
Aroma dengan bau yang khas menyeruak memenuhi seluruh ruangan dengan kursi dan meja yang tertata dengan rapi itu.
Sebaik mungkin, pelayan serta tukang masak mempersiapkan segalanya, mereka tidak ingin ada masalah untuk makan malam keluarga kerajaan.
Satu persatu dimulai dari ibu suri serta Kaisar, disusul Vanriel serta Myren dan tak lupa Yuri yang terlihat cantik dengan dress panjang warna tosca nya.
Bibirnya terangkat karena senang melihat Tania yang belum datang. "Ini sangat bagus, aku mendapat nilai baik dimata semuanya terutama Kaisar." Ia bicara sambal melangkah karena dipastikan tidak terdengar selain pelayan setia nya.
"Salam untuk semuanya." Mendengar suara itu, anggota kerajaan langsung menatap Yuri.
"Wah, sungguh putri Yuri disiplin dan terlihat sangat cantik bukan?" Itu bukan sekedar pujian belaka, tapi Myren melihat kecantikan Yuri tentu tersenyum senang dengan matanya yang mendapat serbuk baru.
"Terimakasih panglima. Anda serta anggota keluarga juga terkenal mempesonanya belum lagi Ibu suri." Mendengar pujian untuk dirinya, tentu saja Mita merasa senang.
Semuanya mengakuinya akan itu, kecantikan serta pesona ibu suri tidak memudar seiring waktu. Putri dari keluarga jenderal besar itu tidak berubah, hanya saja kecantikan itu menutupi sesuatu yang buruk dibaliknya.
__ADS_1
"Kau terlihat tampan Vanriel." Dipuji seperti itu, tentu Vanriel merasa tersanjung, dan membalas dengan senyuman manisnya membuat Yuri merasa diatas awan karena cinta Vanriel miliknya hingga sekarang.
"Kaisar, makan malam sudah siap, lalu... Dimana Ratu Tania? Apa dia tidak tau sudah waktunya? Bukankan keterlambatan menjadi poin buruk seorang ratu? Atau ini sudah menjadi kebiasaan? Jika ada tamu dari kerajaan apa yang akan mereka pikirkan tentang ini?" Memancing untuk menjelek-jelekkan nama Tania itu adalah keahlian Myren serta Mita. Bahkan dalam hati Yuri ia sangat puas akan itu.
"Dia akan segera datang, Tania tidak pernah terlambat."
"Baiklah, jika kaisar sudah bicara. Kita bisa lihat selanjutnya." Dalam pikiran Kaisar Vander, ia berharap menantunya itu datang tepat waktu dan tidak mengecewakan nya. Karena Tania yang ia kenal, adalah seorang wanita dengan disiplin.
"Kita mulai saja makan siang nya suamiku! Ratu Tania sudah melanggar...."
...🌟🌟🌟🌟🌟🌟...
Dengan rambut kepang dari atas hingga samping serta rambut setengah nya lagi diikat dengan rapi dan dihias dengan bunga berwarna biru langit yang indah. Dress panjang yang jatuh menjuntai seperti dress bangsa China yang lembut dan indah.
Mata pria berusia setengah abad itu langsung terpaku melihat sosok yang mendekat dengan senyum mengandung gula berbalut racun yang akan membuat musuhnya tidak bergerak malam ini.
__ADS_1
"Ratu Tania..."
"Tania?"
Tidak perduli dengan kebingungan atau kekaguman akan dirinya, Tania menyajikan apa yang berada di tangannya. Bak seorang chef, Tania tersenyum beriringan dengan makanan yang menggelitik hidung semua orang.
"Maafkan keterlambatan ku. Karena aku baru saja selesai mengambil cupcake yang habis dipanggang. Ini sangat cocok untuk acara makan malam kita."
"Tania, apa ini? Tampilan nya sangat menarik dan aromanya sangat lezat. Belum lagi buah-buahan yang menghias mereka." Kaisar yang bicara karena sangat penasaran dengan apa yang dibawa oleh menantu nya.
"ini kue buah Ayah kaisar. Sangat sehat, rendah gula dan enak. Aku jamin itu! Dan ini yang pertama untuk tamu istimewa kita, panglima besar Myren, ratu Tania memberi salam untukmu."
Bersambung....
Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.
__ADS_1