
keesokan harinya, Elisa mengantar Carlos ke bandara, karena pagi ini, Carlos akan kembali ke negara asalnya, London Inggris.
Carlos memang sengaja membawa Elisa dan ketiga putrinya untuk berangkat lebih awal ke Pontianak, karena sebelum dia terbang ke negara asalnya, London. Carlos ingin membawa Elisa dan ketiga putrinya untuk berbelanja terlebih dahulu di mall.
Elisa menemani Carlos berbelanja semua kebutuhan rumah tangga, untuk dirinya tanpa komplen sedikitpun dengan apapun pilihan Carlos.
karena menurut dia, dia komplen sekalipun, Carlos pasti tidak akan menghiraukan nya.
setelah merasa belanjaan nya sudah cukup, barulah Carlos membawa ketiga calon putri sambung nya untuk bermain di taman bermain di sebuah mall.
sebetulnya Carlos masih enggan untuk berpisah dengan Elisa, tapi pekerjaan nya yang tidak bisa di tunda membuat Carlos harus segera pulang ke negara asalnya siang ini juga.
setelah selesai berbelanja, danmenemani ketiga putri Elisa bermain, dan kemudian membawa calon keluarga kecil nya ini makan di sebuah restoran, akhirnya kini tibalah saatnya untuk Carlos berpamitan pulang.
"Maureen, Vania dan Feli, ayah pamit pulang dulu ya."
ucap carlos pada ketiga putri Elisa.
"hati-hati ya... terima kasih untuk semuanya"
jawab Vania. dia masih enggan untuk memanggil Carlos dengan sebutan 'ayah'.
"ayah... hati-hati ya di jalan. dan terima kasih untuk semuanya"
ucap Maureen dan Feli.lalu mencium punggung tangan Carlos, layaknya seorang anak yang menghormati ayah kandungnya.
kedua putri Elisa yang ini, memang lebih akrab sama Carlos.
dan sebelum pulang, Carlos juga berpamitan pada Elisa.
"sayang, aku pamit pulang dulu ya."
ucap carlos, lalu menarik Elisa kedalam dekapannya.
"iya... hati-hati dijalan ya..."
__ADS_1
jawab Elisa, sambil mengangguk kan kepalanya, didalam pelukan Carlos
"jaga dirimu baik-baik..."
ucap carlos sambil mencium kening Elisa, yang masih dalam pelukan nya.
"kamu juga harus jaga dirimu baik-baik. dan tolong kabari aku jika kamu sudah sampai di negara mu"
ucap Elisa.
"tentu saja aku akan mengabari mu. kerena aku, tidak bisa jauh darimu. aku pasti akan selalu merindukan mu."
ucap carlos, lalu merenggangkan pelukannya pada Elisa. lalu carlos mengakat dagu Elisa, kemudian mencium kedua pipi Elisa dengan bergantian.
"aku mencintai dan menyayangi mu lebih dari diriku sendiri. jadi bagaimana mungkin aku bisa melupakan apalagi mengabaikan mu"
ucap carlos, matanya masih menatap wajah Elisa dengan penuh arti.
"sesibuk apapun aku. aku berjanji akan selalu memberikan kabar padamu"
Elisa tersenyum bahagia mendengar ucapan Carlos.
'aku sungguh beruntung, bisa mendapatkan pria sebaik Carlos.' gumam Elisa.
"terima kasih juga atas perhatiannya. aku juga pasti akan selalu merindukan mu"
ucap Elisa lagi.
"I love you...."
jawab Carlos, dia kembali mencium kening dan Pipi Elisa secara bergantian.
"I love you too"
jawab Elisa, dengan senyuman manis nya.
__ADS_1
Elisa masih menatap kepergian Carlos. sedangkan Carlos, meskipun kedua kaki Carlos terasa sangat berat untuk melangkah menjauh, meninggalkan Elisa, tapi dia terus berjalan menuju pesawat jet pribadi milik nya, yang sekarang sudah siap untuk lepas landas. dan sekali Carlos menoleh ke arah Elisa, lalu memberikan kiss bye nya ke Elisa.
Elisa hanya tersenyum, lalu melambaikan tangan kanannya ke arah Carlos.
setelah kepergian Carlos, Elisa dan ketiga putrinya lansung pulang ke rumahnya dengan menggunakan taksi yang di sewa oleh carlos.
sementara Carlos, dari perjalanan pulang hingga sampai di rumahnya pun, dia tidak bisa untuk melupakan Elisa.
sejak dari dalam pesawat tadi Carlos sudah tidak sabar untuk menelpon elisa, tapi apalah daya, niatnya terpaksa dia urungkan, karena di dalam pesawat tidak diperbolehkan untuk mengaktifkan ponsel.
dan kini sesampainya di rumah, Carlos lansung menghubungi Elisa lewat Video call. dia bahkan tidak menghiraukan, pada saat sang ibu nya menyapa dirinya.
sikap Carlos ini benar-benar seperti orang yang sedang di mabuk cinta atau yang sering kita bilang bucin.
cinta.... sungguh tidak mengenal usia dan status sosial.
dan ....
cinta.... kita tidak bisa memilih kepada siapa kita harus jatuh cinta.
tapi kita bisa menjaga dan menyayangi orang yang kita cintai.
karena cinta tidak berarti apa-apa, jika kamu tidak bisa menjaga dan menghargai perasaan orang yang kamu cintai.
jadi apabila cinta itu sudah tumbuh di tempat yang tepat.
jangan lupa untuk dijaga dan di pupuk supaya cinta mu tidak pernah layu.
hargai dan sayangilah orang yang benar-benar kamu cintai.
****
untuk hari ini, durasinya pendek aja dulu ya, author lagi dalam keadaan bad mood.
salam sehat
__ADS_1
author