
hari ini adalah hari pernikahan Carlos dan Elisa.
semua orang menatap kagum, melihat kecantikan Elisa. ketika Elisa berjalan menuju altar dengan di gandeng oleh kakak kandungnya 'Raphael' sebagai pengganti ayah Elisa yang sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.
Elisa mengenakan gaun dengan model.
' long train mermaid wedding dress '
gaun dengan pesona prinses. gaun pengantin dengan model putri duyung.
yang menonjolkan bentuk tubuh Elisa yang sangat langsing. dan lebar bagian bawahnya, menyurpai ekor duyung.
di tambah lagi ada kain yang menjuntai memanjang di bagian belakangnya, bah ekor burung merah, semakin menambah kecantikan Elisa saat melangkah berjalan menuju altar.
semua orang yang hadir di sana sangat terpesona dengan kecantikan Elisa.
Elisa berdiri di depan altar, dan menghadap ke depan pintu masuk gereja. dia sedang menunggu kedatang Carlos, calon suaminya.
Carlos yang baru saja hendak masuk ke dalam gereja,berdiri cukup jauh dari altar.
Carlos melempar kain tudung penutup wajah Elisa.kain tersebut melayang dan terjatuh tepat di atas kepala Elisa. terpasang sempurna, menutupi wajah Elisa.
semua hadirin bertepuk tangan dan bersorak, melihat aksi romantis Carlos ini.
setelah melakukan interaksi nya, Carlos berjalan kearah altar untuk bersanding dengan Elisa.
pandangan Carlos tidak lepas dari wajah elisa. dia sangat kagum melihat kecantikan Elisa.
karena sejak dia menemui Elisa di dalam kamarnya tadi pagi, dia sudah tidak di perbolehkan lagi untuk menemui Elisa.
mereka dirias di ruangan yang berbeda.
sesampai nya di altar, Carlos lansung disambut oleh Elisa dengan senyuman manisnya. lalu Carlos meraih tangan Elisa, dan membawanya duduk pelaminan.
" Elisa sayang. kamu terlihat sangat cantik"
bisik Carlos, sambil mencium punggung tangan Elisa pada saat mereka berdua sudah duduk. dan di tanggapi Elisa dengan senyuman manisnya kembali.
misa pemberkatan perkawinan sedang berlangsung.
kini tibalah untuk acara pembaptisan Carlos, sebelum pemberkatan pernikahannya.
mengingat Carlos yang seorang muslim dan pindah ke agama katolik.
carlos diminta untuk berdiri.
sebelum pembabtisan di lakukan, Carlos di tanya beberapa pertanyaan terlebih dahulu.
ditanya, apakah Carlos percaya akan Tuhan.
lalu, Carlos juga di minta untuk mengucapkan doa, ' aku percaya '.
Carlos, mengucapkan doa ' aku percaya '
dengan sangat lantang, tanpa ada kesalahan sedikit pun.
karena sebelumnya dia sudah menghapalkannya, pada saat dia dan Elisa melakukan krusus pernikahan 'kanonik'.
setelah itu barulah Carlos di baptis dengan air Kudus dan di berikan minyak suci.
selanjutnya adalah acara pemberkatan pernikahan.
Carlos dan Elisa diminta untuk berdiri di altar dengan posisi saling berhadapan.
untuk mengucapkan janji pernikahan.
pastor bertanya kepada kedua mempelai.
"Carlos alam. apakah engkau benar-benar mencintai ' Elisa Dinata ' dengan sepenuh hatimu?"
tanya pastor tersebut.
"ya. sangat mencintai Elisa dengan tulus dan ikhlas"
jawab Carlos.
"Carlos alam. apakah engkau berjanji akan menyangi, mencintai dan menghormati ' Elisa Dinata' sebagai istrimu. dalam susah maupun senang. dalam suka dan duka "
tanya pastor lagi pada Carlos.
"ya. saja berjanji"
jawab Carlos.
"Carlos alam. apakah kamu berjanji akan menyangi dan membesarkan anak-anak mu kelak dengan ajaran agama katolik?"
__ADS_1
tanya pastor lagi.
"ya saya berjanji."
jawab Carlos dengan lantang.
sekarang Carlos sudah sedikit lega. dia berpikir acara pemberkatan nya, sudah selesai, karena sekarang pastor sudah selesai bertanya pada dirinya dan Elisa dengan pertanyaan yang sama.
tapi ternyata upacara pemberkatan nya belum selesai. pemberkatan masih berlanjut.
pemberkatan perkawinan
"saya Carlos alam. berjanji,di depan pastor dan para saksi serta di hadapan Tuhan dan semua umat yang ada disini."
ucap Carlos, lalu menarik dan menghembus kan nafasnya, dan melanjutkan ucapannya kembali.
"menjadikan engkau ' Elisa Dinata ' sebagai istri saya yang sah di hadapan Tuhan."
"saya berjanji, akan selalu setia mencintai dan menyayangi serta menghormati engkau 'elisa dinata' sebagai istri saya, seumur hidup saya. dalam suka maupun duka. dalam sakit maupun sehat."
ucap Carlos dengan lantang.
dan sekarang giliran Elisa yang mengucapkan janji setianya.
"saya Elisa Dinata. berjanji di hadapan pastor dan para saksi serta di hadapan Tuhan, dan di hadapan semua umat yang hadir di sini. untuk menjadikan engkau Carlos alam' sebagai suami saya yang sah di hadapan Tuhan."
ucap elisa dengan agak gugup. karena dia tidak percaya, bahwa ini adalah kali kedua bagi dirinya, untuk mengucapkan janji pernikahannya di hadapan Tuhan.
"saya berjanji akan selalu setia mencintai dan menyayangi serta menghormati engkau ' Carlos alam' sebagai suami saya, seumur hidup saya.
dalam suka maupun duka. dalam sakit maupun sehat"
ucap Elisa.
setelah itu acara pemasangan cincin.
Carlos dan Elisa menyatukan kedua tangan mereka berdua di atas Alkitab suci, untuk acara pemberkatan cincin perkawinan mereka berdua.
lalu pastor membacakan doa pemberkatan cincin ini.
setelah doa pemberkatan cincin selesai, barulah Carlos dan Elisa melakukan penyematan cincin pernikahan mereka, dengan bergantian.
"Carlos alam. terimalah cincin ini dan kenakanlah di jari manis istrimu. sebagai tanda cinta dan kesetiaan mu padanya"
ucap pastor, kepada Carlos sambil memberikan cincin pernikahan yang sudah beliau berkati.
"Elisa Dinata. terimalah cincin ini, sebagai bukti cinta dan kesetiaan ku padamu sebagai istriku"
ucap Carlos, lalu memasangkan cincin tersebut di jari manis Elisa.
"Elisa Dinata. terimalah cincin ini, dan kenakanlah di jari manis suamimu.sebagai bukti cinta dan kasih mu padanya"
ucap pastor kepada Elisa, sambil menyarankan cincin pernikahan, pada Elisa.
Elisa menerima cincin pernikahan nya dengan Carlos, dari pastor tersebut.
dan mengenakannya di jari manis Carlos.
"Carlos alam. terimalah cincin ini, sebagai bukti cinta dan kesetiaan ku padamu, sebagai suamiku"
ucap Elisa sambil mengenakan cincin tersebut di jari manis Carlos.
semuanya hadirin bertepuk tangan, setelah keduanya selesai melakukan acara pemasangan cincin pernikahan.
lalu pastor kembali berkata.
"semoga cincin ini, yang melambangkan kesucian cinta kalian berdua yang tidak berkesudahan. sama seperti bentuknya yang bulat, tidak ada akhir dan tidak ada awal, sama seperti cinta kalian berdua yang tidak akan pernah berkesudahan. setia selamanya"
ucap pastor,di tengah tengah riuhnya tepuk tangan para hadirin.
"karena kalian berdua sudah sah menjadi pasangan suami istri. saya persilahkan kepada kalian berdua untuk memberikan tanda cinta kalian berdua di depan umat yang hadir disini"
ucap pastor itu lagi.
"Carlos alam. silahkan buka kerudung istri mu. dan berikan tanda cintamu padanya"
ucap pastor melanjutkan ucapannya, untuk mempersilakan carlos untuk mencium Elisa.
Carlos dan Elisa saling tatap dengan penuh cinta.
lalu Elisa menundukkan kepalanya ketika Carlos hendak membuka kerudung penutup wajahnya.
Carlos kembali menatap mata Elisa, memegang pipi Elisa kemudian mendekatkan wajahnya, tepat di depan wajah Elisa.
Elisa yang sudah tau apa yang akan Carlos lakukan padanya, merasa sangat gugup.
__ADS_1
" Elisa Dinata aku mencintaimu"
ucap Carlos tepat di samping telinga Elisa.dan...
" cup ....."
Carlos mengecup bibir Elisa sekilas.
Elisa sungguh kaget mendapatkan ciuman dari Carlos yang tanpa aba-aba.
setelah mengecup bibir Elisa sekilas, Carlos kembali menatap wajah Elisa dengan seksama. seakan meminta balasan kecupan dari Elisa pada dirinya.
semua umat yang hadir bertepuk tangan melihat cara Carlos mengungkapkan cintanya pada Elisa.
bahkan ada yang berteriak meminta Elisa membalas kecupan dari Carlos.
"cium.... cium "
terdengar teriakan para hadirin pada Elisa.
Carlos yang merasa sangat gemes melihat wajah Elisa yang memerah karena menahan malu, di sorak oleh pada umat. kembali mendekatkan wajahnya ke pucuk kepala Elisa. dan mengecupnya cukup lama.
Elisa mengakat kepalanya, ketika Carlos melepaskan kecupan sayangnya di pucuk kepalanya. sambil tersenyum penuh kebahagiaan Elisa menatap manik mata Carlos, karena dia mendapatkan tanda cinta dari Carlos suaminya.
dan...
"cup....."
Carlos kembali mencium bibir Elisa.
kali ini tidak hanya kecupan belaka.
tapi dia menuntut balasan ciumannya dari Elisa.
Elisa yang mengerti dengan apa yang sedang Carlos inginkan, segera membalas ciuman dari Carlos.
semua umat yang hadir bertepuk tangan dengan meriah nya. bahkan ada yang bersiul dan tertawa bahagia melihat cara Carlos dan elisa mengungkapkan cintanya tanpa merasa malu pada semua umat yang hadir di sana.
bahkan ada beberapa umat yang mengabadikan momen ini dengan membuat video atau foto.
sesungguhnya, Elisa merasa sangat malu dengan apa yang telah dia dan Carlos lakukan tadi.
tapi dia juga sangat bahagia karena, dia juga bisa merasa bahwa ciuman yang Carlos berikan padanya, tulus membuktikan cinta Carlos padanya. bukan hanya karena nafsu belaka.
berbeda dengan Carlos. dia merasa sangat bahagia dan bangga karena bisa
memberikan tanda cintanya kepada Elisa di depan semua umat yang hadir di acara pernikahan nya. karena dengan begitu dia bisa membuktikan bahwa Elisa sudah menjadi istrinya yang sah. tidak ada satupun orang yang bisa memisahkan mereka berdua.
untuk masalah ciuman. itu sudah biasa bagi Carlos. karena di negara nya, apalah arti sebuah ciuman. semua orang di sana bisa melakukannya di mana saja.
berbeda dengan dirinya yang mencium Elisa, istrinya. sebuah ciuman dengan perasaan cinta dan bahagia karena melakukan nya di depan Tuhan dan saksi pernikahannya serta para hadirin semuanya.
meminta restu.
lagu berjudul " mohon restu " di nyanyikan oleh tim koor, dengan alunan musik sedih.
lagu yang bertemakan mohon restu pada ayah dan ibu ini berhasil membuat Elisa menangis karena merindukan sosok ayah nya.
Carlos dan Elisa bersujud di hadapan orang tua mereka berdua secara bergantian untuk meminta restu, supaya pernikahan nya kelak berjalan dengan lancar dan bahagia.
suasana ini berjalan dengan sedih. elisa bahkan sampai tidak bisa menahan Isak tangisnya.
karena Elisa dan Carlos hanya memiliki seorang ibu saja, ayah kedua sudah meninggal sejak lama.
jadi peran ayah di gantikan oleh paman kedua, hanya untuk sebagai wali saja.
di saat persembahan Carlos dan Elisa berduet menyanyikan lagu
' setia selamanya ' di depan altar dengan penuh penghayatan dan cinta.
lagu yang mengungkapkan cinta keduanya.
****
di sudut, gereja. tampak seorang pria yang sejak awal acara pernikahan Carlos dan Elisa berlangsung. hanya diam mematung.
sejak Elisa memasuki gereja dan berjalan ke altar, dia selalu memperhatikan Elisa dengan seksama.
entah apa yang sedang dia pikirkan?
apakah dia cemburu atau terpesona dengan kecantikan Elisa?
hanya dia seorang yang tau.
bahkan sesekali pria tersebut, terlihat meneteskan air matanya....
__ADS_1
apakah mungkin dia masih menginginkan Elisa?