
Keesokan harinya sinar matahari pagi memasuki jendela kamar mereka. Perlahan Katerina membuka kedua matanya menyesuaikan cahaya sekitar. Seluruh tubuhnya terasa remuk setelah pergulatan panasnya semalam.
Begitu matanya terbuka sempurna, orang yang pertama kali dilihatnya adalah wajah tampan Zyano yang tertidur dengan penuh kedamaian.
Sudut bibir Katerina melengkung, membentuk senyuman manis. Tangan kanannya terangkat membelai wajah tampan Zyano. Dari hidungnya yang mancung, rahangnya yang kokoh serta bibirnya yang menggoda.
"Sudah puas memandangi wajah tampanku sayang?" tanya Zyano membuka kedua matanya menatap wanita cantik yang tengah menatapnya.
Katerina tersentak. "Zyan, kau sudah bangun?" tanyanya.
"Hm, morning sayang." ucap Zyano mengecup singkat bibir Katerina.
Katerina mematung sesaat lalu detik berikutnya tersadar dan menatap Zyano kesal.
"Zyan..."
"Jangan marah itu morning kiss, mulai sekarang kau harus memberikannya untukku setiap hari." tukas Zyano menyandarkan punggung belakangnya di Headboard yang empuk.
"Zyan, apa kau tidak ke kantor?" tanya Katerina melirik jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 08:30.
"Tentu saja aku akan ke kantor, tapi tidak sekarang. Mungkin jam 10 nanti." ucapnya sambil meraih iPad yang ada di atas nakas.
"Zyan, apa kantor mu sedang mencari karyawan baru?"
"Memangnya kenapa? kau ingin bekerja?"
Katerina menggeleng "Tidak, bukan aku melainkan Maya. Dia sedang mencari pekerjaan dan siapa tahu kantormu sedang membutuhkan karyawan baru. Bagaimana, Zyan apakah ada?"
"Aku tidak tahu soal itu, nanti aku akan suruh Dave untuk menanyakan ke bagian HRD. Jika memang ada aku akan langsung memberitahumu." ucap Zyano sambil mengusap lembut kepala Katerina.
Katerina mengangguk paham "Baiklah, terima kasih honey." balas Katerina mengecup singkat pipi kanan Zyano.
"Jangan menggodaku, sayang." tegur Zyano menahan diri saat matanya melihat selimut yang sedikit melorot memperlihatkan gunung kembar berharga milik Katerina.
Katerina mengernyit "Aku tidak menggodamu, Zyan." ucap Katerina belum menyadari.
Zyano meraih pinggang sang istri lalu mencium bibirnya lembut. Katerina tidak menolak dia membalas ciuman Zyano. Rasa manis bibir Katerina membuat Zyano menggila. Nafas keduanya terengah-engah saat keduanya menyudahi ciuman itu.
"Inilah akibatnya kalau kau menggoda ku sayang." ucap Zyano.
"Zyan aku lelah, mataku masih mengantuk." lirih Katerina menyadarkan kepalanya di dada bidang Zyano. Mencari kenyamanan di sana.
"Hm, tidurlah." ucap Zyano mengeratkan pelukannya, lalu mencium puncak kepala Katerina.
Beberapa menit kemudian akhirnya Katerina tertidur pulas dalam dekapan hangat suaminya. Matanya masih mengantuk karena tadi malam dia tidur larut malam. Tetapi tidak dengan Zyano, pria itu sedang membaca beberapa berkas yang dikirimkan oleh Dave ke email nya untuk meeting nya nanti.
Zyano melirik jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 09:00. Perlahan, Zyano menurunkan kepala Katerina ke bantal supaya wanita itu tidak bangun. Setelah itu Zyano masuk kedalam kamar mandi, membersihkan diri lalu bersiap untuk berangkat ke kantor.
Setelah selesai mandi Zyano melirik Katerina yang masih pulas tertidur. Ia berjalan mendekati sang istri lalu mencium keningnya dan berucap.
"Istirahatlah sayang, aku pergi ke kantor dulu."
Selanjutnya Zyano turun dan mendapati keluarganya sedang sarapan bersama.
"Morning, Zyan." sambut Zahra melihat putranya keluar dengan pakaian kantor.
"Morning to, mom." Zyano duduk di kursi, mengambil sarapannya.
"Mana istrimu, Zyan?" tanya Zeano tidak melihat tanda-tanda Katerina keluar.
"Katerina masih tidur, Dad." jawabnya membuat senyum merekah terbit di wajah Zahra.
"Ya ampun Zyan, kau menggempur Katerina sampai dia se lelah itu? putra mom memang terbaik." balas Zahra mengacungkan jempol.
"Aku rasa keinginanmu sebentar lagi akan tercapai sayang." tukas Zeano.
"Ya, kau benar sayang."
Zyano hanya tersenyum tipis sambil menikmati sarapannya.
"Ziva, mana mom?" tanya Zyano tidak melihat kehadiran adiknya di meja makan.
"Ziva, masih tidur Zyan, mungkin adikmu masih kelelahan." jawab Zahra.
Setelah selesai sarapan Zyano berpamitan kepada kedua orangtuanya untuk berangkat ke kantor karena Dave sudah menunggunya diluar.
Dalam mobil Zyano sibuk mencek berbagai berkas yang masuk kedalam email-nya. Banyak perusahaan yang ingin melakukan kerja sama dengan Brawitama company dan salah satunya perusahaan Alberto.
Zyano mengerutkan alisnya saat membaca proposal Alberto company. Bukankah ini perusahaan mantan kekasih Katerina? batin Zyano.
"Dave, apa Alberto company mengajukan kerjasama dengan kita?" tanya Zyano tanpa menatap Dave.
__ADS_1
"Iya benar tuan, mereka memang mengajukan kerjasama dan saya sudah mengirimkan langsung proposal lengkap nya ke email tuan."
Zyano tersenyum tipis membaca proposal itu. Sebenarnya cukup menguntungkan jika Alberto company bekerjasama dengan Brawitama Company tapi mengingat sikap tidak sopan Rei yang berani menyentuh Katerina membuat Zyano berpikir seribu kali untuk menerima kerjasama itu.
"Bagaimana tuan? apa anda akan menerima kerjasama itu?" tanya Dave.
"Tolak saja, aku ingin melihat bagaimana usaha Reino Alberto untuk mendapatkan kerjasama ini. Mereka mengajukan kerjasama bukan tanpa tujuan, pasti ada niat terselubung." jawab Zyano tersenyum licik.
"Baik, tuan."
"Berani menyentuh wanitaku? Jangan harap bisa mendapatkan keuntungan dariku, Reino Alberto." batin Zyano menyeringai tipis.
*****
Sementara ditempat lain tepatnya di kantor Alberto company. Terlihatlah seorang pria tengah sibuk bergelut dengan bermacam-macam berkas. Dia adalah Rei.
Tok tok tok
"Masuk."
"Selamat pagi tuan, Rei."
"Ya, ada apa, Angga?"
Angga merupakan asisten kepercayaan Rei. Dia tidak hanya ditugaskan untuk mengurusi kantor tetapi juga tentang kehidupan Rei. Angga juga sudah sangat lama bekerja dengan Rei.
"Maaf tuan, ada kabar buruk."
"Kabar buruk apa?"
"Brawitama company menolak kerjasama kita tuan."
"Apa alasannya? bukankah proposal yang kita kirimkan sudah sangat menguntungkan untuk mereka? Kenapa mereka menolaknya?" ucap Rei bingung.
"Saya tidak tahu tuan, tetapi asistennya mengatakan jika Alberto company belum cukup kompeten untuk bisa bekerjasama dengan Brawitama company."
BRAK!
"Atas dasar apa mereka mengatakan itu? Apa mereka tidak tahu kalau Alberto company sudah masuk dalam jajaran kelas atas. Aku tidak terima ini namanya penghinaan!" bentak Rei mengebrak meja dengan keras.
"Angga, buat janji temu dengan pimpinan mereka. Aku ingin berbicara langsung dengannya!"
"Aku tidak peduli. Lakukan apapun agar aku bisa bertemu dengan pimpinan nya!" perintah Rei tak terbantahkan.
"Baik, tuan."
"Keluar!"
Angga menundukkan kepala lalu melangkah keluar dari ruangan Rei.
"Beraninya mereka mengatakan Alberto company tidak kompeten? Akan aku buat dia menarik segala ucapannya!" geram Rei menggertak giginya marah.
Rei meraih ponsel yang ada di atas meja. Dia membuka google untuk mencari siapa CEO Brawitama company tapi tidak ada satupun media yang dapat menginput berita bahkan untuk mendapatkan fotonya saja sangat susah.
"Ini aneh, kenapa tidak ada satupun berita mengenai CEO Brawitama company? Apa media tidak ada yang berhasil menginput nya?" gumam Rei bingung.
Rei tidak tahu kalau Zyano menutup rapat identitas nya di publik. Satupun tidak ada yang berani menginput nya karena Brawitama company berkerjasama langsung dengan para pemilik berita dan mereka sepakat untuk tidak menginput satupun berita mengenai Zyano dan kalaupun ada maka akan langsung dihapus oleh Dave.
Zyano memang sengaja melakukan itu semua karena dia tidak ingin kehidupan pribadinya diketahui publik ataupun media massa.
Zyano memiliki banyak pertimbangan untuk bisa membeberkan identitas nya. Apalagi sebagai ketua king Draxler, Zyano tidak ingin ambil bahaya. Ini menyangkut keselamatan keluarga nya. Jika para musuhnya tahu maka mereka pasti akan memanfaatkan keluarganya untuk mencari kelemahannya.
*******
"Bagaimana tuan Heri, apakah anda mau bekerjasama dengan perusahaan saya?" tanya Andi sedang bernegosiasi bisinis bersama tuan Heri.
Tuan Heri seorang pengusaha tambang minyak yang terkenal. Namun, sayangnya tuan Heri ini dikenal sebagai pria mesum yang menyimpan banyak wanita. Istrinya saja sudah ada 9 orang.
"Begini tuan Andi, jika anda ingin bekerjasama dengan saya maka ada syarat yang harus anda penuhi." ucap nya terdengar ada maksud tersembunyi.
"Syarat apa tuan?" tanya Andi.
"Syaratnya mudah saja, tuan Andi harus bisa menikahkan saya dengan putri tertua anda yaitu Katerina." jawabnya sambil menyeruput minuman.
BRAK!
"Apa anda bilang? menikahkan anda dengan putri saya? Jangan harap! Anda sudah tua bahkan istri anda juga ada 9. Bagaimana bisa anda ingin menikah lagi dengan putri saya, Katerina." bentak Andi menggebrak meja marah.
Tuan Heri berdecih "Cih, jika anda tidak mau ya sudah, maka tidak ada kesepakatan. Kerjasama kita batal!" ucapnya berdiri ingin pergi namun tiba-tiba tertahan oleh Andi.
"Tuan Heri saya mohon, apakah tidak bisa syarat nya selain itu?" pinta Andi melemah.
__ADS_1
"Maaf tuan Andi, syarat yang saja ajukan jika anda menyetujuinya maka dengan senang hati saya akan menandatangani kerjasama kita dan jika tidak, maaf saya sibuk." ucapnya.
Andi berpikir keras di satu sisi dia tidak ingin menikahkan Katerina dengan pria tua seperti Heri tapi disisi lain Andi sangat memerlukan kerjasama bisnis ini untuk memperbanyak relasi nya. Jika bekerjasama dengan tuan Heri maka perusahaan Cristopher akan mendapatkan keuntungan yang banyak.
Andi menghela nafas panjang "Baiklah, saya akan membicarakan ini dulu dengan putri saya Katerina. Tuan Heri tenang saja semuanya pasti akan berjalan sesuai keinginan anda." tukas Andi.
"Oke, saya tunggu kabar baiknya." Ucap Tuan Heri berdiri dan bersalaman dengan Andi dan setelah itu keluar.
"Sial, tua bangka itu sangat licik. Bagaimana bisa aku menyakinkan Katerina untuk menikah dengannya." geram Andi kesal.
Bersambung ๐
______________________________________________
VISUAL MDMA
1. ZYANO
2. KATERINA
3. REINO ALBERTO
OLIVIA
DAVE ( ASISTEN PRIBADI ZYANO)
MAYA ( SAHABAT KATERINA)
SEAN
ZIVA ( ADIK ZYANO)
Inilah visual cerita ini. Jujur author pusing mikirin visual yg cocok karena mencarinya juga ga mudah. Jadi, Mohon maaf apabila tidak sesuai dengan selera kalian. Ini cuman khayalan author aja ya. Kalau kalian mau kalian bisa bayangin artis yang kalian sukai hehehe
Author juga mau bilang makasih banyak untuk kalian yang selalu dukung cerita ini. Berkat semangat dan dukungan kalian author bisa terus update hehehe
Do'akan author sehat selalu ya biar bisa update sampai tamat๐
Sekian terima kasih atas perhatiannya
^^^Coretan Senja โ๏ธ^^^
__ADS_1