pipi Laila merona. Semalam saking semangatnya dua insan itu. Dia mengelus dua telur milik Raja, karena elusan Laila membuat hasrat Raja semakin membara.


"Apaan sih, Mas! Kamu ada-ada saja," gumam Laila mengelak. Dia tak mau mengakui perbuatannya. Terlalu malu untuk memperjelas apabyanh dia lakukan semalam.


Berbeda dengan Raja yang sangat suka menggoda istrinya. Pipi wanita itu benar-benar merah merona, membuat Raja tersenyum usil.


Tangan pria itu menjalar ke mana-mana. Dia bermain lagi, membuat Laila memejamkan matanya.


"Mas, ini sudah pagi, loh. Semalam jug sudah! Aku nggak mau keramas lagi!" lirih Laila berbanding terbalik dengan tubuhnya yang bergerak seperti cacing kepanasan.


Sentuhan Raja membuat hasrat dalam tubuh Laila bangkit. Wanita itu tidak tahu harus menolak atau menerima, nyatanya si kembar pasti sekarang hampir selesai mandi.


Raja berbisik dengan nada sensual. Pria itu sangat pandai menggoda istrinya. Tubuh Laila benar-benar sudah menyatu dengan hasrat Raja.


Sangat mudah tunduk pada kuasa pria itu. Apalagi mendengar perkataan Raja, yang akan memandikan tubuhnya.


Membayangkannya saja telah membuat Laila merinding. Biasanya dia yang memandikan si kembar, lalu bagaimana jadinya bila Raja memandikan dirinya?

__ADS_1


Ahh … membayangkannya saja sudah membuat kuping wamutanitu merah. Dia tidak tahu harus bagaimana.


"La, kamu mau tidak hmm?" Raja terus menggoda istrinya membuat Laila memejamkan matanya.


Dia menggigit bibir bawahnya.


"Gerak cepat ya, Mas. Takut anak-anak cariin aku!" bisik Laila pelan membuat senyuman Raja terbit.


"Tenang, La. Aku bisa gerak cepat! Saking cepatnya,pesawat aja kalah sama aku!" balas Raja langsung menindih istrinya.


"Kamu siap?" tanya Raja lembut.


Laila menganggukkan kepalanya.


"Siap."


Perlahan Raja mendekatkan bibirnya dengan bibir Laila. Pelan dan pasti, saat bibir mereka hampir bertemu. Sesuatu terjadi.


Terjadi apa?

__ADS_1


Tunggu next bab 😅


Jangan di unfol ini cerita yah. Soalnya banyak boncap nya 😘


__ADS_2