Modernisasi Queen

Modernisasi Queen
Kelemahan


__ADS_3

Sesuai rencana, pagi ini Tania sudah bersiap dengan barang bawaannya. Bersama Vanriel, keduanya berada di dekat pintu gerbang istana. Semua pelayan dan prajurit serta keluarga kerajaan sudah berbaris mengantarkan kepergian mereka dengan berbagai reaksi ada yang senang dan juga tidak senang. Namun begitu, tetap saja wajah senang ditampakkan agar tidak ada yang melihat dan menjadi perbincangan baru nantinya.


Kereta dan juga kuda sudah berbaris rapi menunggu pemiliknya menaiki mereka selama perjalanan ke desa. "Baiklah, aku pikir sudah waktunya." Ujar Kaisar kepada putra dan menantunya.


"Iya ayah, kami akan segera berangkat dan doakan kami semoga semuanya berjalan dengan lancar." Tania menundukkan tubuhnya sedikit sambil meminta restu dari Kaisar.


"Ya, hati-hatilah. Doa Ayah menyertai mu." Setelah selesai dengan menantunya, Kaisar beralih pada putranya yang tampak begitu gagah dengan jubah kebesarannya serta pedang turun temurun kekaisaran.


"Dan untuk putraku raja Vanriel jagalah Ratu mu selama perjalanan. Dan ayah harap ada kabar baik dari kerjasama kalian berdua, ayah sangat berharap meskipun dengan kondisi ayah yang seperti ini, tapi setidaknya doaku bersama kalian." Vanriel mengangguk setuju dengan penuturan ayahnya.


Tania yang melihat keadaan Kaisar terlihat tidak baik saat ini mengode Siu yang tak jauh darinya. Karena sudah bersama Tania dan juga pelajaran unik baginya membuat Siu mengerti apapun yang dilakukan Tania.

__ADS_1


Suara dengusan kuda seolah menunjukkan waktu keberangkatan raja dan ratu itu. "Kami berangkat ayah, ibu dan Paman." Myren yang sudah mulai membaik meskipun tadi masih mual setidaknya ia sanggup berdiri sekarang ini. Ketika Tania melintas di depannya, manik matanya begitu menusuk Tania tapi sosok yang ditatapnya seolah tidak tau.


Ketika Tania bersiap untuk menaiki kereta kudanya, sebuah suara membuat pergerakan mereka terhenti. Terlihat Yuri dengan gaun yang sedikit berbeda menuju keduanya dan bicara dengan lantang membuat orang-orang di sana segera bergosip ria.


"Maaf kan aku semuanya, tapi seperti perkataan Ratu Tania yang mengenai emansipasi perempuan, maka tidak salah bukan jika tuan putri ini juga ikut membantu?" Dalam hening, ibu suri bersorak riang, seolah tau pemikiran adiknya Myren langsung menoleh dan benar saja seperti dugaannya, adiknya itu mengantarkan Yuri bersama Vanriel.


"Putri Yuri, itu memang tidak salah tapi... Kau tidak memiliki ikatan dengan raja dan ..."


"Kenapa tidak suamiku? Tuan putri Yuri memiliki ikatan dengan kerajaan kita. Dan bukankah itu sangat bagus? Tuan putri Yuri bisa membantu Ratu Tania disana, melihat kemampuan putri Yuri yang baik."


"Tentu saja, sebagai wanita dan juga memiliki pikiran yang berbeda kita mungkin bisa memecahkan masalah disana dan karena kereta kuda ini hanya memuat satu orang, maka Tuan putri Yuri aku persilakan duduk disana sedangkan aku akan menaiki kuda bersama raja." Yuri sedikit kaget dengan reaksi Tania tapi ia tidak akan kalah, bermodalkan pandangan maut bersama ibu suri ia akan tetap ikut dan bukankah itu sangat baik baginya karena ia bisa bersantai di dalam kereta itu tanpa berpanas-panasan.

__ADS_1


"Terimakasih atas perhatian Ratu Tania."


"Apakah tuan putri Yuri siap dengan medan yang akan dilalui?" Tanya Kaisar.


"Hamba siap kaisar lagipula ada raja Vanriel serta ratu Tania bukan begitu?"


"Tentu saja, ayah jangan khawatir." Melihat menantu nya setuju saja, pria itu tidak menyanggah lagi dan ketiga orang itu beserta prajurit mulai bergerak meninggalkan gerbang istana.


Tania yang sudah terlatih menaiki kuda, membuat yang belum mengetahui kelihaiannya cukup kaget begitu saja Myren yang akhirnya tau maksud dari adiknya itu. "Ternyata, dia bukan yang dulu lagi."


Perjalanan yang dimulai dengan rute yang landai membuat angin yang berhembus memasuki kereta kuda yang ditempati Yuri. Otaknya kembali mengingat percakapan Ibu suri dengannya. "Meskipun Tania berubah menjadi kuat dan pintar tapi aku yakin kelemahannya adalah hatinya, rasa cintanya pada Vanriel tidak akan berubah. Selama kau disana buatlah ia tersiksa melihat kedekatan mu dengan Vanriel. Kita lihat, kekuatannya itu."

__ADS_1


Bersambung.....


Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.


__ADS_2