Mommy Ara

Mommy Ara
56. S2. ke rumah mommy


__ADS_3

Tiba di kafe Ara , Ayesha segera mengambil motor setelah minta izin sama Rani.


Ayesha mengendarai motornya dengan kecepatan sedang sembari membonceng Nayra, mereka menuju rumah Joshua Senjaya yaitu orang tua Ayesha. Hanya lima belas menit kini mereka sudah tiba dirumah nan mewah serta megah itu.


Nayra berdecap kagum melihat rumah dua lantai yang menjulang tinggi.


“Mom, mommy, panggil Ayesha,”


“Ya,” jawab Miranda.


Miranda mendekati putrinya ia senang melihat Ayesha datang dan juga membawa teman.


“Mom, kenal in Sahabat aku,”


Mereka berjabat tangan saling sapa satu sama lain.


“ayo kita masuk, mommy lagi bikin kue,”


“Apa boleh kita bantu mom,”


“boleh dong, ayo kita ke dapur.


Tiga wanita itu segera ke dapur untuk mengolah tepung menjadi sebuah camilan yang lezat.


“Mau bikin kue apa mom?,”


“Kalian mau kue apa?,”


“Apa ajalah Tante yang penting lezat," jawab Nayra.


“Ya sudah kita bikin kue bolu pandan aja, gimana ada yang suka ngak?,”


“suka banget jawab Ayesha semangat,”


Mereka mulai mengolah tepung sembari bercerita dan Tertawa bersama.


“Mom, Daddy sama Randi mana?," Tanya Ayesha.


“Tu lagi main badminton di taman belakang,”


“Kalau di buatin mereka minum enaknya apa ya mom?,”


“Jus apel aja sayang,”


“Ah baiklah,”


Sementara Nayra dan Miranda memasukkan adonan ke dalam loyang lalu mengukusnya. Tak lama Ayesha sudah selesai membuat dua gelas jus.


“Mom, Nay, aku antar ini bentar yaa, sekalian kasih kejutan,”


“Ya,”


Ayesha segera menuju taman belakang yang di bantu oleh bik asih, kena ia belum tau jalan menuju taman belakang. Tiba disana ia melihat dua orang yang beda usia itu masih asik main dengan keringat sudah membasahi tumbuh mereka.


“Dad, ran,” sorak Ayesha.


Sontak saya Joshua tak membalas pukulan bola dari Randi, Randi bersorak Karna ia mendapat poin.


“yes,” aku menang dad,” soraknya dengan girang.


“Poin terakhirmu ngak di terima Karna Daddy gagal fokus Karna kedatangan putri Daddy,” jawabnya.


“Mana ada seperti itu,” cebek Randi Karna kesal sama Daddy-nya.


“Sayang kau kapan datang, kok ngak kasih kabar?,”


“namanya juga kejutan dad, ini ay bawa in minuman pasti haus kan?,”


“Sangat haus kak, jawab Randi,”


“makasih ya kak, berkat Kaka Randi bisa menang juga dari Daddy,”

__ADS_1


“ Kan udah Daddy bilang poin mu ngak di terima,”


“harus di terima, kan Randi udah menang,”


“Ngak ada, Daddy ngak terima,”


“Ya udah lanjutin lagi mainnya ay mau bantu mommy,”


“Disini aja liatin Daddy main,”


“Main apa dad, yang ada dari tadi Daddy sama Randi bertengkar,”


“Hahaha, ya sudah lanjutin bantu mommy mu,”


“Ya,”


Ayesha kembali ke dalam dan langsung menuju dapur dan melihat Nayra dan Miranda lagi santai sembari menunggu kue mereka Matang.


“Ay, Minggu depan ada acara ngak?,”


“Hm..ada mom, kenapa mom?,”


“Oh, kirain ngak ada mommy sama Daddy mau ngajak kamu ke acara ulang tahun anak temannya Daddy.


“Hihihi, Ayesha juga pergi ke acara ulang tahun mom, di ajak sama teman sih,”


“Siapa?,”


“Sama bang Ares mom, anak pemilik kafe tempat Ayesha lagi kerja, dia mengajak ay buat nemanin dia ke acara ulang tahun temannya.


“ares...?,”


“Itu loh Tan anak om Arkan dan Aunty Ara, jawab Nayra,”


“oh, ya udah ngak apa apa deh,”


“tapi udah ada gaun buat pergi apa belum?,”


“ngak boleh, kamu itu putri Senjaya sayang,”


“tapi mom, dia ngak tau kalau aku putri Senjaya, yang tau Cuma Nayra doang mom,”


“huff, mommy udah beli beberapa hari yang lalu gaunnya di coba dulu,”


“tapi mom, nanti dia curiga loh kalau aku pakai gaun mahal?,”


“Iya juga sih,”


“ngak usah pusing mom, aku ada kok gaun ya walau tak mahal tapi ngak bikin malu kok mom,”


“Ya udah, ngak apalah,”


Tak lama kue buatan mereka matang juga, dengan semangat Miranda memindahkan kue tersebut dan segera memotong. Setelah itu mengajak Ayesha dan Nayra ke taman belakang dan tak lupa membawa kue serta minuman.


“Dad, kenalin temannya ay,”


Mereka berasalan dan saling menyuburkan nama dan juga Randi.


Minggu ini Ayesha menghabiskan liburannya bersama keluarganya ini kali pertama baginya, ia sangat bersyukur karena takdir mempertemukannya dengan ke dua orang tuanya.


🍂🍂🍂


Lain halnya dengan keluarga Ares, di sini lagi gaduhnya seperti orang tauran Karna ke Usilan anak anak Arkan dan Ara.


Ares yang lebih dewasa dari adik adiknya tapi masih suka menjahili adiknya, terutama putri.


“Mommmmmmm, teriak putri di kolam renang Karna di ceburin oleh Ares,”


Restu yang tak jauh dari Ares dengan sengaja ia mendorong Ares ke dalam kolam alhasil ia juga basah oleh ulah restu. Putri ketawa terbahak bahak melihat abangnya.


“Makanya bang jangan jahil, Abang tau kan kalau karma itu ngak semanis kurma,”

__ADS_1


Ares hanya mendengus kesal karena ulah restu, ia segera naik dan mengejar sertu hingga dapat dan segera menarik restu ke dalam kolam, Arkan dan Ara melihat anak anaknya hanya bisa geleng kepala.


Tiga saudara itu malah asik main air hingga suara Ara menghentikan aktivitas mereka.


“apa masih belum puas main airnya?,”


“udah kok mom, ucap putri segera naik ke atas.


“Ya sudah, segera bersihkan tubuh kalian, kita akan pergi ke rumah Oma dan opa,” ucap Ara.


“Siap mommy kami tersayang,” jawab ketiganya.


Setelah anak anaknya pergi, Ara geleng kepala melihat perangai anaknya.


“Huff, berasa seperti masih kecil saja semuanya, ngak ada yang berubah dari mereka,” monolog sendiri.


“Udah selesai baca mantranya sayang,” ucap Arkan melihat mulut istrinya komat Kamit setelah anaknya pergi.


“Udah, jawabnya singkat dan berlalu pergi tapi dengan sigap Arkan menariknya hingga tubuhnya menempel di tubuh Arkan.


“Mau ke mana hm?,”


“Ya ke kamar lah mas, mau bersih juga tapi kita mau ke rumah mama,”


“Ya trus mau ninggalin aku disini gitu?,”


“Ya elah mas, tingal ikut aja di belakang apa susahnya sih,”


Cup satu kecupan singkat mendarat di bibir Ara, setelah itu ia pergi begitu saja Ara melongo melihat kelakuan suaminya.


“Dasar modus,” umpat Ara.


Arkan ketawa melihat wajah istri yang kesal.


Tak lama mereka semua sudah siap untuk berangkat ke rumah mama nya leo, Karna hari ini mereka akan kumpul keluarga disana, atas permintaan mama Leo mama Ara juga di ajak oleh Ara dan keluarganya.


🍂🍂🍂


Sementara Ayesha masih di rumah mommynya, sekarang ia sudah berada di dalam kamarnya bersama dengan Nayra. Lagi lagi Nayra berdecap kagum melihat interior kamar Ayesha.


“Wah....mewah semua ay,  benar benar putri Sultan, ucap Nayra.


“Biasa aja dong Nay, aku masih Ayesha yang dulu hidup sederhana, ucap Ayesha.


“Ya aku tau itu, sambung Nayra.


“apa bunda mu sudah tau ay?,”


“Sudah, aku sudah ceritakan semuanya sama bunda, bunda hanya bersyukur aku bisa berkumpul lagi dengan keluargaku, dan bunda hanya berpesan jangan sampai aku jadi sombong dengan apa yang aku punya sekarang,”


“Hm..benar ay, apa kata bunda mu,”


“insya Allah aku ngak akan lupa diri Nay,”


“Aku yakin kamu ngak akan berubah ay.


“ya sudah kita istirahat disini aja ya,nanti sore aku antar kamu pulang ke rumah,”


“sip, aku sudah kasih kabar mama kok, kalau kita lagi jalan-jalan.


Dua sahabat itu memutuskan untuk beristirahat sejenak dan mereka segera membaringkan tubuhnya di kasur yang empuk, tak butuh waktu lama mereka tertidur.


🍂🍂🍂


No komen, kulihat likenya yang menurun.🙈🙈


Makasih yaa yang udah like semoga makin rajin.


Wasalam💞💞💞


 

__ADS_1


__ADS_2