
setelah mandi dan sarapan bersama keluarga kecilnya, Carlos dan Elisa mendatangi kantor paroki.
paroki balai karangan adalah paroki dimana Elisa tercatat sebagai umat Katolik di sana .
karena itu lah Elisa dan Carlos datang ke kantor Paroki tersebut untuk mendaftarkan pernikahan mereka berdua.
dan, karena syarat-syarat yang dibutuhkan kan untuk menjadi calon pasangan suami istri umat Katolik, semuanya yang sudah lengkap. jadi tidak ada lagi halangan bagi keduanya.
walaupun, saat ini Carlos dan Elisa sudah tercatat sebagai calon pasangan pengantin.
tapi masih ada lagi halangan yang harus mereka lalui.
di agama katolik, setelah berkas pendaftaran pernikahan sudah lengkap.
maka kedua calon pengantin harus
melalui krusus pra nikah tahap kedua.
kanonik, adalah tahap di mana kedua calon mempelai, harus mengikuti kursus pernikahan.
pada saat pelaksanaan kanonik, kedua mempelai akan di tayangkan tentang maksud, kenapa kedua mempelai memilih untuk menikah.
ditanyakan tentang sejak kapan saling mengenal.
dan apakah keduanya saling tulus dalam mencintai pasangan / tidak ada paksaan dalam pernikahan ini.
dan apakah mereka berjanji untuk sehidup dan semati, saling mencintai dalam suka dan duka sampai maut memisahkan pasangan suami istri ini.
karena menurut ajaran agama katolik 'yang sudah dipersatukan oleh Tuhan, tidak bisa di pisahkan oleh manusia'.
jadi disini menikah sekali seumur hidup.
disini juga di berikan penjelasan tentang agama katolik.
dan untuk Carlos yang seorang muslim, juga dia akan mendapatkan arahan tentang cara berdoa.
setelah semua syarat sudah berhasil di penuhi, barulah pernikahan di umumkan selama tiga Minggu berturut turut di gereja, sebelum acara pernikahan di langsungkan.
ketentuan ini, di buat oleh gereja untuk memberikan waktu berpikir bagi kedua belah pihak keluarga untuk memikirkan secara matang keseriusan tentang pernikahan yang akan di laksanakan oleh kedua calon mempelai.
dan jika ada pihak keluarga atau salah satu di antara calon pengantin yang berniat untuk membatalkan pernikahan ini, maka pernikahan di batalkan.
di agama katolik banyak sekali syarat yang harus di penuhi sebelum melakukan pernikahan.
semua aturan ini, sengaja di buat mengiat, siapapun yang sudah resmi menikah secara agama katolik, tidak boleh di ceraikan oleh manusia.
jadi tidak ada perceraian hidup di pernikahan katolik.
karena itu kedua calon mempelai harus di pastikan bahwa mereka berdua benar-benar saling mencintai dan menyayangi satu sama lain.
dan mereka juga harus bersumpah untuk setia selamanya.
****
setelah urusan keduanya selesai, Carlos dan Elisa langsung pulang ke rumah Elisa.
sekarang,mereka tinggal menunggu kapan jadwal untuk mereka berdua melakukan kanonik.
sesampai di rumah, Elisa dan Carlos memasak makan siang.
hari ini, Elisa kembali memasak menu pilihan Carlos.
telur balado, tumis Toegoe tahu sama ayam goreng krispi serta pindang ikan mas.
pada saat memasak sesekali Carlos menggoda Elisa.
__ADS_1
"sayang... tadi waktu di hadapan pastor, waktu kita mendaftarkan pernikahan kita.
kenapa kamu keliatan gugup sekali?"
tanya carlos pada Elisa.
"aku tidak gugup kok."
jawab Elisa singkat.tanpa menoleh sedikit pun pada Carlos.
"masah.... tapi aku lihat sendiri bahwa tadi kamu sangat gugup "
ucap carlos, sambil mendekati Elisa.
"sebetulnya tadi aku memang merasa sedikit gugup"
"kenapa...?"
tanya carlos, lalu dia memegang tangan kanan Elisa.
"karena aku takut, berkas pernikahan kita di tolak. mengingat kamu dari negara asing dan dari keluarga muslim"
jawab Elisa, lalu dia membalikkan badannya untuk menghadap ke arah Carlos.
"kenapa harus ditolak...?"
"berkas ku semuanya lengkap, aku memang orang dari negara asing."
"tapi aku bukan pendatang haram. aku sudah mendapatkan izin untuk datangan
ke negara ini. aku mempunyai paspor dan surat-surat yang lain nya"
jawab Carlos, sambil memegang kedua pipi Elisa.
"bukan hanya itu yang aku pikirkan "
"lalu... apa yang sedang kamu pikirkan?"
"aku takut pernikahan kita di tolak karena, sulit sekali seorang muslim bisa menikah dengan dengan seorang Kristen. aku takut kamu tidak memberikan jawaban yang tepat pada saat di tanyakan oleh pastor tentang kamu lebih memilih pindah agama, mengikuti agama yang aku anut."
jawab Elisa.
flash back of
Carlos ingat kejadian tadi pagi, dimana dia ditanyakan oleh pastor tentang pilihan dia yang memiliki untuk menjadi seorang Kristen.
"apakah alasan mu untuk memilih menjadi seorang Kristen."
tanya pastor pada Carlos.
"sejak kecil, aku sudah menyukai agama katolik. karena ibuku juga seorang katolik. jadi sejak dari aku masih kecil aku, sudah sering sekali ikut nenek ku melakukan ibadah di gereja. tapi sayang aku terlahir dari keluarga muslim."
jawab Carlos, lalu dia menarik nafas panjang, kemudian menghembuskan nafas kembali secara perlahan.
"jadi ketika aku memilih untuk menjalin hubungan dengan Elisa, aku sudah bertekad untuk menjadi seorang katolik setelah aku menikahi Elisa. dan tidak ada paksaan bagiku untuk memilih menjadi seorang katolik. keputusan ini, aku ambil atas keinginan ku sendiri"
jawab Carlos, pada seorang pastor yang menerima berkas pernikahan dia dan Elisa.
pastor yang mendengar jawaban dari Carlos. menganggukkan kepalanya. dan lansung menyetujui alasan Carlos untuk menjadi seorang katolik.
karena menurut pastor tersebut, jawab dari Carlos sangat menyakinkan.
flash back on
"sayang...."
__ADS_1
ucap Elisa yang heran dengan sikap Carlos yang tiba-tiba melamun.
"iya.... ada apa?"
tanya carlos dengan gugub nya, karena dia kepergok sedang melamun.
"ada apa dengan mu..., kenapa kamu jadi melamun?"
tanya Elisa.
"aku tidak melamun. aku hanya sedang bahagia...."
"aku bahagia, karena sekarang aku sadar bahwa kamu sangat mencintai ku sehingga kamu takut kehilangan ku, jika berkas pernikahan kita tidak diterima."
jawab Carlos, dia tersenyum menggoda ...
"jangan menggodaku...."
ucap Elisa, dengan wajah memerah. Elisa sangat malu, ketika mendengarkan ucapan Carlos yang mengatakan 'ternyata kamu sangat mencintai ku, sehingga kamu takut kehilangan aku'.
"sayang, maaf ya...".
"aku tidak bermaksud untuk menggoda mu, tapi aku juga senang karena ternyata rencana pernikahan kita di mudahkan oleh Tuhan"
ucap carlos, sambil membawa Elisa ke dalam dekapan nya.
dia tidak mau Elisa merajuk padanya, karena dia selalu menggoda nya.
saat ini Carlos dan Elisa merasa sangat bahagia, karena semuanya berjalan dengan lancar.
Carlos dan Elisa berpelukan cukup lama.
sesekali Carlos mencium puncak kepala Elisa, lalu mencium pipi dan pelipis mata Elisa.
kebahagiaan ini sungguh, membuat Carlos dan Elisa tidak ingin melepaskan pelukan dari keduanya.
mereka hampir saja lupa bahwa mereka berdua sedang memasak.
"mama...."
panggil Felicia yang baru saja pulang dari beli es krim dengan kedua kakaknya.
"ya sayang...."
jawab Elisa, lalu segera melepaskan pelukan di antara keduanya.
Carlos yang tidak ingin pelukannya di lepaskan begitu saja.
segera mengecup bibir Elisa sekilas.
lalu berbisik.
"I love you. sayang "
ucap carlos, yang di sambut Elisa dengan senyuman manisnya, tanpa menjawab ucap carlos. karena melihat Felicia sedang berlari kearah nya.
"ayo sini sayang..."
ucap carlos, kedua tangannya sengaja dia bentangkan.
Felicia lansung masuk ke dalam pelukan Carlos. entah kenapa, Felicia senang sekali bersikap manja pada Carlos.
kelihatan nya, dia senang sekali dengan sikap penyayang Carlos.
Elisa hanya bisa tersenyum bahagia melihat kedekatan anak-anak nya dengan Carlos.
__ADS_1
lalu Elisa melanjutkan memasak makan siang mereka.
acara masak yang tadi sempat tertunda.