Ketika Istriku Tak Lagi Manja

Ketika Istriku Tak Lagi Manja
S2 : Paman Bukan Orang Asing


__ADS_3

Jantung Raja berdetak kencang melihat sosok anak laki-laki yang sangat mirip dengan seseorang di masa lalunya. Masih terekam jelas bagaimana senyuman orang itu di kepalanya. Raja menghela nafas panjang, rasanya tak mungkin anak di depannya ini memiliki hubungan darah dengan orang itu.


Mungkin hanya sekedar mirip saja. Sang bocah pun mengernyitkan dahinya, dia seperti merasa tak asing dengan laki-laki di hadapannya. Namun, dia tak ingin ambil pusing, karena saudara kembarnya sudah menunggu lama.


"Lain kali hati-hati ya, Nak." Raja tersenyum tipis seraya mengusap puncak kepala bocah laki-laki itu.


"Baik, Paman," jawab sang bocah dengan lantang dan ceria.


Saat anak itu ingin pergi, Raja pun menghentikan nya.


"Tunggu dulu, Nak."


Raja mengeluarkan dompetnya, dia mengambil keras berwarna merah, lalu ia berikan untuk bocah laki-laki di hadapannya ini.


"Ini, ambil untukmu! Beli apa yang kamu mau." Raja berkata dengan Sengkang manis tersemat di wajah dewasanya. Meski usia sudah hampir kepala empat. Dia masih tetap tampan, maklum saja. Dia duda keren.


Setelah berpisah dengan istrinya, dia tak pernah lagi dekat dengan wanita lain. Trauma akan masa lalu, takut dengan pernikahan, karena tak lagi percaya pada yang namanya wanita.


"Terima kasih, Paman."


Bocah laki-laki itu pun tersenyum senang. Dia menerima uang tersebut, tetapi senyuman di wajahnya menghilang, teringat nasehat ibunya untuk tidak boleh menerima barang dari orang asing. Dia pun mengembalikan uang merah itu pada pemiliknya.

__ADS_1


"Kenapa kamu kembalikan, Nak?" tanya Raja heran.


"Kata bunda, Abang nggak boleh terima barang atau apapun dari orang asing," jelasnya dengan suara pelan. Dia mendongak menatap Raja polos, pria paruh baya itu pun tersenyum tipis, dia merasa kalau anak di hadapannya ini sangatlah manis.


Begitu patuh dengan ajaran ibunya. Padahal di sana hanya ada mereka berdua.


"Makanya kamu tidak usah bilang sama, Bunda mu," ujar Raja ingin mengetes kejujuran anak kecil di hadapannya ini.


Bocah kecil itu pun langsung menggelengkan kepalanya cepat. Dia tidak mungkin melakukan hal yang di larang oleh ibunya, baik di depan ibu atau di belakang ibunya.


"Bunda pasti tahu tanpa Abang bilang, karena tidak mungkin Abang tiba-tiba punya uang."


"Tidak bisa, Paman. Bunda selalu mengajarkan Abang dan Adek untuk jujur dan terbuka sama, Bunda. Karena bunda tidak ingin ada rahasia di antara kami!" tegas bocah laki-laki itu menampakkan ketegasan nya sekarang.


Raja tersenyum tipis, dia merasa tertarik dengan bocah laki-laki ini. Dia juga penasaran dengan ibu bocah ini. Bagaimana cara dia mendidik anaknya, sampai sepintar ini.


"Baiklah, kalau begitu perkenalkan nama Paman, Raja. Paman asalnya dari kota, datang kemari untuk bekerja. Jadi, sekarang paman bukan orang asing lagi, 'kan?"


Raja akhirnya menyerah, dia tanpa sadar memperkenalkan dirinya pada anak kecil ini. Entah mengapa dia sangat ingin, bocah ini menerima uang nya.


Bocah lelaki itu pun ragu-ragu menerima uang itu kembali. Namun, paman di hadapannya ini kembali meyakinkan nya kalau dia bukanlah orang asing yang jahat.

__ADS_1


"Ambillah, Nak. Sekarang kamu sudah tahu nama paman. Nanti bila Bunda mu bertanya, bilang saja ini di beri oleh Paman Raja," ujar pria itu membuat bocah laki-laki itu menerima dengan senang hati.


Dia tersenyum manis. Menatap pria dewasa yang tampan di hadapannya.


"Abang! Adek capek nungguin Abang dari tadi!" Suara cempreng terdengar sedang kesal dari arah kanan. Membuat Raja dan bocah di hadapannya ini segera menoleh ke samping.


Mata Raja melebar sempurna melihat bocah perempuan yang sangat mirip dengan nya. Hidung, mata, alis bahkan bentuk wajahnya sangat mirip dengan Raja. Hanya saja bocah ini seperti Raja versi perempuan.


"Dia," lirih Raja dengan bibir gemetar.


*


*


Komentarnya yang banyak dong, author bakal semangat banget kalau banyak baca komentar atau dapat kopi 😔☺️


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰

__ADS_1


__ADS_2