
Setelah Arkan & Ares pulang, Ara kembali kemeja kasirnya senyum tak luntur sedikit pun diwajahnya, saking bahagianya saat mendapat hadiah dari Ares, Rani yang melihat Ara bersikap demikian timbul niat untuk mengoda nya, dari empat karyawan hanya Rani yang usil pada Ara mungkin karena dekat, terkadang mereka seperti Kakak adik.
"bahagianya dikasih kue, Hinga senyum pun tak pernah luntur, ujar Rani.
Ara kaget saat mendengar ucapan Rani, ia langsung menatap malas pada Rani, yang sudah berada didepannya.
"bukan karena itu aku senyum, elak Ara.
"aku ngak percaya, kelihatan banget bohongnya langsung nikah aja mbak.
"kamu kalau ngomong jangan sembarangan, kamu kira nikah mudah?
"yaelaah, tinggal ijab Qabul langsung sah mbak, sahut Rani cepat.
Ara menggelengkan kepalanya saat mendengar ucapan Rani, ia tak habis pikir dengan omongan karyawannya yang satu ini, kalau ngomong suka asal.
"aku belum siap.
"mbak Ara itu udah siap, mbak udah bisa bersikap dewasa dan juga sudah bisa jadi ibu yang baik, contohnya anak itu nempel terus sama mbak.
Ara pusing beginilah jadi orang dewasa, semakin dewasa semakin banyak beban yang di tangung, ingin rasanya ia kembali ke masa anak anak tak ada pikiran, yang ada hidup penuh kenangan bahagia Tampa beban.
"sudahlah jangan dibahas lagi, aku pusing, ucap Ara.
Ara pun langsung pergi dari meja kasirnya. Karna masih jam 3 sore Ara menelpon Mita ia ingin mengajak Mita jalan jalan, ia merasa pusing dengan ucapan Rani.
Setelah menitip cafenya pada Rani, Ara pun segera memesan taksi online, tak lama taksi pun tiba ia langsung menuju moll yang sudah beritahu oleh Mita.
Tak butuh waktu lama Ara pun tiba di di moll dan melihat Mita sudah menunggunya dengan langkah cepatnya ia pun segera menyusul Mita.
"maaf Mit, kelamaan yaa?
"ngak kok, aku juga baru datang.
"ya udah kita kedalam yuk, kita nonton aja ya, ajak Ara.
"oke.
Dirumah Arkan
"Ded...
"hm....
"besok kan weekend kita jalan jalan ya Ded, ajak mommy juga.
"coba telpon mommy mu, kalau dia mau kita pergi, kalau dia ngak mau kita pergi berdua saja yaa.
"oke, cepat Ded telpon mommy.
Arkan pun mencoba menelpon Ara, namun tak diangkat sudah tiga kali Arkan menelpon Ara tetap ngak diangkat oleh Ara.
"mungkin mommy mu lagi sibuk.
"ya sudah nanti aja Ded.
"sekarang kita mandi dulu, udah sore, Deddy yang mandi in atau mandi sendiri?
"mandi sendiri Ded.
Selesai mandi Arkan & Ares segera menuju ruang keluarga, Arkan menemani Ares menonton serial kartun kesukaannya.
π π π
Sementara Ara baru keluar dari gedung bioskop bersama Mita, ia melihat jam di ponselnya ternyata sudah jam 6 sore.
"Mita kita makan dulu apa langsung pulang aja?
"maunya sih pulang aja.
"ya udah kalau gitu kita ke cafe ku aja sekalian kita makan malam disana, bagaimana?
"ah..baiklah.
Tak berapa lama mereka pun tiba di cafe Ara, setelah memesan makan untuk Mita, Ara pun segera sholat magrib, usai sholat magrib ia kembali kemeja Mita, ternyata Mita masih belum menyentuh makanannya.
"kok belum dimakan?
"aku nunggu kamu malas makan sendiri.
"oh..ya udah kita makan.
Saat sedang menyantap makanan ponsel Ara pun berdering, Ara melihat siapa yang menelponnya, Ara terkejut saat melihat nama Arkan yang muncul.
"siapa Ar?
"Deddy nya Ares, ada apa dia nelpon jam segini, ucap Ara.
"udah angkat aja siapa tau perlu.
"hm...
"mommy...teriak Ares setelah panggilan diterima digeser oleh Ara.
Sontak Ara langsung menjauhkan ponsel tersebut dari telinganya, saat mendengar suara Ares yang melengking.
"Hy..tampan ada apa kau nelpon, apa kau sudah makan?
"baru saja selesai mom.
"mom lagi apa?
__ADS_1
"nih mau makan.
"oh...mom besok mau ngak jalan sama Ares?
"jalan kemana?
"taman hiburan mom.
"jam berapa?
"jam 10 mom.
"ah baiklah.
"ya sudah, mommy lanjut aja lagi makannya.
"dah mom
"dah...
"gue lihat Lo makin dekat aja sama Ares dan Dedy nya Ar.
"kalau sama ares memang dekat sejak awal ketemu, tapi kalau sama deddy ngak begitu dekat.
"ngak yakin gue.
"udah ah ngak usah dibahas, makan aja lagi.
"udah main rahasia Ar.
"ngak ada rahasia Mit.
"yakin...?
"banget malah.
"ya udah.
Mita dan Ara kembali menyantap makanan mereka, selesai makan Mita pamit pulang, dan begitu juga dengan Ara setelah menutup cafenya ia pun segera pulang dengan Rani, tiba dirumah Ara segera mengistirahatkan tubuhnya.
π π π
Pagi Harinya.
Selesai sarapan Ara memberi tahu mamanya kalau hari ini ia akan pergi ketaman hiburan dengar Ares & Arkan. Karna mereka akan pergi jam 10, Ara memutuskan untuk menunggunya dicafe saja dan tak lupa pula ia memgajak Mita ke taman hiburan bersama Ares dan Arkan.
Tak berapa lama Mita sudah tiba di cafe Ara, ia segera menghampiri Ara di meja kasir.
"hy...lagi sibuk bos?
"eh..sudah datang, kita duduk disana saja. Mita hanya mengangguk.
Ares segera turun dari mobil dan dengan cepat berlari masuk kedalam cafe, dan matanya langsung tertuju pada dua wanita yang lagi ketawa.
"mommy, aunty, teriak Ares, dua wanita cantik itu mengalihkan pandangannya pada suara Ares, dan seketika mereka berdua langsung tersenyum.
"hy..tampan kau sudah datang, ucap Mita.
"sudah aunty, ayo kita pergi mom, aunty.
"ah...baiklah.
Mereka bertiga segera melangkah keluar cafe karna Ares sudah menunggu diluar, tiba didepan cafe Ara kaget saat melihat leo, ternyata Arkan membawa dia juga pikir Ara, begitu juga dengan pikiran Arkan.
"hm...pak Arkan, pak Leo kenalkan ini teman ku, ucap Ara saat sudah tiba didepan mereka berdua.
"Arkan π€ Mita
"leo π€ Mita
"ayo kita pergi sekarang, ucap Arkan. mereka hanya mengangguk.
Mereka berangkat dengan dua mobil setelah perdebatan panjang, karna Ares sudah merajuk akhirnya mereka memutuskan untuk pergi dua mobil, Leo satu mobil dengan Mita.
Tak butuh waktu lama mereka sudah tiba diparkiran taman hiburan, Ares yang tak sabaran segera menarik tangan ara keluar dari mobil, ia sangat bahagia saat melihat banyak sekali wahana permainan yang ia sukai.
"mom, ayo cepat kita naik itu, tunjuk Ares saat melihat bianglala yang besar.
"tunggu sebentar yaa, kita tunggu Aunty dan om leo dulu, ucap Ara.
"hm baiklah dengan wajah lesunya.
"udah jangan ngambek dong, nanti gantengnya ilang loh, ucap Ara sambil mencium pipi Ares.
"nah itu Aunty sudah datang, ucap Ara saat melihat mobil Mita.
"Aunty cepatan kita naik itu, ucapnya. ketika melihat Mita menghampiri dirinya dan Ara.
"hahaha, iya sayang, maaf tadi macet didepan, ucap Mita.
"Ded kita naik itu ya, ucap Ares dan langsung menarik tangan Ara & Mita.
Arkan hanya menggeleng melihat putranya yang tak memperdulikan nya, ia kemudian duduk disebuah bangku yang ada di taman hiburan bersama leo, ia melihat putranya begitu bersemangat naik bianglala.
Dari kejauhan Arkan terus mengawasi bagaimana putranya dan Ara serta Mita menaiki beberapa wahana, Ares ketawa bahagia Arkan juga tersenyum sendiri, seakan kebahagian Ares mengalir padanya.
Setelah puas bermain Ares melihat penjual es krim.
"mom, kita beli es krim ya.
"ah baiklah.
__ADS_1
"Mit, kita beli es krim dulu yuk.
"setuju, ucap Mita.
Mereka bertugas segera menuju penjual es krim, tiba disana Ara memesan dua es krim.
"mom, ngak mau, tanya Ares? saat ia melihat Ara hanya membeli dua es krim saja.
"ngak, mommy mau ke toilet sebentar, Ares sama aunty Mita duluan aja ke Deddy dan om leo yaa.
"ya..mom.
"Mit, aku ke toilet dulu ya, aku titip Ares ya, kalian dulu aja ketempat pak leo.
"hm..baiklah, jangan lama lama yaa?
"ngak kok, kalau ngak antri, hahaha.
Setelah Ares dan Mita pergi, Ara pun segera menuju ketoilet.
"Ded, ucap Arkan
"hy kau sudah selesai mainnya?
"belum Ded.
"loh, Ara mana? tanya leo saat tak melihat Ara bersama mereka.
"mommy ke toilet om.
"oh..
"om, aunty kita naik itu yuk, tunjuk Ares saat melihat kora kora.
"ayo, ucap leo.
Mita membulatkan mata saat melihat kapal berayun, melihatnya saja Mita sudah ngeri apa lagi naiknya, pikir Mita.
"hm..Res, apa kau yakin mau naik begituan? tanya Mita
"yakin, apa aunty takut?
"sedikit..aunty ngak ikut ya.
"ngak, Aunty harus ikut, Aunty tenang aja ada Ares dan om leo, ayo cepat aunty.
"hm...baiklah.
"Ded..mau ikut ngak? tanya nya.
"ngak Deddy disini aja.
"ya sudah kami pergi dulu.
"ya hati hati.
Tak berapa lama setelah Mita, Leo dan Ares pergi Ara pun tiba dan melihat hanya Arkan yang duduk dan tak melihat yang lain.
"hm...kak mereka pada kemana, tanya Ara.
"lagi naik itu, tunjuk Arkan.
Ara membulatkan matanya saat melihat arah yang ditunjuk Arkan, Ara tak percaya kalau mereka naik kapal berayun.
"astaga apa mereka yakin naik begituan, gumam Ara, tapi masih bisa di dengar oleh Arkan.
"kau, mau naik juga tanya Arkan.
"hah, tidak.
"nih minum dulu, ucap Arkan sambil memberi sebotol air mineral pada Ara.
"hm makasih, ucap Ara sambil senyum.
Ara langsung membuka tutup botol tersebut dan langsung mendeguk nya Hinga tersisa setengahnya.
"Ara, panggil Arkan.
Dengan nada sedikit lembut, berhasil membuat Ara menahan nafasnya dan mengontrol detak jantungnya, panggilan Arkan berpengaruh luar biasa terhadap jantungnya.
"hm i..iya, jawab Ara sedikit gugup.
"apa kamu keberatan untuk menjadi mommy untuk Ares?, ia sangat menginginkan mu untuk menjadi mommy nya, tanya Arkan.
Tak ada alasan lagi buat Arkan untuk mengutarakan ini pada Ara karna Ares selalu mendesaknya.
"aku hanya ingin Ares bahagia dan orang yang dapat mewujudkan kebahagian nya adalah kamu, sambung Arkan lagi.
Ara kaget atas ucapan Arkan, kenapa ayah dan anak ini menginginkan diri untuk menjadi bagian dari keluarganya. Memang benar ia sangat menyayangi Ares tapi tak pernah terpikir untuk menikah dengan Arkan, dan Ares juga pernah meminta nya untuk menjadi mommy nya.
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Sekali lagi makasih yaa, yang sudah mau membaca karya ku, dan makasih juga yang sudah memberi like dan komen, semoga semuan sehat selalu Aammiin.
Sekian dan terimakasih. Salam manis dari Author.πππ
Wasalam
...πππ...
__ADS_1