LDR Cinta Online

LDR Cinta Online
Carlos bahagia ibunya merestui hubungannya dengan Elisa.


__ADS_3

Eric menghela nafas lega setelah kepergian nyonya Salva dari kantornya.


dan setelah nyonya Salva berpamitan pulang dari kantor Eric. Eric lansung menghubungi Carlos.


"halo Carlos. Carlos, tadi ibumu menemui ku" . ucap Eric di telpon. dia lansung bercerita tanpa menunggu Carlos membalas sapaan darinya.


"halo...... apa yang kalian bicarakan" tanya Carlos sedikit penasaran. dia yakin bahwa ibunya tidak akan datang ke kantor Eric,jika tidak ada hal yang penting.


"dia bertanya tentang Elisa" jawab Eric jujur.


"lalu kamu jawab apa" tanya Carlos dengan wajah serius,dia sudah tidak sabar, mendengar penjelasan dari Eric.


"aku jawab dengan jujur,Carlos. karena aku pikir ibumu juga berhak tahu tentang hubungan mu dengan Elisa."


"baiklah. lalu bagaimana reaksi ibuku" tanya Carlos dengan santainya, kali ini dia yakin bahwa ibunya pasti akan menyukai Elisa.


"aku sudah menceritakan semuanya. dan ibumu bilang bahwa dia akan merestui hubungan dengan Elisa, jika Elisa terbukti wanita yang cerdas dan terbukti tulus mencintai mu" jawab Eric jujur.


"bagus. terima kasih karena kamu sudah berhasil menyakinkan ibuku bahwa Elisa itu pantas menjadi istri ku. kamu memang teman terbaik ku, Eric" ucap carlos. dengan wajah berbinar bahagia.


"itu semua karena saya yakin bahwa kamu benar-benar mencintai Elisa Carlos. dan satu lagi, karena saya tidak mau punya seorang teman yang jomblo seumur hidupnya." jawab Eric yang berhasil membuat Carlos bad mood.


"Eric tutup mulut mu. berhenti mengatai ku jomblo. karena sebentar lagi,aku akan segera mendapatkan Elisa dan dia secepatnya akan menjadi istri ku".

__ADS_1


"ok baiklah.... tapi apakah kamu yakin Elisa mau menikah sama kamu? ". tanya Eric lagi, yang berhasil membuat Carlos kesal.


"aku yakin Eric. tapi Elisa itu sulit sekali di bujuk. aku bahkan sampai prustasi mengatasi sifat keras kepala nya" ucap carlos dengan nada memelas.


tapi aku suka wanita yang tetap pendirian seperti Elisa itu. ucap carlos di dalam hatinya.


"baiklah. sampai jumpa carlos.aku ingin melanjutkan pekerjaan ku kembali. dan jangan lupa perjuangkan cintamu untuk Elisa."


"sampai jumpa Eric. terima kasih karena sudah mau membantu ku untuk menyakinkan ibuku."ucap carlos dengan wajah begitu bahagia, begitu mendengar kabar bahagia dari Eric.


kenapa aku harus menunggu mu hingga tiga bulan lagi sih Elisa????


andai saja..... aku sudah tidak sabar untuk segera melamar mu, 'elisa'!!!!


ucap carlos di dalam hatinya.


Elisa yang baru saja selesai mengajar, dia ingin segera pulang ke rumah. tapi pak Glen tiba-tiba datang menghampiri nya.


"ibu Elisa..." panggil Glen.


"ya pak..."


"ibu Elisa, saya ingin bicara sama ibu". ucap Glen.

__ADS_1


"baiklah. apa yang ingin bapak bicarakan?". tanya Elisa. sambil kembali duduk di kursi, meja kerjanya.


"ibu Elisa, saya ingin mengajak ibu untuk makan malam berdua, malam ini. kita bisa makan di restoran atau rumah makan, atau dimana saja yang ibu ingin kan." ucap Glen to the poin. karena dia tahu bahwa Elisa tidak suka basa basi.


" maaf pak. sebelumnya saya sudah pernah menjelaskan hal ini. bahwa saya tidak mau membuat fitnah, karena saya jalan-jalan dengan pria lain yang bukan siapa-siapa saya". Jawa Elisa, singkat padat dan jelas.


"lalu bagaimana caranya saya bisa PDKT sama ibu, jika saya tidak bisa jalan-jalan sama ibu dan saya juga tidak bisa berkunjung ke rumah ibu Elisa?." tanya Glen prustasi karena Elisa selalu saja menolak dia secara tidak langsung.


"kita bisa mengobrol di sekolah pak. jika jam mengajar kita sudah selesai" jawab Elisa singkat. sebetulnya dia juga merasa tidak nyaman karena selalu saja menolak keinginan Glen.


"tapi waktu kita terbatas Bu" jawab Glen.


mengingat jika mereka mengobrol di sekolah, mereka pasti tidak bisa membicarakan masalah pribadi karena selalu ada beberapa orang guru di antara mereka berdua.


"tolong mengertilah dengan keadaan saya pak" ucap Elisa.


sebetulnya Elisa ingin sekali mengatakan secara langsung pada Glen bahwa dia tidak suka Glen mendekati nya.


tapi elisa juga harus menjaga perasaan Glen. dia juga tidak tega menyakiti hati Glen. apalagi Glen selama ini selalu bersikap baik padanya.


semangat Glen.... ucap Glen di dalam hatinya. seolah memberi semangat kepada dirinya sendiri. perjuangkan terus cintamu ke pada Elisa,kamu harus yakin bahwa suatu saat nanti Elisa pasti bisa menerima cintamu. bersabarlah........Glen.


bersambung....

__ADS_1


aku mohon maaf sama teman-teman semua,jika dalam penulisan karyaku ini banyak sekali terjadi kesalahan dalam penulisan kalimat dan kata-kata.


yuk komen dan like nya supaya author semangat untuk up lagi.


__ADS_2