LDR Cinta Online

LDR Cinta Online
makan malam bersama


__ADS_3

setelah mendengar penjelasan dari carlos. akhirnya Rafael dan Vania mau mengikuti keinginan Carlos, untuk bertunangan terlebih dahulu. dan setelah mereka berdua merasa siap, barulah kedua menikah secara resmi.


keesokan harinya


malam ini, eric dan keluarga nya mendatangi rumah Carlos, untuk membicarakan tentang pertunangan Rafael dan Vania.


tidak hanya ingin membahas pertunangan Vania dan Rafael, malam ini carlos juga telah menyiapkan makan malam bersama keluarga besar, dan juga keluar dari Eric, calon besan nya.


ada banyak sekali makanan yang di sajikan di meja makan.


Elisa yang mempunyai selera Nusantara tidak pernah lupa untuk menyajikan masakan khas Indonesia sebagai menu makan malam, malam ini.


ada sup tulang kacang merah, rendang sapi, gulai ikan tongkol dan sambal goreng petai udang.


dan tidak lupa sayur bening labu Siam.


dan perkedel kentang.


selama Elisa menikahi Carlos, Carlos dan nyonya Salva memang tidak pernah komplen dengan selera makan Elisa dan anak-anak nya, yang lebih memilih masak khas Indonesia. daripada makanan khas orang bule.


tapi sebagai istri yang baik, Elisa juga selalu menyiapkan makanan kesukaan suami dan ibu martua nya itu.


meskipun Elisa tidak terlalu paham cara memasak makanan khas London, tapi Elisa selalu meminta bantuan pada asisten rumah tangganya, untuk mengajari dirinya cara memasak masakan kesukaan suami dan mertua nya.


Elisa selalu belajar memasak makanan khas London, pada ibu martua nya dan kadangkala belajar sama asisten rumah tangganya sendiri.


begitu juga dengan nyonya Salva. karena setiap hari melihat bahkan memakan masakan khas Indonesia, yang di masak oleh elisa, menantunya. nyonya Salva jadi sudah tahu nama-nama rempah asal Indonesia.


cengkeh, kapulaga, kayu manis, kemiri, ketumbar, lengkuas, serai dan daun salam. serta banyak lagi yang lainnya.


seperti lada, kunyit, jahe dan yang lain-lainnya. semua bumbu ini, nyonya Salva sudah hafal nama dan kegunaannya.


*****


semuanya sudah duduk dengan rapi di meja makan, untuk makan malam di rumah Carlos.


Carlos dan Elisa duduk di antara kedua anak mereka, yaitu Felicia dan Leon. mereka duduk berdampingan, di sisi kiri meja makan.


nyonya Salva, tepat di sudut kiri meja, di samping Elisa.


dan di sebelah nyonya Salva, ada Maureen dan Vania.


dan di samping kanan Vania ada Rafael dan ibunya.


di samping kanan Rafael, ibunya sendiri, nyonya aura. sedangkan Eric duduk di antara istrinya, aura dan carlos. dia duduk di sudut kanan meja makan.


mereka semua duduk mengitari meja makan. meja makan yang memanjang.

__ADS_1


yang mempunyai sepuluh kursi. cocok untuk keluarga besar, seperti keluarga Carlos ini.


mereka duduk dengan posisi, empat orang di sebelah kiri. dan empat orang di sebelah kanan. satu orang duduk di sudut kiri dan satu orang lagi di sudut kanan.


****


nyonya aura, ibunya Rafael, yang belum pernah memakan masakan khas Indonesia, sedikit bingung melihat semua orang yang ada di sana mengambil lauk, sayur dan nasi di piring mereka masing-masing.


karena carlos, nyonya Salva, Rafael dan juga Eric, lebih memilih untuk makan malam dengan menu masakan Indonesia dari pada makan dengan menggunakan masakan khas London.


"apakah masakan khas Indonesia, enak?"


bisik nyonya aura pada Eric, suaminya.


"tentu saja enak, silakan di coba" jawab Eric, sambil menguyah makanan di mulut nya.


karena penasaran, akhirnya nyonya aura juga memiliki menu masakan khas Indonesia.


"nyonya aura, kenapa diam saja?"


"silahkan di coba, masakan saya.jika nyonya tidak menyukai masakan khas Indonesia, nyonya bisa pilih masakan khas London" ucap Elisa, yang melihat nyonya aura, belum menyentuh makanan yang sudah ter sajikan di atas meja.


"terima kasih nyonya, Elisa. saya akan coba masakan Indonesia saja" jawab nyonya aura. lalu mengambil sesendok nasi di piring nya.


"apa nama masakan ini?"


tanya nyonya aura.


nyonya aura, memperhatikan Leon mengunyah potongan tahu itu.


'kelihatan nya enak'.pikir nyonya aura.


lalu dia juga mencicipi, sayur bening labu Siam itu.


" Hem .... ternyata enak ya." ucap nyonya aura. dia suka sayur bening labu Siam, yang Elisa taburi bawang goreng dan ladaku di atas nya, menambah nikmat nya sayur ini.


"silahkan coba masakan saya yakin lain, nyonya. semoga nyonya suka"


ucap Elisa, dengan ramahnya


nyonya aura pun mengambil sepotong daging rendang dan sup tulang kacang merah.


" hem....yang ini juga enak" ucap nyonya, sambil mengunyah sesendok nasi dan juga lauknya.


bahkan nyonya aura terlihat makan dengan lahapnya. ini adalah untuk pertama kalinya nyonya aura memakan masakan khas Indonesia. dan dia langsung menyukai nya .


"kamu harus coba yang ini, sayang"

__ADS_1


ucap Eric, sambil menaruh satu sendok sambal goreng petai udang di piring istrinya, nyonya aura.


"apa ini ?" tanya nyonya aura, sambil memperhatikan petai dan udang sebelum dia memasukkan kedalam mulutnya.


"itu, sambal goreng petai udang. rasanya agak pedas."jawab Elisa.


"ini pedas sekali" ucap nyonya aura, tepat ketika sambil goreng Sudah ada di dalam mulutnya. tapi karena dia merasa masakan nya enak, nyonya aura tetap menguyah dan menelannya.


"ini.... kok ada yang terasa sedikit pahit?" tanya nyonya aura.


"itu petai, sayang. petai, biasanya bikin mulut sedikit bau, setelah kita memakan nya" jawab Eric.


Eric sangat menyukai masakan Elisa yang satu ini, sambal goreng petai udang. dia sering makan makanan ini, pada saat bertamu kerumah Carlos, yang kebetulan pada saat itu Carlos makan, dan akhirnya Eric juga ikut makan.


"jadi, makanan ini yang selama ini, bikin mulut mu bau" tanya nyonya aura, pada suaminya Eric.


"iya ...." jawab Eric.


nyonya aura, hanya menggeleng kan kepalanya, melihat betapa iseng nya suaminya pada dirinya. tapi di dalam hatinya dia juga menyukai masakan ini.


'sambal goreng petai udang. ternyata sangat enak. pantas saja orang-orang menyukai nya. walaupun petai membuat mulut bau. tapi tidak masalah, karena rasanya seenak ini ' gumam nyonya aura di dalam hatinya.


******


setelah selesai makan. barulah, semua duduk di ruang tamu, untuk membicarakan tentang pertunangan Vania dan Rafael.


setelah berbincang-bincang, untuk membicarakan tentang pertunangan Vania dan Rafael. dan ternyata semuanya setuju. akhirnya mereka semua memutuskan untuk mengadakan acara pertunangan antara Vania dan Rafael, satu bulan lagi.


mereka semua berencana akan mengadakan acara pertunangan ini, di selenggarakan dengan sangat mewah.


karena keputusan dari Eric dan istrinya tidak ingin anak semata wayangnya, Rafael melakukan acara pertunangan dengan sederhana saja.


acara pertunangan ini di lakukan satu bulan lagi, mengiat ada banyak sekali persiapan yang harus kedua belah pihak siapkan. mereka mau, semuanya berjalan dengan lancar, sesuai keinginan mereka semua. dan tidak ingin ada yang kurang satupun di acara pertunangan putra dan putri mereka ini.


sebagai anak yang baik, Vania dan Rafael menurut saja pada keinginan kedua orang tua mereka. karena mereka berdua, juga saling mencintai.


****


bagi orang tua, tidak ada yang lebih menyenangkan, selain melihat anak-anak nya hidup bahagia.


begitu juga dengan carlos dan juga Eric.


mereka berdua sepakat untuk menikahkan kedua putra dan putri mereka berdua, bukan karena paksaan tapi karena mereka berdua tahu bahwa anak-anak mereka saling mencintai.


Eric dan Carlos ingin pertunangan ini di langsungkan, supaya Rafael dan Vania sudah terikat dan tidak akan mencari yang lain lagi. karena di sisi lain, keduanya sangat menginginkan anak-anak mereka bisa bersatu dalam sebuah pernikahan. bisa meneruskan usaha mereka berdua.


manusia hanya bisa berencana, karena Tuhan lah yang menentukan jalan hidup kita.

__ADS_1


semoga Vania dan Rafael berjodoh ya.


setelah selesai membaca, jangan lupa dukungan nya ya, supaya author lebih semangat lagi untuk update. terima kasih.


__ADS_2