
Jenazah Bu Kos telah diantarkan ke pemakaman, akan tetapi Pak Khalid belum juga kembali dari mesjid. Zahira yang telah selesai sholat dzuhur segera bergabung di lantai bawah, dimana semua temannya lagi asyik menonton dan main gawai sambil menunggu.
Zahira yang tidak melihat batang hidung suaminya itu langsung penasaran. "Meta, Pak Khalid sama Adrian belum datang ya? "
Meta yang asyik menonton acara selebriti, langsung menoleh sambil menggeleng, "belum tuh." Lalu kembali lanjut menonton.
Zahira menarik napas berat dengan wajah sedikit kecewa. "Abiy kemana ya, kok lama banget? " Katanya membatin. Dengan perasaan kecewa dia duduk di sofa sambil terus menatap ke luar jendela, mana tahu mereka sudah tiba.
Perasaan gundah Zahira itu tertangkap oleh pandangan jahil Della, dengan cepat dia menggamit pinggang Meta. "Met-Meta, wei!"
Meta langsung terlonjak kaget, "Ishh apaan sih bikin kaget aja!"
Della hanya tersenyum mendapat umpatan Meta, segera dia berbisik "eh lihat Zahira deh, kayaknya galau banget, Ayangnya belum pulang sih, hihihi!"
Meta yang awalnya kesal langsung antusias, "masa sih? " Dengan segera dia menoleh menatap Zahira yang duduk di sofa. "Eh iya ya bener, hahaha! "
Mereka langsung saling memberi kode dengan menaikkan alisnya dan tersenyum jahil. "Ekhem-ekheeeemmm, hahaha!" Mereka tertawa bersama.
Della sudah bersiap melancarkan aksi jahilnya. "Ada yang galau nih! "
Meta tak mau ketinggalan, "maklum, pengantin baaaruuu!"
"Hahahaha! "
"Cie-cie yang pengantin baru, baru aja ditinggal sejam, udah ga sabar pengen ketemu, gimana kalau sebulan ya?" Sambil mengedip ke Meta.
Meta membalasnya dengan senyum jahil. "Ooh sebulan, udah serasa setahun kali ya?"
"Hahahaha! "
"Udah kena rindu berat tuh!"
Zahira yang merasa tersindir hanya bisa menatap temannya dengan muka cemberut. "Della apaan sih, ga gitu amat kok! "
Sementara Daniah cuma menatap mereka sambil geleng-geleng kepala. Kemudian melanjutkan kesibukannya di depan layar ponsel.
"Meta, kamu tahu ga, kata orang, pengantin baru itu, udah kayak kancing dan baju, ga bisa dipisahin, maunya nempe eeeel aja terus kayak prangko, hahaha! "
"Emmm asyik ya jadi pengantin baru! "
"Iya ya, hahhaaayy!"
Daniah yang lagi asyik dengan gawainya langsung naik pitam, "Hellooo, bisa diam ga sih, kalau mau ngerasani pengantin baru itu kek gimana, nikah aja segera! berisik aja, ga lihat Zahira malu banget mukanya?!"
Zahira cuma bisa tersenyum malu dan masam.
Meta dan Della langsung terdiam seribu bahasa. Della cuma memanyunkan bibirnya menatap ke Meta. Dan Meta cuma bisa angkat bahu. Lalu keduanya menutup mulut dengan tangan sebab berusaha menahan tawa.
Tak berapa lama, Pak Khalid dan Adrian pun datang juga, "assalamualaikum!"
Sontak Zahira menoleh dan langsung berdiri. "Alaikum salam, Abiy kok lama banget?"
Pak Khalid cuma tersenyum menanggapi istrinya.
"Iya tuh kalian kok lama banget, Zahira sampe jamuran menunggu! " Sergah Daniah cepat.
Meta langsung menahan tawa, maksud hati hendak membalas Daniah dengan bercanda, akan tetapi Meta selalu takut dengan dia.
Akan tetapi Della yang tak pernah takut sama Daniah langsung membalas.
"Zahira yang jamuran atau kamu yang diam-diam rindu berat?"
"Hahahaha! "
Meta pun sudah tak kuat menahan tawa.
__ADS_1
Muka Daniah langsung masam, "berisik ah, diam! "
Pak Khalid yang bisa merasakan kegalauan hati istrinya, langsung mendekat dan mencium keningnya. Rasa hangat pun menjalar merasuki relung hati Zahira. Membuat pipinya langsung merona kemerahan menahan malu.
"Maaf ya Miy, aku agak lama pulangnya,"
Sambil duduk di sofa. Zahira hanya mengangguk lalu ikut duduk. Sementara Adrian meletakkan bungkusan di atas meja. Kemudian duduk pula.
Meta dan Della langsung menyambar bungkusan itu. "Waauuu apaan nih? "
"Waah makanan, uuuhh emang lagi lapar nih, tau aja kita kelaparan! "
Daniah ikutan merampas bungkusan itu, "tadi aja sibuk meledekin kita, rindu berat-rindu berat, eh malah ngembat duluan! "
Meta dan Della langsung melengos, dan mengalah. mereka pun saling tatap, dan kembali menutup mulut menahan tawa karena geli di hatinya.
Daniah pun mengeluarkan isi bungkusan itu satu persatu lalu meletakkannya di atas meja.
Pak Khalid tidak memperhatikan kegiatan Daniah dan Meta, dia hanya fokus pada istrinya. " Tadi itu waktu di masjid, aku ketemu sama pemilik rumah ini, jadi ya sekalian aku bahas mengenai rumah ini, karena rencanaku sih, aku sudah ga mau memperpanjang kontraknya lagi, terus setelah itu, aku sama Adrian beli makan siang dulu, karena kalian pasti kelaparan ya kan? "
Zahira cuma mengangguk, sedangkan Meta dan Della sudah menyambar bagiannya. Daniah menyodorkan kotak makanan ke Adrian lalu mengambil untuk dirinya sendiri.
"Mari makan! " Teriak Meta dan Della hampir bersamaan.
"Ya silakan kalian makan dulu! " Pak Khalid mempersilahkan mereka.
Adrian merasa tidak enak jika harus makan duluan, "wah ga enak dong Pak kalau kita makan duluan, terus Bapak belum, masa kita ngeduluin?"
"Eh iya tuh, Ra, ambilin Pak Khalid dong, kalau perlu disuapin, hahhayyy! " Meta berkelakar.
Zahira cuma tersenyum sambil meraih kotak nasi di depannya. "Ini Biy makan dulu! " Sambil membukakan kotak nasinya.
"Disuapin dong! " Seru Della.
Zahira cuma malu-malu.
Zahira langsung terdongak sambil menggeleng, "eeh ga usah-ga usah, biar aku sendiri aja! "
"Ekhem-ekhem!"
"Cie-cie! "
Daniah jadi gerah dengan sikap Meta dan Della yang tak mau berhenti iseng. "Bisa makan dengan tenang ga, tidak pake berisik, ganggu tahu! "
Adrian cuma tersenyum melihat tingkah 3 sekawan yang tak pernah akur itu. Apalagi Daniah yang selalu sewot bagai Emak-emak beranak banyak.
Sementara Pak Khalid tetap melanjutkan aksinya menyuapi Zahira, meskipun dia sudah menolak dengan gelengan.
"Biy, biar aku saja ya, nih punya aku! " Sambil mengangkat kotak nasinya di depan Suaminya.
"Tapi aku mau nyuapin kamu! "
"Ii-iih ga usah Biy! "
"Oke kalau gitu Umy yang suapan aku, gimana? " Sambil mengedipkan matanya.
Zahira cemberut sambil berbisik. "Cck, iih Abiy iih, malu kan dilihat mereka, bentar makin diledekin Meta!" Mulutnya manyun.
Pak Khalid cuma tersenyum dan mengalah, "baiklah,"
Perlahan dia mendekatkan wajahnya ke Zahira, dia lalu berbisik. "Tapi entar di hotel, kita suap-suapan ya! "
Zahira tidak mampu berkata-kata lagi. Dan dengan gemas dia langsung mencubit lengan Pak Khalid.
Pak Khalid hanya bisa meringis menahan sakit sambil tersenyum. Mereka pun makan tanpa ada lagi suara gaduh.
__ADS_1
Selesai makan, Pak Khalid justru mengantuk berat, dilihat dari mulutnya yang telah menguap lebar.
"Biy istirahat dulu deh di kamar, habis itu baru balik lagi ke hotel, ya! " Pinta Zahira.
Pak Khalid tersenyum menatap istrinya. "Boleh deh, tapi ditemenin ya! "
Zahira langsung merujuk, "iih apaan sih, " sambil melirik Meta da Della. Takut mereka kembali kambuh kejahilannya.
Adrian cukup tahu diri. Dia langsung mengajak Daniah untuk pulang. "Yang, balik yuk dah agak sore nih, Della, Meta, yuk pulang, kasihan Pak Khalid kan mau istirahat dulu! "
Meta langsung antusias, "ooh iya ya, yuk pulang, pengantin baru jangan diganggu! " Seraya menahan tawa.
"Ya udah yuk! " Della mengatakan dengan alis terangkat bersama senyumnya yang jahil.
Baik Della maupun Daniah langsung berkemas. Mereka pun berpamitan pada yang empunya rumah.
"Pak kita pamit duluan ya! "
Akan tetapi Meta langsung mencegat. "Eiit tar dulu deh, kita pulangnya kemana nih, ke rumah Adrian lagi, atau balik ke rumah Pak Khalid?"
Pak Khalid langsung mengerutkan kening. "Rumah Adrian? jadi kalian nginapnya di rumah Adrian? "
Pak Khalid memang tidak tahu menahu tentang nasib para penghuni rumahnya setelah hari pernikahannya. Karena setelah acara pernikahan, dia langsung menuju ke hotel untuk berbulan madu. Sementara dia lupa akan keberadaan Daniah and the ganknya itu.
Adrian dan Daniah saling tatap. Sejurus kemudian, Daniah angkat bicara.
"Emm gini Pak, kan kemarin di rumah Bapak masih banyak keluarga Bapak yang nginap, jadi ga enak aja, makanya kita numpang dulu di rumah Adrian! "
Pak Khalid mengangguk perlahan, "ya sudah, tapi nanti kalian balik lagi ke rumah ya, ga baik kalau serumah sama Adrian, kan kalian belum nikah, entar disangka macam-macam sama orang! "
Daniah dan Adrian menyetujuinya. "Iya Pak! "
"Kami permisi dulu ya Pak, Zahira, kami pergi dulu ya! "
"Selamat beristirahat ya! "
"Selamat berhoneymoon ya Ra! "
Zahira cuma tersenyum dan mengangguk. "Iya makasih, semoga cepat menyusul jadi pengantin baru juga ya! " Sembari mengantar mereka ke depan pintu.
Sepulang mereka semua, Zahira pun masuk ke dalam dan menutup pintu. Alangkah kagetnya dia saat tiba-tiba Pak Khalid memeluk perutnya dari belakang dan mencium tengkuknya.
"Eeh Abiy apaan sih, iiih geli ahh!"
"Emm sayang, aku kangen nih, kangen banget, rindu berat kata Meta! " Sambil terus memeluk dan menempelkan pipinya di pipi Zahira, kemudian menciumnya berkali-kali.
Zahira semakin kegelian. "Eeehhh, geli Biy, akkh geli, hahaha, udah dong, emmppp! " Zahira tidak mampu melanjutkan ucapannya sebab Pak Khalid sudah ******* bibirnya.
Zahira langsung pasrah mendapat perlakuan manis itu. Pak Khalid pun perlahan membalikkan tubuh istrinya hingga mereka saling berhadapan.
Sesaat mereka saling menatap. Lalu kedua tangan Pak Khalid menangkup wajah Zahira dan kembali ******* bibir ranum di depannya. Dengan penuh kasih dia memeluk tubuh istrinya hingga benar-benar rapat di dadanya.
Dan tanpa di sadari Zahira, Pak Khalid langsung mengangkatnya dan menggendongnya di dada. Zahira kaget bukan kepalang, "Aakkkh! "Zahira langsung terbelalak. "Abiyyyy! "
Pak Khalid tidak peduli dengan teriakan Zahira, dia terus saja memboyong tubuh mungil itu ke atas dan membawanya ke dalam kamar.
Pak Khalid meletakkan tubuh Zahira perlahan di atas ranjang dan langsung menindihnya. Zahira mengerang jadinya.
"Eeeeggghh, auuu be ... raaat Biy ...!"
"Aku kangen banget, banget Miy, ga sabar lagi nih!"
"Eemmm ga ga mau ahh! masih sakit! "
"Aku pelan-pelan kok, ya, Miy ya! " Dan tanpa menunggu izin dia melahap apapun di depannya. Membuat Zahira tak mampu lagi menolak, karena jauh di lubuk hatinya, dia juga menikmatinya.
__ADS_1
Bersambung....
Like, vote dan komentar dari para pembacaku yang budiman akan sangat membantu untuk menambah popularitas author. Jadi mohon dikasih Like, votenya dan jangan lupa komentar juga yah 😘😘😘😘