LDR Cinta Online

LDR Cinta Online
tidak direstui jika....


__ADS_3

sore ini sebetulnya Carlos sudah tidak sabar untuk menelpon elisa. tapi dia mengurungkan niatnya, karena mengiat pada saat ini,di Indonesia sudah larut malam.karena perbedaan waktu antara London dan Indonesia yang mempunyai perbedaan hingga enam jam.


"selamat pagi, sayang"


ucap carlos, setelah sambung telpon tersambung.


Carlos yang sudah tidak sabar untuk menelpon elisa, memilih untuk mengaktifkan alarm agar dia bisa menghubungi Elisa disaat pagi sekali.


"selamat pagi...."jawab Elisa, masih dengan wajah memelas khas bangun tidur nya dan lengkap dengan piyama tidurnya, karena dia memang belum mandi pagi.


meskipun begitu, elisa tetap cantik di mata Carlos.


"hari ini aku sengaja untuk terlambat bangun, karena pada hari ini aku tidak ada jadwal untuk mengajar, jadi aku belum mandi pagi"


ucap Elisa.


"kamu terlihat sangat cantik sekali, sayang."


jawab Carlos, dia merasa gemas melihat tingkah laku Elisa yang malu-malu,sambil terus merapikan rambutnya. Elisa merasa malu,mungkin karena dia belum mandi. pikir Carlos.


mendapatkan pujian dari Carlos, membuat Elisa merasa sangat malu, wajahnya berubah menjadi merah merona.


"sayang....ada yang ingin aku bicarakan."


ucap carlos, memulai bicara.


"aku ingin segera datang ke negara mu, untuk melamar mu kepada orang tua mu secara langsung"


ucap carlos lagi.


"apakah ini tidak terlalu cepat, sayang?"


tanya Elisa


"tentu saja tidak... sayang"


"tapi.... aku belum membicarakan hal ini pada keluargaku"


jawab Elisa.


"ya sayang. sepertinya kamu memang harus membicarakan masalah ini pada keluargamu. supaya jika aku datang ke sana, lamaran ku sudah pasti diterima."


ucap carlos.


Carlos tahu, kalau masalah pernikahan Elisa tidak mungkin bisa mengambil keputusan sendiri.


Carlos ingin ketika dia datang ke Indonesia, lamaran darinya untuk Elisa diterima oleh keluarga Elisa.


walaupun dengan syarat apapun itu, Carlos pasti akan penuhi.


"nanti malam, saya akan membicarakan masalah ini pada ibu saya dan saya juga akan meminta pendapat dari saudara-saudara saya."


jawab Elisa.


"baiklah sayang. semoga keluarga mu, merestui hubungan kita"


ucap carlos penuh harap.


"oh ya sayang. ibu ku sudah memberikan restu pada kita. ibuku, mengizinkan aku untuk menikahi mu"


ucap carlos dengan wajah bahagia.


"syukurlah...."


jawab Elisa singkat.


"sayang... sebaiknya kamu lanjutkan lagi tidur nya"


ucap Elisa.


" baiklah. saya akan segera tidur sekarang juga"


jawab Carlos.


"good night, sayang"


Elisa mengucapkan selamat tidur pada Carlos.


"selamat pagi. selamat beraktifitas."


"jangan lupa jaga dirimu baik-baik ya."

__ADS_1


"besok saya akan menelpon mu lagi"


"I love you...."


ucap carlos panjang lebar.


"I love you too"


jawab Elisa.


*****


setelah hubungan telepon Elisa dan Carlos terputus. tidak tau kenapa, Elisa tiba-tiba saja teringat pada almarhum suaminya ' daniel ' .


'daniel.... tolong maafkan aku.aku tidak bermaksud untuk mencari pengganti dirimu dengan pria lain."


' tapi......'


ucap Elisa untuk Daniel. yang kita tidak tau apa itu.yang pastinya, itu adalah kalimat yang sangat menyakitkan bagi Elisa.


'sebetulnya, aku tidak ingin hidup.seperti ini daniel.di hatiku cuma ada kamu seorang."


"aku masih berharap semua ini, hanyalah sebuah mimpi."


"aku ingin kamu bisa kembali padaku dan anak-anak kita"


"aku masih ingin hidup bersama mu..., bersama anak-anak kita. bahagia selamanya."


"aku sangat mencintaimu...."


monolog Elisa. tidak terasa air mata bening keluar dari sudut mata indahnya.


"aku sangat merindukan mu. aku mencintaimu Daniel"


gumam Elisa lagi.


'dan andai kau tau, setiap hari hatiku ini, semakin terasa sangat sakit..... sakit karena menahan rasa rinduku padamu.'


'tapi rinduku ini tidak akan pernah terobati.'


'sampai kapan aku bisa bertahan seperti ini Daniel...?'


'aku ingin sekali untuk bisa bertemu dengan mu. Daniel.... walaupun hanya sebentar. yang penting rasa rindu ini bisa terobati.'


'daniel.... apakah kamu mengizinkan aku untuk menikah lagi?'


'semoga saja keputusan ku untuk menikahi Carlos tidak salah... karena sebetulnya aku juga belum bisa mencintai Carlos sepenuh hatiku.'


'tapi keputusan ini sudah bulat bagiku.


aku sudah berpikir secara matang sebelum mengambil keputusan ini'


'keputusan ini aku ambil, karena aku tau bahwa kita tidak mungkin untuk bisa bersama lagi.'


'kita sudah di pisahkan oleh maut.'


'sekarang Dunia ku dan dunia mu sudah berada.'


'karena itulah aku mencoba untuk membuka pintu hatiku untuk carlos.'


'aku yakin Carlos adalah sosok pria yang baik dan penyayang.dia pasti akan menyangiku dan anak-anak kita'


'semoga kamu tenang di sana dan semoga kamu di terima disisiNya.amin'


Elisa berdoa untuk keselamatan almarhum suaminya 'Daniel'


'dan semoga saja, aku dan ketiga putri kita bisa hidup bahagia di dunia ini'


tidak lupa Elisa juga berdoa untuk kebagian dirinya dan anak anaknya.


Elisa menangis, dengan menutup mulutnya dengan menggunakan tangan kanannya. dia tidak ingin di pagi-pagi hari begini, dia membangun kan ketiga putrinya dengan suara tangisnya.


sakit yang Elisa rasakan pada saat ini bukan hanya karena dia harus kehilangan almarhum suaminya, tapi juga karena dia kasian karena ketiga putrinya harus kehilangan sosok ayah. ayah yang seharusnya ada di samping mereka dimasa masa sulit mereka dan bisa melihat dan membimbing ketiga putrinya sampai mereka dewasa.


semoga saja Carlos bisa menjadi sosok ayah sambung yang baik dan penyayang bagi ketiga putri sambung nya kelak.


****


"hallo sayang."


ucap carlos ketika Elisa menjawab panggilan video call darinya.

__ADS_1


"halo juga. selamat sore"


jawab Elisa


"selamat sore. bagaimana kabarmu hari ini sayang....?"


tanya carlos.


"saya baik....dan bagaimana dengan kabarmu?"


"saya juga baik-baik saja sayang."


"lalu bagaimana .... apakah kamu sudah membicarakan tentang lamaran ku untuk mu pada keluargamu?"


tanya carlos.


"saya sudah membicarakan nya. tapi...."


ucap Elisa, dia menggantungkan kalimatnya, karena dia merasa tidak nyaman untuk mengatakan nya sama Carlos.


"tapi apa... sayang."


tanya carlos penasaran.


"tapi, keluarga ku tidak setuju sama hubungan kita .. jika?"


ucap Elisa lagi, dia kembali menggantung kan ucapan nya.


"jika apa ...?"


"kenapa keluarga mu tidak setuju dengan hubungan kita...?"


tanya carlos, penasaran


"jika, aku harus jadi mualaf"


ucap Elisa dengan ragu-ragu. dia sungguh merasa tidak nyaman mengatakan hal ini pada Carlos.


"jadi keluarga mu, melarang mu untuk mengikuti agama kepercayaan ku ' muslim '. tapi aku tidak masalah, jika kamu tetap teguh dengan agama kepercayaan mu' katolik '. "


ucap carlos.


"kita menganut agama yang berbeda. lalu gimana caranya kita bisa menikah?"


tanya Elisa.


"aku tidak ingin hanya jadi wanita simpanan mu. aku ingin menikah dengan mu secara sah"


ucap Elisa lagi.


"akan aku pastikan, bahwa kita akan menikahi mu secara sah,sayang"


"aku akan membicarakan masalah ini pada ibuku."


ucap carlos.


sejak mengenal Elisa. Carlos sudah tau bahwa dia dan Elisa mempunyai agama yang berbeda. Carlos adalah seorang muslim. sedangkan Elisa menganut agama katolik.


tapi dari awal Carlos tidak mempermasalahkan tentang perbedaan agama kepercayaan diantara mereka berdua.


karena Carlos, mencintai Elisa tanpa membedakan agama diantara keduanya.


dia tulus mencintai Elisa apa adanya.


lalu bagaimana mereka bisa menikah secara sah, sedang mereka berdua mempunyai agama yang berbeda...????


Carlos mengatakan bahwa dia akan mencari jalan keluar dari masalah ini...


lalu kira-kira langkah seperti apa yang akan Carlos Ambil....


apakah Carlos akan meminta Elisa untuk menikah dengan dia secara agama Islam, tapi Elisa akan tetap menjalani hari-hari nya sebagai seorang Kristen.


entah lah .... author juga tidak tahu.


ok.untuk yang penasaran kita bisa lanjut besok lagi ya...


jangan lupa dukungan nya.


supaya author semangat untuk up setiap hari.


terima kasih untuk yang sudah memberikan dukungan nya.

__ADS_1


__ADS_2