LDR Cinta Online

LDR Cinta Online
surat cinta untuk Daniel.


__ADS_3

malam ini. seperti biasanya elisa selalu bangun di tengah malam untuk melanjutkan pekerjaannya 'mengarang cerita'.


Elisa duduk di kursi, didepan meja kerja.


mengumpulkan konsentrasi nya, ke dunia halu. supaya dia bisa melanjutkan menulis karangan novelnya.


Elisa berusaha fokus, untuk menulis. tapi tidak satu kalimat pun yang berhasil dia tulis.


'kenapa kepala ku sakit sekali. sepertinya aku tidak bisa mengarang malam ini. aku tidak bisa berpikir jernih, bagaimana mungkin pikiran ku bisa masuk ke dunia halu ku.jika kepalaku terasa sesakit ini.' gumam Elisa.


'kenapa rasanya kepalaku tambah sakit ya?.' gumam Elisa,sambil menundukkan kepalanya. tangan kanannya memijat keningnya dan kepala bagian belakang.


"ayah....".


Elisa kaget karena tiba-tiba ada suara seseorang menyebut 'ayah'.


'maureen. apakah Maureen sedang mengigau dan dia yang memanggil ayah nya?.'


gumam Elisa, karena cuma Maureen lah yang sering mengigau.


"ayah...." panggil Maureen lagi.


Elisa segera bangkit dari duduknya, dan segera ke kamar anak anak nya untuk memeriksa keadaan ketiga putri nya.


Elisa melihat kedua putrinya, Vania dan Felicia tertidur dengan nyenyak. hanya Maureen saja yang tidur dengan gelisah.


Maureen memanggil ayah nya beberapa kali.


"ayah...." panggil Maureen.


'ya Tuhan.... kenapa Maureen jadi seperti ini?


sepertinya dia sangat merindukan sosok ayah nya. kasian...aku tidak tega melihat anak-anak ku dalam keadaan terpuruk seperti ini.' gumam Elisa di dalam hatinya. sambil menghampiri Maureen.


"sayang....."ucap Elisa, sambil duduk di sisi ranjang Maureen.


dia mengelus kepala Maureen, membuat Maureen kembali tenang, dan akhir kembali tertidur dengan pulas nya.


"tenangkan diri mu sayang.... mama percaya, mungkin ini adalah yang terbaik, yang Tuhan berikan untuk kita." ucap Elisa sambil meneteskan air matanya.


mama bisa bekerja keras untuk menafkahi dan membiayai biaya sekolah ketiga putri mama yang cantik-cantik ini.


tapi mama sadar bahwa sampai kapanpun, mama tidak akan pernah bisa menggantikan sosok seorang ayah untuk kalian.


mama tidak akan pernah bisa memberikan kasih sayang seorang ayah untuk kalian."


"hati mama terasa sakit sekali, ketika melihat seorang ayah bermain bersama putrinya, bercanda bersama, dengan Punuh kebahagian.


sedangkan kalian hanya bisa menangis, mengenang kasih sayang yang pernah ayah kalian berikan kepada putri mama yang cantik-cantik ini.,"ucap Elisa pelan.sambil tersenyum kecut, kemudian tangan kanannya menghapus air mata nya.


'mama takut, di hari-hari yang akan datang, ketiga putri mama ini semakin merindukan sosok ayah , dan itu akan mempengaruhi psikologis anak-anak mama ini.


mama takut teman-teman kalian akan mengolok olok kalian, karena kalian tidak punya sosok ayah.'gumam Elisa di dalam hatinya.


"Tuhan tolang kuatkan ku dan ketiga putri ku. tabah kan kami dalam menerima cobaan ini.


dan tolong jangan membiarkan anak-anak ku berlarut-larut dalam duka ini.

__ADS_1


semoga kami bisa mengikhlaskan kepergian almarhum suamiku.


aku yakin bahwa rencana Mu akan indah pada waktunya. Amin." ucap Elisa. memohon kepada Tuhan.


setelah merasa aman. Elisa akhirnya kembali ke meja kerjanya.


Elisa duduk termenung di depan meja kerjanya. meratapi nasibnya dan anak-anak nya.


'ya Tuhan, di usia ku yang masih sangat muda, engkau telah memanggil almarhum suamiku.


dan di usia anak-anak ku yang masih sangat kecil, engkau telah membuat mereka kehilangan kasih sayang dari seorang ayah.' gumam Elisa di dalam hatinya.


'siapa yang akan menyayangi kami Tuhan?.


kami sangat membutuhkan sosok suami dan sosok seorang ayah.'


'yang aku takut pada saat ini. aku takut dengan hidup tanpa kasih sayang seorang ayah, anak-anak ku akan menjadi minder sama teman-teman nya.


aku takut anak anak ku tertekan, karena masalah ini.' gumam Elisa.


'aku tidak tahu apa rencana mu kepada keluarga ku. tapi aku tahu engkau sedang menguji kesabaran.'


'tuhan aku mohon, tolong jaga keluarga kecil ku ini. berikan kami kesehatan, kebahagiaan dan kedamaian.


jauhkan kami dari cobaan berat dan dari segala yang jahat. dan berikan lah kami umur panjang. Amin.'


'pada saat ini. posisi ku sebagai seorang janda, sangat mempengaruhi hidupku.


begitu banyak pria yang ingin mendekatiku, bahkan sudah ada beberapa orang pria yang sudah mengatakan cintanya padaku.'


'tolong jauhkan aku dari cobaan dan godaan dari laki laki yang ingin berniat jahat kepada ku.'


'aku tidak ingin di pandang buruk oleh orang orang di sekitar ku. apalagi jika mereka mengatai aku seorang pelakor.'


'tolong berikan aku jalan keluar dari masalah ku ini Tuhan.'


ucap Elisa sambil menghapus air matanya.


***


air mata Elisa menetes tiada hentinya.


lelah dengan semua beban pikiran nya.


akhirnya Elisa memilih untuk menulis surat untuk Daniel suaminya.


'sebaiknya,aku mengungkapkan isi hati ku kepada Daniel, melalui surat saja. walaupun Daniel tidak akan bisa untuk membacanya, tapi setidaknya aku bisa tenang kerena sudah mengungkapkan isi hatiku.'


gumam Elisa di dalam hatinya.


untuk suamiku tercinta


Daniel


sayang......aku sangat


kehilangan sosok orang yang sangat menyayangi ku, suamiku tercinta 'daniel'. rasanya sangat sakit.

__ADS_1


sakit..... yang tidak ada tara nya.


sakit yang tidak bisa ku tahan.


ingin rasanya aku berteriak memanggil namamu 'daniel.....'


tapi tenggorokan ku serasa ada yang mengganjal nya.


aku ingin bertanya kepadamu!


'kenapa kamu pergi tanpa berpesan sedikit pun kepadaku?'


'kenapa kamu tidak berjuang melawan rasa sakit yang kamu rasakan saat itu?'


'kenapa kamu begitu tega meninggalkan ku dan ketiga putri kita?'


'andai saja.......!!!!'


'waktu bisa di putar kembali.... kita....'


'semua mimpi mimpi kita pasti akan terwujud'


'sampai kapan kah aku bisa bertahan?'


'tapi kehadiran anak anak kita lah yang bisa membuat ku bertahan.


mencoba bangkit dari keterpurukan ini.


bangkit dan bertahan.


semoga saja aku dan anak anak kita bisa hidup bahagia.'


'tolong jaga kami dari atas sana.


kami semua merindukan mu, aku dan ketiga putri kita, sangat merindukan cinta dan kasih sayang dari mu.'


'semoga kamu diterima disisi Nya.


dan semoga kamu tenang di sana.'


'Amin...'


'kami semua baik-baik saja Disini.'


'terima kasih karena sudah mencintaiku hingga akhir hayat mu'


'cinta yang pernah kamu berikan kepada ku,akan aku kenang seumur hidup ku'


'I love you'


'aku sangat mencintaimu suamiku'


salam kangen


dari istrimu


Elisa pernando

__ADS_1


__ADS_2