LDR Cinta Online

LDR Cinta Online
memilih resort...


__ADS_3

tidak terasa Elisa dan keluarga nya sudah sampai di pantai.


Elisa dan yang lainnya mencari penginapan. karena mereka tidak punya banyak uang untuk menyewakan hotel mewah atau pun untuk menyewa resort.


jadi mereka akan menginap di penginapan yang standar saja.


"Elisa sebaiknya kita menyewa penginapan yang di sebelah sana saja. sepertinya yang itu lebih murah."


ucap David, pada Elisa dan yang lainnya. sambil menunjukkan kearah sebuah penginapan yang terlihat sangat sederhana.


"sebaiknya kita menyewa resort yang sebelah sana saja"


ucap carlos pada David, Dengan menggunakan bahasa Inggris.


"resort yang di sebelah sana itu sangat lah mahal, kami tidak punya cukup uang untuk membayar sewanya"


ucap David pada Carlos, dengan menggunakan bahasa Inggris.


"tolong jangan kawhatir kan masalah biaya. saya akan menanggung semua biaya sewa resort tersebut."


Carlos menjawab ucapan David.


"tapi biaya sewa resort tersebut sangat mahal." jawab David.


"tidak masalah. saya akan menanggung semua beban biaya sewa nya"


ucap carlos.


"baiklah. terima kasih tuan" ucap David. sambil mengangguk kan kepalanya.


sebetulnya dia merasa sedikit canggung untuk memanggil Carlos dengan panggilan tuan, tapi apalah daya, karena Carlos memang sangat kaya jadi pantas dipanggil ' Tuan ' meskipun Carlos bakalan jadi calon adik ipar nya.


"untuk semuanya. Carlos meminta kita supaya kita semua menginap di resort, yang di sebelah sana."


"aku sudah mencoba menjelaskan sama dia bahwa resort itu terlalu mahal, dan kita tidak sanggup untuk membayar sewanya"


"tapi Carlos bersikeras agar kita menginap di sana, karena dia yang akan membayar sewa resort tersebut untuk kita"


ucap David, menjelaskan ke semua anggota keluarga nya, dengan panjang lebar.


"apakah itu benar. dia tidak berbohong kan?" tanya Natali pada suaminya David.


"apakah anda bersungguh sungguh dengan ucapan anda?"


"bahwa anda akan membayar biaya sewa resort tersebut"


tanya David pada Carlos. entah kenapa dia jadi takut di PHP oleh Carlos.


'sebaiknya aku pastikan dulu apakah Carlos benar-benar akan membayar sewa resort tersebut'


'aku takut setelah menginap di sana, pihak resort akan menagih biaya sewa sama aku. bisa mati berdiri aku'


'orang kere kayak aku, mana bisa bayar sewa resort yang jika dilihat dari bentuk kemewahan nya, sepertinya mencapai,kira kira dua juta rupiah per hari.'

__ADS_1


gumam David di dalam hatinya.


"ya.... saya bersungguh sungguh. saya akan menanggung tagihan biaya sewa resort tersebut."


"sebaiknya kita segera ke sana"


Carlos menjawab pertanyaan dari David.


Carlos kembali menggandeng tangan Elisa. dan segera menuntun Elisa untuk segara masuk ke dalam taksi.


Carlos membukakan pintu mobil untuk Elisa, karena dia melihat Elisa kesulitan untuk membukakan pintu mobil,dengan keadaan dia yang sedang kerepotan menggendong Felicia yang sedang tertidur dengan pulas nya, di dalam gendongan nya.


dan akhirnya mereka semua segera melajukan mobil mereka masing-masing ke arah resort yang di maksud oleh Carlos.


"sebaiknya kita jalan menuju resort yang sebelah sana" pinta Carlos pada sang sopir taksi dengan menggunakan bahasa Indonesia.


betapa terkejutnya Elisa setelah mendengar Carlos menggunakan bahasa Indonesia dengan begitu pasif.


'ternyata Carlos bisa berbicara menggunakan bahasa Indonesia'


'tapi kenapa ya, kalau dia sedang mengobrol dengan ku,dia selalu mengutamakan bahasa Inggris' tanya Elisa di dalam hatinya.


"sayang.... sebaik Feli. saya saja yang menggendong Feli" ucap carlos pada Elisa.


"terima kasih. tapi sayang, kamu tidak perlu repot-repot untuk menggendong Feli"


Elisa membalas chat dari Carlos, sambil tersenyum kearah Carlos.


"tapi saya ingin sekali menggendong Feli" balas Carlos. lalu dia mengambil alih feli dari pangkuan elisa.


"sayang... Feli nya jadi bangun" ucap Elisa pada Carlos secara langsung,tanpa lewat online.


"Feli sayang. tenang ya, ini Ayah" ucap carlos dengan suara lembut, sambil menepuk pantat Feli, bermaksud untuk memberikan kasih sayang nya pada Feli. kasih sayang yang tulus dari seorang ayah.


lalu Carlos membetulkan posisi Felicia, ke posisi ternyaman bagi Felicia.


setelah sampai di resort. Carlos memesan kamar, dengan tangan kanannya memeluk tubuh Felicia yang ada didalam gendong nya. dan tangan kirinya selalu setia untuk menggenggam tangan Elisa.


Carlos berbicara kepada resepsionis dengan menggunakan bahasa Inggris. dan David lah yang penerjemah kan ucapan Carlos ke bahasa Indonesia supaya si resepsionis bisa mengerti dengan yang telah Carlos ucapkan.


"ini tuan Carlos. dia ingin memesan empat kamar yang berbeda."


ucap david sambil menunjuk Carlos.


"dan dia ingin mendapatkan kamar yang terbaik. yang tertuju secara langsung kearah pantai"


"seperti yang di sebelah sana"


ucap David, menyampaikan keinginan carlos.sambil menunjukan kearah beberapa rumah kecil, yang seperti pondok tapi di desain dengan sangat bagus. dan berukuran kira-kira delapan kali enam meter.


"baiklah pak. itu memang resort terbaik kami."


"di ruangan tersebut semua pasilitas sudah lengkap."

__ADS_1


ucap resepsionis tersebut.


"dan berapa harga sewa untuk satu kamar? " David bertanya pada resepsionis.


"untuk satu kamar dua juta rupiah, pak. dan jika tuan ini memesan empat kamar maka semua biayanya jadi delapan juga rupiah. untuk satu malam."


sang resepsionis mencoba menjelaskan semua nya.


"ini sudah termasuk cemilan dan sarapan pagi"


lanjut sang resepsionis.


"baiklah.apakah anda tidak bisa memberikan diskon?" tanya David.


"baiklah. anak-anak anda bisa bermain sepuasnya di semua taman bermain,yang ada di pantai ini, sepuasnya. tanpa harus membayar sewa."


ucap resepsionis itu.


setelah mendengar penjelasan dari resepsionis, David kembali menjelaskan semuanya sama Carlos.


"apakah tuan Carlos setuju, dengan harga sewa kamarnya?"


David pada Carlos, dengan ramahnya. dia sudah tidak punya nyali lagi untuk marah-marah pada Carlos.


"baiklah saya setuju"


"dan ini uang nya"


ucap carlos. dia bermaksud untuk mengeluarkan dompet nya dari saku celananya, tapi Carlos kesulitan karena Felicia yang masih berada di dalam gendongan nya.


Elisa yang melihat Carlos kesulitan untuk mengambil dompetnya, bermaksud mengambil alih Felicia.


Elisa bermaksud untuk mengulurkan tangannya untuk meraih Feli dari dalam gendongan Carlos. tapi natali terlebih dahulu mengambil Felicia dari gendongan Carlos.


dan... Elisa yang tidak fokus akhirnya memeluk tubuh Carlos.


tubuh Elisa, menempel pada tubuh Carlos. kedua tangannya Elisa menempel di dada Carlos.


keduanya diam terpaku. tidak ada pergerakan sedikit pun diantara keduanya.


"ehem .... ehem...." David dan Eric berdehem bersamaan. yang berhasil menyadarkan lamunan Elisa dan Carlos.


Elisa yang menyadari kedekatan dia dan Carlos, segera untuk menjauhkan tubuhnya dari Carlos.


tapi ada sesuatu yang membuat dirinya sulit untuk bergerak.


Elisa berfikir kalau Carlos lah yang sengaja menahannya supaya tidak bisa menjauh dari Carlos.


tapi ternyata.....


"apa ini....?" ucap Elisa,karena ternyata kalung yang dia pakai, tersangkut di kancing kemeja Carlos.


semua yang ada di sekitar Carlos dan Elisa hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku Carlos dan Elisa yang terlihat jelas sangat grogi.

__ADS_1


dan bruk.... Elisa dan Carlos terjatuh ke lantai, akibat ulah Natali.


dengan posisi Elisa menindih tubuh Carlos.


__ADS_2