
"Mati aku," gumam Diko pelan.
Mantan suami Laila itu termangu. Dia menelan ludahnya kasar, tidak menyangka kalau mantan istrinya menikah dengan tokoh penting bagi perusahaan tempatnya bekerja.
Semakin terkeju dikala melihat Raja yang ternyata ayah anak kembar yang dia huna anak haram. Lengkap sudah penyesalan pria itu. Andai dia bisa memutar waktu pasti tidak akan menghina Laila dan anak kembarnya.
"Sial, kalau tahu Laila menikah dengan orang kaya. Pasti aku baik-baikin dia biar aku dikenalin sana suaminya dan siapa tahu aku busa baik jabatan."
Diko bergumam dalam hati. Dia benar-benar sangat menyesal.
Raja menatap ke arah Diko yang tampak menunduk. Tidak berani menatapnya dan Laila, dia tersenyum tipis. Pria itu akan membuat Diko jera dan tidak berani menghina anak juga istrinya.
"Cih, dasar mantan sampah," guman Raja pelan menghina Diko.
Enak saja pria itu menghina anak dan istrinya. Macam dia sempurna, berlagak seperti orang berkuasa, nyatanya kerja masih di tempat orang.
Benar benar manusia tidak tahu diri. Berlagak menjadi langit, tidak sadar kalau kakinya masih di bumi.
Risky dan Riska memeluk Dimas. Pria tampan itu nerasa sangat senang, karena keponakannya juga ikut.
"Paman, lagi ada acara apa? Kenapa banyak orang di sini?" tanya Risky heran dengan raut wajah kebingungan.
"Lagi tahlilan mungkin, Bang. Bajunya hitam semua!" celetuk Riska membuat Dimas terkekeh kecil.
Dia sangat gemas dengan keponakan nya.
__ADS_1
Dimas segera memasang wajah serius. Dia menatap datar semua karyawannya. Hatinya berkata kalau ada sesuatu yang terjadi, makanya sang kakak mau kembali ke perusahaan.
"Untuk kalian semua, saya beritahukan jangan sampai mengusik ketenangan Tuan Raja Baskoro. Kakak pertama saya! Beliau ini adalah pemilik saham terbesar perusahaan Bumi Gas yang sudah saya ceritakan tadi. Sedangkan, di samping kanan beliau adalah Nyonya Putri Laila, istri beliau sekaligus kakak ipar saya. Sedangkan, dua anak kecil yang saya gendong ini adalah calon pewaris perusahaan Bumi Gas. Semuanya mengerti?" tanya Dimas dengan nada tegas.
Dia menatap dingin semua karyawannya.
"Mengerti, Pak!" jawab mereka serempak. Kecuali Diko yang menunduk sedari tadi.
"Pak Diko, kenapa menunduk sedari tadi?" Dimas bertanya dengan nada tegas. Ketika melihat Diko tidak melihat ke arah kakaknya.
Sontak saja Diko menegakkan punggungnya lalu menatap lurus ke depan.
"Maaf, Pak!" ujar Diko cepat membuat Dimas menganggukkan kepalanya samar.
"Saya maafkan."
Gleg.
Diko menelan ludahnya susah payah. Rasanya dia hampir mati berdiri melihat sorot mata tajam dan mematikan Raja.
"Selamat pagi semuanya!" sapa Raja penuh wibawa.
"Pagi, Pak!" jawab mereka serempak.
"Saya akan ke intinya saja. Untuk kedepannya, saya yang akan menggantikan posisi CEO di perusahaan Bumi Gas. Saya hanya ingin melihat perkembangan perusahaan kita sudah sampai mana dan saya juga ingin memantau sendiri bagaimana kinerja kalian semua selama tidak ada saya dan selama ada saya di sini!"
__ADS_1
"Satu lagi! Saya tidak mau adanya diskriminasi di perusahaan saya. Jangan sampai saya mendengar ada karyawan songong yang menggunakan jabatannya untuk menggertak karyawan kecil seperti OB misalnya atau menggertak orang luar dengan mengatasnamakan jabatannya di perusahaan Bumi Gas. Saya tidak akan segan-segan memecat karyawan songong! Ingat?! Saya lebih suka orang yang punya etika bagus, daripada kinerjanya yang bagus! Mengerti semuanya?!"
Raja berkata dengan tegas dan penuh wibawa. Dia sengaja menyindir Diko membuat tubuh pria itu hampir roboh rasanya.
Keringat dingin keluar membasahi keningnya.
"Sial, aku mau pipis rasanya," batin Diko ketakutan.
"Mengerti, Pak!" jawab mereka dengan tegas. Para karyawan kecil tersenyum melihat ketegasan Raja.
Raja menggeser posisi nya, mempersilahkan istrinya masuk. Tidak dan Risky yang tidak sengaja melihat Diko langsung terkejut.
"Huwaa … ada Paman jahat?!" tangis Riska langsung pecah membuat semua orang terkejut.
Diko langsung menurunkan pandangannya. Kakinya bergetar, nyaris luruh ke lantai.
"Dasar bocah … cengeng banget jadi manusia," batin Diko takut dipecat.
*
*
Wkwkwkwk 🤣🤣 gimana puas tidak? Mau lagi nggak? Komentar yang banyak 😅
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
__ADS_1
Salem aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏