Married With Possesive Boss

Married With Possesive Boss
34. PESONA KEANO


__ADS_3

Dea merasa sedih karena rencananya untuk membeli boneka untuk di jadikannya penghalang saat ia sedang tidur dengan Keano tidak di bolehkan untuk membeli oleh suaminya, alasannya pun tidak Dea ketahui.


"Sayang, kenapa tadi kita tidak jadi beli boneka tadi padahal kan bonekanya tadi sangat imut" ucapnya yang merasa kesal dengan Keano.


"Saya tidak mau membuang-buang uang saya untuk hal yang tidak berguna seperti membeli boneka tadi" jawabnya.


Dasar pelit binti medit, katanya uangnya banyak tidak habis-habis 7 turunan 7 tanjakan tapi membelikan boneka tadi saja tidak mau.


"Lebih baik kamu beli pakaian atau sepatu yang bisa di kenakan" ucap Keano.


"Tidak, pakaian yang kamu belikan kemarin saja belum semuanya aku pakai, masa mau beli lagi" ucapnya yang tidak mau beli pakaian.


"Ya sudah kalau begitu kita pulang, saya masih banyak pekerjaan yang harus saya kerjakan" ucapnya sambil menggandeng Dea untuk keluar dari Mall.


Masak jalan-jalan begini doang, ahh tidak seru.


"Sayang tunggu, lihat itu ada toko makanan ringan, kita kesana saja yuk" ucapnya yang menghentikan Keano dan mengajaknya ke toko makanan.


Keano menuruti dan mengikuti kemana Dea mengajaknya, Dea langsung mengambil troli dan memilih berbagai makanan.


"Sayang, kamu dorong trolinya ya, aku akan memilih makanannya" perintahnya dengan tanpa merasa takut sama sekali.


Keano yang mendengar perintah istrinya langsung memendelikkan matanya dan menatap Dea, "Hehehe, Ayolah Sayang hari ini saja tolong bantu aku mendorong trolinya, ya plis.." pinta Dea yang memohon pada Keano sambil menunjukkan wajah imutnya.


Tidak tahu mengapa Keano bersedia menuruti perintah Dea, "Hem, baiklah"


"Yey terima kasih Sayang" ucap Dea yang langsung tersenyum sumringah dan tanpa sadar memeluk Keano.


"Maaf Sayang, aku hanya terlalu bahagia" sambungnya sambil melepaskan pelukannya.


Dea telah memilih berbagai makanan ringan bahkan sampai satu troli penuh, saatnya Dea dan Keano pergi ke kasir untuk membayarnya.


"Mbak ini belanjaannya tolong di hitung semuanya" ucap Dea pada mbak kasir.


"Baik dek" jawab mbak kasir sambil tersenyum namun saat tersenyum mbak kasir bukannya menatap Dea tapi menatap Keano padahal mbak kasir sedang berbicara dengan Dea.


"Dak dek dak dek, memangnya di silsilah keluargaku ada nama mbak dan berharap sekali aku mau menjadi adeknya mbak wajah kita saja jauh beda aku imut-imut dan mbaknya amit-amit cihh." ucap Dea sinis di campur tidak suka di hadapan mbak kasir karena sudah tersenyum pada Keano.


"Eh adek imut tidak boleh bicara seperti itu pada kakak" kata mbak kasir yang berusaha sok akrab pada Dea.


Kalau tidak ada kakaknya(Keano) disini sudah aku pitak kepalanya. batin mbak kasir.


"Cepat jumlah semua totalnya!" Ucap Keano pada mbak kasir, Keano hanya sudah tidak ingin melihat istrinya bertengkar dengan kasir Mall.

__ADS_1


"Baik tuan"


Semua makanan yang di pesan Dea telah di total, "Jumlahnya 5.300.000 ribu rupiah tuan" katanya pada Keano, Keano langsung memberikan kartunya pada kasir.


Semua makanan ringan Dea sudah di kemas ke dalam tas, karena sudah selesai Keano dan Dea hendak pergi tapi mbak Kasir menghentikannya.


"Tuan" panggil sang kasir.


Keano dan Dea langsung berbalik karena mbak kasir memanggilnya.


"Bolehkah saya minta nomor telepon, WA, nama akun IG, Twitter atau semacamnya milik tuan?" katanya yang meminta informasi Keano dengan banyaknya.


Beraninya dia meminta nomor saya. batin Keano, tapi saat Keano melirik Dea ia melihat jika Dea terlihat tidak suka hingga membuat Keano memiliki rencana untuk Dea .


Baiklah kita mulai permainannya. batin Keano sambil tersenyum.


"Nomor ponsel ya?" tanya Keano.


"Heem tuan" jawabnya sambil mengangguk senang.


Kenapa dia jadi berubah 1000% biasanya dia kan tidak suka jika ada wanita yang caper kepadanya, dan hatiku juga kenapa kamu tidak suka melihatnya di goda wanita lain.


"Dengar baik-baik ya, 088123..." belum sempat Keano menjelaskan nomor teleponnya dengan lengkap kepada mbak kasir tiba-tiba Dea memotong pembicaraannya.


"Di sini tidak jual gas elpiji dek, kalau adek mau beli gas elpiji adek bisa beli di warung terdekat yang ada di rumah adek" jawab mbak kasir yang setengah kesal karena Dea memotong pembicaraannya dengan pria idamannya.


Hais kenapa aku bodoh sekali.


"Kalau begitu aku mau beli kipas angin, bisa mbak ambilkan" lanjutnya dengan tersenyum yang ingin membatalkan rencana Keano untuk memberikan nomor ponselnya pada mbak kasir.


"Adek ambil sendiri ya, di sana dek, adek lurus saja terus belok kanan di situ ada berbagai merek kipas angin" ucapnya yang menahan kesabarannya.


"Ahhh kakiku tiba-tiba sakit mbak, kenapa bisa sakit saat sedang berada di depan mbak, padahal tadi tidak apa-apa dan baik-baik saja, bisa tolong mbak ambilkan" ucapnya yang berpura-pura menahan rasa sakitnya dengan memegang kakinya sambil meringis kesakitan.


Apa maksud anak kecil ini aku pembawa musibah begitu. batin mbak kasir.


Mbak kasir mau tidak mau harus pergi dan mengambilkan kipas angin pesanan Dea.


Anak kecil mengganggu saja. gumam mbak kasir yang melenggang pergi untuk mengambilkan kipas angin pesanan Dea.


Setelah melihat mbak kasir yang sudah menjauh dan tidak terlihat, Dea langsung menggandeng tangan Keano dan berlari menarikknya pergi dari Mall tersebut.


Sambil membawa 4 tas wadah belanjaannya.

__ADS_1


"Huh, huh, huh. Kenapa kamu mau memberikan nomormu pada mbak kasir tadi" ucap Dea yang mengatur nafasnya dan memarahi Keano.


"Kamu berani memarahi saya, berapa nyawa simpananmu haa"


"Ais bukan begitu maksudku Sayang, aku hanya tidak ingin nomormu di berikan kepada sembarang orang, kan kita tidak tahu orang itu baik atau tidak kalau mbak kasir tadi ada niat buruk kepadamu, bagaimana?" jelasnya dengan terbata-bata.


Dea akhirnya masuk ke dalam mobil bersama dengan Keano, di dalam mereka berdua terus diam tanpa ada pembicaraan.


Ini semua salah mbak kasir tadi, kalau saja dia tadi tidak menggodanya aku tidak akan berkata dan berbuat seperti itu padanya, mulutku juga tidak bisa diam, kenapa pakai acara memarahinya sih mulutku, ih ih. batinnya yang merutuki kebodohannya karena memarahi Keano sambil memukul bibirnya dengan tangannya.


Keano yang melihat Dea terus memukuli bibirnya sendiri langsung meminggirkan mobilnya dan menghentikan tangan Dea, "Kenapa kamu menyakiti dirimu sendiri, dengan cara memukul bibirmu haa" sentak Keano.


"Maaf Sayang, bibirku gatal karena tadi ada nyamuk yang menempel di bibirku jadi aku pukul-pukul bibirku biar rasa gatalnya menghilang" ucapnya yang berbohong.


"Alasan saja, sini kemari!" ucapnya sambil menggerak-gerakkan jarinya agar Dea mendekat padanya.


Dea pun mendekat ke arah Keano dan akhirnya' cupp ', Keano mencium Dea dengan lembut tapi lama kelamaan ciuman itu menjadi semakin panas dan membuat bergairah.


Kebetulan malam minggu cuacanya sedang mendung...


Ku melihat kanan kiri, oy jeleknya wajahku ini.


Juk ijak ijuk ijak ijuk, kerera berangkat


Juk ijak ijuk ijak ijuk hatiku gembira.


Asekkk...


Tiba-tiba ada seorang pengamen menyanyikan lagu Kereta Malam yang terpaksa membuat Keano harus menyudahi ciumannya bersama dengan istrinya.


Keano membuka kaca mobilnya dan memberikan uang pada pengamen yang sudah mengganggunya, pengamen langsung pergi setelah Keano memberinya uang.


"Bagaimana, apakah bibirmu masih gatal?" tanya Keano.


"Sudah tidak apa kok" jawabnya malu-malu padahal biasanya saja tidak tahu malu.


Di Mall mbak kasir yang tadinya di suruh Dea untuk mengambilkan kipas angin sudah kembali ke tempat Keano dan Dea berada tapi saat sampai di tempatnya ia tidak mendapati Keano di sana.


"Sialan anak kecil itu menipuku" ucap mbak kasir yang emosi karena telah di bohongi oleh orang yang di pikirnya anak kecil atau adik Keano padahal yang sebenarnya adalah istri sahnya. Akhirnya ia mengembalikan kipas anginnya ke tempat asalnya.


💙 Hai kakak-kakak yang baik hati dan tidak sombong terima kasih sudah main ke novelku, aku harap kalian suka dengan novel ini.


Jangan lupa untuk like, komen, vote dan rate bintang 5 yup.

__ADS_1


Terima kasih dan jumpa lagii bayyy💙


__ADS_2