Legenda Dewa Naga

Legenda Dewa Naga
Ch. 83 – Misi 7 Kunci Magma.


__ADS_3

Mendengar pertanyaan tersebut, Basile hanya terdiam, dia merasa harus berpikir keras untuk menentukan orang-orang yang ditunjuknya kali ini. Melihat banyaknya korban pada pencarian artefak yang dipimpin Salazar sebelumnya, Basile tidak ingin mengambil resiko sama untuk kali ini.


“Andaikan kau bersedia mengumpulkan 7 Kunci Magma itu, aku bisa mengutus beberapa orang untuk menemanimu, bagaimana?” Basile membuka mulutnya setelah cukup lama berpikir, dia sangat berharap Liu Chang mau menerima permintaannya.


Liu Chang menggaruk tengkuknya, dia melihat Chiriyu untuk memastikan gadis kecil itu ingin melakukan misi ini. Liu Chang sangat tidak ingin melibatkan seseorang yang tidak memiliki kemampuan tinggi seperti Chiriyu.


Chiriyu mengganguk pelan melihat Liu Chang menatapnya penuh harap, gadis kecil itu tahu Liu Chang berharap dia menolak tawaran Basile. Namun Chiriyu akhirnya lebih memilih mengiyakan apa yang Basile minta.


“Aku tidak memiliki pilihan lain, jika Chiriyu berani mengambil resiko, aku akan membawanya untuk melakukan misi ini. Jadi, siapa orang-orang yang akan senior berikan padaku?” tanya Liu Chang.


“Sebaiknya kita keluar dahulu dari tempat ini, aku perlu membicarakannya dengan beberapa tetua suku. Kau bisa menunggu, 'kan?”


“Tidak masalah, keputusan ada di tanganmu, senior.”


Setelah menutup dan menata beberapa barang yang berserakan setelah ledakan saat itu, kelima orang tersebut termasuk Liu Chang keluar dari tempat pusaka Everard. Curtis langsung membungkuk hormat melihat ketua sukunya telah berada di depan pintu.


“Curtis, kumpulkan tetua dari masing-masing keluarga!” Basile melirik Curtis sambil terus berjalan. “Katakan pada mereka, aku ingin membicarakan sesuatu!”


Curtis mengganguk pelan. “Baik ketua, saya akan secepatnya memanggil para tetua ke ruangan Anda.”


Sekitar satu jam kemudian, 7 tetua dari 7 keluarga suku Everard berkumpul di satu ruangan setelah Basile menyuruh mereka untuk berkumpul dan berdiskusi.


Basile langsung membuka pertemuan tanpa basa-basi lebih jauh, dia mengatakan semua temuan dan arti prasasti yang selama ini dimiliki suku Everard. Mulai dari isi batu yang berisi tentang rahasia Pulau Tengkorak Es hingga ke masalah bagian batu lain yang membahas 7 Kunci Magma.


Semua tetua saling berpandangan, tidak satu pun dari mereka yang tidak terkejut dengan informasi ini. Sebenarnya sejak sepuluh tahun lalu informasi ini seharusnya sudah muncul namun melihat ada siluman kelelawar yang mendiami penyimpanan pusaka mereka, informasi ini menjadi serba terlambat.

__ADS_1


Basile mengatakan lebih lanjut, bahwa tugas suku Everard saat didirikan adalah melindungi apa yang telah diperintahkan. Sebab itu Basile meminta pendapat para tetua yang hadir untuk memberi masukan, siapakah orang yang akan menjadi perwakilan suku Everard terkait misi mengumpulkan 7 Kunci Magma?


Sekali lagi, para tetua saling memandang satu sama lain. Tidak ada diantara mereka yang mengusulkan satu pun orang di keluarga mereka, semua orang berharap ada keluarga lain yang ingin menjadi perwakilan dari tugas berbahaya ini.


“Lebih baik Curtis yang kita jadikan perwakilan dari suku, dia mempunyai koneksi luas sebagai anggota tidak resmi klan Curtis yang berpengaruh di Negara Shiwu ini ...” Salah satu tetua memberi masukan.


“Aku menolaknya, Curtis adalah tangan kanan dari ketua Basile, dia harus tetap berada di Lembah Eve. Selain itu dia sudah kami anggap sebagai bagian keluarga Aeron!!” timpal tetua dari keluarga Aeron dengan ketus.


“Mengapa tidak keluarga Kuin saja yang mengajukan anggota keluarganya? Dengan begitu kami bisa tenang, 'kan?” Salah satu tetua menyela pembicaraan dan malah membuat susana diskusi semakin keruh.


Situasi itu terus terjadi hingga diskusi hanya berputar-putar dan tidak sampai pada titik temu setelah berjalan satu jam. Diskusinya memang terlihat cukup bagus karena semua tetua saling menyampaikan pendapatnya, tetapi mereka tidak mengajukan anggota keluarganya sendiri melainkan mengajukan anggota keluarga lain.


Basile memijat keningnya melihat kekacauan yang terjadi, tujuannya untuk menemukan solusi malah berakhir buruk. Basile telah cukup lama menahan amarahnya hingga saat ini namun melihat situasi semakin buruk dia merasa harus bertindak.


Kita sudahi diskusi ini, setelah ini aku akan meminta masing-masing 7 orang dari anggota kalian untuk kukirim ke dunia luar agar memiliki pengalaman. Dan saat itu tiba tidak ada penolakan!” Basile beranjak keluar dari ruangan setelah menggebrak meja diskusi berbentuk bundar itu. Dia mengepalkan tangannya dengan keras karena begitu geram.


Para tetua suku hanya bisa menunduk dengan rasa bersalah, mendapatkan amarah dari ketua suku Everard seperti Basile adalah salah satu hal yang paling tidak mereka harapkan sebelumnya.


Liu Chang, Chiriyu, Salazar dan yang lainnya segera mendekati Basile yang telah keluar dari ruangan diskusi. Mereka sangat ingin mengetahui hasil diskusi mengenai siapa yang akan Basile kirim untuk menemani Liu Chang nanti.


“Situasi diskusi berjalan cukup baik, sesuai keputusan kami tadi, aku akan mengirim Salazar sang ketua Pasukan Arkeolog Suku dan Aqua yang merupakan Cucuku menemani Liu Chang!” Basile tersenyum tipis, dia seolah melupakan kejadian tadi dan mengganggap situasi baik-baik saja.


Basile hanya menjawab secara singkat saat orang-orang mulai penasaran dengan perwakilan itu, dia tidak memiliki pilihan lain selain memilih Salazar dan Aqua yang terbukti cukup berguna bagi Liu Chang.


Mendengar keputusan itu keluar dari mulut Basile yang terlihat sedang menahan amarah, semua orang menjadi tidak percaya namun tidak satu pun orang yang berani mempertanyakan keputusan Basile tentang ini.

__ADS_1


Sebagian besar anggota suku malah merasa lega karena tidak terpilih sebagai perwakilan untuk misi berbahaya seperti ini. Sementara dua orang yang terpilih itu hanya bisa pasrah dengan tugas yang diberikan Basile, terutama Aqua yang terlihat terkejut karena dirinya belum pernah sekali pun pergi ke dunia luar.


Sebab bagi suku Everard, dunia luar selain Lembah Eve selalu diisukan berbahaya dan penuh dengan ancaman. Liu Chang menjadi kasihan pada Aqua namun dia sendiri tidak bisa menentang keputusan Basile.


“Kalian akan berangkat esok hari, sementara aku akan menyiapkan tugas-tugas kalian selama mengumpulkan 7 Kunci itu.”


°°°°


Pagi harinya, Liu Chang, Chiriyu, Salazar dan Aqua telah siap untuk menjalankan misi mereka. Liu Chang mendapatkan sebuah bungkusan tentang bentuk dan juga ciri-ciri Kunci Magma yang diperintahkan untuk dikumpulkan.


Tidak seperti saat masuk, Liu Chang tidak melihat adanya pintu keluar dari Lembah Eve ini. Namun terdapat sebuah pintu dimensi di tempat ini menurut Basile.


Basile mengatakan suku Everard memiliki pintu dimensi yang sudah cukup usang, jadi sering kali saat keluar dari Lembah Eve ini seseorang bisa saja terlempar sangat jauh dari saat dia masuk.


“Ayolah, kami tidak memiliki pilihan lain. Hanya ini yang kami miliki saat ini.” Basile tersenyum tipis sebelum menutup pintu dimensi.


Satu-satunya alasan Liu Chang begitu enggan keluar melewati pintu ini, bukan menghawatirkan Salazar atau pun Aqua tetapi Chiriyu yang sering kali ketakutan.


“Kau tidak takut? Aku bisa menyiapkan segel?” tanya Liu Chang saat sudah berjalan cukup jauh. Sama seperti pintu dimensi pada umumnya, yang ada di dalamnya adalah kegelapan namun Salazar mengatakan mereka biasanya akan mengakali penerangannya menggunakan obor.


“Tidak, aku malah senang dengan hal seperti ini, Kakak.” Chiriyu tersenyum kecil.


“Apa mungkin aku saja yang terlalu khawatir padanya? Rasanya saat melawan kelelawar waktu itu dia tidak berhenti gemetar ... rupanya Chiriyu sudah berubah.” Liu Chang bergumam pelan sambil memandang ke arah depan, terlihat sebuah cahaya putih mulai terlihat di pintu dimensi ini.


“Kuharap kami terlempar ke tempat yang menguntungkan ...” Liu Chang mulai memikirkan sesuatu yang tidak-tidak.

__ADS_1


__ADS_2