Legenda Dewa Naga

Legenda Dewa Naga
CH. 22 – Alasan Manager Bing.


__ADS_3

Selepas mandi dan berganti pakaian, Liu Chang dan Gang Wei pergi menemui Manager Asosiasi Pedang Muda. Ruangan Manager Asosiasi ada di lantai teratas, lantai yang sama dengan yang Liu Chang tempati saat ini.


Saat Liu Chang tiba di depan ruangan Manager, Liu Chang dan Gang Wei langsung dipersilahkan untuk masuk ke dalam oleh gadis pelayan, dia mengatakan bahwa managernya telah menunggu kedatangan keduanya.


Seorang pria paruh baya langsung menyambut begitu Liu Chang dan Gang Wei telah masuk ke dalam, dia mengenalkan dirinya sebagai Manager Bing, Manager Asosiasi Pedang Muda.


“Tuan Muda sekalian, terima kasih telah memenuhi permintaan egoisku ini. Silahkan duduk ...” Manager Bing tersenyum tipis ketika melihat Liu Chang dan Gang Wei terlihat telah baik-baik saja. “Syukurlah keadaan Tuan Muda Chang telah terlihat lebih baik dari hari kemarin ...”


Liu Chang tersenyum tipis melihat kepedulian Manager Bing kepadanya, “Semua berkat Anda Manager Bing, terima kasih karena Asosiasi Pedang Muda bersedia membantu pemulihanku lebih cepat.”


“Tidak perlu sungkan, Tuan Muda, kalian berdua telah menyelamatkan kota ini dari kehancuran. Sudah sepantasnya kami memberikan hak seperti ini sebagai balasan.”


Tidak lama setelah kedatangan Liu Chang, jamuan dan berbagai arak berkualitas kemudian datang satu per satu, memenuhi meja yang telah disiapkan.


“Silahkan, kalian berdua pasti belum menyempatkan sarapan pagi saat datang ke sini.” Manager Bing mengarahkan Liu Chang dan Gang Wei untuk perjamuan yang telah disiapkan, dia cukup bersalah karena meminta Liu Chang dan Gang Wei datang sepagi ini ke ruangannya.


Liu Chang dan Gang Wei tidak menolak perjamuan yang disiapkan, harus diakui pendekar seperti mereka pun perlu waktu untuk makan dan berisitirahat selama beberapa waktu sebelum kembali melanjutkan perjalanan berdarah mereka.


Liu Chang hanya memakan beberapa potong roti sebelum kembali duduk di dekat Manager Bing. Sementara itu Gang Wei duduk dengan tenang sambil terus memakan makanan dari satu piring ke piring lain.


Manager Bing yang melihat tingkah Liu Chang hanya mengerutkan dahinya karena berpikir Liu Chang tidak tertarik pada masakan perjamuannya.


“Apa Tuan Muda ingin sesuatu yang lain? Kami bisa menyiapkan yang Anda minta jika tidak suka masakan yang ini.” Manager Bing menawarkan.

__ADS_1


“Eh, tidak Manager Bing. Aku tidak terlalu lapar untuk menjadikan alasan memakan banyak seperti Gang Wei.” Liu Chang tersenyum canggung, dia merasa perbuatannya mengambil beberapa potong roti dianggap tidak menyukai masakan yang disiapkan adalah kesalahpahaman yang aneh.


Manager Bing bisa mengerti alasan Liu Chang, dia telah bertemu beberapa pendekar tingkat tinggi yang memang tidak perlu mengisi perut mereka selama beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu karena ketahanan tubuh mereka.


Selain itu faktor lainnya adalah qi yang disimpan Liu Chang dalam Dantiannya secara otomatis membuatnya tidak perlu memakan sesuatu untuk waktu yang lama, bahkan jika Liu Chang telah mencapai tingkat Pendekar Sakti, dia bisa tidak makan selama satu bulan penuh dan melakukan aktivitasnya seperti biasa.


Sementara itu, pada kasus Gang Wei adalah karena nafsu makan bangsa naga memang rakus, meskipun dengan kemampuannya mereka tidak perlu makan hingga sebulan penuh tanpa mengurangi tingkat kemampuan mereka sendiri.


“Sebenarnya tujuanku kemari adalah untuk memberikan ini, Tuan Muda. Asosiasi kami hanya membuat ini beberapa saja, dan Anda adalah pemilik medali ini yang ke lima.” Manager Bing mengatakan bahwa alasannya mengundang Liu Chang adalah memberi medali perak yang bertuliskan nama Asosiasi Pedang Muda dan nama Liu Chang pada sisi lainnya.


Liu Chang melebarkan matanya melihat medali perak yang diberikan Manager Bing, setahu Liu Chang medali ini adalah barang yang bisa dikatakan sangat berguna untuk seorang pendekar. Dengan diskon hampir mencapai 15% tentu medali ini hanya dibuat sangat terbatas dan diberikan pada orang-orang tertentu saja.


Asosiasi Pedang Muda sebenarnya merupakan kelompok bisnis yang telah berdiri cukup lama di Negara Yin Feng. Namun beberapa tahun belakangan mereka mencoba peruntungannya di Kekaisaran Giok Utara.


Cukup beralasan apabila Manager Bing mengatakan bahwa Asosiasi Pedang Muda berasal dari Negara Yin Feng, karena Yin Feng juga memilik Alkemis yang juga berbakat dan tidak jauh dari perkembangan para pendekarnya.


Liu Chang cukup mengetahui medali ini karena Han Kaibo, kepala keluarga Han, dirumorkan memiliki benda ini yang membuatnya bisa membeli beberapa sumber daya mahal untuk perkembangan pendekar keluarganya.


Liu Chang tidak berbasa-basi lagi, dia segera menyimpan medali itu ke dalam Cincin Galaksi karena benda ini begitu berharga sampai nanti dia menggunakannya untuk berbagai keperluannya.


Setelah semua urusan bertemu Manager Bing selesai, Liu Chang dan Gang Wei kembali ke kamarnya masing-masing.


Liu Chang berencana untuk meninggalkan Jian Yi esok hari, meskipun banyak orang-orang masih belum menyerah untuk bertemu dengannya tetapi dia tidak bisa berlama-lama di Kota ini.

__ADS_1


••••


Gang Wei baru terbangun saat Liu Chang mengetuk pintu kamarnya, Liu Chang terus menggerutu karena rencana awalnya untuk pergi pagi-pagi buta harus gagal karena Gang Wei belum juga bangun sejak beberapa jam yang lalu.


“Maafkan aku, malam kemarin aku pergi bersama Manager Bing ke kedai arak di pinggir kota, kami minum-minum di sana sampai dini hari.” Gang Wei menguap beberapa detik sebelum masuk ke dalam kamarnya kembali, “Aku mandi dan berganti pakaian dulu. Tunggulah beberapa saat ...”


Liu Chang mendengus pelan, “Baiklah, aku tunggu.” Liu Chang berharap orang-orang yang mencarinya atau yang berniat bertemu dengannya sudah tidak ada lagi hari ini.


Sebenarnya bukan hal sulit untuk melarikan diri dari mereka semua yang masih manusia, tetapi menurut Manager Bing bahkan beberapa pendekar aliran putih juga turut mencari Liu Chang untuk alasan yang belum diketahui.


Sebagian besar yang ingin bertemu dengan Liu Chang sebenarnya adalah orang-orang dari sekitar Jian Yi, tetapi karena kabar ini terlalu besar untuk tidak tersebar jadilah seperti ini hasilnya.


Liu Chang hanya bisa menghela napasnya dari waktu ke waktu, saat ini tergantung kemampuannya sendiri untuk keluar dari situasi yang menyulitkannya, untuk pergi dengan bebas ke mana-mana sepertinya akan cukup sulit.


Liu Chang merasa dia harus pergi ke Kekaisaran lain atau ke beberapa Negara kecil yang berbatasan dengan Kekaisaran Giok Utara daripada berkelana di Kekaisaran Giok Utara. Identitasnya yang belum terlalu dikenal pasti akan memudahkan dirinya untuk mencari pengalaman di dunia persilatan.


Beberapa menit kemudian Gang Wei keluar dari kamarnya, Liu Chang langsung mengajak Gang Wei untuk pergi menggunakan wujud naganya. Gang Wei menolak hal itu, di kota yang ramai seperti ini, dirinya tidak bisa sembarangan merubah wujudnya, kehebohan yang terjadi akan sulit diatasi.


Liu Chang menggelengkan kepalanya, jika menggunakan wujud naga tidak bisa maka Gang Wei hanya perlu membawa mereka terbang ke luar kota Jian Yi dan menuju ke perbatasan.


Gang Wei hanya bisa mengganguk pelan, meskipun terbang masih bisa menarik perhatian beberapa pendekar tetapi setidaknya tidak akan terlalu menghebohkan karena beberapa jagoan sekte besar aliran putih maupun hitam juga memiliki pendekar yang bisa terbang.


“Jangan sampai terjatuh ...” Gang Wei langsung menarik kerah Liu Chang dan terbang ke luar jendela kamarnya dengan kecepatan tinggi, Liu Chang sampai terbatuk-batuk karena terpaan angin yang mengenai tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2