Lair : psycho heroes

Lair : psycho heroes
57.Festival Musim Panas


__ADS_3

Dua minggu itu telah berlalu dengan cepat, para murid Hanabari telah mempersiapkan berbagai event diacara ini. Tetapi masih dalam pengawasan mereka, dan juga mereka secara diam-diam mengawasi.


"Selamat datang di cafe kucing! "


"Tunjukkan nyalimu dengan rumah hantu, Bwahahahah. "


"Mari membaca di perpustakaan ikemen. "


Banyak acara yang mereka buat sebagai penghiburan keluh kesah mereka saat ini.


"Kau cocok sekali menjadi kucing, Nana-san. " Puji Bella. "Uhm hm, senpai yang terbaik! " gadis itu mengangkat jempolnya.


"Terimakasih Bella, Arisa. "


"Bagaimana denganku?" Hana membetulkan kacamatanya.


"Anu... "


"Sachibana senpai juga cocok kok. "


"Kalian terlihat tidak yakin. "


"bukan begitu.."


"Sudahlah, itu tidak masalah. " Hana pergi bekerja lagi sebagai pelayan kucing. "Dia murung. " Gumam dua gadis itu. Nana yang berada diantara mereka hanya terkekeh kecil.


"Yui senpai! " Para gadis berteriak. Yui menempelkan telunjuknya dibibir. "Sst. " Semua gadis jadi terdiam.


"Mari kita membaca. " Bisiknya, mereka pun menurutinya.


Disisi lain, ada Aigawa, Kiriyama Louis, Park hyun jin, Ichi dan satu yang termuda diantara mereka.


"Kenapa aku juga? " Hyun jin merangkul Aiman. "Berarti kau itu tampan, Aiman. Aku juga sedikit iri padamu. "


Aiman memasang wajah datar, dalam hatinya ia berkata. Aku ingin ini cepat selesai. Karena dia tak terbiasa menjadi pusat perhatian.


Di ujung bangku ada satu orang yang terlihat sedih, dan hanya memperhatikan yang lain. Kenapa hanya aku? Ichi hanya duduk seorang diri hingga satu wanita datang ke tempatnya.


"Ichi. " Dia mendengar suara gadia itu dan begitu sumringah. Akhirny... Saat dia mengangkat wajahnya. "Asia? "


"Ssst. " Semua memperingatkan Ichi yang berteriak. "Maaf. Asia ada apa? " Bisiknya.


Eurasia duduk disebelah Ichi. "Aku membaca setiap hari, kau lupa itu hobiku? "


"Aku bukan Nabari. " Eurasia tak menjawab.


"Kau sendirian? "


"Kenapa tanya itu? " bisiknya.


"Jangan dekat-dekat, aku gak budeg. "


"Benar juga. "


***


"Parfait meja nomor 15 satu! " Seru Kuchisawa.


"Mini bento meja 3 dua porsi dan dua kopi siap! " Seru kouta.


Hana dan Nana mengantarnya ke meja masing-masing. Inomiya menjadi kasir untuk cafe ini, sedangkan Sana dan Kiyoshi menjadi damkot cafe.

__ADS_1


"Kenapa aku harus pake kostum ini, aku juga mau jadi pelayan seksi.. " Kiyoshi menghela nafas mendengar keluhan disampingnya.


Mereka juga mengadakan festival olahraga seperti berenang, badminton, voli, marathon dan basket.


Yang mewakili tim basket sudah pasti dari klub basket yaitu Shiren, Miura, Nishimiya , Hayakawa, Ahn soo dan Akayaru.


Yang menantang mereka adalah tim penyuka yang selalu menonton tapi tak pernah bermain , dipimpin oleh Udon, Ebitsu, Aoyama, Inui, Ishiyama dan Lucas.


Mereka bertarung cukup sengit, ternyata Lucas dan Ishiyama memiliki bakat basket terpendam. Namun, mereka tetap tidak dapat mengalahkan tim ace klub basket.


Lomba renang yang mewakili kelas satu adalah Eurasia, Amanda dan Totsukawa dari pihak wanita. Sedangkan untuk pihak pria, ada Hayakawa, Kanazawa dan Aiman.


Akhirnya aku keluar dari sana, ini saatnya duniaku. Dalam benak Aiman. Dia meregangkan tubuhnya melakukan pemanasan.


Dari kelas dua tim wanita diwakili oleh Bella, Nana dan Shen. sedangkan untuk tim laki-laki, adalah Asumuri, Hichiyama dan Ishiyama.


untuk kelas tiga tim wanita ada Sana, Alaula dan shiren, sedangkan tim laki-laki ada Suda, hyunjin dan Kento.


Pemenang dari kelas 1-3 akan di adu kembali.


Tim perempuan ada Eurasia, Bella dan Sana. Sedangkan, tim lelaki ada Aiman, Hichiyama dan Suda.


Juara satu wanita adalah Sana dan juara satu lelaki adalah Aiman. "Kau hebat juga. "


"Aku memang hebat dari lahir. " Sana menjadi sebal. Anak ini...


Untuk juara dua ada Suda dan Eurasia, juara ketiga adalah Bella dan Hichiyama. Dengan ini, lomba renang selesai.


Sekarang giliran lomba badminton untuk solo wanita ada Hashibata, Fleur, Eurasia, Hana dan Arisa. Sedangkan, tim solo lelaki ada kuchisawa, Ebitsu, Yui dan Denki


Pemenangnya adalah Hashibata dari tim wanita dan Denki dari tim laki-laki.


"Hashibata memang hantu badminton. "


Di ruangan Kaoh, Arylin datang menyapa. "Bagaimana? " Tanya Kaoh.


"Aku berharap akan tetap baik. "


Waktunya pertandingan ganda bulu tangkis ada tim Urakata Lufy yang melawan tim Ola yuan, yang dimenangkan urakata lufy.


Tim kedua dari wanita yang selanjutnya adalah tim Fleurasia melawan tim Arisakawa yang dimenangkan oleh tim Arisakawa.


Tim ketiga yang bertarung adalah tim HanaSana melawan tim Urakata lufy yang dimenangkan oleh HanaSana. Dan pertandingan final antara HanaSana melawan Arisakawa dimenangkan oleh Arisakawa.


Mereka bersalaman. "Kalian adik-adik yang manis. " Puji Sana.


"Senpai-tachi juga bermain dengan hebat. "


Bulu tangkis ganda pria tim pertama yang bertarung adalah tim Nishimuri melawan Ishigawa yang dimenangkan oleh Nishimuri.


Pertandingan kedua, tim Denbitsu melawan tim Kirisawa yang dimenangkan oleh tim Denbitsu.


Dan final adalah pertarungan antar Denbitsu melawan Nishimuri yang dimenangkan oleh tim Denbitsu.


"Aku tidak bisa mengalahkanmu." Nishimiya berjabat tangan dengan Denki.


"Jangan berkecil hati, permainanmu juga bagus senpai. "


"Huh, kenapa mereka tidak pakai kekuatan mereka saja. " Keluh Morita.


"Apa isi kepalamu hanya trik curang saja? " Sindir Lamia.

__ADS_1


"Hoho. Itu tidak baik. " Sambung Shen.


"Bukankah kalian akan bermain di olahraga berikutnya? "


Permainan pun berlanjut. Selanjutnya adalah permainan voley gabungan yang dimenangkan oleh tim B dari grup wanita yang berisikan Lamia, Shen, Fleur, Bella, Ola dan Alaula.


Sedangkan, dari grup pria dimenangkan oleh tim A yang berisi Totsuki, udon, Asumuri, Suichi, Louis dan Aoyama.


Permainanan terkahir adalah marathon. Dari pihak wanita yang mendapat juara satu adalah Olabisi bast. Dan untuk pria adalah Totsuki.


"Sepertinya dia sudah tidak begitu sedih. " Celetus Kento. "Kau salah, dia ingin kesedihannya tidak terlihat ." Jawab Yui.


Nana menjadi pemenang dari kontes ratu kecantikan. Dan kelas 1A mendapat juara satu lomba kebersihan kelas.


Sekarang telah akan datang ke pengunjung acara. Sebelum acara penutupan, yaitu kembang api mereka berkumpul di aula luar sekolah mengelilingi api unggun raksasa.


"Apa yang akan kalian lakukan di liburan musim panas?" Morita mengelusi sepatunya.


"Aku akan membawa Lucas kerumahku. " Celetus Asumuri. "Ya. "


"Aku tidak akan kemana-mana. " Jawab Lamia.


"Berlibur ke pantai atau taman sepertinya asik. " Sambung Nishimiya.


"Ah, aku jadi ingat pertemuan kita yang pertama saat TK. " Celetus Ichi.


Saat itu Kuchisawa yang baru saja bergabung dengan keluarga Hitsuziaki bersama Nana menemui Nabari yang sedang murung. Nishimiya sejak kecil telah menyukai skateboard dan tidak sengaja melewati mereka yang duduk dibawah pohon.


"Kenapa gadis itu menangis, kau ya yang melakukannya?! " Nishimiya menunjuk Kuchisawa.


"Ya ampun, merepotkan."


"Apa? " Tiba-tiba seorang bocah jatuh dari atas pohon.


GBRK!


"Kau tidak apa-apa? " Ichi terkekeh. "Ya, terimakasih cantik. "


Nabari yang berhenti menangis kembali menangis. "Eh? "


"Hei, kalian jangan katakan cantik kepadanya. "


"Memangnya kenapa? " Tanya dua bocah itu, Kuchisawa menjawab asal yang membuat Nana jengkel. "Dia iri. "


"Bukan begitu! Tapi, karena dia itu anak laki-laki! "


"Ehh? " Nabari mengelap air matanya. Menghirup ingusnya kedalam hidung . "Itu benar. "


***


"Eh benarkah? Nabari begitu? " Mereka mengangguk. "Kepala sekolah suka mendandaninya sejak kecil. Awalnya dia senang, tapi setelah kami mulai bersekolah dia selalu dirundung jadi dia membencinya. "


"Kasihan. Heukheuk. " Shen mengelap air matanya. "Jangan nangis, dong! " Seru Lamia.


"Dan aku ingat, karena banyak capung dia menjadi gembira untuk menangkapnya. " Sela Kuchisawa.


"Ya, itu benar. " Sambung Nishimiya. "Dimana dia sekarang ya? " Ichi dan yang lainnya menatap langit gelap itu.


Festival akan segera ke akhir acara. Para murid bersiap untuk menyaksikan kembang api. Hyunjin bertemu dengan Sana, Nana mengejar Yakuze yang berjaga di lab komputer. Dan Kuchisawa datang memenuhi undangannya ke atap sekolah.


Namun, tiba-tiba...

__ADS_1


Banyak orang yang datang mengacau mereka beberapa adalah ******* dan beberapa lagi adalah esper. Acara jadi berantakan.


"Kita harus per..." Kedua kaki Kuchisawa tidak bisa digerakkan, tubuhnya membeku. "Na.. ba.. Ungkh! " Nabari melubangi jatung Kuchisawa.


__ADS_2