Mommy Ara

Mommy Ara
6. Kedatangan Arkan


__ADS_3

Pagi Harinya


Siap sarapan pagi Ara & Ares menghabiskan waktu dengan bercengkrama banyak hal yang diceritakan bocah tampan itu pada Ara selama Ara koma, Ara hanya menyimak saat Ares bercerita, terkadang ada rasa haru saat mendengar cerita Ares.


"maa...kapan boleh pulang kata dokter ma?,"


"tiga hari lagi nak,"


"lama amat maa, apa ngak bisa besok Ara sudah jenuh disini maa,"


"sabar ya sayang, ini demi kesembuhan mu,"


"hufff...ya maa,"


"sayang, kau kenapa?,"


"nanti kalau mommy pulang Ares boleh ikut ngak? Ares mau tingal sama mommy


"sayang..mommy ngak larang kok kalau kamu mau ikut mommy pulang, tapi kalau tingal sama mommy Ares harus izin dulu yaa sama daddy nya.


"tapi daddy ngak akan izinin Ares mom,"


Ara juga bingung mau jawab apa karna ia juga tidak bisa meminta izin pada daddy nya Ares dan lagian ngak bakalan di izinin juga.


"ya..sudah kalau daddy nya ngak izinin Ares boleh main kerumah mommy, tapi bila Daddy jemput Ares untuk Ares harus nurut yaa,"


"tapi mom Ares mau tidur sama mommy,"


"sayang..siangkan bisa tidurnya sama mommy,"


"hm..yaa baiklah mom," jawabnya dengan wajah lesunya.


Ara yang melihat Ares cemberut ia merasa gemes melihat muka Ares, cup..satu kecupan berhasil membuat Ares kembali mood.


"udah cemberutnya," tanya ara


"hahaha...," Ares hanya ketawa menangapi ucapan Ara.


Saat menjelang makan siang, arkan datang kerumah sakit untuk menjemput putra nya dan juga menjenguk Ara, karna hari ini Arkan baru kembali dari luar kota, ia sudah tak sabar ingin berjumpa dengan putra nya.


Tiba diruangan Ara, Arkan langsung masuk dan melihat Ares sadang bercengkrama dengan Ara & juga mama Ara.


"assalamualaikum," ucap arkan.


"waalaikum salam, jawab mereka


Ares melihat daddynya langsung turun dan lari ke daddynya, karna ia juga kangen sama daddy nya sudah 3 hari ia tak bertemu dengan sang ayah.


"putra daddy kangen yaa?,"


"hm....kapan daddy pulangnya,"


"baru saja sayang dari bandara daddy langsung kesini karna daddy mau menjemputmu.


"emang kita mau kemana dad?,"


"kerumah oma & opa, ucap Arkan,"


"ya..baiklah daddy,"


"tante apa kabar," ucap arkan yang menghampiri mama Ara sambil mengendong Ares.


"baik...,"


"bagaimana keadaan mu," tanya arkan pada Ara.


"sudah baikan tuan hanya tingal pemulihan saja.


"ah..syukurlah kalau gitu, dan aku mau mitak maaf atas semua yang sudah terjadi hingga membahayakan dirimu,"


"sudahlah ngak usah dibahas aku juga reflek melaku kannya, dan untuk semua yang sudah terjadi aku sudah tak memikirkannya, dan yang terpentingkan Ares tidak apa apa kan,"


"dan untuk semua biayanya kau tidak usah pikirkan aku sudah mengurusnya.


"tante terimakasih sudah menjaga Ares untuk beberap hari ini, dan hari ini aku akan membawa Ares kerumah," ucap Arkan.


"ya..kami senang Ares ada disini, baiklah hati hati dijalan,"


"mom..Ares pulang dulu yaa, besok Ares kesini lagi," cup...ares mengecup pipi Ara dan Ara melakukan hal yang sama.


"ya..hati hati, jangan nakal yaa,"


"siap momm," ucap Ares sambil mengangkat kedua jempolnya lalu ia tersenyum.


"anak pintar," jawab ara.


Setelah berpamitan dengan Ara, Arkan langsung membawa putra nya keluar dari ruangan Ara, dan mereka segera menuju rumahnya.


Tiba dirumah Arkan mengendong Ares kekamarnya kerna Ares tertidur didalam mobil, setelah meletak kan Ares secara perlahan Arkan segera membersihkan dirinya.


Tak lama ia pun keluar dari kamar mandi dangan pakian rumahan, ia pun ikut merebahkan tubuhnya disamping Ares, karna kelelahan Arkan pun terlelep disamping Ares sambil memeluk putranya.


Sementara dirumah sakit, setelah Ares pergi Ara pun memutuskan utuk beristirahat.

__ADS_1


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Pagi Harinya


Siap sarapan Ara meminta pada mamanya ia ingin keluar dan duduk di sebuah taman, mama Ara pun mendorong putrinya keluar dan segera menuju taman rumah sakit. Ia merasa kesepian karna tak ada nya Ares.


Sementar dirumah Arkan, ia merasa jengkel dengan tingkah Ares sedari bangun tidur sampai sarapan ia masih merengkek minta di antarkan kerumah sakit, Arkan Tampa sadar membentak putra nya, saat Ares mengutarakan keingin menjadikan Ara sebagai mommy nya, seketika anak itu diam dan tertunduk lesu menuruti ke inginan daddy nya.


Setelah sarapan Arkan membawa Ares kerumah mama leo, karna Ares lumayan dekat nya, mungkin dengan mengajaknya kerumah leo, Ares bisa melupan mommy nya.


Tiba durmah mama leo, Aes segera turun dari mobil dan lari kedalam rumah, mencari sosok yang di pangilnya opa.


"opa..opa...Ares datang," teriak Ares saat ia sudah tiba diruang tamu.


"hy..bocah...ucap salam kek, ini malah teriak teriak," ucap leo.


"heheheh...paman apa kabar,"


"baik,"


"dimana opa sama oma," tanya Ares.


"ada ditaman belakang," jawab leo.


"okee...terimaksih paman,"


Ares pun berlari menuju taman belakang, dan melihat mama leo sedang metik beberapa buah.


"opa..oma...


Seketika kedua paruh baya tersebut melihat kearah suara, dan tampak Ares sudah berdiri dengan semnyum manisnya.


"eh..cucu opa apa kabar,"


"baik opa, opa ares mu buahnya,"


"sini sama opa,"


Sememtara diruangan tamu leo melihat wajah Arkan tidak bersahabat, karna penasaran ia pun mulai bertanya pada Arkan.


"hy..bro muka lo kenapa kusut amat?,"


"huff..gue pusing sama Ares, yang nempel trus sama sekretaris itu, dari bangun tidur sampi dimeja makan ia merengek mintak di antarin kerumah sakit, karna gue jengkel makanya gue ajak dia kesini lagian udah lama juga gue ngak kesini.


Leo ketawa mendengar ucapan Arkan, yang mengeluh melihat tingkah putranya yang tak pernah terjadi sebelumnya.


"ya..udah nikahain aja tu sekretaris mudah kan, biar Ares ngak selalu merengek sama lo," jawab leo santai.


"lo..kira nikah mainan, gue belum kepikiran menikah lagi,"


"tau ah..gue pusing, gue mau tidur jawab Arkan, ia pun langsung berdiri dari duduk nya dan menuju kamarnya.


"terselah loo.


Papa leo adalah adik dari papa Arkan, semenjak orang tuanya meningal Arkan tingal dengan kedua orang tua leo, tapi setelah ia menikah ia membeli sebuah rumah tak jauh dari kantornya, rumah yang penuh kenangan bersama kaluarga kecilnya, tapi setelah istrinya meningal suasana rumah tersebut berubah menjadi dingin tak ada lagi kehangatan dan canda tawa, Arkan sangat terpukul atas kepergian istrinya. Ia selalu berkunjung kerumah orang tua leo, dangan putra nya terkadang mereka selalu memginap disini.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Sore Harinya


Ares membangun kan daddynya karna hari sudah sore daddy nya masih saja tidur.


"dad..bangun ded,"


"dad..dad...," ucap Ares yang masih mengoyang goyang tubuh daddynya.


"hm..ada apa Ares?, daddy masih ngantuk," jawab ares.


"dad..cepatan bangun Ares mau ketemu mommy.


"besok saja yaa...,"


"dad...jangan bohong, ya udah Ares pergi sama opa aja," jawab Ares sambil turun dari tempat tidur daddynya.


"iya..iya...daddy mandi dulu,"


"yes..baiklah ded," jawabnya.


Tak lama Arkan dan Ares pun turun dari kamarnya, dan mereka segera menuju meja makan karna sudah jam makan malam, Arkan sengaja memparlambat kegiatan mandi nya agar nanti saat pulang kerumah ia berharap putra nya itu tertidur didalam mobil jadi ia tak jadi kerumah sakit, ia ingin menjaga jarak antar Ara dengan Ares agar mereka tak terlalu dekat, Arkan merasa ia masih bisa memberi kebahgian pada putra nya tampa seorang mommy disampingnya


Papa leo yang penasaran melihat wajah ares yang cemberut pun bertanya pada ares.


"cucu opa yang tampan ini kenapa hm?


"opa..daddy jahat," ucapnya dengan mata yang sudah berkaca kaca.


"jahat kenapa," tanya papa leo.


"daddy ngak mau anterin Ares kerumah sakit untuk menjenguk mommy.


"mommy, jawab papa leo dan mama leo


Mereka kaget mendengar ucapan ares, karna ia belum tahu perihal mengenai Ara.

__ADS_1


"Arkan..leo..jelaskan pada kami apa yang kalian sembunyikan dari kami," tanya papa leo.


Arkan dan leo tak ada yang menjawab, mereka memilih bungkam.


"ya..sudah kalau kalian tak mau bicara biar papa cari tau sendiri.


"Ares..ayo kita ke tempat mommy mu, apa ku tau dimana mommy mu dirawat


"tau opa,"


Arkan angkat bicara saat papa leo sudah mau berangkat.


"yah..tungu, arkan bisa jelasin semuanya.


"apa yang mau kau jelaskan hm


"yah...beberapa hari yang lalu ares hilang dari rumah, tak satu orang pun pengawal yang tau kemana ares pergi dan......blaaaaa.......blaaaaa.......blaaaaa......


Arkan menceritan semuanya, tampa ada yang terlewatkan.


"astaga Arkan masalah sebesar ini kau tak memberi tahu kami, kau angap apa kami ini hm? gimana kalau terjadi apa apa pada nya, ayah kecewa pada mu.


"ayo Ares kita segera pergi kerumah sakit.


"baiklah opa,"


"yah tungu, kami ikut,'


"terserah kalian saja," ucap papa leo tampa memperdulikan arkan dan leo, ia langsung menuju mobilnya bersam sang istri dan juga Ares.


Tak lama mereka tiba dirumah sakit, Ares pun membawa opanya menuju ruang rawat Ara, dangan langkah cepatnya ia sudah sangat rindu dengan mommy sejak kemaran belum ketemu dengan mommy nya.


"mommy...,"ucap ares saat sudah masuk kedalam ruangan ara.


"astaga kau bikin kaget saja, ucap salam dulu baru masuk," ujar Ara.


"hahahaha..maaf kalau mommy kaget.


papa leo dan mama leo mematung saat melihat mama ara, entah meresa senang atau kah harus merasa sedih saaat melihat mama ara, mereka serasa mimpi.


"prisil...danil..apa kah ini bemaran kalian?," tanya mama Ara.


"heraa....ini benaran kami kata prisil mama leo, seketika mereka berpelukan.


"kalian apa kabar,aku sangat merindukan kalian," uacap mama ara.


"alhamdullah kami baik baik saja, jawab prisil


"apakah dia putri mu,


"iya...itu Ara apakah ku masih ingat


"aku sedikit lupa, dulu dia sangat imut tapi sekarang ia sangat cantik, oh ya adam dimana.


"mas adam sudah mendahului kita satu tahun yang lalu.


"kami turut berduka cita, maaf kan kami tak tahu kalau adam sudah meningalkan kita selama lamanya.


"ya..tidak apa karna sejak kita los kontak kita tak bisa saling memberi kabar lagi, ucap mama ara.


"aku meminta maaf atas apa yang sudah menimpa putri mu, ucap danil.


"sudahlah jangan dibahas lagi, ini musibah kita tak bisa salahkan siapa siapa, arkan juga sudah mintak maaf karena atas apa yang sudah terjadi.


"oh..arkan itu putra mu, tanya mama ara.


"bukan..dia anaknya mas nando.


Prisil menghampiri ara dan ares yangbsedang duduk di atas ranjang.


"bagai mana keadaan mu nak, maf kan kami baru datang menjenguk mu.


"sudah baikan tante tingal pemulihan saja lagi.


"ares apa kau sudah sebang sekarang bertemu dengan mommy mu.


"senang bangat oma.


"ya..sudah kau lanjutkan lah dengan mommy mu, oma mau ke opa dulu ya.


"ya oma.


Tak lama arkan dan leo pun tiba keruangan ara, dan ia heran melihat mama ara yang begitu akrab dengan kedua orang tua leo, ia melihat ares yang lagi bercanda dengan ara tampa mempedulilan dirinya.


Setelah lama berada diruangan ara ares pun pulang bersam deddynya karna hari sudah semakin malam, tiba dirumah arkan membaringkan putra nya di atas kasurnya, tak lama ia pun terlelap disamping putra nya.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Jangan lupa like komen & note yaaπŸ™


Para Reader yang sudah mberi like serta komennya terimakasih.


Wasalam.

__ADS_1


...πŸ’– π‘ƒπ‘Žπ‘ π΅π‘Žπ‘Ÿ, 18 πΉπ‘’π‘π‘Ÿπ‘’π‘Žπ‘Ÿπ‘– 2021 πŸ’–...


__ADS_2