Mommy Ara

Mommy Ara
48. S2. Mengetahui


__ADS_3

Sementara di rumah Ares, baru saja selesai makan malam, dan berkumpul di ruang keluarga.


“Dad, Ares sudah ketemu sama gadis yang nolongin semalam,”


“Ketemu dimana?


“Di kampus, pas tadi pagi ngantar putri ketemu di parkiran,”


“Benar put,”


“Iya dad,”


“Kamu kenal put?,”


“Baru kenal dad, namanya Ayesha dia anak kedokteran,”


“Wah, hebat,”


“Besok bantu Abang untuk bertemu dengan nya,”


“Mau ngapain?,”


“Ya mau minta makasihlah dek,”


“Oh, kirain mau minta no WA,” seloroh putri.


Reflek tangan Ares mencubit pipi putri.


“aduhh, ih jahat banget sih,


Bug...putri membalas Ares dengan menabok lengan Ares.


“Ais, kalian ini udah besar masih juga bertengkar,” ucap Ara.


“Putra kesayangan mommy tu yang mulai,” ucap putri.


“Sayangnya mommy sama rata ngak ada bedanya,” jawab Ara.


“Iya rata, tapi nanjak dikit sama bang Ares,” ujar restu.


“Jadi kalian cemburu, ucap Ares sambil menarik turun kan alisnya.


“Ngak, jawab putri dan restu.


“Cieee, ada yang ambekan, hahahaha.


“Abanngggggggg.


Bug...bug...bug...putri dan restu memukul Ares bertubi tubi dengan bantalan sofa.


“Lanjutkan tauran kalian, mommy sama Daddy mau istirahat.


Ara dan Arkan berlalu pergi begitu saja Tampa menghentikan aksi anak anaknya.


“Lah, mommy sama Daddy ke mana yaa?,”


“Udah ke kamar, yuk dek kita istirahat.


“Hy kalian mau ke mana?


“Istirahat, jawab kedua adiknya.


“Tunguin kenapa sih,”


“Ogah,” jawabnya kompak.


Akhirnya mereka beristirahat di kamar masing-masing, kecuali restu masih merengek di depan kamar Ara. Ya itu lah ke biasa restu yang belum bisa ilang hingga sekarang, kalau mau tidur harus di temani sang mommy, sampai ia tertidur pulas.


🍂 🍂 🍂


Pagi harinya.


Selesai sarapan Ayesha berangkat ke kampus dengan sedikit kegalauan Karna masih ke pikiran kejadian semalam. Tiba di kampus Ayesha di kaget oleh orang yang ia rindu beberapa hari ini.


“ay...ay...Ayesha, teriaknya.


Membuat Ayesha menghentikan langkahnya dan membalik ke belakang, melihat Nayra yang baru masuk setelah beberapa hari cuti kuliah.


“Nayraaaa, aku kangen banget tau ngak?


“Ngak, hahahah,"


“Ais, ngeselin, jawabnya sambil cemberut.


“Ya...ya...aku juga kangen, sampai bela belain masuk hari ini,'


“Lama amat sih ambil cuti, ada acara apa?,”


“Acara keluarga, huh lelahnya baru nyampe sore kemaren,”


“ya udah masuk yuk, nanti pas istirahat kita cerita,”


“ah, baiklah yuk masuk,”


Dua sahabat itu masuk ke kelas dan tak lama dosen pun datang, pembelajaran pun dimulai.


Sementara di kantor Ares, sedang mengadakan rapat bulanan dengan semua devisi, sampai jam istirahat.


huff, helaan nafas lelah Ares setelah keluar dari ruang rapat.


“Apa lagi jadwalku hari ini dik?,”

__ADS_1


“free,”


Ah, baiklah kalau begitu, aku pamit pulang dulu ya, kalau ada yang mencariku bilang aku lagi keluar,”


“Oke bos,”


Ares melajukan mobilnya menuju kampus putri Karna ia dapat chat dari putri.


Tiba di kampus ia segera menghubungi putri.


“Dimana put?,”


“Di pustaka bang,”


“Oke, Abang ke situ,”


“Oke,”


Sedangkan Ayesha lagi curhat sama Nayra kalau ia tak lagi bekerja di resto.


“ay, ntar siang masuk kerja jam berapa?,”


“Huff, aku udah ngak kerja lagi Nay,” jawabnya dengan. Tatapan sendu.


“loh kok bisa?,”


“Ya bisa lah, aku mengundurkan diri,”


“becanda Lo ngak lucu ay,”


“astaga, Gue serius Nay,”


“gimana ceritanya Lo kok mengundurkan diri,”


“Lo kan tau mamanya Fahrul?,”


“Hm...hubungannya sama Lo apa?,”


 Ayesha menceritakannya semuanya pada Nayra, Tampa ada yang ia lupa kan sedikit pun.


“dia selalu menghina Gue Nay, aku kan juga ngak minta untuk di lahirkan ke dunia ini, tapi kenapa aku tak seberuntung mereka yang masih memiliki orang tua, sakit hati Gue Nay, saat dia bilang kalau Gue anak haram hiks...hiks...


“Bunda Lo tau masalah ini?,”


“Gue ngak sanggup cerita ke bunda soal ini takut ia ke pikiran,”


“Rencana hari ini Gue mau cari kerja lagi Nay, apa aja asalkan halal.


“yang sabar ya ay, semoga suatu saat kebahagiaan menghampiri lo, Andai Gue juga punya kekuasaan seperti orang orang di luar sana, Gue bikin miskin langsung tu mama si Fahrul, baru punya kekuasaan sedikit udah nindas orang, Lo tenang aja ay Gue akan temani Lo cari pekerjaan sampai dapat.


Tak jauh dari mereka duduk, ada sepasang manusia yang lagi nguping, dan Fahrul yang baru masuk ke perpus pun ikut mendengar semuanya, ia mengepalkan tangannya menahan amarahnya sama mamanya, ia tak berani menghampiri Ayesha, Fahrul kembali ke taman dan duduk di bawah pohon yang rindang


“Gue ngak nyangka mama Gue Setega itu, gumam Fahrul.


“seperti yang aku bilang tadi Nay,”


“Aku temani kamu deh,”


“hm...makasih Nay,”


Ayesha dan Nayra tak menyadari jika ada orang yang menguping pembicaraan mereka. Setelah usai kuliah Nayra dan Ayesha menyusuri kota untuk mencari pekerjaan.


Sudah hampir sore mereka belum juga mendapatkannya, akhir Nayra membawa Ayesha ke kafe Ara, Karna Rani adalah teman mamanya, Rani sudah menganggap Nayra seperti ponakannya. Tiba di sana mereka segera menemui Rani.


“Aunty,” sapa Nayra.


“Hy sayang ada angin apa nih kemari?,”


“Angin galau,” selorohnya.


“hahaha, bisa aja kamu nak,”


“Yu duduk di sana, mau pesan apa kalian nak?,”


“Jus jeruk dua Aunty,”


“Aunty, apa disini ada lowongan pekerjaan ngak?,” tanya Nayra.


“Hm....ngak ada, kenapa emangnya?,”


“Kami mau cari pekerjaan?,”


“Eleh gayamu,”


“Benaran Aunty,” sambung Ayesha.


“Bukannya Ayesha sudah bekerja ya?,”


“Udah ngak lagi Aunty,”


“Kenapa?,”


“Ada sedikit masalah,”


“Oh, tapi maaf ya disini belum ada penambahan karyawan, nanti kalau ada Aunty kasih kabar deh,”


“ya, Aunty,”


Setelah menghabiskan minumannya, Nayra dan Ayesha pamit pulang Karna hari sudah semakin sore, usai mengantar Nayra ke rumahnya, Ayesha kembali ke kosnya.


“Huff, untuk tiga bulan ke depan uang kos udah aman, semoga besok dapat pekerjaan yang baru, aammiin” monolog sendiri di dalam kamar.

__ADS_1


Uang pesangon yang di terima oleh Ayesha di gunakan untuk membayarkan sewa kos tiga bulan ke depan, dan sisanya ia tabung untuk kebutuhan sehari hari.


🍂🍂🍂


Fahrul kesal dengan mamanya, Karna ia mendengar semua curhatan Ayesha pada Nayra.


Selesai makan ia segera pergi ke kamar untuk menghindari bicara sama mamanya.


“Fahrul, kamu mau kemana?,”


Tak menjawab malah pergi begitu saja. Tak lama papanya masuk ke kamar Fahrul dan melihat Fahrul lagi melamun di balkon kamarnya.


“Kamu kenapa boy?,”


“eh, papa,”


“Kamu kenapa hm,”


“Ngak kenapa-napa,”


“yakin?,”


“Hufff, mama pa, dia udah usik gadis yang aku cintai pa, bahkan mama menfitnahnya hingga ia mengundurkan diri di tempat kerjanya,”


“Gadis yang pernah kamu bawa kemari itu?,”


“Iya pa,”


“Apa kamu mencintai nya?,”


“Sangat mencintai nya pa,”


“Tapi ia ngak mau menerima aku pa, Karna perlakuan mama padanya, ia lebih memilih bersahabat dengan aku, dan semenjak kejadian malam itu ia jaga jarak dengan aku pa.


“Papa paham perasaanmu nak,”


“Jika kau benaran mencintai nya maka berusahalah, soal mama biar papa yang urus,”


“ngak pa, aku udah usaha tapi ia selalu saja menghindar, kalau aku nekat maka aku akan kehilangan dia pa,”


“papa tau dia wanita yang spesial di hatimu, perjuangkan dia jika kau benaran mencintainya,” ucap papa Fahrul, lalu menepuk bahu putranya setelah itu berlalu pergi.


Hufff.


🍂 🍂 🍂


Sementara Ayesha lagi teleponkan sama bundanya Karna rindu dan juga putra kecilnya yang selalu bikin ia gemes. Setelah hampir sejam Ayesha menelepon bundanya dengan panggilan video dan akhirnya menyudahi Karna Azam sudah tertidur di pangkuan bunda.


“Bun, ay tutup telponnya ya,”


“Ya, jangan terlalu capek ya nak, jaga kesehatan dan jangan sampai telat makan,”


“Ya bunda, Jum”at sore ay pulang Bun,”


“Emang kamu ngak kerja?,”


“kerja, minta cuti Bun,”


“Ya udah, nanti pulangnya tiati ya, jangan ngebut bawa motornya.


“Ngak Bun, assalamualaikum, selamat malam bunda.”


“Wa’alaikumsalam, malam juga nak,”


Usai menutup telpon Ayesha, segera beristirahat, di ranjang sederhana dan ternyaman yang ia punya.


“maaf Bun, Ayesha telah berbohong sama bunda,”


*


*


*


*


*


“selamat malam dunia, sampai ketemu esok pagi”


🍂🍂🍂


Yuk lah ramaikan kolom komentar dan like.


Makasih yang sudah memberi like, dan komen serta hadiahnya.😉😘


Yang belum semoga bermurah hatinya.🤗🤗🤗😉


Wasalam..🙏


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2