
Wanita bernama Mila itu diberangkatkan sebagai TKI ilegal ke Inggris. Ia ditempatkan bekerja di sebuah klub malam. Tapi hanya beberapa hari. Kemudian ia bekerja di sebuah toko kue. Hingga ia hamil besar dan berhenti dari pekerjaan itu.
Ronald mengernyitkan dahinya membaca pesan dari Detektif yang di sewanya.
'Hamil besar?' Apa dia sedang hamil waktu berangkat menjadi TKI? Hamil anak siapa?' Ronald mengingat-ingat sesuatu.
'Mungkinkah dia sedang hamil anakku?' gumam Ronald. Ia berdiri dengan gusar. Ia ingat. Ia telah memperkosa Mila sewaktu proses perceraian sedang berlangsung. Ronald berdiri dekat jendela. Melanjutkan membaca pesan dari Detektif itu.
Wanita itu diduga telah ditangkap oleh agen penyalur tenaga kerja itu karena telah ingkar dari kontrak kerja. Lalu saya mendapat informasi kalau ada seorang wanita hamil besar dari Indonesia dijual kepada salah satu Gangster di Inggris. Lalu beberapa hari yang lalu ada berita yang memberitakan tentang Gangster itu yang markasnya terbakar. Api berasal dari sampah yang terbakar yang merembet hingga ke markas mereka.
Dari bekas kebakaran yang telah berhasil dipadamkan, yang diperiksa oleh polisi, terdapat timbunan narkoba jenis sabu dan heroin yang sudah tidak utuh karena terbakar. Juga dua orang mayat laki-laki dan satu orang perempuan.
Yang jadi pertanyaan, apa mungkin mayat wanita itu adalah wanita yang anda cari? Karena polisi sedang mengautopsi forensik mayat-mayat itu. Hasilnya akan diumumkan besok pagi. Polisipun sedang mengejar ketua gangster dan anggota gangster itu untuk dimintai keterangan tentang penemuan narkoba dan tentang kebakaran itu. Hanya ini dulu yang bisa saya laporkan. Untuk laporan selanjutnya menunggu besok, hasil autopsi.
Ronald menghela nafas. Hatinya menjadi tidak tenang. Pertama tentang kehamilan Mila. Kedua tentang kepastian siapa mayat wanita itu. Ronald berharap, mayat wanita itu bukan Mila. Semoga itu orang lain. Tapi kalau bukan Mila. Mila kemana?
Sementara itu, orang yang menerima transfer dari Susy, menemui Ketua Genk Devil secara sembunyi-sembunyi. Karena saat ini Gank Devil juga sedang dicari-cari polisi.
"Kenapa kamu ingin menemuiku? Sangat berbahaya sekali disaat genting seperti ini," kata Ketua Gank Devil
"Kamu bilang, Ada satu wanita di rumah itu saat terbakar. Faktanya, menurut anak buahmu, ada seorang wanita j*l*ng yang datang malam-malam karena dipesan oleh salah satu anak buah Gank Cobra yang menjaga rumah itu malam itu. Jadi, seharusnya ada dua mayat perempuan di rumah itu. Tapi kenapa cuma satu mayat? Kemana tawanan Gank Cobra yang sedang hamil besar itu?"
"Kamu tahu dari mana?" tanya ketua Devil itu sambil tersenyum dingin.
"Lihat berita ini," Laki-laki itu memperlihatkan sebuah berita di internet tentang berita kebakaran itu.
"Dia menghilang. Mungkin dia berhasil kabur. Atau ada yang mengeluarkan wanita itu dari sana sebelum kebakaran," jawab Ketua Gank itu enteng.
"Kita harus bilang apa pada orang Indonesia itu yang telah membayar mahal kita untuk melenyapkan wanita itu?!" bentak laki-laki itu.
"Itu urusanmu! Aku tidak ada urusan dengan wanita yang membayarmu itu! Aku tidak mau pusing-pusing mencarinya. Kamu tinggal menghilang saja dari kontak wanita yang membayarmu itu. Gampang kan? Dia tidak mungkin menuntutmu. Kejahatannya akan terbongkar kalau sampai dia melakukan itu!"
Laki-laki itu menggebrak meja. Karena kecewa dengan pikiran ketua Gank itu. Tapi ada benarnya saran dari Ketua Gank itu. Ia lebih baik mengganti nomor ponselnya, dan memutuskan kontak dengan wanita jahat itu.
Iapun pergi meninggalkan tempat pertemuan dengan Ketua Gank Devil. Ia sudah mendapatkan solusi dari permasalahannya. Masa bodoh dengan wanita itu!
🌸🌸🌸🌸🌸
__ADS_1
BREAKING NEWS
Hari ini telah keluar hasil Autopsi Forensik jenazah korban kebakaran di markas Gank Cobra. Berikut adalah nama para korban :
1. Bob Robbin, 32 tahun - anggota Gank Cobra
2. Maxwell, 37 tahun - anggota Gank Cobra
3. Lien Mai, 21 tahun - warga negara Vietnam - karyawati (PSK) Hotel XXX
Kepada keluarga korban, silahkan mengambil jenazah di Rumah Sakit XYZ. Untuk korban warga negara Vietnam, silahkan Kedubes Vietnam agar menghubungi Kepolisian Inggris Raya.
Sekian Breaking News siang ini.
Ronald mematikan siaran berita BBC yang dikirimkan oleh Detektifnya pada ponsel Ronald.. Kemudian ia menelepon Detektif itu.
"Mulai hari ini, penyelidikan dan pencarian Mila, saya hentikan. Terimakasih atas kerjasamanya. Yang terpenting, Mila bukan korban kebakaran itu. Saya sudah lelah mencarinya," kata Ronald pada Detektif itu
"Semoga Tuhan menjaganya dimanapun dia berada," gumamnya. Iapun mentransfer sejumlah uang dolar pada Detektif itu sebagai bayaran atas usaha Detektif itu selama ini.
Ronald sudah menyerah. Sudah banyak energi dan uang yang ia habiskan untuk mencari Mila. Kini Ronald sudah pasrah dan tidak akan mencari Mila lagi. Karena perusahaan lebih membutuhkan uang untuk keberlangsungan usahanya. Uang yang di rekening Mila, sangat sulit dicairkan. Pengacara Trihandoyo mempersulit Ronald. Kini Ronald hanya bisa mencairkan dana dari rekeningnya yang tidak sebanyak di rekening Mila. Ia harus segera mencari investor yang mau menanamkan modalnya di perusahaannya.
"Ada apa? Kau tidak sopan sekali! Mengagetkanku saja!" gerutu Nyonya Jeny.
"Mama sudah lihat berita belum dari siaran berita BBC?" tanya Susy tanpa menghiraukan keterkejutan mertuanya.
"Belum. Mama sedang sibuk sama hewan peliharaan Mama. Kamu bisa lihat sendiri," jawab Nyonya Jeny.
"Korban kebakaran yang wanita itu bukan Mila! Tapi wanita berkewarganegaraan Vietnam! Aku rugi! Orang suruhan Mama itu telah berbohong!"kata Susy emosi.
"Pelankan suaramu! Kamu tahu, kita bisa jadi tersangka kalau sampai ada yang melaporkan kita!" bentak Nyonya Jeny pelan.
"Tapi Ma! Mila telah lolos! Dia telah hilang entah kemana!"
"Oke! Mama akan menelepon orang itu! Kurang ajar sekali dia. Dia pikir, kita dapat dibodohi!" maki Mama Jeny.
Nyonya Jeny pun menelepon orang suruhannya yang di Inggris itu. Tapi setelah beberapa kali ia menelepon, telepon tidak tersambung juga.
__ADS_1
"Sial! Sepertinya dia telah memblokir nomorku! Sini, aku pinjam ponselmu!" kata Nyonya Jeny. Susy memberikan ponselnya pada mertuanya.
Walau sudah beberapa kali mecoba menelepon orang itu dengan menggunakan ponsel Susy, tetap saja tidak tersambung. Dengan kesal, Nyonya Jeny mengembalikan ponsel Susy lagi.
"Dia kabur! Dia memutuskan kontak dengan kita. Dia mungkin mengganti nomornya! Dasar B*j*ng*n tetaplah b*j*ng*n!" maki Nyonya Jeny.
"Lalu kita harus bagaimana, Ma?!"
"Ya, sudah! Lupakan saja! Kalau kamu mau terus melanjutkan, silahkan! Mama tidak mau ikutan! Mama tidak mau dipenjara! Ulah kita akan terbongkar!" kata Nyonya Jeny.
Susy berdecih sambil menghentakkan kakinya.
"Tenang saja! Mila sudah masuk ke perangkap Gangster! Dia tidak akan bisa lolos. Dia akan merasa ingin mati saja! Mereka akan mengeksploitasi dia!" hibur Nyonya Jeny pada Susy.
"Tapi, Ma katanya wanita itu sedang hamil. Hamil anak siapa ya Ma?"
"Dia pasti sudah tidur dengan banyak laki-laki. Dia hamil anak haram!" jawab Nyonya Jeny pongah.
"Jadi, kita akan biarkan saja Ma, orang itu menikmati uang kita tanpa bekerja maksimal?"
"Biarkan saja! Anggap saja uang buat buang sial!" kata Nyonya Jeny. Sebenarnya ia juga merasa sayang dengan uang yang telah dikeluarkan. Tapi kalau lapor pihak berwajib, urusan akan bertambah panjang. Jadi mereka lebih memilih diam saja tanpa melaporkan pada yang berwajib.
🌼🌼🌼🌼🌼
Dokter Clark melakukan serangkaian test pada Mila. Dibutuhkan kesabaran dan tekad yang kuat dari diri Mila untuk terus menjalani hari-hari di Rumah Sakit.
Erika, anak Mila, di asuh oleh Nova dan Keane. Bila mereka pergi bekerja, pengasuhan Erika diserahkan pada Mayang dan Alfred, orangtua Nova. Mereka senang mengasuh Erika. Erika menjadi anggota keluarga baru yang membuat kehidupan keluarga itu lebih berwarna.
Erika adalah bayi yang tidak rewel dan cepat menyesuaikan diri. Semua mencintai dan menyayanginya.
Clark dan Nova melakukan misi rahasia. Hanya ada satu perawat yang membantu Dokter Clark selama Mila menjalani test. Mila dirawat di ruangan khusus yang tidak semua orang boleh masuk. Hanya Nova dan satu orang perawat yang berinteraksi dengan Mila selain Clark.
Ini menyangkut identitas yang akan dipakai Mila setelah berganti wajah. Lagipula Mila merupakan orang yang paling dicari oleh seseorang di Indonesia. Keluarga Nova merasa harus membantu Mila dari kejaran orang-orang jahat. Keluarga Nova ingin mewujudkan impian Mila dan impian keluarga Nova, yaitu membalas dendam pada orang-orang yang telah membuat Monica dan Mila hancur. Monica perasaan nya telah hancur karena ulah pacarnya, dan Mila wajah dan masa depannya telah hancur karena keluarga Ronald.
Misi mulai dijalankan. Dan Mila harus mulai terbiasa dengan keadaan itu selama beberapa bulan ke depan.
TO BE CONTINUED
__ADS_1
Maaf, baru bisa up tengah malam. Met Weekend ya. Jangan lupa tinggalkan jejakmu!