
keesokan harinya, Elisa kaget mendengar bunyi suara alarm di handphone miliknya.
'sudah jam berapa sekarang ini?'gumam Elisa di dalam hatinya, dengan yang kita mata masih tertutup.elisa Masih enggan untuk membuka matanya.
kenapa ya kepalaku masih terasa sakit.
gumam Elisa, sambil meraba-raba atas meja untu mencari handphone miliknya.
prak.....
bunyi tumpukan buku yang disimpan di atas meja kerjanya terjatuh.
kerena di senggol tangan Elisa.
'ya ampun bunyi suara apa itu?'
ucap Elisa, diapun segera membuka matanya.
'buku-buku ku....kenapa ya kok bisa jadi berantakan seperti ini?'
ucap Elisa,lalu dia bangun dari tempat duduknya
elisa begitu kaget setelah menyadari bahwa dia semalaman sudah tertidur di kursi di depan meja kerjanya.
'jadi semalam aku tidur sambil duduk !.'
setelah selesai mengemasi buku-buku nya yang berantakan, Elisa memilih untuk rebahan di atas ranjang empuk nya.
'kepalaku semakin tambah sakit aja, padahal hari ini, aku ada jadwal mengajar. sepertinya aku harus bantuan kepada pak glen.' gumam Elisa.
"selamat pagi pak glen" Elisa memulai chat nya dengan Glen.
"selamat pagi juga ibu Elisa" balas Glen.
"pak Glen, saya ingin meninta bantuan sama bapak....apakah bapak bersedia untuk membantu saya?"
tanya Elisa to the poin.
"bisa Bu. apa yang bisa saya bantu?"
tanya Glen.
"hari ini kepala saya terasa sangat sakit sekali. sepertinya hari ini saya tidak bisa untuk masuk mengajar."
kepala Elisa memang sangat sakit. bahkan untuk membuka matanya saja, elisa tidak sanggup.
"tolong gantikan saya untuk memberikan materi kepada murid-murid saya ya pak Glen. kepala saya sakit sekali dan saya juga sepertinya sedang demam."
isi chat dari Elisa untuk Glen.
Elisa tidak sadar bahwa pesan yang seharusnya dia kirim untuk Glen ternyata dia kirim untuk Carlos.
Carlos sedang gelisah. dia sedang merindukan Elisa.
' apakah aku harus chat Elisa'
gumam Carlos di dalam hatinya. sambil memegang handphone miliknya
__ADS_1
akhirnya Carlos memilih untuk chat Alisa.
tapi pada saat dia sedang mengetik pesan untuk Elisa. pesan dari Elisa terlebih dahulu masuk.
'tumben Elisa chat aku duluan?'
gumam Carlos. dia heran melihat chat dari Elisa. kerena selama ini Elisa tidak pernah untuk chat dia duluan.
Carlos merasa bingung setelah membaca chat dari Elisa.
"tolong gantikan saya untuk memberikan materi pelajaran kepada murid-murid saya, pak Glen. hari ini saya sedang sakit kepala dan sepertinya saya juga demam."
'apa maksudnya dengan mengirimkan pesan ini kepada ku?" gumam Carlos
'tapi siapa Glen? dan Elisa bilang bahwa dia sedang sakit. sepertinya Elisa salah mengirim pesan.' gumam Carlos lagi.
'dan... kenapa Elisa tidak memberi tahu ku bahwa dia sedang sakit.?
aku kan pacarnya, tapi kenapa dia malah meminta bantuan kepada Glen?
Carlos bertanya pada diri sendiri.
ada rasa cemburu di hati Carlos setelah tahu bahwa Elisa memilih meminta bantuan kepada Glen dari pada kepada dirinya.
"sayang apakah kamu sedang sakit..?"
tanya carlos pada Elisa.
'ting.....'
bunyi pesan masuk.
pesan yang pertama dari Carlos.
dan yang kedua dari Glen.
Elisa mengabaikan pesan dari Carlos.
dan Elisa membaca pesan dari Glen.
"apakah ada yang bisa saya bantu Bu?"
isi pesan dari Glen.
bukankah tadi saya sudah menjelaskan kepada Glen bahwa saya sedang sakit dan saya tidak bisa untuk mengajar hari ini.gumam Elisa bingung dengan pertanyaan dari Glen.
"hari saya sedang sakit. bisakah pak Glen membantu saya memberikan materi kepada murid-murid saya?"
"baiklah Bu. katakan saja materi apa yang harus saya sampaikan kepada murid-murid mu"
tanya Glen.
"semua materi ada di atas meja kerja saya. bapak tolong dicek sendiri ya. kepala saya sakit sekali, jadi saya tidak bisa menjelaskan nya secara detail. mohon pengertian nya." ucap Elisa.
"baiklah. saya mengerti Bu. ibu tentang saja, saya siap menggantikan ibu. ibu istirahat yang cukup ya. jangan lupa minum obat. semoga cepat sembuh."
balas Glen panjang lebar.
__ADS_1
"setelah selesai mengajar, saya akan menjenguk ibu,kerumah ibu Elisa"
balas Glen lagi.
Elisa... kenapa pesan dariku tidak kamu baca juga. padahal kamu sedang online.
gumam Carlos.
Carlos masih enggan untuk memejamkan matanya ,dia masih berharap bahwa Elisa akan membalas pesan darinya.
padahal sekarang sudah larut malam.
dan mata sudah sangat mengantuk.
karena merasa sangat kawhatir dengan keadaan Elisa, akhirnya Carlos kembali memiliki untuk chat Alisa lagi.
"sayang....jangan lupa minum obat ya. dan semoga cepat sembuh. I Miss you." ucap carlos mengungkapkan isi hatinya.
'elisa kenapa kamu tidak pernah percaya padaku, bahwa aku benar-benar mencintai mu.?
andai saja aku berada di dekatmu, aku pasti akan merawat mu.'
'aku tidak ingin,Glen memberikan perhatian nya kepada mu. aku cemburu elisa....'gumam Carlos di dalam hatinya.
entah kenapa,Carlos punya pirasat yang
tidak enak dengan kedekatan Elisa dan glen.
apalagi Elisa lebih memilih minta tolong ada glen daripada pada dirinya.
' sepertinya aku bakalan punya saingan untuk mendapatkan cinta Elisa'
ucap carlos di dalam hatinya.
mengingat elisa kan baru saja jadi janda, tidak mungkin dia sudah punya pacar selain dirinya.
dan elisa menerima dia sebagai pacar nya juga seperti orang yang belum ikhlas. jadi tidak mungkin lah Elisa mempunyai pria lain di hatinya. tidak mungkin Elisa berselingkuh.
meskipun Carlos sudah sering sekali di tolak dan diabaikan oleh Elisa. tapi Carlos tetap mencintai Elisa.
dia begitu yakin dengan pilihan nya terhadap Elisa.
Carlos tidak pernah menyerah untuk membuktikan cinta nya kepada Elisa.
'semangat Carlos. wanita itu lebih suka diperjuangkan, disayang dan dimanjakan. tunjukkan bahwa kamu benar-benar mencintai nya.
saya yakin bahwa lama kelamaan Elisa pasti akan luluh juga.
semoga Elisa juga bisa mencintai mu.'
'semangat ..........'
monolog carlos.
****
jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan nya ya. supaya author semangat untuk up lagi.
__ADS_1
dan tidak lupa author mengucapkan terima kasih kepada para pembaca yang sudah memberi dukungan nya.
terima kasih.