
Setelah membuka kantong yang diberikan Liu Chang itu, para budak terlihat antusias namun mereka tidak lupa untuk berterima kasih pada Liu Chang yang telah terbang lebih dulu ke lantai tiga kediaman Derryl.
Melihat Liu Chang terbang dengan mudahnya, para budak tersebut mulai berpikir bahwa Liu Chang adalah seorang dewa yang turun ke bumi untuk menolong mereka.
Sebab bagi mereka sendiri, seorang pendekar yang bisa terbang sangat jarang terlihat bahkan hampir mustahil karena untuk terbang dibutuhkan sebuah manual praktik kualitas terbaik, ataupun cara lainnya adalah seberapa banyak kapasitas tenaga dalam yang dimiliki pendekar itu sendiri.
Sementara itu, di ruangan tamu Rookie melompat langsung ke pertarungan sengit yang dilakukan bayangan Liu Chang dan Pendekar penjaga, Rookie langsung melepaskan sebuah serangan cakar yang memberikan bekas serangan pada tembok kediaman ini.
Para pendekar yang baru saja datang terkejut saat melihat Buaya setinggi lima meter dan panjang sepuluh meter tiba-tiba muncul dari atas atap yang roboh. Belum selesai keterkejutan mereka, Buaya tersebut lalu melakukan serangan yang menewaskan sebagian teman mereka yang berada tingkat di Pendekar Awal.
Ketika para penjaga yang sangat banyak itu disibukkan oleh bayangan Liu Chang dan anak buahnya, Duke Derryl di kamarnya terbangun tiba-tiba ketika mendengar keributan itu sampai di telinganya.
“Sialan, siapa yang berani menyerang kediaman Duke?!” teriak Derryl ketika berlari ke arah pintu kamarnya dan menemukan dua orang Pendekar Sakti penjaganya telah pergi dari depan pintu ini.
Derryl kemudian menuruni tangga ke lantai dua rumahnya, namun dia kembali menemukan sesuatu yang membuatnya tercengang bahkan dirinya sedikit mual ketika melihatnya.
Tepat di hadapan Derryl saat ini, belasan Pendekar Awal dan menengah yang harusnya menjaga kediamannya di lantai dua ini tewas dengan luka satu tebasan yang sangat rapi, terlihat dari leher mereka darah yang keluar begitu sedikit.
Tidak lama setelah dirinya berhasil tenang, sebuah suara tiba-tiba mengisi ruangan itu dan memanggil namanya. Derryl mendelik ke arah suara tersebut dan mendapati seorang pemuda bersama seorang Buaya yang sangat besar menatapnya dingin.
Pemuda yang bersama Buaya tersebut melayang beberapa meter di udara dan membuat Derryl sedikit takut dan berlutut saat melihatnya, Derryl terlihat begitu ketakutan terlepas dari sikapnya selama ini yang begitu kejam bahkan pada penduduknya sendiri.
“Kau tahu kesalahanmu?!” tanya pemuda yang melayang itu yang tidak lain adalah bayangan atau Clone Liu Chang.
“Tidak, Tuan. Tolong ampuni nyawaku ... ampuni nyawaku ...” Derryl bergetar hebat mendengar suara dari pemuda tersebut, dia mulai berpikir bahwa pemuda ini adalah malaikat kematian yang ingin mencabut nyawanya.
Clone Liu Chang tersenyum tipis sebelum menghilang tidak lama kemudian karena kedatangan dirinya yang asli, Rookie juga segera menyadari kedatangan Liu Chang dan memberi hormat dengan menunduk.
“Derryl, katakan di mana kau menyimpan semua surat yang mengikat budak-budak itu!” Liu Chang langsung bertanya ketika datang tanpa basa-basi lebih jauh.
“Ah, itu ... aku tidak bisa, Tuan. Mereka ... mereka–” Derryl belum sempat mengatakan kalimat lebih jauh dan telah Liu Chang memotongnya.
“Semua asetmu yang berharga, benar?!” tanya Liu Chang dengan aura pembunuh cukup besar yang dia arahkan pada Derryl.
__ADS_1
Derryl bergidik ngeri merasakan tiba-tiba ada sebuah aura yang sangat mencekam memberikannya tekanan pada pundaknya saat ini, namun yang membuatnya begitu terkejut bukanlah aura tersebut tetapi perkataan yang baru saja Liu Chang sampaikan tadi tidak lain adalah sesuatu yang dipikirkannya beberapa saat yang lalu.
“Pemuda ini bisa membaca pikiranku?” Derryl berpikir keras, dirinya sedikit pesimis ada seseorang yang mampu membaca pikiran namun perkataan Liu Chang selanjutnya akhirnya membuatnya sangat yakin.
“Pemuda ini bisa membaca pikiranku? Mengapa kau berpikir seperti itu, Duke?” Liu Chang tersenyum dingin sambil terus memfokuskan aura pembunuhnya ke arah Derryl, “Membaca pikiran adalah keahlian semua orang, bukan?”
Perkataan Liu Chang barusan seolah menjadi sambaran petir bagi Derryl, tidak pernah terpikirkan dalam hidupnya bahwa dirinya bisa bertemu orang semenakutkan Liu Chang bahkan dalam mimpinya sekalipun.
Setelah cukup lama Liu Chang mengucapkan hal yang sama berulang kali, akhirnya Derryl secara tidak sengaja membocorkan tempat dirinya menyimpan semua surat berharga yang mengikat para budak itu.
Derryl yang panik tidak sengaja memikirkan tempat penyimpanan tersebut dalam pikirannya, dirinya sampai lupa karena saking takutnya bahwa pemuda di hadapannya mampu membaca pikiran.
Liu Chang tersenyum kecil sebelum memberikan sebuah sentilan kecil di dahi Derryl untuk membuatnya tidak sadarkan diri sebelum pergi untuk mengambil semua surat berharga pengikat budak-budak itu.
“Ayo pergi, Rookie! Jangan sampai menginjak sesuatu yang membuat tubuhmu terjerembab ke lantai dasar!”
“Baik, Tuan. Aku akan mengingat nasehatmu ...” Rookie mengangguk pelan sebelum mengikuti Liu Chang yang telah terbang lebih dulu.
••••
Selain itu, membaca pikiran seseorang kerap kali dikaitkan dengan ilmu dari aliran hitam namun Rookie sedikit tidak yakin Liu Chang bisa menguasai ilmu seperti itu karena Liu Chang bukanlah seseorang yang berasal dari aliran hitam.
Sebenarnya yang dipikirkan oleh Rookie juga turut dirasakan oleh Liu Chang, tiba-tiba saja saat mengintrogasi Derryl Liu Chang menyadari dirinya bisa membaca pikiran saat itu juga.
Liu Chang sendiri tidak mengerti apa yang terjadi pada dirinya namun Liu Chang menduga, membaca pikiran adalah salah satu kemampuan dari Pendekar Naga yang selama ini baru berhasil dia dapatkan.
Liu Chang bisa merasakan kemampuan ini belum sepenuhnya dia kuasai karena hanya muncul di saat kondisi dirinya sedang bahagia atau sedang mengalami gejolak batin. Kedepannya Liu Chang berharap bisa lebih menguasai ilmu pikiran serupa agar lebih mudah saat mencari informasi dari tempat umum.
Tidak lama setelah berjalan melewati beberapa ruangan berlapis baja, Liu Chang akhirnya menemukan sebuah ruangan yang berbentuk seperti brankas, pintunya berbahan dasar berlian yang cukup kokoh karena memiliki ketebalan yang hanya bisa dihancurkan oleh seorang pendekar.
Liu Chang menyentuh permukaan pintu itu sebelum memukulnya dengan tangan yang dialirkan qi, tidak lama kemudian sebuah ruangan cukup besar akhirnya terlihat saat pintu berlian yang dipukul Liu Chang tadi terbelah.
Rookie bahkan sampai takjub karena isi dari ruangan ini bisa dibilang semuanya adalah harta, tidak ada hal lain yang bisa dikatakan tidak berharga di ruangan ini. Liu Chang juga tidak kalah antusias, dia tertawa keras karena berhasil menemukan gunungan emas dan juga uang kertas yang begitu banyak.
__ADS_1
Selain itu Liu Chang juga menemukan surat yang dia cari-cari untuk membebaskan semua budak yang saat ini telah dia bebaskan, jumlahnya sedikit membuat Liu Chang tercengang karena surat-surat itu hampir menyentuh langit-langit ruangan ini.
“Aku benar-benar tidak menyangka kekayaan seorang Duke bisa seperti ini, Derryl itu ...” Liu Chang menggelengkan kepalanya pelan sebelum mengibaskan tangannya pada seluruh koin dan uang kertas itu, meskipun terlihat seperti mencuri tetapi Liu Chang tidak merasa sedikit pun bersalah.
Bisa dibilang selama ini Liu Chang tidak berpihak pada aliran putih maupun hitam karena hanya bertindak sesuai pikirannya sendiri, apalagi dirinya juga tidak bergabung dengan sekte manapun jadi tindakannya ini adalah murni ideologinya sendiri yang tidak berpihak pada aliran manapun.
Setelah mengambil sebagian besar harta yang ada di ruangan ini, Liu Chang meninggalkannya begitu saja dengan keadaan pintu yang pastinya akan membuat Derryl menjerit sangat keras ketika mengetahuinya.
Liu Chang menaiki Rookie sebelum keluar lewat tembok yang dia hancurkan dari ruangan di lantai tiga ini, Liu Chang segera memerintahkan Rookie untuk pergi ke tempat yang dia janjikan bersama Baron sebelum menyerang kediaman ini.
“Ini akan menjadi pelajaran bagi Duke tamak itu, mungkin saja besok dia akan menyebarkan berita bohong mengenai diriku ...” Liu Chang melirik kediaman besar yang malam ini berhasil dia hancurkan, mulai dari kekayaan dan aset yang dimilikinya.
––––
**Ini tambahan Chapternya, tadi saya lihat ada yang memberi vote seribu jadi saya berikan tambahan Chapter ini, walaupun memang niat saya untuk update lebih dari hari ini.
Oh ya, bagi kalian yang mungkin bingung (meskipun gak ada yang nanya saya yakin itu), apa sih Duke itu?
Saya jelaskan secara singkat, hitung-hitung sebagai pelajaran juga ya.
Duke merupakan salah satu gelar bangsawan yang paling tinggi, berada satu atau dua tingkat di bawah Kaisar atau Raja. Umumnya di bawah gelar seorang pangeran namun beberapa pangeran Inggris saat ini juga ada yang diberi gelar Duke, misalnya Pangeran William dengan gelar Duke of Cambridge, lalu Pangeran Harry dengan gelar Duke of Sussex, dll.
Sedangkan gelar bangsawan di bawah Duke antara lain :
•} Marquess atau Marchionnes
•} Earl
•} Viscount
•} Baron ( Baron sebenarnya adalah gelar bangsawan yang artinya orang atau bisa diartikan bangsawan pemilik tanah kerajaan, namun saya menggunakannya menjadi nama karakter di sini, haha)
Sudahlah segitu aja, nanti lebih panjang dibandingkan Chapternya.
__ADS_1
To Be Continued, sampai jumpa di Chapter selanjutnya** ...