
Megan dan Dexter membayar pesanan mereka yang akan di bawa pulang. Sepertinya Megan belum puas makan disana. Ia meminta Dexter membeli beberapa makanan untuk di bawa pulang.
"Ayo sayang.." ajak Dexter menggenggam tangan Megan.
Saat mereka keluar dari restoran, mereka tidak sengaja bertemu dengan seorang wanita yang merupakan seorang model ternama.
"Dex.." ucap wanita bernama Amanda itu.
"Kenapa kamu tidak pernah membalas pesan ku," ucap Amanda menatap Dexter dengan tatapan memujanya membuat Megan jengkel dan tidak suka dengan wanita itu.
"Aku tidak ada waktu membuka pesan darimu," ucap Dexter seketika membuat ekspresi wajah Amanda yang semula senang menjadi masam. Megan menahan tawa melihat ekspresi wajah Amanda yang sedang menahan malu. Amanda lalu menatap tajam pada Megan saat melihat dirinya sedang di tertawai.
"Bagaimana bisa kamu lupa, dulu bahkan kamu yang selalu mengirimi ku pesan," pungkas Amanda dengan senyuman palsu di bibirnya.
"Hubby.. ayo kita pulang..." ucap Megan manja merangkul lengan Dexter. Megan kemudian menatap Amanda seolah mengatakan Dexter adalah miliknya.
"Iya sayang... ayo.." ucap Dexter meninggalkan Amanda yang sedang menahan nafasnya karena kesal.
Belum sampai di parkiran Megan sudah melepaskan tangannya dari lengan Dexter. Ia berjalan mendahului Dexter.
"Sayang.. kamu kenapa?" tanya Dexter tidak mengerti dengan sikap Megan yang tiba-tiba melepaskan tangannya dan menjauh darinya.
Megan lebih dulu masuk ke dalam mobil dan melipat kedua tangannya di depan dadanya. Saat ini ia sedang marah dan cemburu pada Dexter. Apalagi mengetahui Dexter sepertinya sangat dekat dengan wanita tadi.
Dexter masuk ke dalam mobil, lalu menaruh makanan yang ada di tangannya di dashboard mobil.
__ADS_1
Seperkian detik kemudian Megan mengambil kasar paper bag berisi makanan yang mereka pesan tadi, membukanya lalu memakan sushi dengan asal. Dan semua itu tidak lepas dari pandangan Dexter. Ada yang salah dengan istrinya itu. Mungkinkah Megan sedang cemburu. Seingatnya, istrinya tidak pernah menunjukkan sikap cemburunya. Yang ada Dexter yang selalu cemburu pada Megan.
"Astaga... ternyata kalau istriku cemburu seperti ini," ucap Dexter gemas mencubit kedua pipi Megan.
"Apaan sih.. siapa yang cemburu. Aku sedang lapar saja," ucap Megan menjauhkan tangan Dexter dari wajahnya.
"Lalu kenapa tadi kamu tiba-tiba melepaskan tanganmu dari lenganku dan pergi mendahului ku. Dan lihat.. wajah mu yang cemberut ini," ucap Dexter menurunkan kaca spion tengah mobilnya hingga menampilkan wajah Megan.
"Aku sudah bilang kalau aku lapar," balas Megan ketus.
"Aku suka melihatmu cemburu sayang..." ucap Dexter mendekatkan tubuhnya ke tubuh Megan. Tak bisa dipungkiri, Megan merona mendengar ucapan Dexter. Tapi ia gengsi untuk mengakuinya.
"Sepertinya kehamilan mu membuat mood kamu berubah-ubah dengan cepat," ucap Dexter mengambil sushi dari tangan Megan dan memakannya.
"Ihh... itu bekas gigitanku. Kenapa kamu mengambilnya," tukas Megan kesal.
"Dasar mesum.."
"Sudah ku katakan itu nama tengah ku sayang.." balas Dexter menyeringai nakal.
"Ngomong-omong berbicara tentang mesum, rasanya aku ingin berbuat mesum dengan mu disini," kata Dexter dengan santainya membuat Megan terbelalak.
"Dex.. jangan bicara lagi, ayo pulang.." ucap Megan. Dexter kemudian menyalak mesin mobilnya dan mengemudikan mobilnya menuju rumah mereka.
"Apa wanita tadi mantan mu," tanya Megan menatap Dexter penuh selidik.
__ADS_1
"Yap.. tapi hubungan kami hanya 5 bulan saja," jawab Dexter fokus mengemudi.
"Jangan percaya dengan apa yang dikatakannya mengenai aku yang selalu mengirimi pesan padanya. Dia berbohong. Dialah yang selalu mengirimi ku pesan hingga membuatku muak," ucap Dexter.
"Berikan ponsel mu padaku," ucap Megan. Dexter mengambil ponselnya dari dalam saku celananya dan memberikannya pada Megan.
Megan membuka ponsel Dexter dan tersenyum melihat wallpaper ponsel Dexter foto mereka berdua bersama anak-anak.
Megan mencari kontak di ponsel Dexter, "namanya disini siapa?" tanya Megan.
"Amanda oplas," ucap Dexter membuat Megan mengerutkan alisnya.
"Kerjaannya selalu mempermak bagian tubuhnya," ucap Dexter terkekeh. Megan kemudian memblokir kontak Amanda.
"Kalau muak langsung blokir saja.." ucap Megan mengembalikan ponsel Dexter.
"Istriku kalau cemburu ternyata seseram ini. Makin cinta deh.. nanti satu ronde ya," ucap Dexter mengerlingkan mata kanannya menggoda Megan.
"Dasar maniak.." cibir Megan mencubit lengan Dexter.
"Satu ronde ya.." ucap Dexter.
"Tidak.." Megan menggelengkan kepalanya.
"Ya..ya..ya... " pungkas Dexter.
__ADS_1
"Pokoknya tidak titik.. "
"Tidak menolak... yes...yes..." ucap Dexter melanjutkan perkataan Megan. Megan hanya geleng kepala melihat tingkah suaminya yang aneh.