
"kamu bicara sama siapa?"
"dan siapa yang sedang menelepon mu?"
Glen bertanya kepada Elisa.
Elisa sangat terkejut mendengar pernyataan dari Glen.
"eh... itu pak Glen. dia teman saya"jawab Elisa berbohong, dan dengan gugub.
aduh...., untung saja aku tidak keceplosan. tidak mungkin kan aku jujur sama Glen bahwa yang sudah menelepon ku tadi itu adalah Carlos 'pacarku' gumam Elisa di dalam hatinya.
sedangkan aku sendiri merasa bahwa Carlos hanya PHP aku aja.
rasanya tidak mungkin, jika Carlos akan benar-benar mencintai ku. apalagi sampai jauh-jauh datang kesini hanya untuk melamar ku.
kayaknya dia hanya ingin PHP aku saja, dan hanya untuk menggoda aku saja.
mana mungkin seorang bule kaya raya, mau menikahi ku.
aku sadar diri bahwa aku cuma seorang janda.
gumam Elisa di dalam hatinya.
entah sampai kapan Elisa selalu saja meragukan cinta Carlos?.
sungguh berbeda sekali dengan Carlos, dia selalu mengucapkan kata cinta untuk Elisa tulus dari hatinya yang paling dalam. dan dia mengharapkan bahwa Elisa juga mencintainya.
"oh...."
"bisakah kita lanjutkan lagi bikin video nya?" tanya Glen sama Elisa.
Elisa hanya mengangguk kan kepalanya, sebagai tanda setuju.
lalu Glen dan ibu-ibu tadi kembali bersiap siap untuk joget tik tok, di depan camera.
__ADS_1
"ibu Elisa dan pak Glen, terlihat sangat cocok sekali" ucap salah satu dari ibu-ibu yang ikut joget tik tok bersama Glen tadi.
"dengar tu, Bu Elisa, aku sudah mendapatkan satu dukungan"
ucap Glen, yang berhasil membuat Elisa malu.
"memang nya sudah boleh ya Bu, jika Seandainya Elisa menjalin hubungan dengan seorang pria?"
tanya Glen sama ibu-ibu tadi.
"ibu tidak tahu sudah boleh atau tidak. itu semua tergantung setiap masing-masing orang"
jawab ibu tadi.
"kayaknya sih sudah boleh ya Bu..."
jawab Glen. yang masih bisa didengar oleh Elisa.
" pak Glen..... tolong dijaga ya, ucapan bapak." ucap Elisa. dengan sedikit kesal. dia tidak suka dengan ucapan Glen yang barusan.
"baiklah....."
"tidak masalah kok Bu. sepertinya Glen cuma bercanda."
"jika kalian berdua memang sudah di takdir kan untuk berjodoh, maka Tuhan pasti akan mempermudah kan jalan kalian." ucap salah satu ibu-ibu yang lainnya, ikut menyetujui hubungan Glen dan Elisa.
"tapi kelihatannya pak Glen begitu tertarik sama ibu Elisa" ibu tadi kembali melanjutkan ucapannya.
semua ucapan ibu-ibu, yang ada ditempat itu, berhasil membuat Elisa dan Glen jadi salah tingkah.
tapi Glen juga merasa bahagia, karena dia sudah mendapatkan lampu hijau, untuk mendapatkan cinta Elisa.
sepertinya ibu-ibu disini, sudah berpikir positif tentang hubungan aku dan Elisa.
padahal sebelumnya,aku pikir semua orang pasti akan menentang hubungan ku dengan Elisa. gumam Glen di dalam hatinya, sambil tersenyum bahagia.
__ADS_1
atau mungkin mereka berpikir aku sering sekali menemui Elisa hanya untuk urusan kerja. jadi kerena itulah mereka pikir aku dan Elisa hanya berteman saja.
ada juga ibu-ibu yang membicarakan Elisa yang sekarang sudah berhasil melewati masa-masa terpuruk nya.
"Elisa seperti nya, sudah bisa melewati masa-masa sulit nya. dia adalah seorang wanita yang kuat" ucap salah satu ibu-ibu itu.
"benar sekali Bu. Elisa adalah orang wanita yang kuat. semoga Tuhan selalu melindungi dia dan anak-anak nya" jawab ibu-ibu yang lainnya.
"ya Bu. aku juga senang melihat Glen begitu perhatian sama Elisa."
" Glen itu adalah sosok pria yang baik ya, dia tidak memilih dalam berteman."
"ya Bu.... sepertinya Elisa dan Glen, cocok sekali ya"
"Glen juga orang nya penyayang, dia pasti bisa menyaingi ketiga putri Elisa"
karena Glen adalah seorang guru di salah satu sekolah di kampung Elisa, jadi tidak heran jika semua orang di kampung tersebut mengenali Glen, sebagai sosok orang yang sangat baik, bertanggungjawab dan masih singel tentunya.
karena itulah mereka merestui jika Elisa dan Glen mempunyai hubungan khusus.
Elisa yang tanpa disengaja, sudah mendengar percakapan dari ibu-ibu tersebut merasa sangat risih.
' belum juga ada bukti apa-apa bahwa aku dan Glen menjalin hubungan, aku sudah jadi bahan gosip mereka semua.'
'lalu bagaimana jika aku dan Glen sudah terbukti pacaran, atau terbukti menjalin hubungan, mungkin mereka akan mencaci maki aku.'
'dan mereka pasti bilang aku wanita penggoda,yang merayu seorang berondong kaya .'
'hem....' ucap Elisa di dalam hatinya, sambil menghembus Nafas panjang.
'ternyata sesakit ini ya, menjadi janda.'
'sakit karena ada aja orang yang Kepo sama urusan pribadi ku'
'nasib..... kenapa nasibku harus seperti ini'.
__ADS_1
'kuatkan aku Tuhan....'
gumam Elisa di dalam hatinya.