My Crazy Boss & His Twins

My Crazy Boss & His Twins
Bab 104: Kesiangan


__ADS_3

"Ini semua gara-gara kamu tau. Lihat, sekarang sudah jam 10 pagi dan kita baru bangun. Apa kata mommy nanti. Aku malu tau," ucap Megan menjauhkan kepala Dexter dari pahanya. Ia ingin segera mandi.


"Akhhh.. sshh.." pekik Megan merasakan bagian bawahnya yang pegal. Dexter yang tersadar mendengar ringisan Megan langsung bangun dan membopong tubuh Megan ke kamar mandi.


"Kita berendam air hangat dulu, mengurangi rasa pegal di tubuhmu," ucap Dexter menurunkan tubuh Megan di kursi. Dexter kemudian mengisi bathtub dengan air hangat. Menunggu air terisi penuh, Dexter menatap tubuh Megan seolah ingin menerkamnya. Megan yang menyadari tatapan itu seketika menyadari dirinya yang ternyata tidak memakai sehelai benang pun, ia lalu menutup bagian bawah dan kedua dadanya dengan tangannya.


"Heii... aku sudah melihat dan memakannya. Kenapa harus ditutupi," ucap Dexter terkekeh.


"Aku tidak yakin kamu bisa menahannya dan akan menerkam ku disini," ucap Megan was-was. Ia sangat kelelahan dan sejak tadi perutnya berbunyi karena sudah lapar. Kegiatan panas mereka tadi malam sungguh menguras tenaga.


"Aku berencana begitu sayang.." ucap Dexter menyeringai berjalan mendekati Megan.


"No.. berhenti disana Dex," ucap Megan memperingati Dexter. Pria itu tidak peduli, Dexter mengangkat tubuh Megan dan membawanya ke dalam bathtub.


"Dex... aku tidak mau, aku lelah..dan mommy ada disini. Kita harus segera ke bawah sebelum mereka mencari kita," pungkas Megan memukul dada Dexter berkali-kali.


"Diam lah sayang.. atau aku akan benar-benar memakan mu saat ini," ucap Dexter membawa Megan ke atas pangkuannya. Megan lalu diam tidak ingin Dexter melakukannya pagi ini.


Dexter mengecup kepala Megan "aku tidak mungkin tega melakukannya pada mu sementara tadi malam aku sudah menggempur mu habis-habisan. Aku tau kamu kelelahan sayang.." ucap Dexter lembut meskipun ia sekarang sedang mati-matian menahan gairahnya.

__ADS_1


Satu jam kemudian keduanya keluar dari kamar mereka menuju ruang makan untuk sarapan. Bukan, ini bukan sarapan lagi. Jam sudah menunjukkan angka 11. Mungkin ini sarapan merangkap makan siang juga.


Beberapa pelayan tersenyum dalam hati mereka dan memaklumi majikannya bangun di jam seperti ini, namanya pengantin baru. Megan salah tingkah saat melihat beberapa pelayan yang sedang mencuri-curi pandang ke arah mereka.


"Dimana anak -anak," tanya Dexter duduk di kursi.


"Tuan dan nona muda sedang bersama tuan dan nyonya besar di halaman samping tuan," ucap pelayan menata piring dan gelas di meja makan.


"Terima kasih bibi, biar aku saja yang menyendok nya. Bibi kerjakan pekerjaan lain saja," ucap Megan.


"Baik nyonya," ucap Pelayan. Panggilan mereka kini berubah setelah Megan sah menjadi istri Dexter.


"Sayang, nanti sore buat Paella ya," ucap Dexter merangkul pinggang Megan yang berdiri disampingnya. Paella adalah makanan khas dari spanyol berbahan beras yang dimasak dengan berbagai bumbu dengan toping aneka sea food. Makanan ini hampir sama sama seperti Jambalaya. Bedanya, Paella menggunakan kunyit sehingga nasinya berwarna kuning.


"Baiklah.. ayo kita makan dulu," ucap Megan duduk di kursinya.


"Mommy.. daddy.." ucap Amber menemui Megan dan Dexter.


"Oh hai sayang... kamu mau makan?" tanya Megan. Amber mengangguk, ia jadi lapar saat melihat Megan makan dengan nikmat. Tak lama kemudian Archer dan Clarence menghampiri mereka.

__ADS_1


"Mom.." ucap Archer memeluk lengan Megan.


"Hai boy.." balas Megan mengusap kepala Archer.


"Mau makan juga mom," ucap Archer mencoba naik ke atas kursi. Clarence lalu membantu anak itu.


"Biar mommy saja yang buat sayang, kamu makan saja," ucap Clarence saat melihat Megan ingin menyiapkan spaghetti untuk Archer.


"Thanks mom," balas Megan.


"Dimana daddy mom?" tanya Dexter.


"Sedang mengangkat panggilan telepon dari temannya,"


"Berapa ronde tadi malam hingga kalian bangun kesiangan?" tanya Clarence menggoda menantunya duduk di kursi.


"Uhuukk..." Megan tersedak mendengar perkataan ibu mertuanya. Ia menunduk karena malu.


"Ronde apa mom. Memangnya kalian bermain permainan apa mom?" tanya Amber polos membuat Megan yang tiba-tiba ditanya kebingungan menjawab pertanyaan Amber.

__ADS_1


"Ah... itu maksudnya bermain Ludo sayang," jawab Megan asal membuat Dexter dan Clarence tertawa pelan.


__ADS_2