Modernisasi Queen

Modernisasi Queen
Serigala Sebenarnya


__ADS_3

Ditengah berpacu nya Mei menuju istana, di sebuah bangunan tampak seseorang terikat dengan bertatapan mata seseorang yang dikenalnya. "Kenapa? Dari manik mu, kau tampak tak begitu percaya. Aku mengerti.... Kau sangat terkejut."


"Rupanya seseorang yang ku hormati seperti ayahku, nyatanya.... Seekor serigala."


"Kau mengatakan menghormati ku seperti ayahmu bukan? Seharusnya kau tau apa keinginan ku Lee. Bahkan sebelumnya aku meminta dengan halus, tapi nyatanya kau lebih suka kekerasan. Jadi, aku harus bagaimana?"


"Keinginan mu tidak akan pernah bisa kulakukan. Kau sangat pintar dengan ilmu pengetahuan, tetapi kau membalur nya dengan pengkhianatan."


"Apa yang sulit Lee? Bahkan pria manapun akan menerima nya. Yang ku minta justru menguntungkan dirimu, tetapi kau tidak mengerti. Aliran kesetiaan begitu melekat dalam dirimu."


"Kau tau jawabannya, tetapi kenapa kau tidak mengerti?"


"Kau yang tidak mengerti! Jika ayah mu memberikan keinginan mu, lalu kenapa aku tidak? Putriku menginginkan mu, tetapi kau menolak nya dengan dalih seorang adik?"


"Kami tumbuh bersama, bagaimana mungkin ada perasaan lain selain saudara?"


"Karena itu aku menerima mu menjadi murid ku. Aku membesarkan mu dan dengan begitu tau pemikiran serta kelemahan mu."


Lee tentu tidak menyangka, sosok pengkhianat sebenarnya adalah gurunya yang telah memberikannya ilmu pengetahuan dan mengajarkan segala hal nyatanya langsung berubah hanya karena penolakan.


"Kau tau, putriku seperti orang tidak waras karena penolakan mu. Dia sering berteriak dengan ingatan pernikahan mu, kau sangat bahagia dengan kehidupan mu. Tetapi putriku.... Tidak seperti dulu lagi. Hingga aku bertemu dengan kelompok ini, mereka menginginkan istana. Aku bergabung dengan kau sebagai bayarannya, dan sekarang kau berada di tangan ku, aku tidak peduli dengan yang lainnya. Tetapi kau sangat penting, sama seperti saat kau belajar bersama ku."


"Aku sangat menyesal memanggil mu dengan kata guru!"


"Dan seharusnya kau ganti dengan Ayah mertua, bukankah itu sangat bagus?"


Guru Lee yang bernama Dhow itu adalah seseorang yang membesarkan Lee dengan pengetahuannya, raja mempercayakan masa pendidikan Lee padanya. Tetapi sepertinya Lee yang tumbuh dengan rupa yang menawan membuat Nea Putri Dhow jatuh hati pada Lee.


Lee yang hanya menganggap Nea seperti adiknya membuat perasaan gadis itu patah sepatah-patahnya. Karena melihat kehancuran putrinya, Dhow yang menjadi dendam langsung berbelok dan menjadi bagian dari pengkhianat asal Lee dia dapatkan untuk putrinya.

__ADS_1


"Kau pasti memikirkan istrimu itu, dia putri pendeta Ming bukan? Apa istimewanya dia? Tinggal di hutan bersama hewan, tidak memiliki kekuasaan apapun. Dibandingkan dengan ku, kekuatan mu akan semakin meningkat."


"Dia lebih dari apapun. Meksipun ada banyak wanita dan gadis cantik di dunia ini, hanya dia yang aku lihat. Kau mungkin mengenal banyak ilmu dan juga pengetahuan tetapi kau tidak bisa mengerti dengan cinta." Karena merasa geram dengan ucapan Lee yang secara tidak langsung menghina nya membuat Dhow mengamuk dan menarik tali yang mengikat Lee.


"Ingat Lee, disini bukan istana mu. Kau tahanan ku disini, setelah apa yang aku lakukan.... Aku tidak akan membiarkan mu lepas dari sini!" Ditengah adu mulut itu, pintu terbuka memperlihatkan seorang gadis cantik dengan senyuman yang tak lepas dari wajahnya.


"Ayah, apa.... Lee ku!" Dengan girang nya, gadis itu menatap Lee di hadapannya.


"Ya, Nea. Ayah membawakan Lee mu, kau senang?" Tanya Dhow yang membuat Nea mengangguk senang.


"Sangat ayah, tapi kenapa Lee duduk dengan ikatan?"


"Supaya Lee bisa leluasa kau lihat sayang. Dia tidak akan pergi kemanapun sekarang, kau tidak mau dia hilang lagi kan?" Nea langsung menggeleng cepat membuat Dhow tersenyum manis.


"Dia milikku! Dia tidak akan pergi!"


"Ayah akan mempersiapkan pernikahan ku kan?"


"Ya, Ayah akan mempersiapkan nya. Pernikahan terbaik dan indah untuk putri ayah!" Nea bersorak gembira dan memeluk erat ayahnya.


"Aku sayang ayah."


"Ayah sayang padamu. Baiklah, ayah akan keluar. Mempersiapkan pernikahan mu, jadi putriku..... Lee akan bersamamu sekarang." Setelah pintu tertutup, Nea tampak mendekat dan mengamati dengan lekat Lee yang berada di depannya.


"Kau benar Lee ku, kau sungguh Lee ku..."


"Nea, aku...."


"Aku tidak mau kau mengatakan apapun. Aku hanya ingin melihat wajahmu, kau tetap tampan bahkan lebih tampan jika memakai baju pengantin bersamaku."

__ADS_1


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟


Dhow yang lewat tampak tersenyum manis melihat tatapan membunuh yang menatapnya. "Bagaimana?"


"Sesuai kesepakatan kita, aku dapatkan Lee. Kau akan dapatkan apa yang kau inginkan. Aku tidak peduli dengan yang lainnya, terserah kau..." Dhow tampak mendekat pada Xiong yang terkurung bersama yang lainnya.


"Kau ingin membunuh ku? Turunkan tatapan mu Xiong, kau tidak lelah? Aku rasa, luka yang kau dapatkan pasti membuat mu lelah. Istirahatlah sebelum kau menutup mata selamanya."


"Kau apakan pangeran?"


"Jangan khawatir, dia akan baik-baik saja... Dia akan menjadi bagian dari keluarga ku, kau tidak perlu memikirkan nya. Seharusnya kau pikirkan nasibmu sendiri yang akan mati."


"Kau tidak akan selamat dengan tindakan mu ini! Pengkhianat!"


"Kalau begitu, kita lihat siapa yang akan selamat sekarang?"


"Kapan kau akan menyerang istana?" Tanya Dhow pada pemimpin pemberontakan itu.


"Dalam waktu dekat."


"Aku sarankan kau segera pergi.... Dan lebih cepat mendapatkan Mei." Ucapan Dhow membuat pria itu tersenyum.


"Tentu, aku akan menjadikan Mei milikku. Jangan khawatir, kau urus saja Lee."


"Selamat tinggal Xiong. Aku akan sampaikan pada pangeran mu."


'Putri, aku yakin kau akan datang.'


Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.

__ADS_1


__ADS_2