Legenda Dewa Naga

Legenda Dewa Naga
CH. 34 – Pemberontakan dimulai II.


__ADS_3

Beberapa jam telah berlalu, selepas berbagai persiapan yang dinahkodai oleh Xie Bing selesai, pasukan pemberontak itu akhirnya bergerak. Satu hari sebelumnya Xie Bing telah memerintahkan anak buahnya untuk mencari terowongan air, yang sudah tak terpakai dan mengarah ke kediaman walikota.


Xie Bing ingin menggunakan terowongan air itu karena bisa menjadi rencana pengecohnya untuk penyerangan, Xie Bing bermaksud untuk membagi pasukannya. Pasukan pertama akan menyerang secara terang - terangan, dan sebagian lagi akan menyerang melewati terowongan air. Lalu secara diam-diam menyerang semua pendekar di tempat itu tanpa dapat diketahui oleh musuh sebelumnya.


"Chang'er, kau dan temanmu lebih baik menyerang secara langsung dari depan kediaman Yu Hongli, dengan begitu kami bisa mengepung pasukannya dari belakang." Xie Bing menepuk pundak Liu Chang bermaksud memberikannya instruksi.


Liu Chang mengganguk pelan, dia kemudian menyatukan pasukannya dan pasukan Gang Wei menjadi satu. Sementara empat ratus sisanya yang dipimpin Xie Bing akan menyerang melewati terowongan air. Dan dua ratus lainnya dipimpin oleh Guan Cheng untuk menyiapkan obat-obatan bagi mereka yang nantinya terluka.


"Gang Wei, saat keluar nanti berubahlah menjadi naga!!" Liu Chang berbisik ke arah Gang Wei. Tentu saja perintah Liu Chang itu ditanggapi Gang Wei dengan penolakan, jika Gang Wei melakukan hal itu, pasukan pemberontak akan terkejut melihat naga sepanjang 50 meter terbang di atas kota.


Liu Chang tersenyum canggung, dia berusaha menyakinkan Gang Wei sekali lagi. Tidak akan terjadi apa-apa karena nantinya dia sendiri yang akan menyakinkan pasukan pemberontak agar tidak panik. "Percayalah padaku.., "


Selepas mengatakan hal tersebut Liu Chang kemudian menghentikan sejenak langkah pasukan sebanyak empat ratus orang dibelakangnya. "Dengarkan aku semuanya!! Jika nantinya ada sesuatu yang membuat kalian terkejut, cukup perhatikan saja.... Karena yang menyebabkannya adalah aku, mengerti?!" Selepas mengucapkan hal tersebut, pasukan pemberontak bersorak secara bersamaan. Yang berarti mereka mengerti instruksi yang diberikan Liu Chang.


•••


– Di tempat yang lain –


Saat ini di terowongan yang terhubung ke kediaman walikota, Xie Bing dan Patriark Bing menyatukan pasukannya masing-masing, mereka saat ini berjumlah kurang lebih sama dengan pasukan yang dibawa oleh Liu Chang. Patriark Bing dan Xie Bing memimpin di depan dengan ditemani oleh anak buahnya masing-masing.


"Kakak, aku bertanya - tanya. Mengapa kau tidak membawa Lian dalam pemberontakan ini?" setelah mendekati Xie Bing, Patriark Bing tiba - tiba bertanya tentang keberadaan Lian yang tidak ikut dalam pasukan pemberontak.


Xie Bing mengurut janggutnya. "Kemampuan Lian sangat rendah untuk mengikuti pemberontakan ini. meskipun dia memaksaku, aku tidak akan mengizinkannya."

__ADS_1


Patriark Bing mengganguk pelan, lalu pandangannya kembali fokus untuk melihat terowongan air yang cukup gelap, dia merasa sesaat lagi akan tiba di Kediaman Yu Hongli.


•••


"Apa - apaan itu, kenapa ada hewan legenda seperti itu disini??"


Sebagian besar pasukan pemberontak begitu terkejut ketika melihat Liu Chang menaiki seekor naga, yang tidak lain adalah Gang Wei. Meskipun sebelumnya telah diberitahukan oleh Liu Chang untuk tidak panik, sebagian besar pasukan sulit untuk menyembunyikan rasa terkejutnya.


Rasa terkejut mereka semua tentu disebabkan karena hewan legenda seperti naga sangat jarang bahkan langka untuk muncul di Kekaisaran Giok Selatan, sekalipun banyak dari mereka yang tidak percaya akan dongeng naga di buku-buku. Saat ini nyatanya mereka semua sulit untuk menyangkal keberadaan Gang Wei.


"Aku sudah menduga reaksi mereka seperti ini, bagaimana ini?" Gang Wei melirik ke arah Liu Chang yang saat ini berada di atas kepalanya. "Aku akan menenangkan mereka, kau terbang lebih ke atas untuk melihat situasi kediaman Yu Hongli dan kabarkan padaku lewat telepati nantinya!!" Selepas mengatakan hal tersebut Liu Chang melompat ke bawah untuk menenangkan pasukan pemberontak yang masih terkejut dengan kejadian di hadapan mereka.


Sementara itu sesuai dengan instruksi Liu Chang, Gang Wei terbang lebih ke atas untuk melihat situasi di kediaman Yu Hongli saat ini.


Semua orang yang tadinya melihat ke atas akhirnya tersadar dari lamunan mereka setelah mendengar suara Liu Chang. Apa yang dikatakan oleh Liu Chang benar, waktu pemberontakan hanya berkisar tiga hingga empat jam saja. Jika tidak segera bergerak maka Yu Hongli dan Kelompok Hujan Darahnya akan mampu menyiapkan diri untuk menghadapi serangan pasukan pemberontak.


"Ayo kita akhiri penderitaan sepuluh tahun ini, maju!!"


"YAAAAAAAAA!!"


Teriakan pasukan pemberontak begitu keras hingga mencapai ratusan meter karena banyaknya pasukan pemberontak yang berteriak secara bersamaan. Jika saja jumlah pasukan pemberontak sedikit lebih banyak, mungkin teriakan itu bisa saja membangunkan penduduk di seluruh Kota Jian Yi.


Sementara itu di atas kota, Gang Wei yang saat ini sedang memantau keadaan kediaman Yu Hongli, melihat penjaga di beberapa bagian rumahnya. Terlihat oleh Gang Wei para penjaga itu rata - rata hanya pendekar awal tahap 5 dan sisanya hanya pendekar awal tahap 2.

__ADS_1


"Chang'er, apa kau bisa mendengarku??" Gang Wei mencoba bertelepati dengan Liu Chang.


"Ya, aku bisa mendengarnya." Liu Chang bisa menjawab telepati Gang Wei karena hanya berjarak tiga ratus meter di bawah Gang Wei saat ini. "Baiklah, dengar ini. kediaman Yu Hongli mempunyai penjaga sekitar 30 orang. Kabar baiknya dari jumlah mereka rata-rata penjaga hanya pendekar awal tahap lima, kau bisa gunakan kekuatanmu sendiri untuk mengatasinya. Jangan gunakan pedang itu, kecuali jika terdesak." selepas mengatakan hal tersebut Gang Wei segera memantau kembali keadaannya, khawatir jika sewaktu-waktu Yu Hongli menyadari ada penyusup berjumlah besar sedang menuju kediamannya.


Dugaan Gang Wei tidak salah, Yu Hongli sejak awal sebenarnya tidak dalam keadaan tertidur, bahkan saat ini ia sedang mengawasi sejumlah besar pasukan yang menuju ke arah kediamannya.


"Lihatlah betapa bersemangatnya mereka Yu Jie. aku bahkan sampai merinding jika memikirkan suatu kediaman diserang oleh orang sebanyak itu, kau bisa urus mereka kan??" tanya Yu Hongli, ia beberapa kali tertawa melihat kemampuan berlari pasukan pemberontak yang cukup lamban.


"Ya, aku akan mengurus mereka untukmu, kau jangan khawatir bos." balas Yu Jie kembali, wajar jika Yu Jie menyebut Yu Hongli bosnya, karena saat ini Yu Hongli memegang jabatan sebagai ketua Kelompok Hujan Darah di Kota Jian Yi.


Yu Jie sendiri sudah menjadi tangan kanan Yu Hongli sejak lama. Dia dipilih Karena kemampuannya yang hebat hingga ia dijuluki sebagai Pendekar Ilusi Darah oleh musuh-musuhnya. Alasan Yu Jie mendapatkan julukan Pendekar Ilusi Darah yaitu karena setiap orang yang berhadapan dengannya tidak akan memakan waktu lama sebelum jatuh dan terbunuh dalam keadaan mengenaskan.


Saking mengerikan kekuatannya, beberapa orang mengatakan ilusi yang dimilikinya mampu membunuh seorang pendekar sakti, bahkan namanya seringkali disandingkan dengan salah satu Elang dari markas pusat Kelompok Hujan Darah, yang mempunyai markas di Kekaisaran Giok Barat. Semua julukan dan prestasinya itu tentu karena pencapaian yang didapatkannya selama ini, begitu sulit untuk ditandingi oleh orang lain.


Ketika mereka sedang asyiknya berbincang dan menertawakan pasukan pemberontak yang menuju kediaman walikota saat ini, disisi lain diam-diam Xie Bing dan Patriark Bing sudah menghabisi para penjaga yang merupakan pendekar awal di bagian belakang kediaman Yu Hongli.


Xie Bing melakukan hal itu secara sunyi, di tengah gelapnya malam membuat gerakannya semakin lancar tanpa diketahui oleh orang lain bak pembunuh profesional.


•••


Sampai jumpa di Chapter selanjutnya...


Ibnu R

__ADS_1


__ADS_2