Legenda Dewa Naga

Legenda Dewa Naga
CH. 28 – Insiden besar Kota Jian Yi II


__ADS_3

"Setelah melalui berbagai pergolakan tersebut akhirnya aku diturunkan oleh para penduduk dengan cara yang tidak etis, bahkan hingga ada pendapat mengatakan bahwa aku harus dihukum mati karena menyebabkan setengah wilayah kota terkena dampak dari perbuatanku, meskipun hal itu hanya isu yang diarahkan padaku... "


Pergolakan tersebut membuat Kelompok Hujan Darah muncul ke permukaan, mereka muncul seolah - olah seperti penolong yang telah diharapkan para penduduk. Satu orang yang bernama Yu Hongli ditunjuk oleh sebagai wakil dari Kelompok Hujan Darah.


Dia berlagak seolah-olah merupakan orang yang baik hati, membela hidup Xie Bing dan mengatakan pada para penduduk, "Kita harus menghargai nyawa seseorang, terlebih Walikota Xie Bing... Maaf, seharusnya mantan Walikota Xie Bing, telah menemani kalian selama lebih dari sepuluh puluh tahun hingga sekarang." Begitulah kira - kira pernyataan yang diucapkannya untuk Menarik simpatik penduduk kepadanya, tanpa para penduduk kota ketahui Yu Hongli merupakan salah satu anggota penting Kelompok Hujan Darah.


Hari demi hari para penduduk semakin banyak yang terhipnotis dengan ucapan Yu Hongli yang hanya membual belaka, sedangkan Xie Bing seluruh hartanya disita karena dianggap merugikan sebagian besar penduduk.


Saat itu yang bisa menghibur Xie Bing hanyalah anak perempuannya semata yang masih berusia tujuh tahun, satu hal yang anak Xie Bing ketahui adalah Xie Bing sudah pensiun dan diturunkan dari jabatannya secara terhormat. Meskipun hal tersebut jauh dari kata benar.


Bahkan karena kondisi Xie Bing yang menyedihkan, akhirnya Xie Bing ditinggalkan oleh istrinya sendiri dengan membawa serta anak satu - satunya tersebut. Xie Bing berpikir untuk mengakhiri hidupnya saat itu karena begitu frustasi menjalaninya.


Namun, suatu hari seorang pemuda berusia 20 - an tahun membuka matanya, saat itu Xie Bing yang juga mempunyai sedikit ilmu beladiri melihat sang pemuda sedang disandera oleh Kelompok Hujan Darah karena dianggap membangkang perintah mereka, saat itu Yu Hongli wakil dari Kelompok Hujan Darah belum menjabat sebagai Walikota. Oleh karena itu, Kelompok Hujan Darah masih melakukan hal - hal kejam yang mereka lakukan.


Setelah melihat situasi cukup lama, Xie Bing akhirnya menyelamatkan pemuda tersebut dari cengkeraman Kelompok Hujan Darah pada suatu malam, meskipun tidak memiliki hubungan darah atau pertemanan dengan pemuda tersebut Xie Bing tetap menyelamatkannya, entah hal itu dikarenakan kebaikan hati nuraninya atau memang kekesalannya pada Kelompok Hujan darah ketika melihat setiap perbuatan mereka.


Pemuda yang diselamatkan oleh Xie Bing tidak lain adalah Hu Bing, yang saat ini menjabat sebagai Patriark Asosiasi Pedang Muda. Selepas diselamatkan Xie Bing, Hu Bing muda saat itu bersumpah setia untuk selalu membela Xie Bing dan menyelamatkannya. Dia berpikir semua kebaikan Xie Bing tidak pernah bisa dia balas.


Hingga suatu hari karena keadaannya yang memaksa, Xie Bing harus menitipkan Hu Bing ke Asosiasi Pedang Muda, meskipun Xie Bing lebih menyebutnya dengan meninggalkan Hu Bing.

__ADS_1


Saat itu Hu Bing tidak pernah sedikitpun menyimpan dendam pada Xie Bing, yang dia ketahui Xie Bing sengaja melakukan hal tersebut karena terpaksa, keadaannya yang selalu diincar Kelompok Hujan Darah membuatnya harus berpindah - pindah lokasi secara berkala. Karena hal itu pula Xie Bing tidak bisa berlama - lama berada di dekat seseorang.


Hingga akhirnya penduduk yang masih mempercayai Xie Bing menyarankan suatu ide pada Xie Bing. yaitu, membuat suatu pemukiman yang keberadaannya tidak bisa diketahui oleh Kelompok Hujan Darah.


Saat itu karena sistem pengairan yang buruk, terowongan besar yang biasanya mengalirkan air ke seluruh Kota Jian Yi tidak pernah terisi kembali. Pendukung setia Xie Bing menyarankan terowongan tersebut untuk dijadikan tempat tinggal mereka.


Meskipun kondisinya tidak layak untuk dijadikan tempat bermukim, namun tempat seperti itu lebih baik bagi pendukung Xie Bing dibandingkan hidup bersama-sama dengan orang licik yang mengambil keuntungan dari penurunan jabatan Xie Bing.


Bertepatan dengan hal itu Yu Hongli juga telah menjabat menjadi Walikota Jian Yi. karena hal itu pula, Kelompok Hujan Darah menarik diri dari permukaan dan lebih memilih melakukan sesuatu secara diam-diam. Karena sudah pasti aliran dana dan pajak dari para pedagang sebagian besar juga akan dirasakan Kelompok Hujan Darah.


Hari ke hari waktu pun berjalan hingga akhirnya telah Xie Bing lalui hidup selama lima tahun di bawah tanah kota Jian Yi, dengan sedikit bekerja keras akhirnya Xie Bing berhasil mempunyainya restoran dan bar. Namun sebagian besar hasilnya Xie Bing gunakan untuk kebutuhan para penduduk bawah tanah.


Sebab hal itu Xie Bing begitu dihormati oleh para pemuda yang tidak mengetahui kejadian yang sebenarnya terkait keadaan mereka yang harus tinggal di bawah tanah.


Selama sepuluh tahun terakhir Kota Jian Yi dibawah kepemimpinan Yu Hongli mendapatkan julukan Kota Seribu Pedagang, meskipun tidak ingin mengakuinya, Xie Bing tidak bisa memungkiri bahwa Yu Hongli lebih baik dari dirinya dalam hal menjabat sebagai Walikota.


Xie Bing mengakhiri ceritanya, kemudian melirik ke arah Patriark Bing yang masih diam terpaku setelah mendengarkan masa lalu Xie Bing.


"Kurang lebih seperti itulah yang kulalui selama sepuluh tahun terakhir ini, beberapa hal harus aku singkat seperti keadaanku yang harus menahan lapar hingga dua hari dan hal lain yang menggambarkan kemiskinan, sehubungan dengan hal itu pasti kau bisa membayangkannya sendiri kan?"

__ADS_1


Patriark Bing mengganguk pelan, mendengar cerita masa lalu seseorang yang pernah menyelamatkannya membuat Patriark Bing merasa bersalah. Patriark Bing mulai bertanya pada dirinya sendiri, selama sepuluh tahun terakhir ini mengapa dia tidak berusaha untuk mencari keberadaan Xie Bing?


Namun kali ini menyesalinya pun sudah terlambat, Kota Jian Yi telah dikuasai kelompok aliran hitam dan walikota yang benar-benar berkorban untuk penduduknya, hari ini menjalani kehidupan yang menyedihkan. Tidak ada yang bisa dilakukannya kecuali satu hal yaitu, mengembalikan Kota Jian Yi seperti semula.


"Kakak, mengapa kau tidak mencoba untuk melakukan pemberontakan?" Patriark Bing menatap Xie Bing dengan serius, seperti Sikap seseorang yang siap melakukan apa pun untuk membantu orang yang disayanginya.


Pertanyaan Patriark Bing cukup membuat terkejut pada diri Xie Bing, dia menyadari semangat adik angkatnya itu yang masih berkobar karena usianya yang baru memasuki kepala tiga. Jadi, jiwa mudanya mungkin masih terbawa hingga saat ini.


Xie Bing menghela napas pelan, tidak bisa dipungkiri dia pun ingin melakukan hal seperti pemberontakan, tetapi satu hal yang dikhawatirkan oleh Xie Bing adalah Yu Hongli mungkin sudah bersiap dengan seluruh kekuatan tempur markas cabang Kota Jian Yi Kelompok Hujan Darah.


"Aku akui, keinginan tersebut pernah terlintas di pikiranku lima tahun yang lalu, saat kekuatan Kelompok Hujan Darah belum terlalu kuat seperti sekarang, tetapi tetap saja mereka saat itu juga cukup kuat untuk mengalahkan semua orang di kota, dengan hanya mengandalkan kekuatan suara penduduk semata, aku tidak begitu yakin Hu Bing."


Jika membicarkan hal tersebut Xie Bing seringkali menunjukkan ekspresi kecewa dan terkadang sedih, perasaannya campur aduk tatkala melihat penduduknya sendiri terluka, karena itu sampai saat ini dia tidak pernah mengambil keputusan seperti itu karena menyadari resiko besar yang selalu membayangi.


Di tengah pembicaraan tersebut, seorang pemuda tiba - tiba menyela pembicaraan Patriark Bing dan Xie Bing.


"Kalau begitu, kita lakukan rencana pemberontakan itu dari sekarang!!"


• • •

__ADS_1


Kalau memiliki waktu, saya akan update besok dini hari atau pada pagi harinya, tetapi jika tidak tercapai, update chapter akan rilis seperti biasa malam seperti ini..


Sampai jumpa di chapter selanjutnya...


__ADS_2