Modernisasi Queen

Modernisasi Queen
Hak istimewa


__ADS_3

Setelah wangi yang dirindukan oleh Tania, juga perhiasan yang menunjukkan jati dirinya tanpa berlebihan, Tania keluar diikuti Siu menuju ruangan makan yang menjadi acara utama hari ini.


Aroma makanan yang sudah tersaji siap menggoyang lidah serta mengisi perut semua orang. Kursi sudah berbaris dengan selimut yang baru dengan warna yang indah melambangkan kebangsawanan.


Tania menjadi orang yang kedua datang setelah Kaisar yang sudah duduk di sana dan tersenyum kepadanya. "Selamat datang putriku." Tania mendekat dan memberikan salam hormat nya.


"Salam Ayah, bagaimana kabar Ayah?" Tadi Tania tidak sempat menanyakan kabar pria itu dan pertanyaan itu membuat Kaisar tersenyum kecil.


"Baik, apalagi setelah melihat kepulangan mu dengan selamat."


"Aku senang mendengarnya, dan juga aku dapat melihatnya."


"Kau ingin sesuatu? Ayah akan mengabulkannya, jujur saja semenjak aku membawa mu kesini, kau belum meminta apapun seperti yang ku pikirkan."


"Aku boleh minta apa saja?" Tanya Tania memastikan.


"Ya, apa saja. Jika kau bahagia, aku juga bahagia. Kau tau..... Aku membawamu sambil mengatakan dengan penuh keyakinan kau akan bahagia tanpa air mata disini, karena itu aku membawamu dengan mudah tanpa raut kesedihan di keluarga mu, tapi sekarang mungkin jika mereka tau, apa yang akan mereka pikirkan?"


"Kalau begitu, aku akan meminta nya nanti. Aku akan memikirkan nya, Ayah tidak bohong kan?"


"Tidak, seorang ksatria tidak akan melanggar janjinya."


"Aku tau kalimat itu." Baik Tania dan kaisar tertawa kecil dan membuat Vanriel yang baru datang menatap dengan penasaran.

__ADS_1


"Wah, apa aku ketinggalan sesuatu?" Tanya Vanriel sambil mendudukkan bokongnya di kursi empuk itu.


"Ini rahasia." Jawab Tania membuat raja itu tidak bertanya lagi, dan perlahan-lahan semuanya datang memasuki ruangan serta mengisi kekosongan kursi.


Perlahan semuanya terisi dan bersiap memulai acara makan malam. Tampak makanan kali ini berbeda dari jamuan sebelumnya karena merupakan perayaan dari ujian tak berakhir yang melanda istana dan telah selesai sekarang.


Selain itu juga berhasil menangkap dalang utama yang membuat kesulitan warga desa selama beberapa tahun. "Baiklah, kita mulai saja." Pelayan mulai menyajikan makanan kepada anggota istana, piring mewah yang kosong melompong itu satu persatu diisi nasi, lauk pauk serta bumbu racikan Ratu yang berhasil diolah pelayan istana.


Beberapa saat kemudian.........


"Karena hari bahagia ini.... Maka, aku akan menyampaikan berita penting kepada semuanya."


"Ya, dan aku lihat raja juga akan menyampaikan sesuatu Kaisar, bukan begitu raja?" Vander menatap sejenak putranya yang terlihat diam sambil tersenyum tipis saja.


"Ayah saja lebih dulu!" Ujar Vanriel membuat Kaisar tidak mempermasalahkannya.


"Baiklah, aku lebih dulu."


"Pertama aku ingin mengucapkan selamat dan terima kasih atas kerjasama raja dan ratu yang berhasil menyelesaikan permasalahan desa yang menghisap kehidupan warga selama ini. Aku juga mengatakan dengan bangga dengan perubahan yang dilakukan ratu Tania, rencana sekolah yang berniat didirikan oleh dirinya aku lakukan lebih dulu."


"Terimakasih ayah." Tania merasa senang dengan kejutan dari kaisar untuknya yang tidak ia sangka.


"Itu memang seharusnya ratu Tania." Sedangkan ibu suri hanya diam saja sambil memutar bola matanya karena kakaknya yang sudah kembali dan kepemimpinan di pegang oleh suaminya yang perlahan sehat.

__ADS_1


"Dan, aku akui.... Terobosan dari pemikiran ratu Tania membuat istana kita berserta warga kita menjadi lebih baik lagi, dari segi pemikiran dan juga keahlian. Bahkan, segi perekonomian juga sangat bagus, terbukti dengan kemakmuran rakyat yang begitu terlihat dan kedatangan orang kerajaan lain yang menikmati makanan baru kita. Itu sangat bagus untuk memperkenalkan kerajaan kita, dan bukan berarti kita lengah akan hal itu."


Sejenak ia terdiam mengambil napas dan kembali melanjutkan ucapannya. "Dengan itu, aku selaku kaisar memutuskan untuk memberikan keistimewaan kepada ratu Tania akan memberikan apapun keinginannya dengan surat dari ku yang berstempel istana." Ada yang senang dengan itu, tapi ada juga yang tidak karena hal ini bisa menjadi bumerang bagi mereka.


'Apa ini? Astaga.... Suamiku ini...'


'Ini bisa menjadi masalah bagi adikku, jika ratu itu mengeluarkan hak istimewa nya.'


'Bagaimana jika ia meminta ku meninggalkan Vanriel?'


"Terimakasih Kaisar, aku sangat senang dengan hak istimewa ini. Aku akan menggunakan dengan sebaik mungkin." Tania menerima surat yang berisi keistimewaannya itu.


"Dan aku rasa tidak ada masalah mengenai ini. Ratu Tania berhak untuk itu."


"Iya Kaisar."


Tania kembali duduk di tempatnya dengan surat istimewa miliknya yang bisa ia isi dengan apapun. "Kalau begitu raja, silakan sampaikan hal yang ingin disampaikan."


"Baiklah, aku ingin menyampaikan pada semuanya..... Bahwa aku akan menikahi tuan putri Yuri."


Brak!


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.


__ADS_2