
setelah selesai berdoa, Elisa dan Maureen akhirnya merasa sedikit tentang.
'sudah jam berapa sekarang? batin Elisa.
sudah jam tujuh pagi.aduh.... sekarang aku bangun terlambat. untung saja hari ini aku tidak mengajar.'
ada pesan dari om Carlos.dan Elisa lansung membaca chat dari Carlos.
"sayang..."
kenapa om Carlos selalu memanggil ku dengan sebutan sayang?. gumam Elisa.
apakah aku berdosa,jika aku membuka hatiku untuk pria lain di saat berduka seperti ini?. tanya Elisa pada dirinya sendiri.
tapi aku juga tidak yakin dengan perasaan ku padanya. apakah ini benar-benar cinta atau sekedar rasa suka saja?.
tidak mungkin. aku tidak mungkin jatuh cinta pada seorang pria yang tidak aku kenal.aku harus berpikir dua kali tentang perasaan ku ini.
aku harus fokus sama anak-anak ku dulu.
lagipula tidak mungkin ada seorang pria yang mau nikah sama janda seperti saya.
seorang janda yang mempunyai tiga orang putri.
lagipula aku sama dia bagaikan langit dan bumi. dia orang kaya, dan apalah aku di matanya?.
tidak..... tidak mungkin dia bisa menerima ku apa adanya. ucap Elisa di dalam hatinya.
tutup hatimu Elisa. jangan mudah tergoda dengan rayuan pria di luar sana.mereka hanya ingin menggoda mu.
sadar..... sadar Elisa. jangan berharap akan ada seorang pria yang bisa menerima mu dan anak-anakmu apa adanya. fokus pada anak anakmu saja. kamu pasti bisa membesarkan mereka sendiri.
__ADS_1
lagi pula, jika kamu menikah lagi suamimu belum tentu bisa menyayangi anak-anakmu seperti anaknya sendiri.
fokus..... fokus pada anak-anak mu saja Elisa.
batin Elisa berkecamuk memikirkan semua masalah yang dia hadapi.
'ok. baiklah. sekarang aku harus bisa melupakan om Carlos. aku tidak mungkin mencintai nya secepat ini.'
'aku tidak mungkin mengubah rasa cintaku untuk Daniel manjadi cintaku untuk Carlos, secepat ini'. sadar Elisa. lupakan dia, dia hanya menggoda mu saja.
ucap Elisa di dalam hatinya. hati dan pikiran nya sungguh tidak satu server. pikirannya selalu memikirkan Carlos. tapi hatinya mengatakan jangan, jangan mudah baper Elisa. tidak ada pria yg mau menyangi anak sambungnya dengan tulus. fokus pada anak-anak mu saja Elisa.
sepertinya,aku cuma baper karena selama ini Carlos memberikan perhatian lebih pada ku.
dan akhirnya Elisa memilih untuk melupakan Carlos.
hati Elisa sangat sakit. memikirkan semua masalah yang dia hadapi.
* * *
sedang Carlos di London. yang sedari tadi menunggu balasan chat dari Elisa merasa gelisah.
sudah satu jam aku menunggu balasan chat darimu Elisa.tapi kenapa kamu belum juga membalas chat dariku. gumam Carlos.Elisa tidak mungkin belum bangun tidur.ini sudah jam tujuh pagi.
elisa...kenapa kamu selalu membuatku menunggu mu Elisa????.
kenapa sulit sekali untuk menyakinkan mu, bahwa aku benar-benar mencintai mu.
apa yang harus aku lakukan?
tolong katakan pada ku,apa yang harus aku lakukan, supaya kamu percaya padaku!!!
__ADS_1
aku akan chat Elisa sekali lagi.dan setelah ini aku akan kembali tidur.
Carlos memang sangat mengantuk, tapi demi menunggu balasan chat dari Elisa, Carlos rela menahan rasa mengantuk nya .
"selamat pagi sayang.... apapun yang kamu lakukan hari ini, saya mohon tolong jaga dirimu baik-baik. karena saya tidak ingin kamu sakit." ucap carlos panjang lebar. Carlos pun segera mengirim kan chat nya untuk elisa.
Elisa yang membaca pesan dari Carlos, tersenyum kecut.'maaf Carlos aku tidak bisa menerima mu, saya belum siap menjalin hubungan yang serius dengan pria maupun. saya ingin fokus kan untuk merawat anak ku saja.' gumam Elisa di dalam hatinya.
sebelum tidur Carlos memeriksa handphone nya lagi.
'pesan chat dari ku sudah Elisa baca. tapi
tidak satupun, dari tiga chat dariku dibalas oleh Elisa.'
Elisa sayang, apa sebenarnya yang terjadi pada mu?. tanya Carlos di dalam hatinya.
dia sungguh menghawatirkan Elisa, takut terjadi hal yang buruk pada Elisa.
jangan pernah berpikir seorang janda mau melakukan apa saja demi kepentingan pribadi nya. menjadi seorang singel mom's sangat menyakitkan.
bukan sakit karena capek mencari nafkah untuk anak-anak nya. tapi capek berpikir dan memendamkan perasaannya yang selalu di rendahkan oleh orang lain.
sakit ketika melihat seorang anak yang bahagia bermain bersama ayahnya. sedangkan putrinya hanya bisa berkata
"andai saja ayah masih ada, aku juga pasti bisa merasakan hal sama seperti teman-teman ku. bisa bermain bersama ayahnya."
lalu bagaimana bisa seorang ibu, memilih untuk menikah lagi disaat anak-anaknya sedang dalam keadaan terpuruk!!!
semangat Elisa.....
yuk komen, supaya author semangat untuk up lagi.
__ADS_1