
...🌵...
...Anak Baru...
Lala berlari dengan cepat menuju kelas. ia berharap agar guru belum masuk ke kelas nya, nafas nya terdengar ngos ngosan. langkah nya terhenti saat berada tepat di depan kelasnya. Ia bersyukur karena guru belum masuk, ia tampak menetral kan nafasnya. Tampak Mely dan May berjalan menghampiri Lala yang masih mengatur nafas di ambang pintu.
"Abis di kejar apa sih la? sampe segitu ngos ngosan, jangan bilang lo di kejar sama_" May
menyikut Mely yang terus terusan berkomentar.
'Mulut lo, liat noh.. Lala terlambat masuk, bukan abis di kejar, gak bisa menyeimbangin suasana lo!" Omel May pada Mely. Mely menangapi dengan mencebik kesal pada May di samping nya.
"Lo begadang lagi La?" tanya May saat melihat nafas Lala yang sudah teratur dengan normal.
"Iya.. biasa, ngerjain tugas!" Jawab Lala lagi sambil mengambil tisu yang di berikan oleh Mely lalu ia mulai mengelap air keringat yang bercucuran di kening nya. Mely dan May saling pandang, perasaan mereka sedang tidak ada tugas dari seminggu ini, tapi Lala selalu saja beralasan begadang mengerjakan tugas. meraka merasa ada yang gak beres dengan Lala.
"Lo bohong!" Ucap Mely melihat wajah Lala serius.
"Gu_e.. ga_k.. masa gue bohong sih sama kalian!" Ucap Lala dengan sedikit gagu dan dengan senyum paksa. dalam hatinya ia ingin menjerit tepat di telinga Rey, coba aja tadi malam Rey tak mengganggu nya mungkin ia akan bisa tidur dengan nyenjak malam tadi.
"Emang lo ngerjain tugas apa?" Tanya May dengan sengaja seakan ingin mencari kebenaran di diri Lala.
Lala tampak gelagapan dan berusaha untuk memutar otak pasalnya ia berbohong dan ia baru ingat jika dalam mingguan ini tak ada tugas, ia harus cepat.. Lala berpikir keras. "Gue tau gue minim ilmu, tapi untuk saat ini ayolah mari merapat agar gue punya ide." Pinta Lala pada otaknya. namun semua nya teselamatkan ketika Mely menujukan jika buk Ayu sudah datang dan menuju ke arah kelasnya.
"Ehh.. Buk Ayu woi.." Ucap Mely dan langsung masuk ke kelas, Lala yang tanpa melihat pun ikut masuk di ikuti oleh May di belakang nya. Siswa/i lainnya pun berlari dan menuju tempat duduknya masing masing.
"Kayaknya ada anak baru deh, tadi gue liat ada cewek yang jalan di belakang Buk Ayu.
"Yah.. gue kira cowok, kalo cowok kan lumayan, itung itung cuci mata kalo ganteng,"
"Katanya sih, cewek yang waktu itu pingsan di depan kamar mandi, beberapa hari setelah kejadian itu dia gak kelihatan lagi kan? gue kira bakal gak sekolah sini lagi atau apalah tapi muncul lagi.
"ada yang bilang katanya dia lagi sakit, makanya gak masuk, dan sekarang udah mendingan.”
Mulai terdengar suara riuh karena adanya anak baru, termasuk Mely dan May mereka juga penasaran siapa anak baru yang membuat suasana kelas menjadi riuh.
"Kenapa ribet banget sih, masalah anak baru juga!" Ucap Lala dan meletakkan kepalanya di atas meja.
"Mely.. banguini gue sepuluh menit kedepan!" Ucap Lala dan mulai memejamkan matanya.
__ADS_1
"Huh.. dasar begadang gak jelas. Ucap Mely memandangi Lala kesal.
"Selamat pagi semua, maaf ibuk terlambat masuk, tapi ibuk terlambat masuk ada alasan, nah ini dia alasan ibuk lama masuk.
"Masuk nak!" Ucap buk Ayu pada seseorang cewek yang masih berada di depan kelas.
Semua mata menuju pada sosok orang yang baru saja masuk ke dalam kelas yang tadi riuh kini terdiam menatap orang itu.
"Bener ternyata cewek yang waktu itu pingsan,
tapi kelihatan lebih cantik ya.. dari ceritanya."
"Iya ya.. mungkin banyak saingan dong.."
"pantas aja si Rey mau gendong segala, ternyata cewek yang pingsan secantik ini." Dan dingguki oleh teman sebangku nya.
"Muka nya pucat.. jangan bilang kalo dia bakal pingsan lagi.. dan pingsan di kelas kita" Ucap demi ucap mulai riuh kembali terdengar di seisi kelas ini.
"Oke.. oke.. ibuk minta waktunya sebentar, Jadi harap diam dan dengar kan dia memperkenalkan dirinya di sini, jangan ada yang bertanya sebelum ibuk menyuruh kalian beritanya.
"Oke buk..!" Jawab Siswa/i serempak.
"Oke ada yang ingin bertanya?" Tanya Buk Ayu pada murid di dalam kelasnya.
"Gile rata rata cowok yang tunjuk tangan!" Koceh Mely saat melihat hampir semua kaum adam menujuk tangan seakan ingin bertanya.
"Gue yakin pasti gak jelas nih pertanyaan yang keluar!" Saut May dengan muka kesal.
"Satu satu di mulai dari sini!" Ucap Buk Ayu menujuk ke arah meja paling depan nya May dan Mely.
"Lo cewek yang kemarin pingsan itu kan?" tanya nya dengan berdiri angkuh.
"Oke lanjut kamu!" Saut Buk Ayu menujuk satu teman di sampingnya bambang.
"Boleh minta nomor ponsel gak?" Pertanyaan demi pertanyaan muncul di seisi kelas. "Oke, sekarang masi adakah yang mau bertanya?" tanya Buk Ayu lagi.
"Udah gak ada lagi buk!" Saut para murid lagi.
"Oke. sekarang giliran kamu yang menjawab pertanyaan dari meraka, tapi nanti setelah istirahat tiba, sekarang waktunya belajar." Ucap Buk Ayu yang membuat ricuh kembali kelas.
__ADS_1
"Cantik ya May.. tapi pucat banget muke nya!" Jadi gue gak jadi iri. ucap Mely dengan berbisik ke May.
"Biasa aja, gak cantik juga, masi cantian Lala jauh!" Ucap May lagi.
"His.. malah bandingin, kalo itu ya iya.. gak ada tanding!" jawab Mely lagi.
"Bruk..
Bruk..
"Harap diam semuanya, hargai saya yang di depan!" Seisi kelas kembali diam ketika mendengar bunyi rol kayu yang di pukul kan ke meja yang memiliki panjang hampir sepanjang meja.
"Oke Ella kamu duduk di samping Lala ya, meja ke tiga dari sini yang di paling pinggir sana." Tunjuk Buk Ayu ke meja Lala.
"Eh.. buset Lala belum gue baggunin lagi." Ucap Mely dan langsung membalik ke arah belakangnya.
"Lala.. lala.. bangunnn.. lalaaaa.." Ucap Mely dengan pelan namun tepat di telinga Lala, tangan Mely terampil untuk mengoyang goyang badan Lala yang masih setia seperti semula.
"Gile.. nih anak, susah banget di bangunin.
"Mely kamu ngapain?" Tanya Buk Ayu yang heran atas kelakuan Mely di depannya.
"Eh.. gak ada buk!" Ucap Mely dan langsung membalik ke arah meja depannya.
"Iya.. itu meja kamu," ucap Buk Ayu pada Ella. Setelah nya Ella menganguk dan langsung duduk.
Ella sempat heran atas kelakuan temen sebangkunya ini. dari awal pembelajaran sampe bel istirahat gak ada niat untuk bangun.
"Beneran tidur mayat, nih anak," Ucap Mey dengan menggoyangkan kepala Lala. karena gak ada reaksi sama sekali. membuat May dan Mely menjadi geram.
"Keluarin jurus lo deh!" Saut May pada Mely.
"Tutup telinga lo, lo juga Ella," Ucap Mely pada May dan Ella.
"Satu.. dua.. ti_" Mely tak jadi mengeluarkan jurus nya ketika melihat Lala sudah mendongakkan kepalanya.
"Ini jam berapa?" tanya Lala pada kedua temannya, posisi nya masih terpejam dengan badan yang sedikit oyong oyong. rambut nya juga terlihat berantakan.
...ting, ada anak baru nih? hayo masih ingat gak sama bab sebelumnya, yang siswi pingsan di kantin....
__ADS_1