LDR Cinta Online

LDR Cinta Online
pesta ulang tahun Leon


__ADS_3

akhir pekan. Carlos membawa keluarga nya, untuk berlibur di tempat wisata


'tower bridge' London.


ini adalah untuk pertama kalinya Carlos membawa seluruh anggota keluarganya untuk berlibur, karena dulu dia hanya membawa istrinya saja, elisa. bahkan waktu itu, Felicia pun Carlos titipkan pada ibunya.


karena pada saat itu, dia benar-benar sedang ingin berduaan saja dengan Elisa, istrinya saja.


berbeda dengan pada saat ini, Carlos membawa seluruh anggota keluarganya, karena dia mengadakan pesta ulang tahun putranya Leon, yang pertama.


Carlos bahkan berencana akan mengadakan pesta ulang tahun putranya, Leon di sebuah kapal pesiar milik nya, yang di hadiah kan oleh Eric, teman Carlos,beberapa bulan yang lalu.


seperti yang di janjikan oleh Eric dulu, bahwa jika Carlos berhasil menikahi elisa, maka dia akan memberikan hadiah pada Carlos, berupa sebuah kapal pesiar miliknya. dan Eric menepati janjinya waktu itu.


****


ketika hari sudah mulai gelap. tepat jam 6 sore, para tamu Carlos sudah mulai berdatangan, dengan membawa anggota keluarga mereka masing-masing.


demikian pula dengan Eric. dia berjalan memasuki kapal pesiar, dan menuju tempat di mana akan diadakan pesta ulang tahun Leon. berjalan beriringan dengan istri dan putra semata wayangnya, yang kini sudah menginjak remaja.


sebelum acara ulang tahun adiknya di mulai, Vania pergi kearah balkon di kapal pesiar tersebut. untuk melihat-lihat keindahan jembatan 'tower bridge'.


tower bridge, adalah salah satu jembatan di London yang juga menjadi salah satu ikon kota ini.


jembatan ini berdiri di atas sungai Thames. bangun di jembatan ini di bagi menjadi dua bagian yang sama sehingga kedua sisinya bisa di angkat ketika kapal pesiar melintas di bawahnya.


ditambah lagi, lampu-lampu yang menghiasi jembatan ini membuat jembatan ini sangat indah.


Vania memperhatikan keindahan alam di sekitar jembatan ini, seorang diri. selain karena ini masih terlalu awal baginya berada di tempat pesta adiknya,juga karena dirinya malas bertemu para tamu ayah nya yang semuanya membawa keluarganya. dan karena yang hadir di sana tidak seorangpun yang seusia dengan dirinya. jadi Vania tidak punya teman mengobrol di tempat pesta itu. pikir Vania.


Vania melihat ke sekeliling sambil berjalan secara perlahan. mengitari balkon kapal pesiar ini yang cukup luas. pandangan matanya terus melihat ke sekelilingnya sambil mengeluarkan handphone miliknya, bermaksud untuk mengabadikan momen indah ini, dengan membuat video. dan sesekali selfi seorang diri saja, di sana.


merasa sudah puas Selfi dan membuat video, Vania bermaksud bersandar di sisi balkon yang belum sempat ia lewati tadi, bermaksud untuk melihat sekeliling dari arah sana.


berapa kagetnya Vania, ketika dia hendak bersandar di sisi balkon, tapi dia merasa ada yang keras dan menyentuh seluruh bagian tubuhnya. lalu Vania dengan refleks lansung membalikkan tubuhnya, untuk memastikan ada apa di belakang nya.


"kamu...."


teriak Vania dan Seorang cowok tampan, secara bersamaan. mungkin bagian punggungnya telah di sandar oleh Vania tadi.


"kenapa kamu menyentuh punggung ku"


tanya cowok tersebut, dengan suara kasar.


"maaf, aku tidak sengaja."


jawab Vania. dia baru menyadari, bahwa ternyata yang tadi dia sandar adalah tubuh seorang cowok tampan.


karena tadi, Vania berjanji mundur, jadi dia tidak melihat siapa yang ada di belakangnya.


"maaf saja tidak cukup. lihat handphone


ku juga terjatuh" ucap cowok tersebut, masih dengan suara yang cukup kasar.


"maaf.... "


ucap Vania, sambil berjongkok. bermaksud untuk mengambil handphone cowok, yang entah siapa namanya, yang sekarang berdiri di depan matanya.


"auw...."

__ADS_1


ucap keduanya. karena kepala mereka berdua terantuk satu sama lain.


ketika melihat Vania ingin menyentuh handphone miliknya, cowok tersebut juga ikut berjongkok. alhasil, kepala mereka berdua terantuk.


"maaf.... " ucap Vania lagi, ketika menyadari bahwa tangannya tepat di bawah tangan cowok galak, yang sekarang berada di sampingnya.


"kamu...."


ucap cowok tersebut, lansung menarik tangannya,lalu mengibas kan tangan nya, seakan jijik karena telah menyentuh tangan Vania. seketika setelah dia menyadari bahwa tangannya menyentuh tangan Vania.


"maaf..." ucap Vania lagi, sambil berdiri, lalu segera pergi meninggalkan cowok galak tersebut. mengurungkan niatnya untuk mengambil handphone cowok tadi, yang masih tergeletak di atas lantai. karena Vania merasa kehadiran nya tidak di hargai sama sekali.


'dasar cowok galak' batin Vania, berjalan tanpa menoleh sedikitpun ke belakang lagi.


cowok tersebut, melihat kepergian Vania dengan kebingungan.


'dasar gadis aneh' batinnya.


mengumpat kepergian Vania, yang menurut nya tanpa permisi sama sekali pada dirinya.


*****


kini sudah pukul 7 malam. Carlos sengaja memilih waktu awal malam, untuk pesta ulang tahun,leon. mengiat leon masih bayi, jadi tidak mungkin menghindari acara pesta larut malam. dan sekarang acara pesta ulang tahun Leon, akan segera di mulai.


Vania, berjalan di antara banyak sekali kerumunan orang-orang yang hadir di sana. dia berjalan dengan cepat, karena takut ibu dan ayahnya, sedang menunggu keberadaan nya. tapi karena dia menggunakan high heels dan gaun panjang tanpa lengan, berwarna pink. membuatnya sulit untuk berjalan.


"kakak Vania, di sana ma"


ucap felicia, sambil menunjuk ke arah Vania.


"Vania... sini sayang" panggil Elisa.


"ya ma ..." jawab Vania, sambil terus melangkah kan kakinya. tanpa memperhatikan gaunnya yang panjang, yang bisa saja tersangkut.


"aduh...." teriak Vania, ketika kakinya tersandung dan hampir terjatuh. tapi untung saja, Vania terjatuh tepat di pelukan salah seorang yang hadir di sana.


"kamu....." keduanya, teriak secara serempak.


Vania, dengan refleks lansung bangun dari pelukan cowok yang memeluknya tadi. tapi ketika dia berdiri, dia malah oleng, karena ujung gaunnya terinjak oleh sepatunya sendiri.


brak....


secara otomatis, Vania kembali terjatuh, tapi saat ini dia terjatuh ke lantai.


sedetik.... dua detik kemudian.


" ayo bangun, saya bantu..."


cowok tersebut, mengulurkan tangannya pada Vania. Vania menyambut tangan cowok itu, untuk menutupi rasa malunya.


"Raphael, kamu dari mana saja ?"


"dari tadi ibu dan ayah mencari mu "


ucap Eric.


"maaf... tadi saya pergi ke balkon"


"jadi kalian sudah saling kenal?"

__ADS_1


tanya Eric, pada vania dan Rafael.


"tidak...." jawab keduanya serentak.


"kok bisa.... kelihatan nya, kalian berdua sudah akrab kok" ucap Eric lagi, karena melihat tangan Vania dan Rafael saling bertautan.


"serius ayah, saya sama dia belum saling kenal." Rafael, mencoba menjelaskan pada ayahnya.


"Vania, kamu kemana saja. sejak tadi kami menunggu mu, untuk pemotretan foto keluarga" ucap carlos yang tiba-tiba datang.


"Carlos, kedua anak kita keliatan cocokkan ?" ucap Eric, pada sahabatnya Carlos.


"oh ... jadi ini putramu, Eric"


"ya Carlos. dia adalah Rafael, putra ku"


"perkenalkan, nama saya Rafael, om"


ucap, Rafael sambil menangkupkan kedua tangannya di dadanya. setelah itu, barulah dia menyadari, bahwa sejak tadi tangan nya dan tangan Vania, berpegangan.


'jadi sejak tadi, saya menggenggam tangan gadis ini ?' batin Rafael.


" Vania, sejak kapan kamu mengenal Rafael ?"


"kamu hebat.... Rafael anak teman ayah, tapi ayah sendiri tidak mengenalnya"


ucap Carlos.


"pertahankan persahabatan kalian berdua." ucap Carlos lagi,sambil menepuk bahu Rafael.


"tapi ayah, kami belum saling kenal."


protes Vania, karena dia tidak terima, ayah nya berfikir bahwa dia sudah menjadi teman Rafael. cowok yang sangat galak, Menurut Vania.


"jadi benaran, kalian berdua belum saling kenal?" tanya Carlos, dia dan Eric saling pandang, karena tidak mengerti.


"jadi yang tadi... pegangan tangan, apa maksudnya?" tanya Eric.


"itu tadi, dia hanya ingin menolong ku"


jawab Vania


"ya ayah, tadi aku hanya ingin menolongnya, ketika dia terjatuh"


jawab Rafael, ikut menjelaskan.


"oh...." ucap Eric dan Carlos bersamaan. lalu tertawa terbahak-bahak. membuat Vania semakin malu saja di buatnya.


bahkan pipi Vania, langsung memerah saja.


*****


readers semua, mohon maaf ya, karena sudah beberapa hari ini, author tidak up.


kemarin author pulang kampung. dan di sana author sangat sibuk, jadi gak bisa update.


author lagi banyak masalah nih.


mohon doanya ya, semoga semua masalah author, bisa author atasi. supaya otak author encer lagi. dan bisa ngehalu supaya bisa update setiap hari.

__ADS_1


salam sehat


author.


__ADS_2