
“Jadi, seperti inilah ... Negara Shiwu itu?” Liu Chang membuka mulutnya lebar-lebar ketika melihat kemegahan Negara Shiwu.
Sejak memutuskan untuk melanjutkan perjalanan tiga hari yang lalu, akhirnya Liu Chang dan yang lainnya tiba di Negara Shiwu. Selain perampok dan hewan buas tak ada yang bisa menggangu mereka diperjalanan hingga tiba di Negara ini.
“Ya, Shiwu begitu megah. Dengan sedikitnya 70% profesi di Negara ini adalah seorang tabib, perekonomian Negaranya juga sedikit lebih baik dari negara sekitarnya.” Salazar angkat bicara mengenai tanggapan Liu Chang.
Selain kemegahannya, Shiwu juga memiliki keunikan lain yang tidak dimiliki negara di sekitarnya, misalnya saja aroma obat yang tercium sepanjang jalanan kota, tidak hanya di kota besar bahkan kota-kota kecil hingga pedesaan setidaknya memiliki aroma yang sama seperti ini.
Hal Ini tidak heran mengingat seorang tabib sangat erat kaitannya dengan Alkimia, sebab itu Negara Shiwu juga memiliki kumpulan Alkimia hebat yang tersebar ke seluruh Benua Dataran Giok. Dan para Alkimia yang telah menyelesaikan tugas-tugasnya akan menetap di Negara Shiwu dan mengajarkan ilmu yang mereka miliki pada generasi penerusnya.
Setelah membayar beberapa keping perak dan menunjukkan identitas di perbatasan, Liu Chang dan yang lainnya akhirnya memasuki kota terbesar di Negara Shiwu yaitu Tursk.
Kota Tursk memiliki ekonomi dengan kemampuan terbesar sebab memiliki setidaknya dua ratus Alkimia yang masing-masing memiliki kekayaan jutaan koin emas dari toko-toko obat yang mereka miliki.
Semua pencapaian itu pada akhirnya membawa para Alchemist ini menciptakan sesuatu yang disebut klan atau dalam istilah kekaisaran adalah keluarga.
Terdapat sedikitnya tiga puluh delapan klan yang berada di kota Tursk namun yang paling memiliki pengaruh adalah tujuh klan yang masing-masing memegang wilayah paling besar di kota ini.
Tujuh klan yang saat ini sangat berpengaruh tidak terlepas dari kondisi perekonomian klan mereka yang lebih baik. Mereka memiliki gurita bisnis yang hanya bisa digambarkan dengan satu kata yaitu mengerikan!
Misalnya saja klan bernama Curtis, klan ini memiliki setidaknya 700 toko obat-obatan yang tersebar hingga ke negara lain. Sementara toko pusatnya atau asosiasi pusatnya berada di negara ini sebagai pengendali kebijakan dari setiap cabang yang mereka miliki.
Jika dibandingkan dengan Asosiasi Pedang Muda, klan Curtis masih memiliki kekayaan serta pengaruh yang lebih besar sebab toko-toko mereka di kelola olah generasi mereka sendiri. Tentu sangat berbanding terbalik dengan Asosiasi Pedang Muda yang mempercayakan toko-toko cabang mereka pada orang lain.
°°°°
Setelah berjalan-jalan di Kota Tursk selama beberapa jam membawa Liu Chang dan Chiriyu, akhirnya Salazar dan Severin menghentikan langkahnya di depan sebuah toko dengan bangunan berlantai lima. Terlihat sebuah tulisan bertinta emas bernama Klan Curtis terpajang dengan jelas di tengah-tengah bangunan mereka.
“Kita akan membeli sesuatu?” Liu Chang bertanya setelah melihat toko ini menjual beberapa obat-obatan dan berbagai kebutuhan untuk Alkimia.
“Tentu, sebelum pergi ke dunia luar kami diberi tugas membeli beberapa keperluan untuk suku. Mari masuk.” Severin melangkahkan kakinya diikuti dengan Liu Chang dan Chiriyu memasuki toko klan Curtis.
Setelah sedikit berbincang-bincang dengan seorang pelayan, Liu Chang dan yang lainnya akhirnya naik ke lantai tiga. Sebab, di lantai tiga kapasitas yang dimiliki lebih besar dan lengkap dibandingkan lantai sebelumnya.
__ADS_1
“Kami memiliki hubungan yang cukup dekat dengan klan ini, karena itu ketika melihat kedatangan kami, mereka langsung mengetahui ke lantai mana kami akan pergi,” ujar Salazar sambil memilih beberapa tanaman dan pil yang dibutuhkan oleh sukunya.
Setelah membeli beberapa barang untuk keperluan sukunya, Severin dan Salazar membawanya ke kasir untuk melakukan pembayaran. Sementara itu, Liu Chang juga ikut membeli beberapa sumber daya untuk peningkatan kekuatan Chiriyu yang saat ini akan memasuki Pendekar Menengah.
“Total keseluruhan barang yang kalian beli adalah 3 keping emas,” ucap sang kasir setelah menghitung semua sumber daya dan barang lain pembelian Severin dan Salazar.
Melihat jumlahnya begitu besar dan tidak mereka perkirakan sebelumnya, Salazar dan Severin saling memandang satu sama lain.
“Kau memiliki uang lebih? Koin di kantongku hanya ada 7 perak,” Severin berbisik pada Salazar di sampingnya.
“Tidak, uang yang kupunya hanya 15 perak. Tak kusangka akan semahal ini harganya.” Salazar menggelengkan kepalanya pelan, bagaimanapun semua uang yang ia miliki hanyalah bekal perjalanan selama sebulan.
Sang kasir hanya bisa menunggu dengan sabar melihat dua pemuda yang berbisik menyoal harga barang itu. Tidak berapa lama datang pemuda lain bersama adiknya membawa bawaan yang lebih besar, dia langsung membayar semuanya dengan sepuluh koin emas.
“Ah, tolong gunakan sisanya untuk pembayaran dua orang pemuda di sana.”
“Baiklah, uang kembali tiga keping emas akan dimasukkan ke pembayaran ini,” ucap kasir dengan tersenyum lembut.
Salazar dan Severin segera menoleh setelah mendengar seseorang membayarkan tagihan mereka. Keduanya bernapas lega ketika mengetahui bahwa yang membayarnya adalah pemuda yang mereka kenal.
“Yah, tidak masalah. Anggap saja kebaikan ini kebaikan, dan bisakah ... kau lepaskan tanganmu ini dari badanku? Seseorang akan heran melihat dua lelaki saling menggandeng.”
“Oh, maaf. Aku terlalu berlebihan.” Severin tersenyum canggung, ia sampai tidak menyadari perbuatannya.
Setelah berjalan cukup lama ke arah pinggir kota, akhirnya Salazar menghentikan langkahnya karena tujuan mereka sejak awal akan dimasuki dari sini.
“Severin, keluarkan itu!” Salazar melirik ke arah kantong bawaan Severin.
“Oh, aku lupa. Kita harus memakai ini.” Severin merespon perintah itu, dan langsung mengeluarkan beberapa kotak kecil di tangannya.
Liu Chang dan Chiriyu hanya bisa memandang heran apa yang dilakukan kedua pemuda di hadapan mereka.
“Refleksi sinarnya harus ke arah ini, kau lupa?” Salazar menatap Severin heran.
__ADS_1
“Haha, sepertinya dunia luar membuat ingatanku tumpul.” Severin tersenyum canggung lalu membetulkan kotak di tangannya ke arah yang ditunjuk Salazar.
Liu Chang yang semakin penasaran segera mendekat untuk menanyakan sesuatu yang dilakukan oleh Salazar dan Severin.
“Ini salah satu cara yang kami gunakan ketika memasuki Lembah Eve. Lihatlah ini, jika merefleksikan cahaya matahari ke arah ini maka batu itu akan terbuka.” Salazar menunjuk batu di pembatas kota yang memiliki bentuk berbeda dari batu lainnya.
“Sedangkan jika ke arah sebaliknya batu di sebelahnya akan menghisapmu ke lembah tak berdasar berisi ular-ular berbisa. Benda berbentuk kotak ini juga menjadi penyebab pembayaran kami menjadi begitu mahal.” Salazar tersenyum tipis setelah mencotohkan beberapa cara untuk membuka pintu rahasia ke lembah yamg ia sebut Eve.
“Aku terkejut sistem secanggih bahkan sudah ada saat ini, jika semua ini jatuh ke tangan yang salah, kekacauan besar bisa saja di Benua Dataran Giok ....” Liu Chang mulai berpikir sistem seperti ini pasti banyak diperebutkan untuk kepentingan pribadi dan kelompok karena kecanggihannya.
“Severin, putar itu ke arah jam 2. Lalu harusnya begini ... begini ... dan ini. Minggirlah!” Salazar mengisyaratkan lengannya untuk menjauh.
Tidak lama setelah mereka menyelesaikan Puzzle cahaya itu, sebuah getaran berdurasi cukup lama akhirnya membuka sebuah pintu dari bahan tungsten.
“Ayo masuk, berhati-hatilah lorong ini gelap.” Salazar memberikan beberapa obor untuk penerangan pada Liu Chang dan yang lain.
Setelah berjalan cukup lama Salazar dan Severin akan berhenti dan mengerakkan beberapa batu setelah itu kembali melanjutkan langkahnya ke ujung lorong, menurut Severin yang mereka lakukan adalah menutup pintu lorong ini dari dalam.
Salazar lalu menjelaskan beberapa hal terkait pintu dan sistem yang digunakan suku mereka. Dari penjelasannya pintu-pintu seperti itu telah digunakan saat ia kecil namun pertama kali suku Everard menggunakannya, Salazar tidak mengetahui pastinya.
“Sejak kecil? Usiamu berapa saat ini?” Liu Chang mengangkat alisnya.
“Usia kami tidak terlalu tua, aku dengan Severin hanya berbeda sepuluh tahun. Usiaku 270 tahun sementara Severin 260 tahun. Usia yang sangat muda, bukan?” Salazar tersenyum tipis ke arah Liu Chang.
“Tua sekali! kau bahkan harus kupanggil leluhur.”
••••
**Catatan Author :
Tahukah kalian, tungsten berasal dari bahasa Swedia yang artinya batu berat, logam ini memiliki titik lebur tertinggi jika dibandingkan logam lainnya. Untuk meleburkannya suhu api yang digunakan harus mencapai 3.422°C.
Di sini saya membuat pintu masuk ke Lembah Eve berbahan tungsten, selain wujud aslinya adalah logam, jika terlihat dari luar tungsten akan tampak seperti batu, jadi sangat sesuai untuk digunakan pintu rahasia.
__ADS_1
Terima kasih,
To be continued** ....