
Tidak lama setelah ucapan penjaga pengguna pedang itu, tersiar kabar bahwa kediaman Duke sedang di serang oleh seseorang. Dan yang lebih mengejutkan, penyerangannya hanya dilakukan oleh satu orang saja, tidak terlihat orang lain yang membantu orang ini.
“Apa?! bagaimana mungkin?! Bagaimanapun kuatnya dia, jangan sampai keluarga Duke terluka! Lindungi keluarga ini sampai benar-benar aman!” seru salah satu Pendekar Sakti pengguna pedang yang berjaga di depan kamar Derryl.
“Hei, ada apa?! Kenapa wajahmu begitu panik?” Pendekar Sakti pengguna tombak segera bertanya setelah melihat wajah temannya mengeluarkan ekspresi panik.
“Ini buruk, seseorang menyerang kediaman Duke di saat malam seperti ini,” jawab Pendekar Sakti yang menggunakan pedang sambil menyeka keningnya yang mulai berkeringat dingin.
“Mengapa ekspresimu seperti itu? Bukankah dia hanya satu orang?” tanya kembali Pendekar Sakti yang menggunakan tombak sambil tersenyum mengejek.
Mendengar pertanyaan temannya itu, Pendekar Sakti pengguna pedang menjadi tersulut amarah, dia memegang jubah Pendekar Sakti pengguna tombak dengan kencang sebelum memberinya ciri-ciri penyerang di kediaman Duke ini.
Setelah beberapa saat kemudian, barulah Pendekar Sakti yang menggunakan tombak juga mengeluarkan keringat dingin karena telah mengetahui betapa kuatnya pendekar yang menyerang kediaman Duke kali ini.
“Menyerang menggunakan Clone?! Ini tidak pernah terjadi sebelumnya! Seingatku ...”
••••
Baron beberapa kali menelan ludahnya ketika melihat Liu Chang membuat sebuah bayangan dari qi miliknya, dia sedikit tidak menyangka bahwa seseorang yang disebut pendekar akan bisa melakukan hal seperti ini.
Ketika kemampuan seorang pendekar mencapai Pendekar Naga memang beberapa diantaranya mampu membuat sebuah bayangan atau Clone dari qi mereka.
Biasanya Clone tersebut memiliki tingkat kekuatan 20% dari aslinya, namun hal itu cukup untuk mengimbangi beberapa Pendekar Sakti dan puluhan Pendekar Menengah.
Karena hal itu pula biasanya ketika seorang Pendekar yang muncul dan diketahui adalah seorang Clone, maka seseorang yang menjadi lawan mereka akan ketakutan seperti melihat sebuah bencana.
Contohnya seperti kasus Clone milik Liu Chang yang saat ini sedang memporak-porandakan kediaman Derryl.
“Tuan, bagaimana jika mereka mengerahkan semua penjaga untuk menyerang kita?” Baron khawatir bahwa Clone Liu Chang malah membuat keberadaan mereka diketahui dari yang seharusnya.
“Tenang saja, selain Clone milikku tadi ... anak buahku ini akan membantu memberikan bencana bagi kediaman ini ...” Liu Chang tertawa keras sambil mengeluarkan sebuah gulungan berwarna keemasan, tempat menyegel benda atau hewan yang biasa digunakan pendekar.
Liu Chang kemudian mengigit ibu jarinya untuk mengeluarkan setitik darah sebelum menuliskannya pada gulungan kertas berwarna keemasan tersebut, setelah menuliskan sebuah nama di atasnya beberapa detik kemudian sebuah asap berwarna putih pekat menyelimuti atap kediaman Duke.
__ADS_1
“Rookie, keluarlah!”
Tidak lama setelah Liu Chang mengatakan hal tersebut, Rookie perlahan-lahan mulai muncul dari wujudnya yang kecil hingga perlahan menjadi wujudnya yang asli. Rookie tertawa keras beberapa detik dan membuat ketakutan bagi Baron yang melihatnya sebelum mulai menunduk di hadapan Liu Chang.
“Tuan, mengapa Anda memanggilku di atas atap begini? Maaf tetapi tubuhku yang sangat besar sulit berdiri dalam posisi miring ...”
“Aku mempunyai sebuah tugas untukmu ...”
“Masuklah ke dalam dari atap ini, aku akan membantumu menghancurkannya!” Liu Chang tersenyum tipis sebelum menyelimuti tangannya dengan qi, lalu meninju atap rumah kediaman Derryl dengan sentuhan yang ringan untuk menghancurkan atapnya.
Rookie terkejut bukan main saat tiba-tiba atap yang dipijaknya terbelah menjadi dua dan membawanya langsung ke ruang penerimaan tamu milik Duke Derryl.
“Apa?! Tuan, kau ada dua?! Ah, ternyata hanya bayangan Tuan Liu ...” Rookie kembali terkejut ketika melihat Liu Chang telah ada di hadapannya sambil menahan serangan-serangan dari para pendekar yang datang, namun dia segera menyadari gerakan Liu Chang di hadapannya sedikit berbeda.
Setelah memastikan bahwa Rookie dan Clone miliknya telah mengacau, Liu Chang kemudian mengajak Baron untuk segera menunjukkan jalan menuju ruangan bawah tanah yang digunakan sebagai penjara di kediaman ini.
Liu Chang berencana menggunakan keuntungan dari kekacauan ini agar bisa menyelamatkan para tahanan itu lebih cepat dan tanpa gangguan.
Liu Chang mengganguk pelan lalu berinisiatif menggendong Baron ke belakang punggungnya dan melesat dengan kecepatan tinggi ke arah ruangan yang ditunjuk oleh Baron.
Tidak berapa lama, Liu Chang kemudian sampai di sebuah persimpangan kecil yang menunjukkan dua ruangan. Liu Chang segera bertanya pada Baron yang masih berusaha membuat matanya segar karena terpaan angin.
“Yang mana? Kanan atau kiri?”
“Bangunan kanan, Tuan!”
“Baiklah, pegangan lagi!”
Liu Chang tidak menunggu Baron hingga siap, dia kembali terbang dengan kecepatan tinggi memasuki ruangan yang ditunjuk oleh Baron selanjutnya. Beberapa saat kemudian terlihat dua orang Pendekar Sakti berjaga di depan ruangan tersebut, Liu Chang langsung menebasnya dengan satu serangan dan membuat mereka terkapar tidak berdaya.
“Tuan, itu–”
“Tidak ada waktu untuk bersimpati pada seseorang, setiap waktu kita adalah berharga!”
__ADS_1
Baron mengganguk pelan tanpa mempedulikan lagi sudah berapa orang yang Liu Chang habisi semenjak masuk ke ruangan bawah tanah ini. Saat ini dia hanya berharap semua anggota suku dan pemimpinnya masih selamat dari kekejaman Derryl.
Liu Chang dan Baron akhirnya sampai setelah melewati puluhan anak tangga di ruangan tadi menuju ke ruangan bawah tanah ini. Liu Chang terlihat sedikit terkejut sekaligus tertegun karena memikirkan bagaimana seseorang seperti Derryl bisa mengumpulkan ratusan orang dalam satu ruangan pengap di bawah tanah seperti ini.
Sementara itu, ekspresi Baron malah terlihat biasa saja karena sebelum dieksekusi dirinya juga pernah tinggal di penjara ini untuk dijadikan budak, namun karena dirinya terus memberontak dan menghina Duke, akhirnya Duke menyuruh untuk mengeksekusi Baron di panggung eksekusi pusat kota.
Di dalam penjara ini beberapa orang terdengar lirih meminta pada Liu Chang dan Baron untuk dibebaskan, mereka juga mengatakan sesuatu tentang tersiksa berada di sini, lalu kondisi mereka yang kelaparan agar menarik simpati Liu Chang pada mereka.
Daripada menghiraukan teriakan minta tolong itu semua, Baron malah tertuju pada sebuah ruangan kecil yang diisi beberapa orang berkulit hijau, dia mendapati teman-temannya berada di sana.
“Tetua Ank, Anda ... Anda selamat tetapi kondisimu–” Baron kemudian mengenali salah satu diantaranya sebagai Tetua sukunya yang belum diambil sebagai budak.
“Ka–kau, Baron ... Baron, benarkah itu? Huh ... uhuk, uhuk, uhuk–”
“Tetua!”
“Anda jangan memaksakan diri ... Baron, kau ke mari dengan siapa? Bagaimana kaubisa masuk?” Salah satu orang yang kemudian dikenali Baron sebagai teman dekat segera bertanya.
Baron tersenyum canggung sebelum memperkenalkan Liu Chang yang membantunya menyusup serta mengacau di kediaman ini, Baron juga tidak lupa menceritakan peristiwa eksekusinya yang ditolong oleh Liu Chang secara sekilas.
Semua teman Baron memandang Liu Chang dengan perasaan takjub sekaligus merinding, mereka mulai memikirkan bahwa Liu Chang memiliki maksud dibalik tindakannya karena orang sekuat Liu Chang seharusnya tidak akan melakukan sesuatu yang sia-sia apalagi hanya untuk menyelamatkan makhluk seperti mereka.
“Ah, ya. Tuan, tolong keluarkan teman-temanku dan semua orang di sini.” Baron hampir saja lupa bahwa tujuannya kemari bukanlah berkunjung melainkan untuk membebaskan teman-temannya, dia segera memohon pada Liu Chang agar membebaskan mereka.
“Tidak perlu memohon seperti itu, Baron. Aku tahu ...” Liu Chang tersenyum tipis sebelum menebas satu per satu pagar besi yang menahan ratusan orang di tempat ini.
Setelah beberapa saat semua orang di tempat ini keluar dari ruang tahanan mereka, Liu Chang menyuruh mereka mengikutinya keluar dari tempat ini, namun Liu Chang memberi satu syarat yaitu untuk menutup mata mereka ketika berjalan di belakang Liu Chang.
Para budak tersebut sebenarnya ingin bertanya lebih jauh, namun melihat ekspresi Liu Chang tidak ingin membahasnya lebih jauh mereka mengurungkan niat mereka itu. Sementara itu Baron bersama dengan teman-teman suku Elf-nya pergi lebih dulu menuju ke persembunyian yang telah disepakati Liu Chang dan Baron sebelumnya.
Alasan Liu Chang memberikan syarat itu sebenarnya adalah untuk kebaikan mereka sendiri. Pembunuhan dan serangan Liu Chang yang bisa menewaskan beberapa pendekar sekaligus tidak akan bisa dilihat orang biasa dengan tenang.
“Kalian pasti tahu jalan keluar tempat ini, mulai dari sini kita akan berpisah ... dan ini, bagikanlah pada semua orang dengan rata!” Liu Chang memberikan nasehatnya yang terakhir sebelum melemparkan kantong berisi emas yang cukup banyak pada para budak itu, lalu meninggalkan para budak itu menuju kediaman Derryl yang saat ini sedang diporak-porandakan oleh Clone-nya dan juga Rookie
__ADS_1