
...🌵...
...vidio.....
Di kantin, Lala sudah berkumpul dengan kedua temannya, seperti hari hari biasa nya, namun sedikit perbeda jika saat ini, karena kehadiran Yogi membuat suasana semangkin hangat, Apalagi Mai dan Mely mereka juga cepat berinteraksi dengan Yogi.
"Egi..! Menurut lo gue orang nya gimana?" Tanya Mely dengan menopang dagu dengan tangan kanannya, Lala yang mendengar pertanyaan dari Mely hanya menggeleng geleng.
"Biasa aja kali tangan lo!" Protes May yang memang gerah atas tingkah Mely jika sudah dekat dengan Yogi.
Yogi yang mendengar pertanyaan dari Mely hanya tersenyum simpul.
"Lo sedikit aneh, tapi bisa di bilang lucu juga, lebih tepatnya mungil sih," Jawab Yogi tanpa melihat ke arah Mely dan malah melihat ke arah Lala.
"Mungil apaan, kaya ulat bulu ia," Ucap May pada Mely.
"Kan pendapat orang beda-beda!" Jawab Lala yang sadari tadi hanya memperhatikan kelakuan tiga orang di sekelilingnya.
Rey dan kedua temannya yang baru saja sampai di dalam kantin, matanya tak henti hentinya melihat ke arah cowok yang duduk di sampingnya Lala. Tatapan nya tajam, sampai ia tak sadar jika reaksinya sedari tadi di lihat oleh Sabrina yang emang berada di sampingnya.
"Liatin apa sih?" Tanya nya sambil melihat ke arah mata Rey tertuju.
Rey tak menjawab dan memilih langsung duduk.
"Siapa sih, kok gue baru liat, ganteng juga!" Ucap Sabrina saat matanya masih setia menatap ke arah Yogi.
"Heh.. liat tuh cewek lo, kesambet apa, ikut ikut ikutan kek lo!" Ucap Bagas yang sengaja kuat agar Rey mendengar.
"Nana.. sini duduk!" Ucap Rey sambil menarik tangannya sabrina untuk duduk di samping nya.
"Ryan lama banget ya! padahal udah mau masuk," Ucap Dian sambil meneguk es yang sudah tersisa es batu saja di dalamnya.
"biasa anggota osis jadi bawaannya sibuk!" Jelas bagas lagi.
"Tapi gue rasa gak sesibuk ini kan sebelum kejadian sebulan yang lalu," Ucap Dian sambil mengingat kejadian dimana Rey yang dengan sengaja menjatuhkan ponsel Lala hingga pecah. semenjak kejadia itu Ryan emang jarang berkumpul bareng, dia terlihat seakan menghindari Rey.
Bagas hanya menganguk mengiyakan. "Baru juga di bilang udah muncul orangnya!" Ucap Bagas yang melihat Ryan sudah mulai masuk ke dalam kantin.
"Eh.. sama cewek tuh!" Ucap Dian dengan menepuk pundak Bagas sedikit kuat. "Tangan lo itu kaya besi, jadi itung itung lah kalo mau mukul!" Protes Bagas pada Dian.
"Siapa?" Tanya Sabrina sambil menujuk cewek di samping Ryan.
"Temen!" Jawab Ryan datar. "Aneh, tapi gue liat lo sama tuh cewek dekat banget, apalagi keliatan akrab." Ucap Bagas pada Ryan.
"Gue pinjam motor lo dong, ada yang mau gue beli!" Jelas Ryan pada Dian.
"Gue gak bawa, gue numpang Rey tadi." Jawab Dian.
"Punya lo!" tanya Ryan pada Bagas di sampingnya.
__ADS_1
"Gue juga sama, gue numpang adek kelas tadi piginya." jawab Bagas.
"Emang mobil lo kemana?" Tanya Bagas balik.
"Bocor," Jawab Ryan.
"Nih.. pakai motor gue aja!" Ucap Rey yang kini memberikan kunci motor miliknya. Ryan tampak ragu untuk mengambil nya, namun seketika tatapan nya beralih ke cewek di sampingnya. ia adalah Tia salah satu pengurus osis juga dan kebetulan mereka bertugas di hal yang sama.
"Kita pinjam dulu ya motor nya," Ucapnya dengan memainkan kunci itu di tangan nya.
"Ayok," ajaknya sambil mengandeng tangan Ryan di sampingnya. Ryin mengikuti Tia membawa nya, namun sebelum nya ia sempat kan untuk meminjam pada Rey. dan meminta maaf karena tak bisa gabung dengan meraka.
"Boleh gabung gak?" tanya seorang cowok yang tak asing lagi di mata ketiga cewek yang ada duduk manis di meja itu. Seketika suasa menjadi diam dan mentap Bambang yang baru saja bertanya.
"Boleh bam.. lo di sini aja," Ucap Mely dengan bangkit dari duduknya yang tadi berada di sampingnya May kini beralih ke samping Yogi.
May menatap tajam ke arah Mely, sebenarnya May lagi nyehindar dari Bambang tapi malah di buat mendekat sama Mely.
''Awas lo Mel, kena lo ma gue!" Kesal May masih dengan menatap Mely tajam. Lala hanya dapat menahan tawa ketika tau kelakuan kedua temannya itu. sedang Yogi yang gak tau siapa orang yang baru saja bergabung hanya diam, sambil memperhatikan gerak gerik tiga cewek di samping dan depan, serta cowok yang baru saja gabung.
"Lo Yogi kan?" tanya bambang setelah mendapat kenyamanan di tempat duduknya.
"Kenal?" tanya Lala pada Bambang
. "Kenal lah orang kita tetanggaan.. tapi dulu, sekarang beda jalur!" Jawab Bambang sedang Yogi hanya diam sambil mengingat. dan tak lama kemudian Yogi tersenyum sambil melempar tisu ke Bambang.
"Lo bambang kan, yang sering buat gue nangis, karena bulu ayam!" Tanya Yogi lagi.
"kagak!" Ucap Yogi lagi.
"Kalian tau gak teman gue waktu kecil ya ini, bambang, sekaligus orang yang sering gue cerita kan ke kalian tiga!" Jelas Yogi saat melihat para siswa/i yang sudah mulai bubar dari kantin.
"Lo cerita?" Tanya Bambang sambil menatap lekat ke arah Yogi.
"Karena lucu!" Jelas Yogi lagi yang mendapat sikutan dari Bambang. "Kampret lo!" Ucap Bambang sembil merangkul bahu Yogi.
"Kita luan ya!" Ucap Mely sambil melambaikan tangan sebenar lalu membawa kedua temannya ke arah kelas.
"Aturan nya lo sapa si bambang, kasian dia udah baik baik ma lo," Omel Mely kesal karena sifat May.
"Gue kan dah bilang gue gak ada rasa sama sekali, jadi dari pada tibet, mending gue diemin aja kan, daripada kedepannya dia mangkin berharap kan mangkin ribet!" Balas May dengan muka masam.
Lala hanya diam mendengar kan kedua temannya yang masih cek cok karena bambang. Dia memilih membuka sosmet. Seketika ia tertawa dengan memandangi kedua temannya bergantian tapi ketawa nya mangkin keras saat melihat wajah Mely.
"Ada apaan sih kok lucu amat!" Ucap Mely yang kini berhasil merampas ponsel Lala dari tangan si empunya.
"Mely memberengut sambil meletakkan ponsel Lala kasar di atas meja. sedang May yang tadi juga ikut melihat hanya tertawa bersama dengan Lala. "Bentar lagi viral tuh!" Ucap May.
"Ini nih.. akibat niat mau ngerjai malah di kerjai belik." Ucap Lala sambil memasuk kan ponsel nya di dalam saku baju.
__ADS_1
"Baru lo post?" Tanya May tertuju pada Lala.
"Tadi pagi, awalnya udah lama mau gue post tapi gue kebanyakan lupa, jadi baru sekarang!" Jawab Lala sambil mengelap air mata yang keluar akibat tetawa kuat.
"Hapus dong la, gue malu!" Ucap Mely dengan muka memohon.
"Percuma, udah banyak yang suka, nambahin subscriber gue kan lumayan. bisa bertambah gaji gue!" Ucap Lala lagi.
"Jangan gitu dong, masa ia lo ngepost muka bantal gue, kalo lo post muka cantik gue gak apa, gue malu lah!" Ucap Mely.
"Jangan La!" Ucap May pada Lala.
"Lo!" Ucap Mely menunjuk ke May. "Jahat!" Ucap Mely sambil membuang muka ke samping.
"hapus ya la.. ya la.." Rengek Mely pada Lala di depannya. sedang May yang di samping Lala juga membujuk agar tidak mendengar kan ucapan Mely.
"Jangan la, sayang lah kalo di hapus sekarang, masi beberapa jam aja udah ribuan like, gimana kalo berhari hari." Ucap May sekedar ingin melihat muka Mely yang jelek dan sedang marah.
"Enggak deh Mel, sayang gue!" Jelas Lala pada Mely.
"Liat nih komen nya." Tunjuk May sambil menunjuk kan komen salah satu dari pengemar Lala.
..._dari dadang "Kak.. itu kan kak Mely kan.. mangkin manis ya, walaupun baru bangun tidur, semanis jalan semut yang ada di pipi kak Mely.. keliatan yah😂😂...
..._ dari yuyunda "Apes ngerjain teman malah apes di post di akunnya Lala, tapi ngakak juga...
...ya Mely nya.....
"Hapus dong la, masa ia pipi gue di bilang in ada jalan semut nya!" Omel Mely geram.
"Jadi lo mau di bilang iler gitu, kan gak lawak jadinya!" Ucap May mulai lagi berkomentar dengan Mely.
"Berapa gaji lo sebulan?" tanya Mely pada Lala.
"Kenapa lo mau jadi you tuber juga, mending lo jadi tukang sayur aja deh lebih cocok!" Jawab May pada Mely.
"Bukan lo yang gue tanya!" Ucap Mely kesal.
"Gak nentu bisa di bilang paling banyak sempat sepuluh jutaan juga, tiga juga gaji awal awal gue tapi netral nya sekitar enam sampai tujuh juta deh!" Ucap Lala sambil mengingat ingat penghasilan nya selama satu tahun ini.
"Mantap udah besar juga tuh," Jawab May lagi.
"Itu beda sama yang lainnya ya, ingat cuma you tube aja!" Peringkat Lala lagi.
"Pantes udah bisa beli mobil sendiri. ia gak Mel?" Ucap May pada Mely.
"Gue kasih lo sepuluh juta, tapi lo hapus ya?" Pinta Mely lagi. Lala yang mendengar nya hanya tersenyum simpul.
"Banyak duit lo, ntar uang di atm lo abis." Ucap May lagi namun sudah tak di hiraukan lagi.
__ADS_1
...Kita Lanjut??...
...oke, lanjut ke bab berikutnya ya gais. jan lupa tinggalin jejek, ya say.. like, komen, hadiah, dan vote...