
pagi ini Eric duduk di kursi kebesaran nya.
dia begitu fokus pada pekerjaan nya.
tok tok, pintu ruangan Eric diketuk oleh seseorang.
"masuk" jawab Eric kesal, siapa sih yang pagi-pagi sudah mengganggu pekerjaan ku. ucap Eric di dalam hatinya.
Eric kaget dan lansung berdiri, ketika melihat siapa yang datang.
"nyonya Salva" ucap Eric dengan wajah bengong karena dia heran kenapa nyonya Salva tiba-tiba datang ke kantor nya.
"selamat pagi Eric." ucap nyonya Salva menyapa Eric.
"selamat pagi nyonya Salva" jawab Eric dengan terbata-bata, seperti orang yang sedang ketakutan.
mati aku..... nyonya Salva pasti akan bertanya tentang Carlos. batin Eric menggerutu.
"ada yang ingin saya tanyakan kepada mu Eric" ucap nyonya Salva dengan santainya. tapi matanya menatap wajah Eric,yang membuat Eric salah tingkah.
"apakah ada masalah yang sangat penting nyonya" tanya Eric.
Eric tahu kalau bukan karena ada masalah penting, nyonya Salva tidak mungkin jauh-jauh datang ke kantor nya, hanya untuk bicara dengannya.
"ini tentang Carlos. apakah kamu tahu sesuatu tentang dia ? ". tanya nyonya Salva dengan wajah serius, seakan mencari kejujuran di wajah datar Eric.
"Carlos memang dekat dengan ku, dia adalah sahabat terbaik ku. tapi tidak semua tentang dia saya tahu nyonya." jawab Eric berbohong.
" baiklah. tapi masalah yang satu ini, saya yakin bahwa kamu pasti tau." ucap nyonya Salva.
"maksud nyonya apa?" tanya Eric.
perasaan nya sudah tidak karuan. Eric takut nyonya Salva bertanya tentang Elisa.
"Carlos dan wanita yang di cintai ya. siapa wanita yang di cintai putra ku 'carlos" tanya nyonya Salva to the poin.
__ADS_1
Eric sudah tidak bisa mengelak lagi pertanyaan dari nyonya Salva.
nyonya Salva tau dari mana ya masalah ini?. tanya Eric di dalam hatinya.
aku jujur tidak ya?
tapi jika aku tidak jujur, dan akhirnya nyonya Salva tau tentang masalah ini, dia pasti akan marah padaku. batin Eric menggerutu.
sebaiknya aku jujur saja. jika Carlos memang ingin menikahi Elisa, dia kan juga harus meminta restu dari ibunya. ucap Eric di dalam hatinya.
"Carlos mencintai seorang wanita yang bernama Elisa, nyonya" jawab Eric jujur.
"Elisa.... dia berasal dari mana?"
"Elisa berasal dari Indonesia, nyonya"
"Indonesia..... kenapa Carlos harus jauh-jauh mencari jodoh dari negara lain?
apakah Elisa bisa berbicara menggunakan bahasa Inggris? ". tanya nyonya Salva panjang lebar.
"cinta..... Carlos benar-benar mencintai nya?. apa buktinya? ". tanya nyonya Salva penasaran.
"Carlos sudah melamar nya nyonya, padahal mereka baru kenal selama dua hari." ucap Eric jujur.
"melamar..... tidak mungkin. wanita itu pasti cuma wanita penggoda. dia hanya ingin mempermainkan anakku Carlos". jawab nyonya Salva.
"dia bukan wanita penggoda nyonya. di menjanda karena suaminya meninggal dunia. dan dia menolak lamaran dari Carlos, nyonya," ucap Eric. mencoba meyakinkan nyonya Salva.
"apa ...?"
" janda....?"
"carlos mencintai seorang janda...?"
"dan dia sudah berani menolak lamaran dari anakku Carlos...?"
__ADS_1
"wanita ini akan aku berikan pelajaran."
ungkap nyonya Salva, berapi-api.
nyoya Salva begitu kesal sama Elisa, yang sudah merendahkan putra semata wayangnya Carlos.
"jangan nyonya, dia wanita baik-baik. Carlos saja yang terlalu memaksa Elisa agar mau menerima nya". pinta Eric.
eric sedikit memohon kepada nyonya Salva, kerena dia takut nyonya Salva akan berbuat nekad pada Elisa.
"apa maksud mu" tanya nyonya Salva.
"Carlos sudah membelikan Elisa, satu set perhiasan berlian. tapi Elisa juga menolak hadiah dari Carlos,nyonya" ucap Eric kembali jujur.
"Elisa menolak hadiah satu set perhiasan berlian, dari anakku Carlos?" tanya nyonya Salva tidak percaya.
"iya nyonya. Elisa bahkan tidak mau memberikan alamat lengkap nya kepada Carlos." jawab Eric. Eric mencoba meyakinkan nyonya Salva bahwa Elisa adalah seorang wanita yang sangat baik.
"jika wanita itu tidak mau memberikan alamat lengkap nya, lalu bagaimana caranya mereka berdua berkomunikasi?" tanya nyonya Salva penasaran.
"mereka berkomunikasi lewat messenger, nyonya" jawab Eric kembali jujur.
"mereka berkomunikasi lewat messenger?"
"ya ampun Carlos kenapa kamu jadi bucin sih!!!!" nyonya Salva begitu kesal dengan sikap Carlos.
nyonya Salva sungguh tidak mengerti dengan kisah cinta anaknya 'carlos'. dia berpikir buruk sama Elisa. jangan-jangan wanita ini cuma mau harta anakku Carlos saja.
ini tidak bisa dibiarkan. aku akan menghancurkan mu Elisa jika kamu terbukti cuma mengambil keuntungan dari anakku Carlos. ucap nyonya Salva di dalam hatinya.
Carlos.... kenapa kamu jadi senekat ini sih nak !!!!
bersambung....
jangan lupa, setelah selesai membaca. tolong tinggalkan jejak kalian. like, komentar dan vote nya ya.
__ADS_1
terima kasih untuk yang sudah memberi dukungan nya.