Modernisasi Queen

Modernisasi Queen
Rasa Bahagia


__ADS_3

Musim dingin ini adalah ada yang berbeda untuk kehidupan Lee. Dia mendapatkan hadiah terindah di kehidupan nya, selain mendapatkan istri yang menjadi kekuatan nya, dia juga mendapatkan seorang putra yang menjadi cahaya baru di hidupnya.


Setelah Lim dimandikan, Lee mengendong putranya itu yang tampak anteng di gendongannya. Mei yang baru saja meminum ramuan untuk pemulihannya tampak tersenyum melihat interaksi suami dan putranya.


Beberapa saat bermain bersama dengan ayahnya ,Lim tampak menangis meminta Lee mencoba menenangkannya, tapi tampaknya tidak berhasil karena tangisan Lim semakin kencang.


"Mungkin dia lapar, biar aku susui dulu." Ujar Mei yang mendengar tangisan putranya, karena Lee telah memeriksa dan tidak ada yang salah dari putranya.


"Kau haus sayang? Baiklah, putra ku ini ingin makan rupanya." Mei menerima putranya dan benar, Lim langsung diam menyeruput sumber kehidupan nya.


"Dia menyedot dengan kuat." Ujar Lee yang melihat putranya.


"Ya, awalnya terasa aneh. Tapi ketika ia menyedotnya, ada perasaan yang tidak bisa ku jelaskan. Putraku, putraku sayang. Dia terlihat jelas seperti mu. Aku merasa kesal karena itu." Mei merapikan rambut lebat putranya yang halus.


"Lihat Lim, ibumu merasa cemburu karena kau lebih mirip seperti ayah. Tampaknya mungkin ayah harus memberikan adik yang seperti ibumu, bukan begitu?" Mei menajamkan matanya mendengar penuturan suaminya.


"Apa?" Tanya Lee dengan polosnya.


"Sayang, jangan tiru ayah mu jika sudah besar ya. Tampaknya ayahmu harus belajar lagi." Ujar Mei mengajak putranya bicara.


Sedangkan Lim yang tampak menyusu hanya memainkan matanya mendengar percakapan kedua orang tuanya.


"Dia akan meniru ayahnya. Karena apa.... karena putraku ini akan menjadi ksatria yang lebih dari ayah dan kakeknya. Dia juga akan menjadi pemimpin yang hebat, rendah hati." Lee mencium pipi putranya yang telah tertidur diiringi dengan kata-kata yang berisi harapan untuk putranya kelak.


"Dia akan menjadi seperti itu, karena ayahnya sangat hebat. Dan panutan untuk nya, aku sangat bangga padamu, suamiku." Ujar Mei sambil menatap dalam wajah suaminya yang membuat Lee tersenyum manis dan memeluk istrinya.


"Itu karena dirimu sayang, karena kau adalah kekuatan ku."


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟


Tampak perayaan kembali terlihat menghiasi istana. Bunga dengan penuh warna warni telah bergelantung dan berserakan di lantai istana yang mengkilap. Makanan lezat beraneka ragam juga turut terlihat dan dimasak dengan baik serta siap dihidangkan.


Dari sebuah kamar terlihat pelayan mempersiapkan seseorang dengan baik, tubuh gagah itu dipasangkan kain berwarna merah cerah. Rambut yang telah dirapikan sebaik mungkin itu menunggu sesuatu berukuran besar yang akan menjadi hunian barunya.


"Anda sudah siap yang mulia." Bertepatan dengan itu, sosok cantik dengan pakaian yang senada dan juga di tangannya bayi yang tampan berusia 7 bulan yang juga dipakaikan pakaian yang sama.

__ADS_1


"Siap sayang?" Tanyanya pada wanita dan putranya.


"Ya, aku siap." Ketiganya melangkah keluar dan terlihat tahta yang berdiri sosok pria dengan senyuman penuh kebanggaan.


"Pangeran Lee, Putri Mei serta pangeran kecil Lim memasuki ruangan!"


"Ayah."


"Putraku, ini saatnya. Ayo....." Lee berdiri di samping ayahnya dan Mei tak jauh darinya bersama putranya.


Kerumunan yang telah berkumpul tampak diam menunggu ucapan raja mereka. "Rakyat ku sekalian, hari ini adalah hari yang spesial untuk kerajaan kita. Karena aku, akan memberi mahkota yang telah memberikan ku kekuasaan untuk menjaga kalian semuanya. Dan hari ini akan ku serahkan pada putraku, pangeran Lee. Aku sangat yakin dia akan menjadi raja yang baik dan sesuai harapan kalian semuanya." Raja mencopot mahkota yang telah menemani dirinya dan langsung diserahkan kepada putranya.


"Dengan ini, pangeran Lee telah resmi menjadi raja yang baru!" Sorak Sorai langsung terdengar setelah mahkota indah itu bertengger di kepala Lee.


Mei yang diminta oleh ayah mertuanya juga berdiri di sebelahnya. "Dan dengan ini, menantu ku, putri Mei resmi menjadi ratu yang mendampingi raja Lee serta cucuku yang menjadi pangeran mahkota."


Selain sorak Sorai yang terdengar, raut kebahagiaan juga terdengar, bahkan juga tampak di sepasang suami istri. "Selamat juga atas kenaikan pangkat mu, suamiku." Ujar Siu yang membuat Xiong tersenyum manis.


"Dan juga untukmu sayang. Dan juga bayi kita yang akan lahir." Ya, karena usia kehamilan Siu hanya tinggal menunggu saja.


"Dan aku juga tidak menyangka akan menjadi suami dari wanita yang tidak pernah ku bayangkan. Aku mencintaimu, Siu istriku."


"Aku juga suamiku."


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟


"Apa yang kau pikirkan?" Sentuhan dari suaminya membuat Mei tersentak kaget merasakan pelukan suaminya.


"Sesuatu."


"Apa itu? Apa kau tidak senang menjadi ratu ku?"


"Siapa yang bilang? Kau yang menebak nya."


"Lalu apa? Jangan menyembunyikan apapun ratuku."

__ADS_1


"Tidak ada, aku hanya merasa bahagia. Melahirkan putra kita, dan menjadi bagian dari hidupmu yang tidak pernah ku bayangkan, kau tau."


"Kita sudah sering membahasnya, apa masih belum cukup?" Mei terkekeh geli karena mendapatkan gigitan cinta dari suaminya.


"Cukup. Kau terlihat lebih....."


"Lebih apa?" Lee menjadi penasaran dan menunggu ucapan istrinya yang masih menatap dirinya.


"Lebih menawan, apa karena pengaruh mahkota nya?"


"Oh ya? Kalau begitu, bagaimana kalau diperiksa sendiri?" Lee mengangkat tubuh istrinya sehingga Mei melayang di udara.


"Lee! Hahahaha."


"Aku mencintaimu! Kau, dan anak kita. Terimakasih, karena telah hadir dalam hidupku dan menjadi perjalanan dari hidupku." Sekarang di atas ranjang mereka saling menatap penuh cinta.


"Aku juga, sangat!" Lee langsung memberikan ciuman manis nya dan dibalas oleh Lee, ditengah tidur nya putra mereka dan ditemani oleh malam yang indah.


'Aku juga tidak menyangka, datang dan masuk ke dunia ini dan bertemu denganmu Lee. Aku tidak menyesal datang kesini dan menjadi istrimu dan seorang ibu.' Mei hanya mengatakan nya di hatinya seiring dalamnya ciuman mereka.


Tamat.....


Author ucapkan terima kasih banyak kepada reader yang sudah membaca dan mengikuti kisah Mei hingga selesai. Mohon maaf jika ada kekurangan, sekali lagi terima kasih banyak atas dukungan nya.


Dan ya, boleh mampir ke Karya author yang lainnya.


❤️ Benih Bayaran Madam CEO TAMAT


❤️ Temukan Kami Daddy TAMAT


❤️ Skala Kecantikan Flora TAMAT


❤️ Pendamping hidup Mommy Sashi TAMAT


❤️ Rantai Pernikahan ON GOING

__ADS_1


__ADS_2