LDR Cinta Online

LDR Cinta Online
foto


__ADS_3

Carlos terpesona melihat kecantikan Elisa yang berjalan keluar dari ruang rias,di sebuah salon di kecantikan, dengan penampilan yang sangat cantik.


Elisa memakai dress warna putih pilihan Carlos. dress yang sangat indah dan mahal tentunya.


dilengkapi dengan sepatu berwarna crem.dan sedikit polesan riasan di wajah nya, yang bikin Elisa tambah cantik.


"kamu cantik sekali, sayang...."


ucap carlos memuji kecantikan Elisa.


sebetulnya,Elisa memakai baju apapun selalu terlihat cantik di mata Carlos.


bentuk tubuh Elisa yang ideal membuat elisa selalu cocok, disaat memakai baju model apapun.


Elisa hanya tersenyum mendapatkan pujian dari Carlos. dia sudah terbiasa dengan kelakuan Carlos yang selalu menggoda nya.


"kakak.... boleh minta tolong ga ya?"


tanya carlos pada karyawan toko.


"apa yang bisa saya bantu tuan?"


jawab karyawan toko tersebut.


"saya mau minta tolong..... tolong foto kan saya, dan calon istri saya ini"


ucap carlos sambil memberikan handphone miliknya pada karyawan toko tersebut.


carlos mencari-cari kira-kira dimana posisi yang pas untuk dia dan Elisa mengambil foto.


akhirnya dia menemukan posisi yang pas.di dalam ruangan yang tertata rapi dengan banyak bunga Di sana.


karyawan toko mengambil gambar dengan posisi Carlos dan Elisa saling berhadapan.


tangan kanan Elisa memegang bahu Carlos. sedangkan tangan kiri Carlos merangkul pinggang Elisa.


dan tangan sebelah mereka saling berpegangan.


Elisa mendongakkan kepalanya keatas supaya dia bisa menatap mata carlos,


dan Carlos menundukkan kepalanya supaya bisa menatap mata Elisa.


mereka saling menatap dengan penuh cinta.


sedangkan kaki kiri Elisa diangkat kebelakang. berfoto dengan posisi seperti ini, membuat mereka seperti sedang melakukan sesi foto prewedding.


hanya dengan satu kali pengambilan gambar, sang karyawan,berhasil mengambil gambar terbaik Elisa dan Carlos.


"kamu terlihat sangat cantik dan elegan menggunakan baju ini"


ucap carlos untuk yang kesekian kalinya pada Elisa, sesaat setelah mereka berdua Selvi.


"tuan.... ini handphone tuan"


ucap karyawan toko, berniat mengembalikan handphone Carlos.


Carlos memperlihatkan hasil foto keduanya pada Elisa.


"kita terlihat sangat cocok ya."


"kamu terlihat sangat cantik dan aku terlihat sangat tampan."


ucap carlos lagi


"iya... hasil foto nya bagus sekali"


jawab Elisa. menyetujui ucapan Carlos.

__ADS_1


karena mereka memang terlihat sangat serasi.


"bentuk tubuh mu yang kecil ini, membuatku selalu ingin menggendong mu"


ucap carlos gemes, dengan bentuk tubuh Elisa yang terlihat sangat mungil.


"sekarang kita harus segera kembali ke cafe."


"tunggu sebentar, saya ingin mengganti pakaian ini dengan baju saya yang tadi saya pakai "


jawab Elisa. dia tidak merasa nyaman jika harus menggunakan pakaian mahal dan mewah yang sekarang telah dia pakai,untuk kegiatan sehari-hari seperti ini. karena baju itu terlalu mewah, baginya. tapi tidak menurut Carlos.


"kamu tidak perlu menggantikan pakaian mu, pakai ini saja. aku suka melihat mu berpenampilan seperti ini"


jawab Carlos.


"tapi saya malu menggunakan baju ini, ini terlalu mewah untuk saya"


Jawab Elisa.


"ini tidak mewah, sayang. baju ini sangat simpel, sangat cocok untuk mu"


Jawab Carlos,menyakinkan Elisa.


"jika kamu tidak nyaman menggunakan baju ini, kamu boleh menggantikan nya, setelah saya pulang nanti."


ucap carlos lagi.


sebetulnya Carlos merasa kasian melihat Elisa berjalan dengan tidak pedenya, sebab penampilan nya yang mewah dan elegan berhasil menarik perhatian orang-orang. ditambah lagi dia berjalan dengan bergandengan tangan bersama seorang bule tampan.


kemesraan mereka berdua berhasil membuat para wanita yang ada di sana merasa iri terhadap nya, bahkan ada yang berbisik-bisik tetangga membicarakan tentang dia dan Carlos.


yang masih bisa Elisa dengar pembicaraan dari mereka.


kini sudah saatnya bagi Carlos dan Elisa berpisah. setelah berpamitan kepada semuanya keluarga Elisa.


sedetik


dua detik


tiga detik.


bibir Carlos masih menempel di kening Elisa. sebenarnya dia tidak ingin berpisah dengan Elisa. dia masih merasa kangen sama Elisa.


"sayang.... aku pamit pulang dulu ya. tolong jaga dirimu baik-baik. Dan jangan lupa jaga kesehatan mu"


ucap Carlos, sesaat setelah dia lepas ciumannya di kening Elisa.lalu tangan nya mengelus pipi elisa.sebagai tanda bahwa dia sangat menyayangi Elisa dan tidak ingin berpisah dari Elisa.


"hati-hati dijalan. semoga selamat sampai tujuan"


jawab Elisa, sambil menganggukkan kepalanya.


setelah drama persi kangen kangenan Elisa dan Carlos berakhir, akhirnya Carlos memasuki mobil taksi yang sudah dia sewa selama dua hari ini.


sedetik


dua detik


tiga detik


baru juga tiga menit didalam mobil, Carlos memilih untuk keluar dari dalam mobil. dan berjalan menuju ke arah Elisa lagi.


"sayang.... sebaiknya kamu mengantar aku sampai bandara saja ya. aku masih kangen" ucap carlos pada Elisa, dia benar-benar ingin selalu bersama Elisa.


belum juga Elisa menjawab ucapan dari Carlos. Carlos sudah kembali menarik Elisa ke dalam pelukannya.membuat Elisa hanya bisa diam terpaku, mendapatkan pelukan romantis dari Carlos, didepan keluarga nya.


"sayang.... " panggil Carlos lagi. sambil meregangkan pelukannya pada Elisa.

__ADS_1


supaya dia bisa menatap mata Elisa.


dan tangan kanannya membelai lembut rambut Elisa.


***


Carlos merasa senang, karena sekarang Elisa sudah duduk di sampingnya di dalam mobil taksi.


sebelum nya, Carlos meminta izin pada kedua kakak Elisa, David dan Natali, bahwa dia akan mengajak Elisa untuk mengantar dirinya ke bandara. sedangkan yang lainnya pulang terlebih dahulu.


dan David memberikan izin pada Elisa untuk mengantar Carlos ke bandara, karena Carlos bilang bahwa dia akan kembali menyuruh sopir taksi yang dia sewa sekarang untuk mengantar Elisa sampai tujuan pada saat dia pulang nanti.


"kak, tolang izinkan aku membawa Elisa ke Pontianak, untuk mengantar ku sampai bandara"


"baiklah... tapi tolong jaga Elisa baik baik. dan ingat, untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak senonoh pada Elisa."


jawab David. David tidak bisa menolak keinginan Carlos, karena Carlos sudah banyak sekali mentraktir keluarga nya.


sekarang Carlos, merasa sangat bahagia bisa dekat dengan keluarga Elisa.


dan jangan heran ya, kalau sekarang Carlos sudah sok dekat deh...sama keluarga elisa, dia sudah berani untuk memanggil David dan Natali dengan panggilan kakak ipar dan dia meminta ketiga putri Elisa untuk memanggil dirinya dengan panggilan... ayah.


padahal mereka belum pasti akan menjadi kakak ipar nya dan dia juga belum jadi ayah sambung bagi ketiga putri elisa.


hehehe... author iri aja ya sama kemesraan Carlos dan Elisa.


ok. sekarang kita kembali lagi ke alur ceritanya.


setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, akhirnya saat ini,Eric, Carlos, Felicia dan Elisa sudah sampai di bandara.


sebelum turun dari taksi, Carlos berpesan kepada sopir taksi supaya sang sopir harus mengantar Elisa dengan selamat sampai tujuan. yang dijawab ' baiklah tuan, saya berjanji pasti akan mengantar calon nyoya dengan selamat sampai tujuan'.


jawab sang sopir taksi dengan penuh keyakinan.


"sayang... jaga dirimu baik-baik ya. dan tolong jaga jarak Sama glen, aku tidak suka kamu terlalu dekat dengan nya"


"terima kasih atas perhatiannya. hati-hati ya, semoga selamat sampai tujuan"


jawab Elisa.


"sampai jumpa sayang..." ucap carlos, lalu mengecup pucuk kepala Elisa.


"sampai jumpa..."


"I love you... aku pasti akan selalu merindukan mu" ucap carlos lagi.


"I love you too...."


" Feli... ucapkan salam perpisahan sama om..." pinta Elisa yg tiba-tiba terbangun dari tidurnya.


" da da.. ayah, sampai jumpa" ucap Feli sama Carlos.


"da da.... Feli, jangan nakal ya. sampai jumpa" Jawab Carlos.sambil mengelus kepala Feli.


Carlos melangkahkan kakinya menuju pesawat jet pribadi nya, dengan gontai, dia masih belum rela harus berpisah dengan Elisa.


sesekali dia menolak kebelakang untuk melihat Elisa dan Felicia, yang ternyata, Elisa masih terus menatap kepergian nya dari kejauhan.


sepertinya Carlos dan Elisa sama-sama


tidak ingin untuk berpisah.


yang lagi LDR pasti taulah, apa yang sedang di rasakan Elisa sama Carlos.


hehehe.... lagi... dan lagi... author Kepo ni sama Carlos dan Elisa.


yuk komen nya, supaya author semangat untuk up lagi.

__ADS_1


__ADS_2