LDR Cinta Online

LDR Cinta Online
gagal romantis


__ADS_3

sepasang pengantin baru ini, di iringi oleh rombongan pengantin, untuk mengantar mereka kembali ke hotel 'grant Narita' untuk beristirahat.


sesampai di hotel. Carlos turun dari mobil pengantin. mobil yang dihias secantik mungkin.


bahkan Carlos sendiri yang membukakan pintu mobil untuk istri tercinta nya. ' Elisa alam '.


setelah pintu mobil terbuka.


Carlos membungkuk kan badannya dan mengulurkan tangannya, untuk mempersilakan istri tercintanya keluar dari mobil.


Carlos melakukan ini, bah seorang pangeran yang sedang mengajak seorang putri cantik untuk berdansa.


Elisa menyambut uluran tangan dari Carlos dan segera turun dari mobil.


Carlos yang tidak ingin istri nya kesulitan untuk berjalan, dengan sigap, membungkuk dan meraih tubuh Elisa kedalam gendongan nya.


Carlos hanya tersenyum melihat raut wajah Elisa yang memerah karena mendapatkan perlakuan romantis dari dirinya.


Carlos berjalan menuju kamar pengantin mereka berdua. tanpa memperdulikan pandangan orang disekitar nya, yang melihat edegan romantis nya.


sedangkan Elisa hanya bisa menyembunyikan wajahnya di dada bidang Carlos, untuk menutupi rasa malunya.


Carlos mendudukkan elisa di atas ranjang pengantin, dengan sangat hati-hati. dan dengan hati yang sangat bahagia tentunya.


Elisa menatap mata carlos dengan malu-malu. entah kenapa, Elisa jadi malu sama Carlos. dia sangat gugup dalam situasi seperti ini.


'apapun kami akan berduaan dan bermesraan, di kamar ini.' pikir Elisa


Carlos yang berdiri tegak di hadapan Elisa.


lalu berjalan ke samping Elisa, dan kembali berdiri di samping Elisa. dia mengulurkan tangannya dan membuka riasan rambut Elisa.


sedangkan Elisa yang masih dalam suasana hati nya yang gugup, hanya diam mematung saja.


"sayang, apakah aku di izinkan untuk membuka reksleting gaun mu ?"


tanya carlos, dengan senyuman liciknya.


dia sengaja menggoda Elisa, karena dia tau saat ini, Elisa sedang gugup.


"tidak...."


jawab Elisa dengan spontan. karena dia, sangat kaget mendengar ucapan Carlos barusan.


"hahaha.... kenapa?"


tanya Carlos, dia bukan nya marah mendengar penolakan dari Elisa. tapi dia malah semakin menggoda Elisa.


"sekarang ini, aku sudah menjadi suami mu ?"


ucap Carlos, seakan mengiatkan Elisa bahwa pada saat ini elisa sudah sah menjadi istrinya.


"aku malu."


jawab Elisa dengan jujur. sambil menundukkan kepalanya, menutupi wajahnya dengan kedua tangannya, yang saat ini wajahnya sudah memerah bah kepiting rebus.


"kenapa harus malu.?"


"saya hanya ingin untuk membukakan resleting gaun mu saja, tidak ada niat yang lainnya"


ucap Carlos, dengan tersenyum menggoda.


"aku bisa sendiri"


jawab Elisa.


"resleting baju mu di belakang, sayang. tangan mu tidak akan sampai di sana"


ucap Carlos, lalu kembali duduk di samping Elisa.


"sayang, kamu harus segera menggantinya pakaian mu. supaya kamu bisa beristirahat dengan nyaman."


ucap Carlos, sambil membelai rambut Elisa, dia bermaksud membuka resleting gaun pengantin Elisa.


"baiklah...."


Jawa elisa pasrah. menolak pun, tidak berguna lagi baginya. karena Carlos pasti akan tetap bersikeras untuk melepaskan resleting gaun nya.


setelah mendapat izin dari elisa.Carlos dengan sigap menurunkan reksleting gaul elisa dengan perlahan.


setelah reksleting gaul elisa sudah terbuka. Carlos membawa Elisa untuk berdiri. berniat untuk membantu Elisa membuka gaunnya.


tapi gaun Elisa yang lebar dan memanjang di bagian belakang nya tersangkut di kaki Carlos, sehingga Elisa oleng dan....


brak ...


Elisa terjatuh ke belakang, karena pada saat dia ingin berdiri dan berjalan, tapi bajunya tersangkut di kaki Carlos. Carlos tanpa sengaja telah menginjak gaun Elisa. membuat Elisa terjatuh kebelakang, tepat di atas ranjang.


dan Carlos yang berbeda di samping Elisa, berniat untuk membantu Elisa,tapi malah ikut terjatuh, tepat di atas tubuh Elisa.


" auw ....." teriak Elisa. tubuhnya terasa sakit karena di timpa oleh tubuh kekar Carlos.

__ADS_1


"maaf sayang, saya tidak sengaja."


ucap Carlos dan segera bangun dari tubuh Elisa.


Carlos bangun dan segera duduk di samping Elisa. dan dia mengulurkan tangannya berniat untuk membantu Elisa bangun.


"mana yang sakit, sayang?"


tanya carlos, dengan memperhatikan bagian tubuh Elisa, mencari bagian mana yang sakit.


"tidak ada yang sakit. aku hanya sedikit kaget saja"


ucap Elisa. tapi dia merasa di bagian dada nya terasa sakit, di timpa oleh Carlos.


"sepertinya bagian ini yang sakit"


ucap Carlos, sambil menyentuh dan mengelus bagian dada Elisa.


"biar aku periksa"


ucap Carlos lagi, sambil menurunkan lengan gaun Elisa.


Carlos melihat dada Elisa memerah, karena tanpa sengaja telah tertekan oleh tangan nya.


Carlos meniup dan mengelus dada Elisa, tepat di bagian belahan dada Elisa.


menyentuh dada mulus Elisa, yang terpampang jelas di matanya, yang berhasil membangkitkan gairah Carlos.


"aku baik-baik saja. kamu tidak perlu mencemaskan aku"


ucap Elisa, dan menahan tangan Carlos yang sedang menyentuh dadanya.


" saya ingin ke kamar mandi dulu"


ucap Elisa lagi.


"baiklah..."


ucap Carlos pasrah. dia tau bahwa Elisa sedang gugup. dan elisa juga sedang tidak ingin di sentuh oleh nya.


dengan susah payah,Elisa berjalan ke kamar mandi. karena bajunya melorot...


karena reksleting dan lengan gaunnya sudah di buka oleh carlos.


brak....


Elisa kembali terjatuh di dalam kamar mandi. bajunya yang panjang di bagian belakang, ternyata tersangkut di pintu kamar mandi, di tambah lagi lantai kamar mandi, yang sangat licin.


tanya carlos., sambil berlari ke arah Elisa.


"lantai nya licin"


jawab Elisa, tanpa dia sadari bahwa dirinya sedang dalam keadaan bugil.


Carlos hanya diam terpaku menatap tubuh Elisa, yang kini sudah tidak berpakaian lagi, hanya ada bra yang menutupi buah dada Elisa.


karena bajunya, sudah melorot sampai ke bawah pinggang Elisa.


bahkan sesekali Carlos menelan silvanya, terpesona melihat keindahan tubuh Elisa.


"sayang, bantu aku"


ucap elisa. dia masih belum sadar bahwa dirinya tidak berpakaian.


"i ... iya...." jawab Carlos dengan sedikit gugup. karena dia baru tersadar dari lamunannya.


Carlos mengangkat punggung Elisa, dan memeluk tubuh Elisa dari belakang.


"sayang, kamu terlihat sangat cantik sekali. aku mencintaimu"


ucap Carlos di telinga Elisa.


"kamu berhasil menggoda ku, dengan berpenampilan seperti ini"


ucap Carlos lagi,dan sekarang dia semakin mempererat pelukannya pada Elisa.


"hah..."


ucap Elisa.dia yang kaget, karena baru sadar bahwa dirinya dalam keadaan bugil. matanya menatap Carlos dengan sangat malu.


tapi berbeda dengan Carlos, dia tersenyum manis, membalas tatapan mata Elisa.


"sungguh, kamu terlihat sangat menggoda sayang. aku terpesona"


ucap Carlos. masih dengan senyuman liciknya.


"cup...."


Carlos lansung mencium dan ******* bibir Elisa, dalam beberapa detik.


sungguh, Carlos tidak tahan lagi melihat bibir ranum Elisa.

__ADS_1


dan dengan posisi dirinya yang memeluk Elisa dari belakang, dan Elisa mendongakkan wajahnya untuk bisa menatap wajahnya, mempermudah kan dirinya untuk mencium bibir Elisa.


"sayang boleh ya?"


tanya carlos, seakan meminta izin pada Elisa. yang hanya di jawab oleh Elisa dengan sebuah senyuman.


Carlos kembali mencium bibir Elisa dan tangan kirinya, tidak ingin tinggal diam saja. bahkan saat ini, tangan nya sedang mengelus buah dada Elisa


karena Carlos sendiri merasa tidak ada penolakan dari Elisa. sehingga dia berani melakukan hal ini.


bahkan sekarang Carlos sudah, membenarkan posisi tubuh Elisa, supaya mereka berdua mendapatkan posisi ternyaman untuk bermesraan.


lama kelamaan, yang tadi nya hanya sekedar ciuman dan belaian, kini sudah menjadi gairah yang sudah tidak bisa dia tahan.


Carlos melucuti pakaiannya dan pakaian Elisa. sehingga hanya menyisakan CD Elisa saja.


"sayang, aku sudah tidak tahan lagi"


ucap Carlos.


dia berniat untuk menyatukan dirinya dengan Elisa. tapi tiba-tiba terdengar sebuah ketukan di depan pintu kamar.


"sial...."


gumam Carlos.tapi dia tidak menghentikan aksinya pada Elisa.


dia terus berusaha untuk melepaskan pakaian dalam Elisa. tapi kembali gagal, karena ketukan di pintu kamarnya kembali terdengar.


"sayang, hentikan. ada yang mengetuk pintu."


ucap Elisa di sela-sela ******* nya.


"hmmm , biarkan saja. mungkin seseorang yang mengantarkan makan siang untuk kita"


jawab Carlos.


tok tok...


suara pintu kembali terdengar. bahkan sekarang suara ibunya juga sudah terdengar memanggil nama Carlos.


"Carlos....."


teriak nyonya Salva, di depan pintu kamar Carlos.


"apa yang sedang kalian berdua lakukan?"


tanya nyonya Salva lagi, sambil terus mengetuk pintu.


"sayang, hentikan. itu suara ibu"


ucap Elisa, sambil mendorong tubuh Carlos, yang berbeda di atas tubuhnya.


"ibu...."


"dia selalu saja mengganggu ku"


ucap Carlos. dan dengan terpaksa dia bangun dari atas tubuh Elisa.


menghentikan aksinya.


gagal sudah, dia kembali harus menahan hasratnya yang sudah di ujung tanduk,cuma karena ibunya yang tidak tau waktu. mengetuk pintu kamar sepasang pengantin baru, tanpa mengenal waktu.


'ibu.... tidak pernah mengerti, bahwa aku sedang bermesraan dengan istriku'


'kayak, dia ga pernah muda aja'


umpat Carlos. sambil memasang handuk kimono nya, untuk menutupi tubuhnya yang sudah tanpa sehelai benangpun.


"sayang, sebaiknya kamu mandi saja terlebih dahulu. supaya nanti kamu bisa beristirahat dengan nyaman. karena setelah ini, kita akan kembali di rias untuk acara resepsi nanti malam"


ucap Carlos pada istri nya Elisa.


"saya keluar dulu. membukakan pintu untuk ibu"


ucap Carlos lagi, sambil berjongkok, untuk mencium pucuk kepala Elisa, yang masih duduk di lantai dengan keadaan tanpa sehelai benang pun.


Elisa segera mengunci pintu kamar mandi, setelah kepergian Carlos.


sebetulnya dia kasian pada suaminya yang harus menahan hasrat nya, karena ulah ibu martua nya, nyonya Salva.


tapi dia juga bahagia karena Carlos tidak berhasil menyatukan mereka berdua.


sesungguhnya Elisa ingin, dia dan Carlos melakukan malam pertama mereka berdua di sebuah kamar pengantin yang penuh dengan kelompok mawar. khas pengantin baru.


karena itu tadi dia sempat menolak keinginan Carlos, Elisa ingin malam pertama nya di lakukan di tempat romantis.bukan di dalam kamar mandi.


Elisa mandi dengan sangat cepat, dia tidak ingin saat Carlos kembali lagi ke kamar mandi nanti.


maka Carlos pasti akan kembali meminta hak nya sebagai suami pada dirinya.


Karena Elisa ingin sekali malam pertama nya di lakukan di kamar pengantin, bukan di dalam kamar mandi.

__ADS_1


__ADS_2