Married With Possesive Boss

Married With Possesive Boss
37. PERKELAHIAN


__ADS_3

Dea masih di kafe Q bersama dengan Ida, mereka berbincang-bincang tentang kehidupan mereka, Ida berbicara tentang pacar-pacarnya yang ganteng dan kaya, ada juga pacarnya yang kaya tapi tidak terlalu pintar hingga bisa Ida kibulin sedangkan Dea bercerita tentang kehidupannya selama hidup bersama Keano.


Hingga tidak sengaja saat Dea merasa kepanasan dan kegerahan, ia mengarahkan rambut lurus dan lurusnya yang sedang terurai ke arah belakang punggungnya, Ida yang sedang makan makanannya melihat leher Dea yang banyak sekali bekas ciuman langsung kaget hingga membuatnya tersedak.


Uhuk... uhukk...


"Makanya kalau makan itu hati-hati dan juga pelan-pelan, kau makan seperti orang yang tidak di beri makan selama seminggu saja" ucap Dea dengan santai yang melihat Ida tersedak sambil meminum minumannya.


Ida langsung menyomot minuman yang Dea pegang dan meminumnya, " Kurang ajar kamu, bukannya memberikan minuman kepadaku, kau malah menasehatiku dan meminum minumanmu sendiri.


Kalau aku sampai mati karena tersedak tadi bagaimana" ucapnya dengan marah karena Dea diam saja saat ia tersedak bukannya memberikan minumannya ia malah meminumnya sendiri.


"Suruh siapa dari tadi tidak memesankan minuman untukku ya minumanmu aku minum.


Dan kalau kamu sampai mati karena tersedak, tenang saja kamu akan selalu aku doakan supaya kamu masuk surga kok" jawabnya sambil tersenyum pada Ida.


"Yang waras ngalah oke.


Kamu sudah pernah ***** dengan bos Keano ya?" ucap Ida yang menenangkan dirinya dan menanyakan tentang sesuatu pada Dea.


"Aku tidak paham dengan bahasa anehmu, aku manusia normal jadi gunakanlah bahasa normal untuk manusia bukan bahasa manusia luar angkasa" jawabnya santai.


"Blok onn kok di beri pupuk, ya tambah subur blok onnya. Begini ya Dea imut, ***** itu berhubungan, bercinta dan berciuman, apakah kamu sudah melakukannya ha ha?" tanyanya sambil menaik turunkan alisnya seperti iklan permen di tv.


"Belum" jawab Dea singkat.


"Ahh kamu bohong, orang buktinya sudah ada."


"Bukti apa?" tanyanya bingung.


"Ituu" ucap Ida sambil menunjuk leher Dea.


"Ohh ini, ini itu karena gigitan serangga, bos Keano juga di gigit tapi dia di gigit di bagian tubuhnya" jelas Dea dengan kepolosannya sambil menyedot minumannya.


Ini anak polos karena tidak tahu atau pura-pura tidak mengerti untuk menutupinya dariku atau dia memang asli bod*oh sih. batin Ida yang bingung membedakannya.


"Dea imut, cantik tapi sayang sedikit bo*oh, bekas di lehermu itu bekas ciuman yang cukup ganas bukan bekas gigitan serangga." jelas Ida dengan sabar.


"Maksudmu serangga menciumku begitu?"


Ida menarik nafas dalam-dalam untuk memberi penjelasan kepada Dea yang tidak mengerti apa-apa itu, tapi saat Ida akan menjelaskannya ponsel Dea berbunyi dan Dea mengangkatnya hingga Ida tidak sempat menjelaskannya.


"Ya halo Sayang" ucap Dea yang mengangkat ponselnya dan ternyata suaminya yang menelpon.

__ADS_1


"Nona kemarilah ke pusat perusahaan tuan Keano!" ucap Ken dengan panik.


"Ada apa, kenapa aku harus kesana?" tanyanya pada Ken.


"Saya tidak bisa menjelaskannya secara langsung, nanti nona bisa melihatnya sendiri dan sekarang nona cepatlah kemari"


"Baik, aku akan kesana." ucap Dea yang mematikan ponsel dan segera berlari ke arah mobilnya untuk menuju ke perusahaan suaminya.


"Da, aku pergi duluan ya, ada urusan yang mesti aku selesaikan nanti kita bertemu lagi dan ini semua kamu yang bayar ya aku buru-buru daa" ucapnya dengan mengambil tasnya dan berjalan menjauh dari Ida.


"Tapi..." ucap Ida namun ia sudah melihat Dea menjauh darinya.


"Aku sudah memakan banyak makanan begini, bahkan aku juga sudah pesan makanan untuk dibungkus dan aku bawa pulang, sekarang bagaimana?" gumamnya yang merasa bingung, ia mengira jika Dea sudah menjadi suami bosnya jadi ia berpikir jika semua makanan yang ia pesan akan ia suruh Dea untuk membayarnya tapi Dea malah pergi begitu saja.


Akhirnya Ida membayar semua pesanan makanan yang ia makan bersama Dea dan membatalkan pesanan makanan yang ia minta bungkus karena uangnya kurang, tapi semua pesanan tidak bisa di batalkan karena sudah terlanjur di bungkus, terpaksa Ida harus mencuci piring dan juga menjadi pelayan sementara di kafe tersebut sebagai gantinya.


***


Flashback


Setelah Aldi mendengar penjelasan tentang alasan Dea menikah dengan Keano saat berada di cafe tadi, Al langsung pergi menuju kantor Keano.


Saat di perjalanan Al menyempatkan menghubungi Ida bahwa ia tidak bisa datang dengan alasan ada rapat mendadak.


"Dimana ruangan bos mu" ucap Al dengan nada emosi kepada Resepsionis.


"Bapak siapa, dan ada keperluan apa bapak ingin bertemu dengan tuan Keano?" tanyanya dengan sopan.


"Panggilkan bosmu sekarang, bilang Aldi Rizky Saputra ingin bertemu dengannya!" perintahnya, resepsionis yang mendengarnya merasa ketakutan dan langsung menelpon Keano dan akhirnya Keano mengijinkannya untuk masuk.


Aldi langsung masuk ke ruangan Keano dengan emosi, ia langsung mendekat ke arah Keano dan menonjoknya.


Bugg...


Aldi memukul pipi Keano lumayan keras, Ken yang melihatnya ingin membantu tuannya namun Keano menghentikannya dan menyuruhnya untuk keluar.


"Wahh tuan Aldi Rizky Saputra, berani sekali anda memukul saya.


Apa anda sudah bosan hidup dengan damai di dunia ini haa?" ucap Keano dengan santai dan tersenyum.


Bugg..


"Banyak bicara" ucap Al yang memukul Keano lagi.

__ADS_1


"Berani sekali anda memaksa Dea untuk menikah dengan anda haa" ucap Al sambil menarik kerah Keano, tapi anehnya Keano tidak membalasnya dan diam saja saat Al memukulnya.


"Memangnya kenapa, apa urusannya dengan anda?" ucap Keano yang masih dengan santai di selingi dengan senyuman di wajahnya.


"Dia sahabat saya dan kau sudah mengambil kebebasannya" katanya sambil masih memegang kerah Keano.


Keano masih membalasnya dengan tawa dan santai hingga membuat Al bisa dengan puas memukulnya.


***


Dea sudah sampai di kantor dan Ken langsung menyuruhnya masuk ke dalam ruangan Keano untuk menghentikan keduanya, Dea langsung masuk dan melihat Keano yang sudah babak belur dengan keadaan kerahnya yang masih di pegang Al.


"Al apa yang kamu lakukan, hentikan tingkah konyolmu ini!" teriak Dea kepada Al, Al yang melihat Dea datang langsung melepaskan Keano dan datang ke arah Dea.


"Ayo De kita pergi" katanya sambil menggandeng tangan Dea dan menariknya keluar, Dea sudah menolak tapi Al tetap memaksanya, Keano yang melihat istrinya di paksa tidak tingga diam, Keano langsung menghentikannya dan memberi pelajaran pada Al.


Keano sedari tadi diam karena merasa dirinya memang yang bersalah, karena ia sudah memaksa Dea untuk menikah dengannya tapi sekarang saat ia melihat istrinya di paksa pergi oleh Al, ia tidak bisa tinggal diam begitu saja.


"Berhenti!" ucap Keano yang emosi dan mendekat ke arah Al dan Dea.


Bugg...


"Ini untukmu karena kau sudah berani memegang tangan istri saya.


Bugg...


Dan ini untukmu karena kau sudah berani memaksanya untuk ikut pergi denganmu"


Keano rasanya ingin terus memukuli Al tapi Dea menahannya.


"Sayang sudah hentikan ini, kamu bisa masuk penjara karena memukulnya seperti ini"


"Aku tidak peduli dengan penjara, dia sudah berani memegang tanganmu dengan paksa dan aku tidak akan membiarkannya hidup dengan tenang" ucapnya yang masih ingin memukul Al tapi Dea menahannya, Dea langsung memanggil Ken untuk membawa Aldi pergi dari ruangan Keano.


"Hei, berhenti!" teriak Keano yang melihat Al di bawa keluar oleh Ken, Ken awalnya bingung harus berhenti atau tidak namun Dea menyuruhnya untuk tetap membawa Al keluar.


"Haiss, kenapa kau malah menuruti perintahnya, sana cepat pergi!" ucap Dea yang melihat Ken berhenti yang menuruti perintah tuannya dan Dea masih tetap menahan Keano.


Sudah lihat bosnya sedang kesetanan ingin membunuh seseorang bukannya langsung membawa Al keluar agar Al selamat dan bosnya juga tidak masuk penjara, dia malah berdiam diri menunggu gilirannya untuk mati. batin Dea pada Ken.


💙💙💙Hai kakak-kakak yang baik hati dan tidak sombong terima kasih sudah main ke novelku, aku harap kalian suka dengan novel ini.


Jangan lupa untuk like, komen, vote dan rate bintang 5 yup💙💙💙

__ADS_1


Terima kasih dan jumpa lagii bayyy.


__ADS_2