Married With Possesive Boss

Married With Possesive Boss
74. TEMAN LAMA DATANG KEMBALI


__ADS_3

Tidak terasa kandungan Dea sudah berusia enam bulan, di bulan Agustus tepatnya hari ini adalah hari dimana usianya genap berusia dua puluh satu tahun. Dea sudah menanti kejutan yang akan Keano berikan padanya. Walau Keano terlihat biasa saja, Dea tahu di balik sikap sok coolnya Keano menyimpan banyak kejutan.


Perut Dea yang rata sekarang menjadi buncit, terlihat aneh memang, bagaimana tidak Dea bertubuh kecil tapi perutnya buncit seperti Jaka Kendil versi wanita. Tapi di mata Keano Dea tetap wanita yang tercantik, makanya Dea bodo amat dengan penampilannya, suaminya saja sudah menerimanya apa adanya untuk apa berbuat yang neko-neko. Malahan Keano selalu menyuruh Dea makan makanan yang banyak karena sekarang bukan hanya Dea saja yang membutuhkan asupan gizi tapi bayinya juga.


Tidak ada yang berubah dari sikap Keano, ia tetap jadi Keano yang posesif, selalu melarang Dea begini dan begitu sampai keluar mansion pun tidak boleh kalau bukan urusan yang sangat penting.


"Nanti aku akan pulang cepat sekitar jam dua belas siang, jadi setelah aku pulang kita ke rumah sakit untuk USG." Ucap Keano yang di jawab anggukan oleh Dea.


"Ini habiskan susumu" Keano menyodorkan segelas susu coklat pada Dea. Setiap pagi aktivitasnya bertambah yakni sebelum berangkat ke kantor, Keano akan memberikan susu untuk Dea karena jika tidak di paksa oleh Keano, Dea tidak akan mau meminumnya.


"Ini susu apa Sayang?" Tanyanya sebelum meminum susu yang ada di tangannya.


"Susu coklat"


"Bukan maksudku merek susunya apa MSG, Halo, A li Een, atau Bendera Indonesia" jelas Dea yang menyebutkan berbagai merek susu, meski yang ia sebutkan tidak semua susu untuk ibu hamil.


"MSG. Memangnya merek itu penting?" Tanya Keano.


"Pentinglah. Kalo kamu beri aku susu MSG, bisa-bisa anak kita lahirnya nanti Miring Sinting sama Gila, bagaimana? Udah aku tidak mau minum lagi, kalo gitu" ucap Dea yang membuat Keano bingung. Memangnya ada, susu yang bisa membuat Miring Sinting dan Gila, ya? Atau ini hanya akal-akalan Dea, supaya tidak di paksa minum susu lagi?

__ADS_1


"Terus aku harus beli susu merek apa?" Keano berusaha bersabar dan mempersilahkan Dea untuk mengatakan susu yang Dea inginkan, yang penting Dea mau minum susu.


"Di campur Sayang, antara susu Halo, A lie Een dan Bendera Indonesia. Biar anak kita nanti kalo sudah lahir jadi tinggi karena mengonsumsi susu Halo, lincah gerakannya karena minum susu A lie Een dan cinta tanah air karena dari masih di kandungan sudah di beri susu Bendera Indonesia" jelas Dea yang ngalor ngidul ngejelasinnya. Efek kebanyakan nonton iklan di tv jadi sampai hafal semua isi iklannya.


"Jangan berusaha membodohiku! Cepat habiskan susu yang ada di tanganmu, jika dalam hitungan ketiga susunya belum juga habis, aku akan mencium mu disini juga" ancam Keano yang slalu sukses membuat Dea melakukan semua perintahnya.


Setelah berhasil membuat Dea menuruti perintahnya, Keano berangkat ke kantor, seperti biasa Dea mencium punggung tangan Keano lalu Keano membalasnya dengan kecupan di dahi Dea. Terlihat manis dan romantis semoga kelak nanti kita semua bisa punya suami kaya Keano yak.


🌻🌻🌻


Di kantor Keano sudah bersiap-siap untuk pulang dan mengantarkan Dea ke rumah sakit untuk USG. Tapi sebelum itu, Keano ingin membeli Hadiah untuk Dea karena hari ini adalah ulang tahunnya. Tapi saat hendak pergi, tiba-tiba datang seorang wanita yang menangis datang ke ruangannya.


"Keano..." panggil wanita itu dalam keadaan yang kacau dengan air matanya.


Kinan adalah teman dekat Keano dulu waktu kuliah di luar negeri, Kinan satu-satunya wanita yang berteman dengan Keano. Mereka begitu dekat sampai orang-orang mengira, jika mereka berpacaran tapi berita itu tergoyahkan saat Kinan memperkenalkan kekasihnya bernama Randy di hadapan semua orang. Hingga sekarang pun yang Keano tahu mereka masih menjalin hubungan.


Keano perlahan melepaskan pelukannya karena meskipun Kinan teman dekatnya tapi sekarang ini ada hati yang harus ia jaga. Keano mendudukkan Kinan di sofa, "Ada apa? Mengapa kamu tiba-tiba datang kemari sambil menangis?" Tanya Keano yang penasaran dengan apa yang terjadi late Kinan.


"Randy... dia selingkuh. Kemarin aku melihatnya bersama wanita lain masuk ke hotel, bahkan saat aku memergokinya, dia terang-terangan mengakui jika dia memang sedang selingkuh di belakangku hiks..."

__ADS_1


"Berani sekali baji*gan itu menyelingkuhi mu. Kamu tenang saja aku akan memberinya pelajaran agar dia tidak lagi berani berselingkuh. Bahkan aku akan membuatnya bertekuk lutut di hadapanmu untuk meminta maaf serta balikan denganmu!" Ucap Keano, ia berusaha menenangkan Kinan agar temannya itu tidak bersedih lagi.


"Tidak usah Keano, tidak sudi juga aku memiliki hubungan dengan pria itu lagi. Biarkan saja, karma pasti akan menghampiri dirinya tanpa perlu kamu membalasnya" kata Kinan. Keano hanya tersenyum menjawab perkataan bijak dan dewasa Kinan.


Keano menyodorkan air putih pada Kinan supaya Kinan lebih rileks. Kinan menerimanya dan meminumnya tapi entah apa yang terjadi pada tangannya hingga saat Kinan ingin mengembalikan gelas pada Keano. Gelasnya jatuh dan tumpahan airnya mengenai pakaian Keano.


"Maaf Keano, aku gak sengaja tanganku licin tadi" ucap Kinan sambil mengelap pakaian Keano dengan sapu tangannya.


"Tidak apa, nanti juga kering sendiri" Keano menyingkirkan tangan Kinan yang berusaha mengeringkan pakaian Keano.


"Sebaiknya kamu lepas lalu ganti pakaian saja, daripada nanti kamu masuk angin" saran Kinan. Keano menyetujuinya, Keano masuk ke ruang ganti untuk mengganti pakaiannya. Setelah itu Keano akan menjemput Dea untuk USG. Karena Kinan yang tiba-tiba datang dan curhat tentang masalah pribadinya, Keano sampai lupa jika ia ada janji untuk mengantar Dea USG. Dan memberikan kejutan pada Dea.


Keano melepas kemeja, celana dan jasnya, menyisakan celana boxer saja. Terpampang jelas tubuh Keano yang gagah dengan roti sobek di bagian perutnya.


Kinan tiba-tiba masuk ke dalam ruang ganti dan memeluk Keano yang hanya mengenakan celana boxer saja. Keano kaget sekali, Kinan berani sekali melakukan hal sejauh ini. Meski Keano adalah teman baiknya dan mungkin juga Kinan mungkin saja belum mengetahui jika Keano sudah menikah bahkan akan segera memiliki anak. Tapi hal ini tetap tidak di benarkan bukan?


"Kinan ini semua tidak boleh kamu lakukan" Keano berusaha melepas pelukan Kinan, bukannya lepas makah semakin kencang.


"Kenapa tidak boleh? Aku sahabatmu, bukankah ini hal wajar yang dilakukan seorang sahabat saat sahabatmu sedang bersedih, menghibur dan menenangkannya. Aku merasa tenang dan damai saat berada di pelukanmu" tutur Kinan.

__ADS_1


Ceklek... Dea membuka pintu ruang ganti Keano, senyum di bibirnya yang dari tadi merekah seperti bolu kukus dan sumringah menjadi berubah, saat Dea melihat suaminya yang selalu posesif padanya sedang berpelukan bersama wanita lain di ruangan tertutup, di tambah dengan Keano yang bertelanjang dada. Tangisnya pecah saat itu juga, tanpa berbicara Dea langsung ngibrit berlari keluar, bersamaan dengan air matanya yang terus berjatuhan.


Bersambung...


__ADS_2