LDR Cinta Online

LDR Cinta Online
suami siaga


__ADS_3

...ekstra part...


LDR cinta online, season kedua.


kemarin, karya author ' LDR cinta online '


sudah tamat. dan sekarang author melanjutkan ceritanya, dengan season kedua.


semoga readers semua menyukai karya author ini.


******


seperti biasanya, Carlos pulang dari kantornya, sudah larut malam.


sekarang, semenjak istrinya Elisa melahirkan, Elisa sudah jarang sekali membukakan pintu untuk dirinya.


bahkan, terkadang pada saat dia memasuki kamar tidur, Elisa tidak mengiat kehadirannya di sana sama sekali.


begitu juga yang terjadi malam ini. Carlos yang turun dari mobilnya, segera menuju pintu rumahnya, berharap sang istri yang membukakan pintu untuk dirinya.


tapi, harapan nya tidak menjadi kenyataan. karena yang membukakan pintu untuk dirinya, bukanlah istrinya elisa, melainkan seorang asisten rumah tangganya.


"selamat malam tuan"


sapa sang asisten rumah tangga Carlos, pada saat pintu rumahnya sudah terbuka.


"selamat malam. apakah istri dan putra ku baik-baik saja hari ini ?"


tanya carlos. ingin memastikan keadaan istri dan putranya.


"istri dan putra anda, baik-baik saja tuan. tapi seperti biasanya, putra Anda ' Leon ' selalu rewel"


setelah mendengar penjelasan dari asisten rumah tangganya, Carlos lansung menuju kamar tidurnya.


dan sang asisten rumah tangganya, lansung mengunci pintu rumah.


Carlos membukakan pintu kamarnya, berjalan dengan perlahan menuju ranjang.


Carlos diam sesaat melihat wajah istrinya, yang terlihat lelah, tidur dengan nyenyak nya.


lalu setelah puas memperhatikan wajah Elisa, Carlos mendaratkan ciuman di pipi dan kening istri tercinta nya ini.


"ehm...." Elisa mengelengu, karena merasakan ada yang menyentuh pipi dan kening nya.


"tidurlah. selamat malam"


ucap Carlos, sambil mengelus kepala Elisa. lalu kembali mencium pipi Elisa.


Carlos beranjak ke boks bayinya. untuk melihat wajah tampan bayinya.


hari ini ' Leon ' sudah berusia dua Minggu.


jadi, dia kelihatan lebih gemuk.


Carlos ingin menyentuh bayinya, tapi dia mengurungkan niatnya, karena dia sadar bahwa dirinya belum membersihkan dirinya, setelah seharian bekerja.


Carlos segera menuju kamar mandi. dan melihat semua keperluannya di kamar mandi sudah di siapkan oleh istrinya.


bak mandi sudah terisi,dan ternyata air di dalam bak ini masih hangat. yang menandakan bahwa Elisa baru saja menyiapkan air ini untuknya.


bahkan, pakaian ganti untuk dirinya pun sudah disiapkan oleh Elisa di sana.


setelah selesai mandi, Carlos kembali melihat putranya, Leon. di boks bayinya.


Carlos mengangkat bayinya, mencium pipi gembul putranya dan memeluknya dengan erat. untuk melepaskan rasa rindunya pada putranya ini.

__ADS_1


Baby Leon, merasakan terganggu mendapatkan ciuman dan pelukan erat dari ayah nya.


Owee owee.....


suaranya tangis Leon, menandakan bahwa dia tidak ingin di ganggu oleh ayahnya.


"cup cup cup...."


ucap Carlos, sambil menepuk pantat bayinya, untuk menghentikan tangis bayinya.


tapi Leon bukan nya, berhenti menangis. melainkan semakin jadi nangis nya.


Elisa merasa sangat terganggu mendengar suara tangis bayinya. akhirnya, memilih untuk bangun dari tidurnya.


"cup cup. sayang udah dong, nangisnya"


ucap elisa.sambil berjalan menuju boks bayinya, tanpa membuka matanya.


Carlos tersenyum melihat istrinya yang terus meraba-raba boks bayinya, mencari-cari di mana bayi nya.


"sayang, kamu dimana?"


tanya Elisa sambil membuka matanya.


"sayang.... Leon. kamu dimana?"


tanya Elisa, sambil mencari cari bayinya di bawah kolong boks bayi. takut bayinya jatuh. pikir nya.


" carlita.... apakah bayi leon ada bersama mu" teriak Elisa, bertanya pada baby sister leon.sambil berjalan kearah ke arah pintu.


"sayang.... bayi kita di sini"


ucap Carlos yang sudah ada di atas ranjang, sambil menepuk pantat bayinya.


yang lansung diam, setelah di baringkan di atas kasur.


"ternyata kamu ada di sini, sama ayah"


ucap Elisa sambil berjalan ke arahnya ranjang. tanpa menghiraukan kehadiran suaminya.


"kenapa, menangis?"


tanya Elisa yang merebahkannya tubuhnya, di samping baby nya.


"sayang.... apakah kamu tidak menyadari keberadaan ku di sini?"


tanya carlos, dengan wajah kesalnya. protes pada sang istri karena dia merasa di abaikan.


setelah mendengar ucapan Carlos. Elisa barulah menyadari bahwa, suaminya baru saja pulang kerja.


"maaf ya. aku ketiduran, ketika kamu pulang kerja."


ucap elisa. sambil tersenyum.


Carlos lansung baring di samping sang istri.


memeluk elisa dengan erat. lalu mengangkat kepalanya, supaya bisa melihat wajah sang istri. mendaratkan beberapa ciuman di pipi Elisa.


"tidak masalah. jika kamu lelah, kita tidur lagi ya"


bisik Carlos, sambil mempererat pelukannya pada Elisa.


"ehm....."


jawab Elisa, sambil menoleh ke arah suaminya. lalu mengecup bibir Carlos sekilas.

__ADS_1


owee.... owee....


Leon kembali menangis,kaget karena tangan carlos, yang tidak sengaja menyentuh dirinya.


"sayang.... baby Leon, kembali menangis"


ucap Carlos, sambil berjalan memutari ranjang,ke arah Leon.


Elisa duduk dan bersandar di ranjang untuk mempermudahkan dirinya memberikan asi pada putranya ini.


Carlos mengakat bayinya dan memberikan pada Elisa supaya Elisa bisa memberikan asi nya, pada bayi nya, dengan nyaman.


Leon kembali tertidur, setelah mendapatkan ASI dari ibunya.


" sayang, kamu tidur saja. biar saya yang memindahkan Leon, ke boks bayi nya." ucap Carlos, ketika dia melihat Elisa ingin bangun, untuk memindahkan bayinya.


sebelumnya, carlos berpikir bahwa dia bisa kembali tertidur setelah bayi Sudah tidur dan di pindahkan ke boks bayi.


tapi ternyata tidak, bayi nya terbangun setelah dia baringkan di boks bayi.


meskipun lelah, dan sangat mengantuk. Carlos dengan setianya menemani bayinya sampai bayinya tertidur kembali.


*****


keesokan paginya. Elisa bangun lebih awal sebelum bayinya terbangun.


meskipun dia lelah menjaga bayinya.


tapi Elisa tidak pernah melupakan kewajibannya untuk menyiapkan keperluan dan kebutuhan sang suami.


"sudah siap..."


ucap Elisa puas. setelah dia sudah selesai menyiapkan makanan di meja makan dengan rapi.


lalu berjalan menuju anak tangga. bermaksud untuk kembali ke kamar untuk mandi, sebelum suami dan bayinya terbangun.


Carlos terbangun dari tidurnya, karena samar-samar dia mendengar suara tangis seorang bayi.


dia segera bangun, dan menuju boks bayinya. dia berpikir Elisa tidak ingat kalau bayi terbangun.


setelah sampai di boks bayi, carlos melihat bahwa bayinya tidak ada di sana.


Carlos melihat ke arah jam dinding dan melihat sudah pukul 7 pagi.


itu artinya, bayi sudah bangun.


'baby Leon, pasti sedang dimandikan oleh Elisa'


pikir Carlos. lalu menuju ke kamar mandi


walaupun bayinya memiliki seorang baby sister. tapi sebisa mungkin, Elisa mengurus bayinya dengan tangan nya sendiri.


baby sister, hanya menjaga bayinya pada saat dia sedang mandi atau memasak saja.


sebetulnya, Elisa tidak ingin ada baby sister. tapi Carlos lah yang menyarankan untuk memperkerjakan seorang baby sister.


dia berpikir Elisa akan sangat kerepotan mengurus bayinya seorang diri.


dan Elisa tidak bisa menolah keinginan suaminya.


Carlos, menghampiri Elisa yang sedang memandikan bayi Nya.


"selamat pagi sayang. selamat pagi junior ayah"


ucap Carlos, sambil mengecup pipi Elisa. yang di balas Elisa dengan senyuman manisnya.

__ADS_1


"selamat pagi juga ayah."


jawab Elisa meniru suara khas anak kecil.


__ADS_2