My Anemy My Hubby

My Anemy My Hubby
bab40- Adik ipar penyelamat..


__ADS_3

...🌵...


...Adik Ipar Penyelamat...


Lala langsung membaringkan kan tubuh nya di atas kasur. ia merasa lelah sekali, karena saat bersama dengan Rey tadi, mereka tak langsung pulang ke rumah, melainkan berkeliling kota di panasnya siang tadi. memikirkan nya siang tadi tadi saja membuatnya pusing.


"Leleh banget gue ah.. tau gini gue balik naik ojek aja, apes banget gue hari ini!" Ujar Lala dengan tatapan lurus ke langit kamarnya.


Ceklek..


Tampak Rey yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan rambutnya yang terlihat basah. "Baju gue mana?" Tanya Rey yang memperbaiki handuk di pinggang nya yang akan melorot ke bawah. Lala menghela nafas lemas dan langsung bangkit dari tidurnya.


"Mau pake baju yang mana!" Tanya nya sewot.


Rey menatap Lala dengan tatapan menggoda.


"Terserah, yang pasti menurut lo bagus," Ucap nya sambil menyisir rambut nya di depan lemari hias.


"Nah!" Ujar Lala dengan meletakkan celana pendek berwarna hitam dan baju kaos hijau tua. Setelah memberikan pakaian Rey Lala berjalan menuju pintu. Terdengar helaan nafas dari Lala.


"Rey kok dikunci? gue mau keluar, laper!" Ucap Lala dengan wajah kesalnya apalagi saat bunyi perutnya yang menuntut.


"Lo mandi dulu, baru kita makan bareng," Jelas Rey sambil memakai bajunya. Lala membuang pandangan matanya saat melihat Rey yang menjatuhkan handuk begitu saja.


"Kenapa sih lo gak malu?" Ucap Lala dengan berjalan kesal mengambil handuk yang berada di atas kasur.


"Kanapa mesti malu, kita itu udah nikah, udah sah di mata agama, gue telanjang di hadapan lo juga gak apa, begitu juga lo, lagian gue dah tau berapa ukuran_"


"Reyy.. udah deh gak usah bahas yang begituan, otak gue gak mau kotor karena lo," Ujar Lala dengan berjalan cepat ke kamar mandi.


"Bener otak lo gak mau kotor, tapi hati lo penasaran kan seberapa jantan nya suami lo ini, dalam hal_ Reyyy.. plese deh gak usah jauh ke sana cara pemikiran lo, ingat lo masih pelajar," Ujar Lala sekadar menghilangkan pikiran mesum nya Rey.


"Gue emang masih pelajar, tapi lo juga harus ingat lo itu seorang pelajar, kita sama² pelajar. namun status kita sekarang udah berubah, gue suami lo, dan lo istri gue, lo tau kan tujuan manusia itu menikah?" Tanya Rey dengan tatapan menggoda.


Lala melempar kan handuk yang sejak tadi ia remas remas, ke wajah Rey.


"Dasar mesum!" Ujar Lala dengan menutup pintu dengan cepat.

__ADS_1


Selang tertutup nya pintu, Rey cekikikan melihat tingkah nya Lala.


"Gue masih ngajak lo lewat omongan aja lo udah anggap serius gimana kalo gue ngajak yang serius?" Tanya Rey dan menggelengkan kepalanya.


Sepertinya gue bakal jatuh cinta dengan istri gue sendiri 'Reyhan Elfaujar'



Di lain tempat, terlihat dua gadis cantik, dan seorang cowok yang sedang menonton drama yang mampu mengeluarkan air mata dua gadis itu, tak lain May, Mely dan Yogi.


"May.. gue yang nonton aja sesedih ini, gimana kalo gue yang ngerasain ini secara langsung!" Ujar Mely saat drama yang mereka tonton sudah selesai.


"Lo masih sekali ini kan nonton nya, hiks.. hiks.. hiks.. gue udah yang ke lima kalinya aja masih sedih, gue merasain gimana rasanya patah hati, sakit sampe ke ubun ubun," Jelas May, yang merasakan gimana sakitnya perasaanya akhir akhir ini.


Ya mereka bertiga menonton drama yang sedih karena ajakan dari May. Lain hal dengan dua orang itu Yogi tampak menggelengkan kepala nya seraya bangkit dari duduknya. menurut nya sudah selesai ia menemani dua cewek di yang tadi mendesak nya agar mengikuti kemauan dua orang itu. Awalnya Yogi menuruti mereka karena mengira akan adanya Lala nantinya, namun saat ia sudah terlanjur menuruti kemauan dua temannya Lala. akhirnya Yogi pun pasrah.


"Ih.. enak aja lo main pergi pergi, sesuai dengan tradisi kita kita, selasai nonton itu makan mie level pedas yang tertinggi. jadi bawaannya kan jadi hepi, apalagi tadi kita nonton yang bikin tenaga terkuras karena sadending. mellow hati gue jadinya," Terang Mely yang kembali mengeluarkan air matanya alih alih mengingat drama yang baru saja selesai di tonton nya.


May juga tak tinggal diam, ia ikut ikutan dengan Mely yang mendesak Yogi agar makan mie bersama dengan mereka.


"Oke deh, tapi setelah selesai makan mie, gue langsung pulang, soalnya ada urusan juga!" Ucap Yogi pada akhirnya dan membuat dua gadis itu menarik Yogi yang di kawal kanan kiri oleh May, dan Mely, ke dapur.


"Bunda ke supermarket dulu ya sama Rey, Lala mau pesan apa?" Tanya Bunda Rada dengan lembut.


"Bun.. Yaya mau es crem yang banyak," Ujar Rara dengan gerakan tangannya yang melebar.


"Bukan Yaya yang Bunda tanya tapi kak Lala!" Ujar Rada pada putrinya itu. Mendengar itu Yaya langsung berubah cemberut.


"Lala gak pesan apa apa deh Bun, tapi pesanan Yaya di beliin ya bun!" Ujar Lala sambil melihat Yaya yang kembali senang.


"Gak usah di beliin bun, kalo untuk Yaya, kan kemarin malam udah makan banyak bun," Ujar Rey yang dengan sengaja menggarai adiknya.


"Bundaa!" Rengek Yaya dengan menjerit memanggil bundanya.


"Yaya mau es crem titik!" Ujarnya dengan menarik tangan Lala untuk di genggam nya.


"Yaya juga gengam tangan, ini tangannya Kak Lala!" Yaya yang merasa iri akan kelakuan Ray yang menggenggam tangannya Bunda pun membuat nya ikut menggenggam tangan Lala.

__ADS_1


"Iya.. iya nanti bunda beli yang banyak buat Yaya," Jelas Bunda Rada dan mulai berjalan, keluar dari ruang keluarga.


"Tapi untuk Rey semuakan Bun?" Tanya Ray dengan senyum simpul sambil melambaikan tangannya ke arah Yaya.


"Abang bun, jahattt..!" Ucap nya yang ingin mengejar Rey namun tangannya di tarik dengan gelengan kepala. selang kepergian kedua nya Lala dan Rara pun pergi ke taman belakang rumah.


"Kak ini ikan apa?" Tanya Yaya yang saat ini mereka berdua sedang mengamati kolam ikan,


"Hmhmm.. kak Lala juga gak pala tau ini ikan apa, tapi mungkin ini ikan mas," Jelas Lala dengan sedikit mengada ada.


"Oh.. ternyata namanya ikan mas!" Ujar Yaya sambil bermain air di kolam ikan tersebut. "Kak, abang Yogi kok gak kemari?" Tanya Yaya setelah leleh bermain dengan air, Lala yang mendengar pertanyaan tentang Yogi pun langsung menghentikan aktivitas dari bermain ponsel.


"Kenapa? Yaya kangen ya? sama Bang Yogi?" Ujar Lala dengan senyum ramahnya ke Yaya. Yaya mengelengkan kepala nya seraya bangkit dari duduknya.


"Gak kangan kak, cuma pengen liat wajah ganteng nya," Bisik Yaya dan setelahnya berlari meninggal kan Lala. Lala tertawa mendengar ucapan dari Yaya.


"Gak adik gak abang dua duanya emang aneh, yang satu punya seribu keperibadian, kadang jahil, ngeselin, cuek, serem, dan bikin hati ini jadi salting juga dan yang paling di tunggu tunggu itu romantis," Ujar Lala dengan menatap ke depen dengan senyum manis nya.


Cup..


Lala terdiam sesaat saat rambutnya nya di cium mendadak oleh orang yang baru saja ia ceritakan.


"Gimana? katanya lo suka yang romantis, udah romantis belum?" Tanya Rey yang semangkin mengeratkan pelukan nya.


"Re-rey, gue sesak nafas!" Ucap Lala kaku.


"Biarin begini, ini hukuman buat lo yang dekat dengan cowok lain selain gue!" Ujar Rey lagi dan kini ia kembali mencium bertubi tubi rambutnya Lala.


"Tapi gue risih sama romantis yang ini!" Ucap Lala yang memang merasa risih, ini memang bukan yang pertama kalinya Rey bersikap demikian, namun Lala tetep saja, ia tetap merasa risih, apalagi terbilang dadakan.


"Oke kalo lo gak mau romantis yang ini itu artinya lo lebih milih romantis yang mesumkan seperti di atas kasur!" Bisik Rey tepat di telinga Lala.


"Gue normal La, gue normal!" Bisik Rey lagi.


Setelah di buat kaku oleh Rey akhirnya Lala dapat lolos dari Rey karena kedatangan Yaya yang memukul mukul Rey karena memeluk Kak Lala.


"Kak Lala jangan di peluk, cuma Yaya yang boleh!" Jerit Yaya yang tak ada hentinya. dan dengan bantuan Lala juga tentunya ia bisa lepas dari Rey. Lala dengan sengaja menginjak kaki Rey dengan kuat. Setelah nya mereka berdua berlari ke dalam rumah sambil tertawa kecil saat melihat wajah kesal nya Rey.

__ADS_1


"Makasih Ya.. lo emang adik ipar yang bisa di andalkan!" Ujar Lala sambil membukakan ice crem untuk Yaya, tujuan Yaya kembali ke belakang tadi karena ia pengen makan ice crem dengan Lala.


"Gue berharap di nikah masa muda ini, gue bisa menjalankan hidup layaknya manusia yang bisa menjalankan pernikahan. yang mana akan dipisahkan oleh ajal!" 'Athaila Rika'


__ADS_2