Legenda Dewa Naga

Legenda Dewa Naga
CH. 31 – Rencana pemberontakan.


__ADS_3

Selepas perbincangan yang cukup lama tersebut, Yu Hongli dan salah satu anggota Kelompok Hujan Darah kembali ke pesta pernikahan tersebut, suasananya yang cukup ramai membuat mereka tidak bisa berlama-lama berbincang. Terlebih Yu Hongli sendiri merupakan seorang ayah dari mempelai wanita di pernikahan ini.


Saat di kediaman walikota sedang mengadakan pesta pernikahan, Disisi lain di bawah tanah saat ini, Liu Chang dan yang lainnya sedang merencanakan pemberontakan. Jika pesta pernikahan anak Yu Hongli masih Bertahan hingga esok kemungkinan pesta akan kacau semakin besar, mengingat rencana pemberontakannya bisa dijalankan kapan saja.


"Lihatlah ini kabar bagus, salah satu anak buahku melihat di kediaman walikota saat ini tengah berlangsung pesta pernikahan, kelihatannya salah satu dari anak Yu Hongli mendapatkan pria dari kekaisaran, kita bisa menyerang mereka saat mereka mabuk dan bersenang-senang!"


Xie Bing telah membulatkan tekad, setelah mendengar salah satu orang yang dia sayangi dibunuh oleh Kelompok Hujan Darah, Xie Bing langsung melakukan rapat bersama Patriark Bing. Meskipun kedengarannya seperti rencana nekad saja tanpa memperhitungkan kekuatan kelompok lawan yang lebih besar, Xie Bing tetap bersikeras ingin melakukannya.


Sama halnya dengan para penduduk bawah tanah, mereka lebih baik mati saat membela keadilan, daripada hidup terhina oleh pemimpin yang hanya boneka dari kelompok aliran hitam.


Setelah cukup lama mendengar informasi dari pihak Xie Bing sekarang giliran Patriark Bing yang akan angkat bicara, "Terima kasih kakak, sebelumnya pada para perwakilan penduduk yang mungkin belum mengetahui diriku. Perkenalkan aku Hu Bing, Patriark Asosiasi Pedang Muda saat ini..., "


"Asosiasi kami saat ini telah banyak memberikan pengaruh untuk Kota Jian Yi, karena itu kuharap informasi yang akan kusampaikan akan berguna... Menurut tim informasi kami, Kelompok Hujan Darah yang saat ini berada di belakang Yu Hongli, membawa anggota setidaknya tiga ratus orang saat pertama kali datang ke kota ini..., "


"Dan saat ini jumlah tersebut terus bertambah seiring waktu, berdasarkan informasi yang kami temukan Kelompok Hujan Darah di kota Jian Yi memiliki sekitar 5 anggota berkemampuan pendekar sakti, 30 pendekar menengah berinti hijau, 50 pendekar menengah berinti kuning dan sisanya adalah anggota yang berkemampuan pendekar awal... Menurut pandangan Asosiasi Pedang Muda, jumlah ini setidaknya bisa menghancurkan satu kota besar...., "


"Oleh Karena itu, kelihatannya pemberontakan ini akan cukup sulit mengingat besarnya kekuatan kelompok mereka, terima kasih."


Patriark Bing menutup penjelasannya, dia menjelaskan hal tersebut sesuai fakta yang didapat tim informasi Asosiasi Pedang Muda. Para penduduk yang mendengar hal itu menjadi ragu, mereka memang mempunyai keberanian namun menghadapi kekuatan yang begitu besar tanpa kemampuan sama saja dengan bunuh diri. Setidaknya itulah yang dipikirkan para penduduk bawah tanah.


Disisi lain Liu Chang dan Gang Wei hanya mendengarkan tanpa angkat bicara atau berpendapat sedikit pun. Liu Chang hanya akan berpendapat ketika bagiannya telah tiba.

__ADS_1


Sementara Xie Bing merasa bahwa penjelasan tersebut mulai memberi keraguan pada pengikutnya, Sebenarnya Xie Bing pun ragu membawa banyak orang yang tidak memiliki kemampuan untuk melawan kelompok sebesar mereka. Namun dia tidak memiliki pilihan lain, sekali sudah membulatkan tekad, Xie Bing tidak akan pernah mengingkarinya.


Meskipun terdengar egois, tetapi satu - satunya cara bagi Xie Bing untuk memberikan keadilan bagi penduduknya hanya ini.


Patriark Bing melihat Xie Bing tampak kebingungan dengan situasi ini, dia melirik ke arah Liu Chang, berharap Liu Chang bisa memberikan solusi.


Liu Chang yang menyadari tatapan Patriark Bing segera angkat bicara, "Senior Bing, aku merasa harus angkat bicara, jika hanya segini kekuatan mereka... Kita bisa memberikan perlawanan, kecuali pada lima orang yang memiliki kemampuan pendekar sakti..., "


"Jika penduduk disini ada beberapa orang yang setidaknya memiliki kemampuan pendekar menengah, kita masih bisa memberikan perlawanan, sementara para pendekar tahap awal, biarkan aku dan Gang Wei yang akan mengurusnya." Liu melirik ke arah Gang Wei. Gang Wei tidak bereaksi apa-apa, dia hanya ingin melihat akhir dari rapat ini.


Selepas mendengar semua hal itu keluar dari seorang pemuda, sekarang pandangan semua orang dalam rapat tersebut mulai tertuju pada Liu Chang, merasa tidak percaya bahwa pemuda seperti dirinya bisa mengatakan hal seperti itu.


Liu Chang mengganguk pelan, "aku tidak bercanda, jika saja memang seperti itu kemampuan kalian, kita masih memiliki kesempatan untuk menang." balas Liu Chang yakin.


Tidak salah jika Liu Chang mengatakan hal tersebut, meskipun Liu Chang merupakan pendekar menengah, inti ungu yang dimilikinya bisa menandingi kemampuan pendekar sakti tahap kemutlakan.


Terlebih setelah menyerap permata dewa, Liu Chang saat ini bahkan bisa bertarung setara dengan pendekar sakti yang mendekati puncak. Oleh karena itu, Liu Chang sangat optimis bisa menandingi kekuatan Kelompok Hujan Darah.


"Anak muda ini benar, kita masih bisa menandingi kemampuan mereka, saat ini yang harus kita lakukan adalah menyusun rencana menaklukan kelompok tersebut."


Xie Bing angkat bicara setelah cukup lama mendengarkan pendapat Liu Chang, dia sebelumnya ragu karena sepertinya tidak ada harapan untuk memenangkan pemberontakan ini, tetapi sekarang dia bisa melihat cahaya semangat terpancar dari wajah para penduduk bawah tanah.

__ADS_1


Patriark Bing dan Guan Cheng hanya bisa mengangguk pelan, namun jauh di lubuk hati mereka berdua, ada rasa kagum pada Liu Chang yang semuda itu bisa berbicara layaknya seorang pemimpin.


"Setelah rapat ini selesai, aku ingin berbicara denganmu nak!" Xie Bing menepuk pundak Liu Chang, setelah rapat tersebut selesai, Xie Bing ingin Liu Chang segera menemuinya.


Rapat untuk merencanakan pemberontakan nyatanya membutuhkan waktu yang cukup lama hingga mencapai keputusan final, setelah hampir berdiskusi selama lima jam, akhirnya rapat tersebut selesai. mereka memutuskan untuk melakukan pemberontakan pada malam hari ketika tamu pesta pernikahan anak Yu Hongli telah kembali pulang dari kediaman walikota.


°°°


Xie Bing mengajak Liu Chang ke sebuah wilayah yang tidak jauh dari pemukiman penduduk bawah tanah. saat ini mereka berada di sebuah padang rumput yang cukup luas, karena sore ini matahari terbenam cukup indah untuk berbincang-bincang.


"Nak, saat kau dengan lantangnya berkata bahwa pemberontakan yang tidak mungkin ini menjadi mungkin, aku bertanya - tanya pada diriku sendiri, sebenarnya apa yang membuat pemuda di hadapanku ini begitu optimis bahwa dia bisa mengalahkan semuanya. jadi saat ini aku ingin mendengar alasannya, mengapa kau bisa begitu percaya diri dengan pemberontakan ini?" tanya Xie Bing, dia masih begitu penasaran dengan jati diri Liu Chang karena baru beberapa saat sejak mereka berdua bertemu, Liu Chang sudah membuat kagum pada diri Xie Bing.


"Cukup sulit menjelaskannya, tapi yang pasti karena aku sendiri merasakan bagaimana tidak nyamannya hidup dengan terhina, sebelum berkelana seperti ini, dahulunya aku merupakan seorang pelayan, tidak mempunyai kemampuan, dan seseorang yang lemah. Bahkan untuk menebang satu pohon saja aku sudah sangat kesulitan..., "


"Namun suatu hari aku diselamatkan seseorang, seseorang yang bagiku dia sangat berharga... setelah beberapa saat berlatih dengannya, kemudian aku ditugaskan untuk selalu menjaga perdamaian di dunia ini, hal itu mungkin yang menjadi alasan mengapa aku sangat ingin membantu pemberontakan kalian... Kukira itu cukup beralasan kan?"


•••


Sampai jumpa di chapter selanjutnya....


• Ibnu R.

__ADS_1


__ADS_2