
sesampai di Singkawang, Elisa dan keluarga nya memilih untuk makan siang di sebuah mall.
karena sekarang memang sudah jam makan siang. dan tidak mungkin kan mereka ke pantai siang bolong kayak gini.
setelah selesai makan siang ketiga putri Elisa memilih bermain di taman bermain
yang berada di mall tersebut.
"Elisa, sebaiknya kita berdua pergi ke salon saja dulu. dari pada kita bosan nungguin anak-anak bermain" Natali mengajak Elisa untuk pergi ke salon dulu.
"kita juga tidak mungkin kan berjemur di pantai di saat Siang bolong begini. bisa- bisa gosong aku" ucap Natali lagi.
"benar banget tu kak. kayaknya memang lebih baik kita pergi nyalon saja. bosan juga aku nungguin anak-anak bermain."
"Dewi..... dan bang David. tolong jagain anak-anak dulu ya, aku sama kak Natali mau pergi ke salon dulu." Elisa berpamitan sama Dewi dan David.
"baiklah. tolong jangan lama-lama ya."
"pokoknya jam tiga sore, kita sudah harus sudah sampai di pantai"
ucap David.
"ok. kami tidak akan lama kok. kami cuma ingin crimbath dan spa saja." jawab Elisa dan Natali kompak. sambil berjalan menuju salon
"ternyata tujuan kita sama ya"
ucap Natali, yang baru saja menyadari bahwa dia dan Elisa memiliki ke inginan yang sama dengan elisa.
pada saat Elisa sedang asik di crimbath
tiba-tiba handphone nya berdering, sebagai tanda bahwa ada pesan masuk.
'dari Carlos.' gumam Elisa.
"selamat siang sayang."
"sekarang kamu lagi dimana?"
tanya carlos
"sekarang kami sudah sampai di sikawang. sekarang lagi di sebuah mall xxxx " balas Elisa.
"sedang berada di mall xxxx."
"apa yang sedang kamu lakukan di sana sayang?"
"tadi kami memilih untuk makan siang di sini."
"sekarang masih siang, jadi tidak mungkin kan, kami berjemur di pantai pada saat siang bolong seperti ini."
"sementara anak anak sedang bermain di taman bermain. karena itulah aku ingin ke salon dulu".
balas Elisa.
"baiklah sayang. tolong jaga dirimu baik-baik ya. sampai jumpa."
balas Carlos dengan tersenyum bahagia. karena sekarang dia sudah sampai di bandara internasional Supadio Pontianak.
'sebenarnya lagi kita akan segera bertemu sayang.'
'kamu pasti sangat kaget mendapat kejutan dari aku'
'aduh.... kira kira apa yang yang akan aku sampai kan ke Elisa pada saat pertama kali bertemu dengan dia?"
dag Dig dug bunyi detak jantung Carlos.
__ADS_1
'aduh... kenapa aku jadi gugup begini ya?'
gumam Carlos di dalam hatinya.
* * *
sesampai nya di Pontianak. Carlos lansung mencari taksi yang bersedia mengantar nya ke kota Singkawang.
"kemana kan tujuan anda tuan?" sopir taksi bertanya sama Carlos dan Eric, setelah mereka berdua masuk ke dalam taksi.
"ke mall xxxx. yang berada di kota Singkawang" Jawab Carlos menggunakan bahasa Indonesia.
"kota Singkawang sangat jauh dari sini tuan. bisa memakan waktu dua sampai tiga jam untuk sampai di sana"
sopir taksi tersebut menjelaskan kepada Carlos.
"tidak masalah. maukah,kamu bersedia untuk mengantar saya ke manapun saya pergi?.
"jika kamu bersedia, saya akan bersedia untuk membayar mu dua kali lipat"
ucap carlos.
"baiklah. saya bersedia tuan"
Jawab sang sopir taksi, dengan wajah sumringah, karena akan mendapatkan bayaran Doble.
'kalau memang rezeki memang tidak akan kemana.'
'bule tajir ini kelihatan nya boleh juga'
gumam sang sopir di dalam hatinya.
"apakah tuan sudah siap tuan?"
" karena kita akan segera berangkat sekarang" tanya sang sopir sama Carlos.
"oh... ya. kalau bisa, bisakah kita sampai di sana sebelum jam tiga sore?"
tanya Carlos. mengingat Elisa bilang bahwa mereka ke pantai sebelum jam tiga sore.
"baiklah tuan. akan saya usahakan kita akan sampai di sana dalam waktu dua sampai dua setengah jam lagi" jawab sang sopir.
sambil melirik handphone nya yang menunjukkan sudah jam dua belas siang tepat.
* * *
setelah sampai di mall xxxx Singkawang. Carlos lansung segera turun dari mobil.
dia berjalan mencari cari keberadaan Elisa.
'kira-kira Elisa dimana ya' gumam Carlos, sambil mengetik pesan untuk Elisa di handphone nya.
"sayang. sekarang kamu lagi dimana?"
isi pesan dari Carlos untuk Elisa.
"saya masih di salon. baru saja selesai creambath dan spa"
"dan sekarang lagi mau menyusul anak-anak di taman bermain"
Elisa membalas pesan dari Carlos.
"baiklah sayang....."Carlos membalas pesan dari Elisa, dengan singkat.
sebaiknya aku harus bertanya kepada pihak keamanan, dimana letak taman bermain. dengan begitu aku dengan mudahnya mencari tahu dimana Elisa berada saat ini.
__ADS_1
akhirnya Carlos bisa menemukan dimana Elisa dan anak-anak nya berada.
matanya langsung tertuju pada sosok wanita yang selama ini dia rindukan.
wanita yang menggunakan baju dress dengan panjang selutut, dan tanpa lengan warna biru laut,polos tanpa motif apapun.
wajah wanita cantik itu terlihat jelas oleh nya. karena wanita itu memang sedang menghadap kearah dia.
seorang wanita yang sedang berjongkok, sambil mengelus pipi seorang anak Balita perempuan yang umurnya kira-kira tiga tahun.
"mama....mama dari tadi kemana aja ma?"
"kok lama banget"
anak balita tersebut, bertanya sama mamanya, dengan penuh manja.
yang masih bisa didengar oleh Carlos.
'elisa....?"
"wanita ini begitu mirip sekali dengan Elisa"
gumam Carlos di dalam hatinya. matanya selalu tertuju pada sosok wanita tersebut, yang dia duga, adalah Elisa.
'elisa adalah sosok wanita yang telah dia rindukan selama ini.'
'apakah wanita itu memang Elisa...?"
"dan putri kecil itu... ?'
'sepertinya anak itu, adalah putri Elisa'
gumam Carlos di dalam hatinya lagi.
"Feli sayang.... maaf ya. tadi mama pergi ke salon."
"dan maaf ya, karena mama pergi agak lama"
"Feli sudah capek ya nungguin mama"
'jadi benar wanita itu adalah Elisa. dan anak kecil bernama Feli itu adalah putri bungsunya.'
'elisa aja cantik banget, dan putri nya tidak kalah cantik dari ibunya.' gumam Carlos, yang kagum melihat ibu dan anak tersebut benar-benar cantik.
Carlos masih ingat, sebelum nya. ketika Elisa pernah bilang tentang ketiga putrinya. nama dan usia ketiga putrinya,sudah pernah Elisa cerita kan kepadanya.
"kakak dan Wawa dimana ya...." tanya Elisa pada Feli, sambil meraih Feli kedalam gendongan nya.
"kami disini ma" jawab Vania dan Maureen.
"yuk... kesini sayang" panggil Elisa pada kedua putrinya, sambil melambaikan tangannya kearah Vania dan Maureen.
"yuk semuanya. kita harus segera tiba di pantai sebelum jam tiga sore"
"atau kita akan terlambat, untuk melihat matahari terbenam di pantai tersebut"
ucap David, pada semuanya.
di pantai pasir panjang, di sore hari memang bisa melihat matahari terbenam dengan jelas. karena itulah, orang-orang lebih suka bersantai di sana pada saat sore hari seperti ini.
"baiklah...." ucap semuanya.
Elisa berjalan lebih dulu dari yang lainnya.
dia berjalan ke arah Carlos. karena Carlos memang sedang berdiri di depan pintu masuk.
__ADS_1
"sayang.."
Elisa kaget karena tiba-tiba ada seseorang yang memanggil dia dengan sebutan sayang.