
Pertarungan semakin sengit, tidak ada yang mau mengalah. Dan kalaupun mengalah untuk apa, bagi Lee ini adalah kesempatan emasnya dan bagi Mei, ini adalah kesempatan melampiaskan kekesalannya.
"Bagaimana? Lelah?"
"Kau salah bermain denganku!" Mei mengambil sulur yang tak jauh dari tempatnya dan menggunakan itu sebagai senjata. Target utamanya adalah pedang Lee yang berada di genggaman tangan pria itu.
Tapi bagi Lee, ini semakin menarik. Ia bisa melihat kemampuan tarung wanita incarannya. "Kau mengincar pedang ku? Kau pikir aku akan kalah tanpa ini? Mau lihat?" Mei yang menyerang beberapa kali dari arah berbeda dapat mendengar ucapan Lee dengan baik.
Tetap dengan posisi waspada, Mei melihat pria itu melemparkan pedang yang berada di tangannya sehingga membuat Mei yang berpikir dengan tindakan b0doh itu membiarkan nya saja.
Melihat kesempatan, Mei kembali melancarkan serangannya tapi ketika sulur itu ia layangkan, kakinya terasa tertahan dan membuat dirinya yang tertarik. "Aghh!" Pekik Mei yang kaget dengan yang terjadi padanya dan mendorong tubuhnya ke depan hampir bertabrakan dengan pepohonan, tapi sebuah tangan menahannya.
"Terjebak sendiri?" Mei melebarkan matanya menatap Lee yang leluasa memeluk dirinya.
"Bingung?" Seolah tau yang dipikirkan wanita dihadapannya, Lee tersenyum menang.
"Kau terlalu fokus dengan pedang di tanganku sehingga tidak melihat serangan halus ku."
"Aku bukan istrimu, beraninya menyentuh ku!"
"Sebentar lagi, aku sudah menghitung pertemuan kita. Dalam hitungan kelima kau akan menjadi istriku." Entah mengapa, suara itu terdengar menggoda di telinga Mei.
__ADS_1
Jika diperhatikan, wajah pria yang memeluk dirinya sangat tampan, tidak kalah dengan aktor film yang ditontonnya dan juga tangan itu terasa berotot seolah terbiasa di gym.
Dan manik itu, meksipun mereka bertemu beberapa kali, tapi Mei tidak memperhatikannya. Manik emas itu menjadi daya tarik tersendiri baginya. 'Menarik... Apa yang aku pikirkan? Tidak! Menghilang dari pikiranku!' Tanpa sadar, Mei menggelengkan kepalanya membuat Lee tersenyum sendiri.
"Kenapa? Apa yang kau pikirkan?"
"Pembalasan!"
"Hei, jangan!" Entah mengapa Lee ikut berteriak juga, padahal sebelumnya ia begitu merasa bahagia dengan apa yang terjadi.
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
"Kau dengar sesuatu?"
"Telinga ku tidak mungkin salah! Menjauh dariku! C@bul!"
"Aku c@bul? Kau yang c@bul!"
"Aku?" Tanyanya sambil membesarkan matanya.
"Iya, pertama kau beraninya menyentuh ku! Dan kedua kau menaiki ku seperti ini! Dan ketiga kau berangkat mengambil....." Tampaknya Xiong mengentikan pergerakan dan perkataan nya.
__ADS_1
Melihat gadis yang ia kunci. Tampak bongkahan itu menjadi naik turun juga karena tarikan napas pemilik tubuhnya. 'Kenapa jadi begini? Ia sangat cantik...'
"Kau tidak berniat mengambil maduku kan?" Suara keras dan tak terdengar takut, sekarang berubah seketika.
Bahkan wajah yang tadinya mengajak ribut itu juga berubah menjadi anak ayam yang memohon untuk tidak dimakan elang. "Tidak! Aku tidak seperti itu... Aku .." Xiong langsung bangkit dan beranjak dari posisinya.
"Kau menyentuh ku! Kau membuat rok ku jadi robek!"
"Aku tidak sengaja. Hei, berhenti menangis. Aku akan me...."
" Huaaaa, kau menyentuh ku... Aku jadi kotor." Xiong lebih baik menghadapi teriakkan kesakitan musuh daripada harus berada di situasi seperti ini.
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
Gadis dengan kudanya itu semakin mendekat ke arah suara dentingan pedang tadi. "Kenapa berhenti? Apa sudah selesai? Sebaiknya aku mempercepat langkah ku." Dengan semangat dan kekuatannya, kaki itu melintasi rerumputan dan tanah yang ditemui nya.
Dengan wajah yang sumringah ia tak sabar sampai di sana, ketika sudah dekat, ia melihat sebuah pedang yang ia kenali dengan jelas. "Ini pedang nya! Berarti memang disini." Sambil menahan suaranya karena ia mendengar suara yang cukup jauh darinya dengan halangan pepohonan didepannya.
"Aku akan bersiap dengan kejutannya." Melangkah bak injit dan menahan suaranya, gadis itu semakin mendekat.
Tapi ketika sudah dekat, maniknya justru menjadi batu disertai bibirnya yang terkunci dan tubuhnya menjadi es saat melihat hal di depannya.
__ADS_1
Bersambung......
Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.